RADIO BAHANA FM>>> RADIO KELUARGA ANDA PASS DI DENGAR PASS DI HATI>>> www.pramesnet.com o RADIO BAHANA FM>>> RADIO KELUARGA ANDA PASS DI DENGAR PASS DI HATI>>> www.pramesnet.com

2011/12/15

KAMIS 15 DESEMBER 2011


3 DARI 7 FRAKSI DPRD NGAWI AJUKAN ROLING ANGGOTA PER KOMISI, KECELAKAAN NAAS BUS SUMBER SELAMAT VERSUS TRUK MACETKAN JALUR NGAWI –SOLO DAN INFORMASI BY PHONE PETUGAS AMANKAN 3 PELAKU PENGECER DAN PENGGUNA MIRAS.
SB
Lia hari ini kami awali dari DPRD Ngawi dengan laporan perihal isu pergantian posisi ketua komisi di structural alat kelengkapan anggota legeslatif.  Rumor dilapangan pergantian posisi ketua komisi DPRD Ngawi dengan mempengaruhi jabatan ketua komisi 1 Khoirul Anam dan Ketua komisi IV Budi Oetamin nampaknya akan tetap pada posisi mereka masing-masing, hal ini setelah pengajuan roling anggota tidak sesuai dengan prediksi yang di rumorkan. Seperti diungkapkan oleh Ketua DPRD Ngawi Dwi Riyanto Jatmiko kepada Bahana menjelaskan pihaknya membenarkan bahwasanya anggota fraksi –fraksi DPRD mengajukan pergantian posisi anggotanya yang duduk di 4 komisi legeslatif Ngawi, dari 7 fraksi 3 diantaranya telah melakukan roling anggota yang diantaranya fraksi Golkar, fraksi PPP dan Fraksi Hanura.  Saat ditanya perihal person-person yang akan di roling Antok demikian panggilan akrabnya enggan menjelaskan pasalnya hal ini akan di paripurnakan dalam rapat istimewa mendatang. Namun demikian kami telah melakukan penelusuran dan mendapatkan nama-nama anggota ke3 fraksi tersebut yang bakal mendapatkan posisi komisi baru. Diantaranya dari fraksi PPP Endang dari komisi III berpindah ke komisi II menggantikan posisi Ilham,  Fraksi Hanura Sahlan Rosidi dari komisi II menggantikan posisi Nardi di posisi komisi IV kemudian dari Fraksi Golkar Sugito dari komisi I berpindah ke komisi II menggantikan Kuswandono sementara Kuswandono berpindah ke Komisi IV menggantikan Manggiono dan Manggiono menggantikan  Sugito di komisi I. 
SB
Antok demikian panggilan akrabnya menegaskan untuk posisi struktur DPRD Ngawi dengan posisi di ketua Banleg,Banmus,Banggar, BK dan Ketua Komisi akan di laksanakan pada bulan februari mendatang dan dapat dipastikan bila perubahan posisi anggota Dewan seperti halnya diatas tidak akan mempengaruhi jabatan ketua komisi DPRD Ngawi dan struktur lainnya.  Pasalnya sesuai perhitungan suara di DPRD jabatan-jabatan fraksi sudah mewakili semua fraksi DPRD NGawi.  peroleh suara banyak di pemilu kada PDI perjuangan, Demokrat, Golkar, dan Hanura di posisi ketua DPRD, dan ketua komisi sudah merata di jabatan strukturalnya.  Komisi I PKB. Komisi II PDI P, komisi III PAN, dan komisi IV PPP.

