RADIO BAHANA FM>>> RADIO KELUARGA ANDA PASS DI DENGAR PASS DI HATI>>> www.pramesnet.com o RADIO BAHANA FM>>> RADIO KELUARGA ANDA PASS DI DENGAR PASS DI HATI>>> www.pramesnet.com

2012/01/12

KAMIS 12 JANUARI 2012


RATUSAN PERANGKAT DESA SAMBANGI KANTOR LEGESLATIF MINTA DUKUNGAN PENGESAHAN UNDANG-UNDANG DESA, PULUHAN WARGA WALIKUKUN TIDAK MENDAPATKAN DANA KOMPENSASI FUSO MENGELUH KEPADA DEWAN DAN SEHARI 2 KASUS PENCURIAN TERJADI DI WILAYAH HUKUM NGAWI.
SB
Siang tadi ratusan warga Ngawi yang tergabung dalam persatuan kepala dan  perangkat desa atau  Parade Nusantara Ngawi datangi kantor legeslatif untuk meminta restu kepada anggota dewan dalam pengesahan Rancangan Undang- Undang desa. Para perangkat desa yang datang dengan menggunakan kendaraan roda dua ini,  tergabung dari berbagai perangkat desa se kabupaten Ngawi ini bermaksud  sebagai aksi solidaritas dalam memperingati hari kebangkitan desa yang jatuh pada hari ini dan juga akan menyampaikan aspirasinya kepada presiden SBY dengan menggelar pertemuan akbar di lapangan desa Sawahan madiun  bersama  Parede mataraman, hal ini dilakukan lapangan sawahan merupakan lintasan presiden RI ini untuk menuju ke pacitan  yang siang tadi mendarat di lapangan udara Iswayudi.  Seperti diungkapkan oleh  Hadi salah satu perangkat desa kepada Bahana menjelaskan bahwasana , Rancangan Undang Undang (RUU) Desa merupakan salah satu program kerja pemerintah yang terkatung-katung cukup lama, sudah sejak tahun 2008 dan sampai sekarang masih belum jelas nasibnya.
SB
tegasnya RUU dimaksud merupakan salah satu muara dari upaya merevisi UU No 32 tahun 2004 tentang pemerintahan di daerah yang dipecah ke dalam tiga RUU; yakni RUU Desa, RUU Pemerintahan Daerah dan RUU Pilkada. Ketiganya sampai saat ini belum memiliki kejelasan. RUU Pemerintahan daerah dan RUU Pilkada malahan semakin tidak jelas pembahasannya. Dari permasalahan ini, nampak jelas bahwa kita masih belum mampu mengembangkan visi yang futuristik sebagai landasan perjalanan bangsa di bidang pemerintahan dan demokrasi local
.di harapkan dengan aksi massa ini pemerintah pusat mengetahui apa yang menjadi maksud oleh para perangkat desa atau pemerintahan di tingkatan bawah sekarang ini. 

SB
masih dari  DPRD Ngawi dapat kami  informasikan, kedatangan para perangkat desa siang tadi nampaknya sebagai ajang berkeluh kesah sepertihalnya di terima oleh ketua komisi 2 DPRD Ngawi pihaknya mendengar aduan puluhan  warga asal desa Sekarputih, kayutrejo, dan sekaralas Walikukun Ngawi bahwa ratusan warga belum mendapatkan dana kompensasi dari pemerintah pusat perihal serangan wereng sesuai kepres no 5 tahun 2011.  Di jelaskan oleh Slamet Riyadi Ssos selaku ketua komisi 2 DPRD Ngawi kepada bahana menjelaskan pergantian kompensasi dana lahan fuso dengan Rp 3.700.000/ perhektar nampaknya dari 1700 hektar  yang  terdapat di kabupaten Ngawi tidak kesemuanya mendapatkan dana tersebut sehingga 400 hektar yang di miliki oleh warga di 3 desa mengeluh kepada dewan.  Menurutnya tidak dapat terakomodirnya bantuan ini kepda masyarakat Ngawi dikarenakan  dana APBN sendiri telah habis di tambah lagi saat sekarang sudah masuk anggaran 2012.  Melihat hal tersebut pihaknya mengharapkan kepada esekutif sebagai  mediasi antara keinginan warga dengan pemerintah pusat sehingga siang tadi pula, komisi 2 panggil dinas pertanian tanaman pangan dan holtikultura untuk menindak lanjuti hal tersebut.