SB
sementara itu dari mapolres Ngawi dapat kami informasikan dengan laporan kriminalnya petugas mendapat laporan dari warga melalui HP berhasil mengamankan 3 pelaku pengecer dan pengguna minuman keras yang salah satunya masih pelajar. Kejadian pertama terjadi di jalan Sultan Agung warga keturunan tionghoa dengan identitas Kwe Giok San  nekat mengecer minuman keras jenis arjo dan harus berurusan dengan pihak petugas dari tangan pelaku petugas buru sergap polres Ngawi yang mengetahui keberadaan pelaku warga keturunan ini dari informasi dari warga yang tidak ingin menyebutkan namanya memberitahukan pelaku seringkali terlihat memperjualbelikan miras secara bersembuyi-sembunyi dan karena tidak menginginkan hal – hal yang tidak diinginkan dari pemberantasn penyakit masyarakat ini pelaku diamankan tanpa perlawanan di kediamannya dan petugas mengamanan 8,5 liter miras arjo dari warga keturunan tionghoa ini. Sementara kejadian kedua terjadi di Desa Kaliwowo Kedunggalar Ngawi petugas dengan informasi yang sama melalui HP menyebutkan di jalan desa setempat seringkali menjadi tempat mangkal para pemuda untuk berpesta miras, guna menindaklanjuti hal tersebut petugas melakukan operasi di tempat yang dimaksud dan petugas tidak pulang dengan tangan hampa. 2 pemuda yang diantaranya   Aris Subiyanto 22 th dan Rendi kurniawan 17 th yang keduanya warga desa setempat dan juga masih mengenyam pendidikan ini harus berurusan dengan pihak petugas akibat kedapatan menegak miras. 
SB
sementara Kasubag Humas polres Ngawi AKP I Wayan Murtika kepada bahana saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut dan ketiga pelaku yang berhasil diamankan oleh pihak berwajib saat sekarang menjalani pemeriksaan oleh tim Sabara untuk di kenakan tindak pidana ringan tentang pasal UU Kesehatan dengan syarat wajib lapor kepada petugas.


SB
Sementara itu kendati saat sekarang Bus Sumber Kencono sudah berganti nama dengan Sumber Selamat belum menjadi jaminan armada bus antar kota antar propinsi ini dan juga penguasa jalanan ini mengedepankan keselamatan di jalan raya.  Seperti halnya kejadian kecelakaan yang terjadi di jalan umum Ngawi – Mantingan tepatnya di km 5-6 masuk desa watualang Ngawi kendati tidak sampai mengakibatkan korban jiwa manusia namun kecelakaan ini sempat berdampak macet kiloan meter.  Kejadian yang terjadi sekira pukul 19.30 wib bermula dari truk tronton alami pecah ban dan parkir di kiri jalan dengan menghadap moncong ke timur sementara bus sumber selamat melintas dari arah barat ke timur sopir bus nampaknya tidak mengetahui truk tronton yang sedang parkir karena jarak yang sudah dekat benturan antara kendaraan besar ini tidak dapat terhindarkan. Truk tronton alami rusak berat pada bagian belakang sedangkan bus SS bagian kiri depan alami rusak parah, tidak hanya itu saja kernet bus dengan identitas Hariyanto 39 th warga asal Krian Mojokerto tidak dapat menghindari kejadian tersebut dan saat sekarang menjalani pemeriksaan medis di sarana kesehatan RS Widodo Ngawi. dikarenakan bangkai kendaraan memenuhi badan jalan kecelakaan ini mengakibatkan kemacetan dari 2 arah baik dari timur dan barat mencapai 5 kilometer.  
SB
Kasat lantas polres Ngawi AKP Tony Prasetyo kepada media saat dikonfirmasi media membenarkan kejadian tersebut dan saat ini kejadian kecelakaan ini masih menjadi penyidikan oleh anggotanya.  