SB
sementara itu dari polres Ngawi dapat kami informasikan dengan laporan kriminalnya.  Nampaknya kasus pencurian di wilayah hokum polres Ngawi mulai adanya peningkatan intensitas kejadiannya, setelah Geneng di kejutkan dengan pelaku pencurian kambing dengan pelaku asal Maopati Magetan di Kwadungan belum lama ini telah terjadi kembali pencurian kambing yang tambatkan di pinggir jalan untung saja kejadian ini diketahui oleh empunya sehingga niat warga asal Karangjati yang berhasil di gagalkan. Peristiwa yang bermula dari korban dengan identitas Slamet 50 th warga asal desa Kwadungan Ngawi sengaja mengembalkan kambing betinanya di pinggir jalan sambil menunggu kambingnya, korban beristirahat di bawah pohon tiba-tiba seseorang warga memberitahukan kambingnya tengah di angkat seseorang yang tidak di kenal dengan menggunakan sepeda motor langsung saja dengan teriakan maling berhasil menghentikan langkah seribu pelaku oleh kejaran warga nahasnya sebelum di serahkan kepada pihak berwajib kedua pelaku dengan identitas Koyo 65th dan Bandiro 20 th yang keduanya warga asal Desa Sumber karangjati  babakbelur di massa warga. 
SB
kasubag humas polres Ngawi AKP I Wayan Murtika saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut  dan saat ini  kedua pelaku mendekam di balik jeruji mapolsek Kwadungan guna mempertanggungjawabkan tindakannya.
SB
masih dari polres Ngawi dapat kami informasikan salah satu tamu di hotel Ngawi melapor karena kurangnya pengamanan  dari pihak hotel sehingga benda berharganya raib di gondol maling. Kejadian yang terjadi kemarin ini  Korban dengan identitas Eka Triana warga asal Sikam Kalildani Palembang Sumatra selatan menginap di kamar bernomer 102 hotel Sukowati ini hendak mencari makan malam namun setelah tiba di kamarnya kembali pintu kamar yang sebelumnya telah dikunci dalam keadaan terbuka kecurigaanya benar adanya barang berharga sebuah laptop raib tidak ada di atas meja sebagai tempat terakhir korban menaruh computer jinjing ini. 
SB
Kepada Kapolsek Ngawi AKP Slamet Suyanto,  korban mengaku mengalami  kerugian mencapai 5 juta lebih serta data-data penting yang sangat berharga terdapat di laptop merek compag ini.      




RABU 11 JANUARI 2012


DANA BOS MENINGKAT 50%, PENGAWASAN BAKAL DI PERKETAT DAN GELAPKAN UANG WARGA PARON DI POLISIKAN

Dana BOS atau bantuan operasional sekolah meningkat hampir 50% dewan inginkan pengawasan dari berbagai pihak. Lia hari ini kami  awali dari DPRD Ngawi dengan pemanggilan Kepala dinas pendidikan oleh komisi 3 DPRD Ngawi perihal sejauh mana pengawasan  dan pelaksanaan BOS sesuai dengan pemendikbud no 60 tahun 2011.  Seperti diungkapkan oleh Dedi S Wibowo selaku wakil ketua komisi 3 DPRD Ngawi kepada bahana menjelaskan BOS tahun ini  mengalami  peningkatan penerimaan setiap siswanya dari tahun sebelumnya yang mencapai 40 persen lebih. BOS tahun lalu mencapai 43 Milyar pertahun  menjadi 57 Milyar dengan rincian untuk siswa SD mendapat 580 perbulan sedangkan SMP 710 perbulan setiap siswa. Tegasnya dengan peningkatan penerimaan bantuan dana operasional sekolah ini untuk SD 47% dan SMP 24 % di harapkan benar-benar di manfaatkan sebaik-baiknya oleh lembaga sekolah dengan tidak di perkenankan kembali melakukan pungutan kepada wali murid maupun dana isedental. Tegasnya sesuai dengan peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan no 60 tahun 2011 bahwa tertanggal 2 januari setiap lembaga sekolah yang mendapat BOS dilarang memunggut dana dalam bentuk  apapun dari penunjang sarana dan prasarana  serta investasi.  Sehingga tidak ada lagi alasan lembaga sekolah mengatasnamakan penunjang mutu pendidikan anak didik di wajibkan membeli buku tambahan,  karena di dalam BOS sendiri di perbolehkan guna membeli buku atau keperluan lain anak didik.   
SB
tambah Dedi demikian panggilan akrab dari anggota legeslatif dari partai keadilan sejahtera mengharapkan  bila BOS telah cair di harapkan kepada wali murid baik swasta dan negeri di lembaga pendidikan SD hingga SMP bila menemukan atau mengalami  pungutan di lembaga sekolah itu sendiri, untuk segera melaporkan kejadian tersebut kepada anggota legeslatif pasalnya wali murid sendiri memiliki kekuatan dalam memberikan persetujuan dana isedental yang di minta oleh lembaga sekolah sebelum melewati komite sekolah, dinas pendidikan dan Bupati.
SB
sementara  Abimanyu selaku kepala dinas pendidikan dan kebudayaan pemkab Ngawi kepada bahana secara terpisah saat dikonfirmasi membenarkan bila BOS alami peningkatan jumlah dana yang diterima setiap muridnya dan tersebar di 574 untuk jenjang pendidikan  sekolah dasar dan 79 lembaga untuk sekolah menengah pertama. BOS di perkirakan bakal cair dalam waktu dekat ini yang saat ini pihak diknas sendiri masih melakukan seleksi kembali perihal lembaga-lembaga sekolah yang akan di ajukan mendapat bantuan tersebut.  

SB
sementara itu informasi criminal dapat kami laporkan dari polres Ngawi. nekat memang dengan apa yang di lakukan oleh salah satu warga Desa Gentong Paron Ngawi ini  karena terhimpit permalasahan ekonomi lahan sawah garapan yang sudah di kontrak oleh orang lain di jual kepada orang lain pula akhirnya kebusukan pelaku  terkuak dan saat ini mendekam di balik jeruji polsek Paron NGawi. sebut saja Yatimun warga asal Dusun Desa Gentong Paron Ngawi telah melaksanakan kontrak kerjasama lahan garapan sejak februari tahun 2005 lalu dengan Suyati tetangga desa pelaku,  klausul perjanjian sendiri selama 30 tahun dengan mahar 150 juta namun ditengah perjalanan tepatnya belum lama ini  korban di tegur oleh pihak ketiga bila tanah yang di garap korban adalah tanah miliknya alhasil karena tidak terima dengan tindakan pelaku korban melapaorkan kejadian ini kepada pihak berwjib. 

SB
kasubag humas polres Ngawi AKP I Wayan Murtika saat dikonfirmasi bahana membenarkan kejadian tersebut dan saat sekarang pelaku di amankan di mapolsek Paron Ngawi guna menunggu proses hokum lebih lanjut atas pelanggaran pasal berlapis yakni penipuan dan penggelapan.     

2012/01/11

SELASA 10 JANUARI 2012


SE SEKDA MASIH MENJADI MASALAH DILAPANGAN,  JENDELA DI CONGKEL JUTAAN RUPIAH MELAYANG DAN PENGGALI EMAS TEMUKAN 2 RANGKA MANUSIA GEGERKAN WARGA PARON NGAWI.

Lia hari ini kami awali dari DPRD Ngawi nampaknya pemunculan surat edaran sekertaris daerah perihal pemberhentian para PTT dan GTT masih menjadi polemic di lapangan saat sekarang terbukti anggota dewan beberapa kali panggil esekutif guna bahas SE tersebut.  Seperti diungkapkan oleh Maryoto Sp selaku ketua komisi 1 DPRD Ngawi kepada bahana menjelaskan usai dengan pemanggilan BKD beberapa waktu lalu dan hari ini tim Inspektorat Pemkab Ngawi di hadirkan oleh anggota komisi 1, guna  menindak lanjuti permasalahan GTT dan PTT yang belum selesai di lapangan saat sekarang. Menurutnya dengan adanya SE tersebut sebenarnya memperjelas ataupun menguak oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab dengan mengatasnamakan Bupati Ngawi  sehingga meraup keuntungan secara pribadi.  Dijelaskannya sejak tahun 2005 lalu sudah di layangkan bagi satker-satker tidak di perkenankan melakukan pengangkatan tenaga kerja dalam jenis apapun namun sampai saat sekarangpun hal itu masih legal di lakukan oleh bawahan Bupati sehingga banyak korban yang di janjikan yang pada akhirnya tidak di tepati oleh oknum tersebut dan karena ulah oknum yang tidak bertanggungjawab itu mengakibatkan progam-progam pemerintah daerah tidak berjalan sesuai dengan di rencanakan di sebabkan anggaran tersedot guna memberikan upah kepada tenaga kerja yang tidak jelas.  Akunya sampai  sejauh ini  pihaknya belum mengetahui person-person atau oknum PNS yang melakukan tindakan tersebut secara tertulis namun janjinya bila ada yang merasa  menjadi korban dari oknum yang tidak bertanggungjawab, pihaknya tidak segan-segan akan merekomendasikan untuk mendapatkan sanksi administrative yang tegas. 