2011/12/14

RABU 14 DESEMBER 2011


 DIANTARANYA SITUASI POLITIK DPRD MULAI MEMANAS ANTAR DUKUNG TIDAK MENDUKUNG KAOLISI PARTAI, PEDAGANG ASONGAN MASIH NEKAT BERJUALAN DI ATAS KERETA BERSITEGANG DENGAN APARAT RANTIB. PENO SALAH SATU ANGGOTA DEWAN SAYANGKAN PELAKU TIDAK BERTANGGUNGJAWAB PERACUN SUNGAI.
SB
Lia hari ini kami awali dari DPRD Ngawi,  kasak-kusuk pelaksanaan tatib DPRD Ngawi dengan perubahan posisi anggota-anggota fraksi di tiap-tiap komisi menjadi perbincangan hangat tersendiri dikalangan anggota legeslatif.  Isu beredar perubahan posisi ketua komisi yang di prediksi terjadi di komisi 1 dan komisi IV dikarenakan pergantian anggota fraksi yang duduk di komisipun santer untuk menjadi bahan isu saat sekarang. Dari informasi yang kami himpun fraksi golkar bakal melakukan perombakan posisi anggota di komisi 1 untuk berpindah ke komisi IV dan sebaliknya, namun pernyataan tersebut di mentahkan oleh ketua Fraksi Golkar DPRD Ngawi Sugito Pramono menurutnya sampai sejauh ini belum ada keputusan perpindahan anggota fraksi dan hal itu masih belum di bicarakan jawabnya terkesan menutup-nutupi namun di kalangan anggota dewan telah santer beredar akibat perubahan anggota fraksi golkar tersebut akan merubah pula posisi ketua komisi I yang saat sekarang di jabat oleh Khoirul Anam dan Ketua Komisi IV yang di jabat oleh Budi Oetamin. Karena keduanya dari fraksi yang sama yakni partai persatuan bangsa atau penggabungan koalisi PPP dan PKB menjadi pertimbangan tersendiri hingga muncul klausul tidak jadi satu tidak jadi kesemuanya. Karena dukungan ketua komisi ini mengalir dari banyaknya dukungan secara voting beredar rumor bahwa PPP akan merubah rekan koalisinya tidak lagi bersama PKB melainkan dengan partai oposisi PKS.
SB
Ketua DPRD Ngawi Dwi Riyanto Jatmiko saat dikonfirmasi pihaknya belum mengetahui situasi secara pasti kemelud anggotanya perihal pemenuhan tatib DPRD, pasalnya masih mengikuti Rakernas PDI Perjuangan di Jakarta dalam penentuan sikap partai bersimbol banteng moncong putih ini menghadapi pesta demokrasi pemilihan presiden mendatang. 
SB
Sementara itu Agus Wiyono salah satu anggota komisi 1 DPRD Ngawi pihaknya wait end see saja dengan keputusan yang di ambil 2 partai tersebut menurutnya siapa saja yang menjadi ketua komisi asalkan dapat melaksanakan tugas dan tupoksinya secara professional tidak menjadi masalah baginya.  Di jelaskannya tidak hanya ketua komisi saja yang nantinya alami perubahan pejabatnya masih ada ketua badan legeslatif.  Ketua badan musyawarah, ketua badan anggaran, ketua badan kehormatan dan ketua komisi DPRD yang menjadi struktur DPRD Ngawi bila mengacu tatib DPRD untuk dilakukan perubahan.

SB
Sementara itu masih dari DPRD Ngawi dapat kami informasikan,  Supeno salah satu anggota perwakilan rakyat dari partai amanat nasional cukup menyayangkan dengan maraknya oknum yang tidak bertanggung jawab melakukan eksploitasi ikan di sungai dengan menggunakan racun.  Siang tadi saat dikonfirmasi di ruang kerjanya Peno demikian panggilan akrab ketua komisi 3 DPRD Ngawi seringkali dilapori oleh konstituennya perihal maraknya oknum yang tidak bertanggungjawab seringkali melakukan tindakan mengobati sungai demikian istilah awamnya untuk mendapatkan hasil tangkapan ikan yang cukup diinginkan dengan tidak perlu bersusah payah menjaring.  Oknum yang tidak bertanggung jawab ini di duga di bekengi oleh pihak tidak main-main dalam membuang uang pasalnya guna membeli 1 kilogram racun mencapai harga 400 hingga 600 ribu rupiah sementara 1kg racun hanya dapat di pergunakan 10 meter sungai. 

SB
Peno menyayangkan seharusnya pihak berwajib dapat menuntaskan ataupun menangkap oknum yang tidak bertanggungjawab tersebut, pasalnya tidakhanya ikan yang mati karena racun ekosistim sungaipun menjadi rusak akibat ulah yang tidak bertanggungjawab tersebut. 