SB
tambah Maryoto Sp menilai SE sekertaris daerah yang di keluarkan pada 23 desember lalu ini di katakan masih rawan di salah gunakan tentang pemahaman tiap item di SE tersebut hingga tingkatan bawah,  yang takutnya hanya di laksanakan secara setengah-setengah dan terlebih lagi di rawankan masih di manfaatkan oleh pihak yang pihak tidak bertanggungjawab dengan menggunakan situasi sehingga perlu adanya pengawasan dari legeslatif.

SB
Sementara itu dari polres Ngawi dapat kami  informasikan dengan aksi  pencurian dengan pemberatan yang terjadi di Paron Ngawi hingga mengakibatkan pengusaha rental Playstation merugi jutaan rupiah. Kejadian yang terjadi pagi hari tadi di perkirakan sekira pukul 04.30 korban dengan identitas  Ismadi warga asal Desa Gelung Paron Ngawi mengetahui jendela samping rumah dalam keadaan terbuka, setelah di cek mesin Playstation berjumlah 5 unit raib tidak ada pada tempatnya tidak hanya itu saja tas yang berisi surat-surat penting dan uang tunai 300 ribu sebagai  hasil penyewaan PS ikut amblas.  Melihat hal tersebut korban melaporkan kejadian ini kepada petugas dan mengaku mengalami  kerugian mencapai 7 juta rupiah. 
SB
Kasubag Humas Ngawi AKP I Wayan Murtika kepada bahana saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut dari hasil olah kejadian perkara bingkai jendela rumah korban di congkel dengan menggunakan sejenis obeng setelah berhasil masuk,  pelaku menggasak harta benda korban yang dapat di bawa dan akunya kasus masih menjadi perhatian petugas polsek Paron Ngawi untuk di tindak lanjuti. 
SB
Masih dari polres Ngawi dapat kami  informasikan penggali emas dikejutkan dengan penemuan kerangka manusia yang sudah membatu di area hutan wilyah RPH Babadan.  Kejadian yang belum lama ini  bermula dari 2 warga yang diantaranya Sipan 45th dan Kemis 45th yang keduanya  warga asal Dusun Congkelut Desa Semen Paron Ngawi berprofesi sebagai  penggali emas sedang menggali tanah di area hutan RPH Babadan, setelah kedalaman 2 meter keduanya mendapati  kerangka manusia yang sudah membatu atau telah menjadi fosil karena alasan takut Sipan berinisiatif berpindah galian tanahnya sekitar 4 meter dari lokasi galian pertama namun setelah menggali kurang lebih dengan kedalaman 4 meter, keduanya kembali di kejutkan dengan penemuan rangka manusia kembali.  Tidak ingin mendapatkan permasalahan Kemis melaporkan kejadian ini  kepada perangkat desa setempat yang kemudian di teruskan ke Polsek Paron Ngawi.
SB
Kapolsek  Paron Ngawi AKP Sukisman kepada media saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut di duga umur kerangka manusia tersebut sudah bertahun-tahun terbukti dari karakteristik hancur merata serta tulang yang sudah keadaan membatu  kuat dugaan lahan tengah hutan desa Babadan  ini dahulu bekas makam massal sehingga penemuan ini tidak dapat dikatakan 2 kerangka sebagai  akibat tindakan criminal di buktikan pula selama ini  tidak ada laporan orang hilang di sekitar wilayah penemuan kerangka manusia.    

2012/01/09

SENIN 9 JANUARI 2012


NYURI KAMBING 2 WARGA MAOSPATI DI MASSA WARGA SEKALIGUS MOBIL XENIA DAN SIDAK MENDADAK DI MUSEUM TRINIL SEPI  PETUGAS .
SB
Lia hari ini kami awali dari  kisah tragis 2 pemuda warga asal Maopati Magetan belum menikmati hasil jarahannya harus menerima amukan warga desa Gerih Geneng Ngawi di saat menaikkan kambing milik warga setempat. Kejadian yang terjadi pagi hari tadi bisa di katakan modus baru para pencuri hewan piaraan sepertihalnya kambing, mobil mewah nekat di pergunakan untuk mengangkut kambing. Peristiwa yang bermula dari korban dengan identitas Muhni warga asal Dusun Tegalrejo Desa Widodaren Gerih Ngawi menggembalakan kambing di area rumput dengan di tinggal istirahat jauh dari hewan gembalanya, beberapa saat kemudian muncul kendaraan xenia silver nopol AE 1860 JG yang tiba-tiba keluar pemuda yang tidak di kenal menarik kambing miliknya, kontas saja ia berteriak maling pada pemuda yang tidak di kenal tersebut  warga yang mendengar menghentikan xenia pelaku dan sebelum di serahkan ke petugas berwajib mereka yang terdiri dari 2 orang ini di massa oleh warga hingga xenia yang akunya pelaku rental tersebut hancur di tangan belasan warga.  2 warga maospati magetan tersebut diantaranya  Eko Wahyudi 18 th selaku pengambil kambing dan Novianto selaku  sopir xenia yang keduanya warga asal Desa Barat Maospati ini mengaku sudah beberapa kali melakukan aksinya tidak hanya di wilayah Ngawi saja. Saat dikonfirmasikan kepada Kapolsek Geneng Ngawi AKP Partono kepada media membenarkan kejadian tersebut untung saja aksi amuk warga berhasil di gagallkan oleh pihak petugas hingga tidak mengakibatkan 2 pelaku ini  mengalami luka-luka yang cukup parah sebagai emosi warga yang jengkel dengan aksi mereka sehingga warga sendiri sering alami  kehilangan hewan piaraan mereka.

SB
Barang bukti mobil xenia, 2 kambing bakal memperberat 2 pelaku yang dapat diancam tindak pidana pencurian pasal 363 KUHP dengan  hukuman pidana penjara selama 5 tahun lebih.  Dari pengakuan pelaku kepada petugas aksi ini sudah lama mereka lakukan bahkan sudah puluhan titik pencurian yang sudah mereka lakoni dalam meraup keuntungan menjual hewan. 

SB
Sementara itu dari DPRD Ngawi dapat kami informasikan sidak mendadak di museum trinil Ngawi anggota legeslatif di kejutkan dengan penanganan gedung yang menyimpan peninggalan-peninggalan prasejarah bahkan tidak terurus.  Seperti diungkapkan oleh wakil ketua komisi 3 DPRD Ngawi kepada bahana menjelaskan sidak ini sebenarnya ingin mengetahui sejauh mana peran pemkab Ngawi dalam meningkatkan pendapatan asli daerah dari sector pariwisata nampaknya belum maksimal di lakukan. Di buktikan di saat sidak anggota legeslatif siang tadi karyawan yang bertugas tidak ngantor sesuai jam kerja dan anggota legeslatif tersebut  pada akhirnya tidak dapat menyesuri dengan rinci gedung penyimpang benda-benda prasejarah yang terdapat di kabupaten Ngawi ini.  Dedi demilkian panggilan akrab dari perwakilan partai keadilan sejahtera ini  menegaskan Ngawi yang getol-getolnya meningkatkan PAD dari pariwisata bila tidak di barengi dengan profesionalisme pengelolanya bisa di bilang hanya omongan belaka. 

SB
milihat hal tersebut dalam waktu dekat ini komisi bakal panggil disbudpora guna menindaklanjuti temuan sidak pada hari ini pasalnya alakosi dana rehab bakal menggelontor ke sarana dan prasarana pariwisata di kabupaten Ngawi guna peningkatan PAD di kabupaten Ngawi.   

2012/01/06

JUMAT 6 JANUARI 2012


ANGGOTA DPR RI BANTAH BILA PENYERAHAN 2,5 TAHUN KEPADA CALEG DI BAWAHNYA KARENA ALASAN KESEHATAN,  MAKAM IBU MUDA KORBAN PEMBUNUHAN DI PINDAH DAN PENCURIAN DENGAN PEMBERATAN DI DESA WATUALANG MENJADI KASUS CURAT PERTAMA DI BULAN JANUARI. 
SB
Lia hari ini kami  awali dari kedatangan anggota DPR RI dari partai bersimbol banteng moncong putih ke Kabupaten Ngawi guna pengawalan kinerja pemkab kepada anggota legeslatif pusat. Seperti diungkapkan oleh Ir Heri Ahmadi anggota dari DPR RI dapil 7 ini mengakui bangga dengan pemaparan Bupati Ngawi yang notabene adalah ketua partai demokrasi perjuangan Ngawi ini menjelaskan rencana kerja dalam memajukan dan menyejahterakan kabupaten Ngawi dari berbagai sector dan Ngawi terpilih sebagai kabupaten pelopor pembangunan  tersebut di harapkan dapat sinergis dengan rencana partai sendiri.  Kegiatan musyawarah kerja cabang yang dilaksanakandi rumah Bupati Ngawi ini  di hadiri pula oleh satker –satker pemkab Ngawi yang di harapkan pemaparan oleh anggota DPR RI dapat dilaksanakan di kabupaten Ngawi ini yang masih dalam kategori kabupaten berkembang.