SB
Sementara itu dari keputusan pelarangan pedagang asongan berjualan di atas kereta berjalan hari ini mulai dilakukan penertiban oleh para petugas PT KAI Daop 7 Madiun kendati larangan tersebut masih tertanggal 1 januari mendatang.  Dalam pantuan kami siang tadi di salah satu station kereta di wilayah Ngawi pedagang asongan di tindak secara tegas bila masih nekat berjualan diatas kereta api berjalan hingga sempat terjadi adu otot antara petugas dengan pedagang asongan. Miris memang bila mendengar kesenjangan antara mengedepankan peraturan versus urusan kesejahteraan dan kedua belah pihak tersebut  saling beragument  mementingkan kepentingan mereka masing-masing.  Darto salah satu pedagang asongan kepada media cukup  mengesalkan tindakan petugas rantib pasalnya sikap mereka yang kasar terhadap para pedagang asongan dalam usaha penertiban, seharusnya PT KAI yang juga milik pemerintah tidak tinggal diam saja menindaklanjuti keadaan ini sehingga terkesan mereka di hentikan dengan sepihak tidak ada solusi dari pemerintah. 
SB
sementara itu Wahyuni salah satu penumpang kereta api saat kami temui menurutnya dengan adanya pedagang asongan kami merasa terbantu dengan usaha mereka pasalnya apabila diatas kereta tidak perlu turun untuk membeli persediaan makan atau minum yang di butuhkan seharusnya para pedagang asongan mendirikan perkumpulan sehingga keberadaan mereka diakui tidak sebagai pengganggu perjalanan para penumpang kereta.      

2011/12/13

SELASA 13 DESEMBER 2011


ALTERNATIF BARU PETANI KASREMAN GENENG NGAWI BASMI TIKUS DENGAN ANJING, TOLAK KEBIJAKAN PT KAI PEDAGANG ASONGAN LURUK KANTOR DPRD NGAWI, DIMAS ALFINOR RENCANA PERUBAHAN KETUA KOMISI DPRD TAHAPANNYA MASIH LAMA.
SB
LIA hari ini kami awali dari aksi massa puluhan warga Ngawi asal kecamatan Paron dan Walikukun yang tergabung dalam komunitas pedagang asongan kami butuh hidup duduki kantor DPRD Ngawi siang tadi. Dengan bermodal pamlet dan puluhan warga yang di dominasi para ibu-ibu ini mengadukan kepada anggota dewan perihal kebijakan sepihak yang dilakukan oleh PT KAI terhadap para pedagang asongan yang mengais rejeki di dalam kereta berjalan pasalnya tertanggal 1 Januari 2012 mereka tidak di perbolehkan berjualan kembali di dalam kereta api. Mereka yang dating dengan membawa dagangan mereka serta pamlet bertulikan demi perut kami siap mati, PT KAI pentingkan urusan sendiri tidak mengindahkan nasib asongan, warga asongan mencari rejeki halal sementara korupsi di biarkan.  Seperti diungkapkan oleh Jumadi salah satu Koordinator massa kepada media menjelaskan pihaknya cukup menyanyangkan kebijakan PT KAI yang secara sepihak merugikan para pedagang asongan yang mereka hanya mengandalkan mengais rejeki di dalam kereta tiba-tiba di larang untuk memasuki kereta api, kedatangan mereka mengharpkan kepada anggota perwakilan rakyat menyetujui apa yang menjadi kesepakatan mereka yang diantaranya menindak tegas keputusan PT KAI yang merugikan pedangan asongan, meminta PT KAI mencabut larangan mereka perihal pedagang asongan dan mendesak Bupati Ngawi untuk mencabut keputusan PT KAI. Tegasnya bila PT KAI tetap masih saja bersikukuh dengan keputusan mereka melarang para pedangan asongan berjualan di dalam kereta, mereka siap menolak keras kereta api memasuiki wiayah Ngawi.
SB
Drg Yayuk Srihayuningsih pinpinan DPRD Ngawi yang menerima perwakilan aksi massaa pedagang asongan kepada bahana saat dikonfirmasi secara terpisah menjelaskan keinginan para pedagang asongan ini akan pihaknya usung ke pusat jawatan PT KAI untuk dapat kiranya mereka berjualan kembali dengan syarat penertiban selain itu pihaknya juga memberikan solusi kepada pihak PT KAI untuk mengalihkan kerja mereka dengan memberikan lapangan kerja baru sehingga tidak serta merta di hentikan begitu saja tanpa ada solusi. 