SB
Saat ditanya perihal kedatangannya ini sekaligus berpamitan kepada kader dan simpatisan PDI P pasalnya terdapat perjanjian sebelumnya dengan Hasto Kristiyanto caleg dibawah Heri Ahmadi bila sudah 2,5 tahun akan terdapat pergantian antar waktu di bantah oleh Heri demikian panggilan akrab anggota DPR RI yang akunya usai melaksanakan lawatan kerja ke Eropa alami  kesehatan menurun sehingga harus menyerahkan jabatan anggota DPR RI kepada Hasto untuk sisa 2 tahun mendatang, akunya Hasto yang masih produktif dan muda energik sudah sepatutnya meneruskan kinerja kedewanan agar terdapat sinergis antara DPC dengan DPP perjuangan.

SB
sementara itu subuh pagi hari tadi menjadi pemandangan yang cukup tidak biasa bagi  warga Dusun Bringin desa Bringin Ngawi pasalnya makam ibu muda yang menjadi korban pembunuhan yang di dalangi oleh suaminya sendiri ini di bongkar. Sekitar pukul 05 wib tempat pemakaman Dusun Bringin sontak ramai di padati oleh warga setelah yang menginginkan menjadi saksi peristiwa pembongkaran jenasah Wigati 33th ibu muda yang menjadi korban kebiadapan rencana jahat sang suami yang di bunuh dengan menggunakan kapak oleh orang suruhan Heri Martono suami  korban di jalan dusun bogoharjo watualang Ngawi pada minggu malam kemarin. Dan karena permintaan keluarga korban makam Wigati di pindah ke Desa Watualang sebagai tempat asal korban.  Dari pengembangan penyidikan pihak kepolisian sampai sekarang petugas masih mencari barang bukti kapak yang di pergunakan Pujiono untuk menghabisi korban yang telah pelaku buang di anak sungai bengawan madiun masuk desa Tangkir Magetan. 
SB
Isak tangis keluarga korban menghiasi prosesi pembongkaran jenasah dari makam umum desa Bringin ke Dusun Bogoharjo Watualang Ngawi dan prosesi yang dilakukan dengan lancar ini sudah menjadi kesepakatan pihak keluarga korban dengan pihak desa Bringin. Diungkapkan oleh kapolsek Bringin AKP Syukur kepada bahana menjelaskan pemindahan pemakaman Wigati ini sudah menjadi kesepakatan antara permintaan keluarga korban dengan pihak desa Bringin sehingga dalam prosesnya sendiri berjalan lancar tidak ada kendala apapun.

SB
Sementara itu dari polres Ngawi dapat kami  informasikan pagi tadi warga asal perumahan desa Watualang Ngawi kebobolan maling akibatnya jutaan rupiah raib di gondol maling. Kejadian yang diperkirakansekitar pukul 3 dini hari diketahui korban dengan identitas Didik Wijaya 46 th ketika hendak melaksanakan sholat subuh mengetahui jejak kaki mencurigakan di lantai rumahnya kontans saja pikiran buruk menghantuinya setelah di cek ternyata benar adanya barang-barang berharga yang diantaranya 2 HP,  laptop dampet berisi uang tunai dan suat-surat penting telah raib  tidak berada di tempatnya. Mengetahui hal tersebut korban melaporkan kejadian ini kepada pihak berwajib.
SB
Kasubag humas polres Ngawi AKP I Wayan Murtika kepada bahana saat dikonfirmasi bahana membenarkan kejadian tersebut dan saat ini kasus curat pertama terjadi pada awal tahun 2012 ,masih di tangani oleh jajaran polsek Ngawi kota untuk di tindak lanjuti.       