SB
sementara itu  Sugiyanto selaku  humas PT KAI DAOP 7 Madiun yang di hadirkan oleh anggota dewan secara terpisah kepada media menjelaskan pihaknya tidak dapat memutuskan sendiri perihal kebijakan larangan pedagang asongan masuk ke kereta pasalnya keputusan itu yang membuat jawatan di atasnya. Sejak dahulu memang PT KAI mempunyai reglement nomor 22 disitu disebutkan bahwa berjualan hanya dibatas stasiun yang mempunyai buffet, apabila pedagang ini nekat maka akan kita tindak sesuai aturan,  di tambahkannya dalam waktu dekat ini permintaan pedagang asongan tersebut akan pihaknya bawa ke pusat untuk dapat kiranya di tindak lanjuti. 

SB
Sementara itu  dari masih dari  DPRD Ngawi dapat kami  informasikan bursa posisi ketua komisi  1 dan IV menjadi perbincangan hangat di rekan-rekan anggota legeslatif mengalahkan bursa  pencalonan kepala dan kasi bawahan Bupati Ngawi. Dari  informasi yang kami  terima bursa ketua komisi  ini  di mempengaruhi  jabatan Budi Oetamin di ketua komisi IV dan Khoirul Anam di ketua komisi 1 bakal tergeser, rumor dilapangan jabatan-jabatan tersebut akan di isi punggawa-punggawa dari  partai golongan karya sebagai penggantinya.  Saat dikonfirmasikan kepada Dimas Alfinor selaku ketua DPD PPP kepada bahana menjelaskan pergantian tersebut masih panjang tahapannya pasalnya sebelumnya akan ada perubahan posisi anggota perkomisi yang di lakukan setiap fraksi untuk memenuhi  tatib DPRD baru dilakukan perubahan jabatan ketua komisi.
SB
saat di Tanya perihal  penurunan jabatan ketua di komisi I dan IV. Dimas demikian panggilan akrabnya yang juga anggota komisi I DPRD Ngawi menegaskan jelas tidak menyetujui pasalnya keduanya adalah rekan anggota fraksi yang sama, tidak lah mungkin pihaknya mendukung posisi mereka beralih jabatan. 
SB
Sementara itu alternative baru untuk anda para petani Ngawi guna mengantisipasi populasi hama tikus yang menyerang tanaman padi anda agar tidak menyebar luas, seperti halnya yang dilakukan oleh petani asal desa Kasreman Geneng Ngawi.  Alternative tersebut adalah mengerahkan tenaga anjing piaraan guna memburu tikus yang bersembunyi di kolong persembunyian mereka di sekitar pematang sawah. Diungkapkan oleh Samidi bersama rekannya Harjo dengan 4 anjing piaran mereka berhasil menangkap tikus yang bersembunyi di pematang sawah mereka alhasil 2 ember terisi  penuh tikus yang di kumpulkan para anjing terlatih tersebut.  Akunya Samidi kepada media awalnya anjing-anjing dilatih terlebih dahulu agar cekatan membongkar persembunyian tikus kemudian di lepas di pematang sawah sambil menunggu hasil tangkapan mereka.

SB
Ditambahkan oleh Samidi dari hasil kepiawaian anjing-anjing miliknya pihaknya tidak mengeluarkan gojek yang banyak untuk membeli racun tikus yang di jual di pasaran dengan  harga mahal  sebagai gantinya hanya memberikan makanan tambahan untuk anjingnya agar tetap energik guna menjaga populasi tikus di 1 hektar sawah miliknya.