2012/01/05

KAMIS 5 JANUARI 2012


TIDAK HANYA PTT DAN GTT  NASIB   RIBUAN PNS  DI ISUKAN DI UJUNG  TANDUK  IMBAS PENYUSUTAN  DAU DAN HARI INI KAPOLRES NGAWI ASAL ACEH BAKAL MULAI BERTUGAS. 
SB
Lia hari ini kami awali dengan nasib para PTT, GTT dan PNS nampaknya belum boleh bernafas lega  usai 1 januari ini, pasalnya bagi PTT dan GTT yang tidak mengantongi SK Bupati  wajib mengajukan permohonan pembaruan kerja mereka.  Klausul ini terungkap  di saat  DPRD kab Ngawi melaksanakan  hearing dengan  BKD perihal klarifikasi permasalahan ketenaga kerjaan pegawai negeri sipil serta permasalahan PTT dan GTT kategori 1 di kabupaten Ngawi di sinyalir adanya penambahan secara diam-diam bahkan diisukan adanya penjualan kursi kategori ini yang capai puluhan juta.  Seperti diungkapkan oleh Dimas Alfinor selaku anggota komisi 1 DPRD Ngawi kepada bahana menjelaskan dari hasil hearing tersebut Jono selaku kepala badan kepegawaian daerah pemkab Ngawi menerangkan bahwa GTT maupun PTT yang masuk Kategori 1  tidak terjadi penambahan yakni masih tetap 59 orang tidak seperti yang di isukan capai 190 orang, rumor adanya permainan uang dari setiap orang yang masuk dalam kategori 1 di bantah pula sampai sejauh ini itu hanya rumor saja tidak terjadi dilapangan, bahkan yang cukup mengejutkan bagi  bagi PTT dan GTT yang tidak memiliki surat pengangkatan oleh Bupati dan juga tidak biayai oleh APBD wajib mengikuti pembaruan SK mereka dengan surat pelatihan kerja oleh BUPATI sepertihalnya sukarelawan. Isu nasib menggantung juga dialami oleh 59 PTT dan GTT kategori 1 ini pasalnya pengangkatan mereka masih menunggu PP serta keputusan menteri pendayahgunaan aparatur Negara dan rumor perihal penyerahan ribuan PNS kepada BKN mengingat adanya penyusutan DAU dari 75 % menjadi 50 %, dana alokasi umum ini  yang notabene menjadi sumber pendapatan pemerintah daerah dalam menggaji mereka para PNS akan di kembalikan kepada BKN untuk mendapatkan kewajiiban isentif mereka dan rumor akan di tempatkan di luar kota menjadi rumor yang cukup santer di bicarakan saat sekarang.  
SB
Tambah Dimas yang juga menjabat ketua DPC PPP Ngawi kepada bahana menegaskan BKD yang masih menjadi leading sektornya ini  akan terus mendapat pengawasan dari anggota komisi 1 tambahnya menanggapi dari pejabat eselon 2 dengan umur yang sudah dikatakan tua kendati belum masuk rentang pension yakni 60 th anggota legeslatif berharap tidak ada perpanjangan lagi bagi mereka atau terkesan tidak ada pekerjaan yang berarti bagi staf ahli.
SB
sementara itu terhitung hari ini perwira  asal Magetan dan usai menjabat sebagai Kapolres Di gayo loes  Aceh AKBP Edy Junedi Sik menggantikan AKBP  Eko Trisnanto kapolres Ngawi untuk bertugas sebagai kadiv promovit polda Jawa Timur. Selama dalam jabatan Kapores Ngawi Eko Trisnanto yang akrab  di panggil dengan Eko ini menegaskan dalam kepemimpinannya kasus criminalitas diakuinya alami penurunan yang cukup signifikan dari tahun sebelumnya di contohkannya pencurian dengan pemberatan, judi,  penipuan, aniaya dan PPA, pihaknya mengharapkan ia masih menyisakan 1 kasus pembunuhan yang belum terselesaikan yakni janda dengan identitas Amini warga asal gelung Paron Ngawi yang sampai saat ini belum terselesaikan dan penggantinya nanti dapat meneruskan penelusurannya serta mengungkap identitas pelaku.
SB
nampaknya tidak hanya perwira polres Ngawi saja yang mendapat pinpinan baru, kodim 0805 juga alami pergantian pinpinan yang juga pernah bertugas di Aceh. yakni dari letkol Muktamar yang sekarang menjabat perwira di Mabes TNI AD di gantikan oleh Letkol inffantri Ahmad Budihandoyo dari batalyon 116 banda Aceh.

2012/01/04

RABU 4 JANUARI 2012

NYAWA  IBU MUDA DI HARGAI 25 JUTA REKRONTRUKSI DI PADATI WARGA dan STAF AHLI BUKANLAH LAHAN PARKIR PEJABAT.

SB
Lia hari ini kami  awali dari proses rekrontruksi pembunuhan ibu muda siang tadi di jalan Dusun bongkarejo watualang sempat gagal  karena warga hendak menghakimi pelaku  karena alasan jengkel.  Siang tadi 3 pelaku   yang di tetapkan oleh petugas sebagai  pembunuh Wigati ibu rumah tangga warga asal Bringin melakukan reka adegan proses pembunuhan  yang di akui oleh otak pembunuhan adalah sang suami  sendiri di kawal oleh petugas dalmas lebih dari 1 satuan setingkat kompi polres Ngawi, hal ini guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dari amarah warga yang kesal kepada suami korban natabene korban adalah warga asal watualang Ngawi. 3 pelaku yang diantaranya otak pembunuhan Heri Martono 33th suami korban, esekutor pelaku Pujiono alias bendol selaku (esekutor) 33 th dan Suyono alias nyondol 38 th di tangkap di rumah masing –masing yakni Bringin dan Padas Ngawi.  isak tangis keluarga korban pecah disaat sang jagal dengan senjata tajamnya memperagakan sabetan ke arah tubuh korban yang saat itu tengah hendak berdiri dari bangunnya karena motor vario yang di kemudikan oleh suami dengan membonjeng korban sengaja di jatuhkan ke parit jalan. Sabaten sebanyak 16 luka dari punggung, tangan dan kaki mengakibatkan korban tewas seketika karena luka yang dialaminya dan kekesalan warga memuncak di saat pembataian korban  Heri hanya melihat saja dan setelah mengetahui  istrinya meregang nyawa baru lari mencari bantuan, warga yang kesal  berusaha merangsek masuk ke area rekrontruksi namun di hadang oleh petugas. Erni salah satu  keluarga korban mengaku kesal dan rasanya ingin memukul muka Heri karena tidak bersyukur memiliki istri seperti Wigati dikarenakan profesinya sebagai  perias dapat mendompleng kebutuhan keluarga  namun dibalas dengan memiliki WIL serta membunuh saudarinya tersebut.
SB
Dari pengakuan Pujiono esekutor yang juga masih tercatat sebagai  sopir serabutan korban ini mengaku bila telah melakukan tugas dari Heri suami korban ia akan mendapatkan uang 25 juta rupiah dan  sebagai uang muka otak pembunuhan tersebut telah memberikan uang jaminan 5 juta terlebih dahulu.  Kesepakatanpun terjadi dan minggu malam menjadi akhir hidup Widati di ujung golok Pujiono yang awalnya telah di rencanakan oleh suami korban. 2 pembunuh dengan menggunakan jas hujan membabi buta sajam mengenai tubuh Widati hingga tersungkur tewas bersimbah darah. 
Kasat reskrim polres Ngawi AKP Sukono  saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut rekrontruksi ini dilakukan oleh petugas untuk memperjelas kasus pembunuhan yang terjadi pasalnya pertama keterangan suami kepada petugas sudah berbeda di saat di tetapkan sebagai otak pembunuhan. Atas tindakan pelaku Heri hukuman terberat atau berlapis akan di terimanya yakni pasal 340 pasal  55 tentang perencanaan pembunuhan dengan anacaman pidana 20 th sedangkan Pujiono esekutor 340 KUHP tentang pembunuhan sedangkan suyono Pasal 340 jo 56 KUHP pada yaitu dengan sengaja membantu melakukan tindak pidana pembunuhan berencana. 

SB
Sementara itu dari dari DPRD Ngawi dapat kami  informasikan pelantikan pejabat atau dikenal dengan istilah awamnya mutasi nampaknya di tanggapi negative oleh anggota legeslatif dalam rencana komisi 1 bakal gelar hearing dengan BKD perihal penempatan pejabat di bawah Bupati. Seperti diungkapkan oleh Ketua Komisi 1 DPRD Ngawi Maryoto Sp kepada bahana menjelaskan pemanggilan ini komisi ingin mengetahui secara langsung penempatan pejabat-pejabat baru yang notabene masih baru atau generasi muda ini di harapkan dapat bekerja professional, sesuai dengan tupoksi kerja,  serta memiliki pemikiran-pemikiran yang inofative dan juga planning ke depan dengan adanya pejabat baru tersebut Ngawi hendak di bawa kea rah mana dalam pembangunannya.  Seperti yang pernah kami beritakan sebelumnya dalam restruktur gerbong Kanang –Ony ini sedikitnya 250 pejabat di nyatakan mendapat jabatan baru dari golongan eselon 2 hingga 4 dan puluhan kepala sekolah yang tersebar di kabupaten Ngawi.  menilik eselon 2 dengan umur pejabat yang sudah di bilang uzur namun masih di tempatkan menjadi staf ahli yang hal itu  terkesan saat sekarang staf ahli adalah MPP atau mengisi persiapan pension yang diantaranya mereka adalah Drs Garjito Msi di staf  pemerintahan dan hokum, Suryadi staf ahli kepala badan kesbangpol dan linmas, Hadi Sutrisno staf ahli bupati bidang ekonomi dan pembangunan dan Ir. Sutrisno staf ahli kepala dinas dinas pertanian tanaman pangan dan holtikultura.

SB
Tegas maryoto yang baru sehari menjabat ketua komisi 1 DPRD Ngawi ini menegaskan pihaknya tidak menginginkan staf ahli yang di tempatkan di bawah Bupati hanya terkesan mengisi hari-hari jelang pension saja dengan tidak di berikan saluran atau pekerjaan yang dengan memanfaatkan tenaga dan pekiran mereka namanya juga staf ahli harusnya di berikan dukungan dana agar kiranya dapat membuat prodoktifitas seseorang di akhir jabatan mereka bukannya diam tanpa ada pekerjaan berarti, hal ini yang bakal di tegaskan oleh Maryoto kepada BKD besok.