2011/12/12

SENIN 12 DESEMBER 2011


DIANTARANYA TRAGIS BURUH TEBANG TEWAS TERPANGGANG ALIRAN LISTRIK BERTEGANGAN TINGGI, DI DUGA PELAKU DEFELOPER DEALER KENDARAAM RAMPAS MIO MILIK WARGA WIDODAREN,  DAN TIDAK HANYA KURSI JABATAN PNS SAJA YANG PANAS POSISI KETUA KOMISI –KOMISI DPRD NGAWI MULAI MENJADI REBUTAN SECARA DIAM-DIAM.
SB
Lia hari ini kami awali dari kejadian tragis yang menimpa salah satu warga asal Desa Gerih Geneng Ngawi, buruh tebang hendak membersihkan pekarangan rumah majikannya harus tewas terpanggang diatas pohon karena tersengat aliran listrik bertegangan tinggi. Kejadian yang terjadi belum lama ini bermula dari korban dengan identitas Marmo 37 th tengah di minta bantuan tenaganya untuk membersihkan perkarangan dari daun-daun pohon jati yang memasuki rumah Palimun 70 th, korban dengan semangatnya membersihkan dahan-dahan pohon jati tersebut, saat kejadian sekira pukul 07.30 wib,   tanpa sadar sabit yang di pergunakan korban untuk memotong dahan mengenai kabel listrik berkekuatan tinggi tak ayal lagi tubuh Marmo langsung terpanggang di atas pohon. Peristiwa yang begitu cepat di ketahui oleh pemilik rumah namun tidak bisa berbuat apa-apa hanya dapat memandangi tubuh kejang Marmo di warnai dengan kepulan asab pada bagian tangan dan kaki korban. Kepada petugas Palimun kepada petugas mengaku hanya bisa diam saja saat kejadian tubuh Marmo mengerjang kemudian muncul kepulan asap di sertai dengan bau gosong daging terbakar. Karena kejadian yang begitu cepat iapun tidak bisa berbuat apa-apa hanya bisa melihat.

SB
AKP Partono saat dikonfirmasi Bahana membenarkan kejadian tersebut, petugas saat datang ke lokasi kejadian mengevakuasi tubuh korban yang masih tergantung di atas pohon dan mengharapkan kepada warga Ngawi khususnya untuk lebih hati-hati dalam melakukan pekerjaan anda waspadailah situasi yang membahayakan untuk dapat di hindari daripada mengalami nasib nahas sepertihalnya korban.

SB
Sementara itu masih dari mapolres Ngawi dapat kami informasikan dengan laporan kriminalnya. Kasus perampasan kendaraan yang terjadi di Jalan PB Sudirman Ngawi kemarin dengan korban Putri Damayanti 16 th warga asal Desa Walikukun Kulon Widodaren Ngawi masih di dalami oleh anggota buser polres Ngawi. peristiwa yang bermula dari korban sekitar pukul 07.30 wib berpamitan untuk keluar dari rumah hendak ke supermarket Ngawi kota, namun selang beberapa menit kemudian ponsel orangtua korban bordering panggilan dari number hp milik Damayanti namun setelah diangkat sang empu suara bukan suara anaknya melainkan seorang laki-laki yang memberitahukan Damayanti tengah mendapatkan masalah di mapolsek Ngrambe konstan saja pemberitahuan tersebut membuat orangtua Damayanti terkejut yang kemudian menyusul ke Mapolsek Ngrambe. namun setiba di mapolsek Ngrambe orangtua korban kembali di kejutkan bahwa putri mereka tidak berada disana dengan di bantu pihak petugas pada akhirnya orangtua untuk ketiga kalinya di kejutkan dengan keadaan Damayanti yakni  korban tengah tergolek lemas di atas tempat tidur sedangkan kendaraan korban Mio merah keluaran tahun 2010 dengan nopol AE 4768 KH sudah tidak bersama korban yang kemudian kejadian ini pihaknya laporkan kepada petugas berwajib.

SB
kasubag Humas Ngawi AKP I Wayan Murtika kepada bahana saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut dan saat ini kasus perampasan kendaraan korban warga asal desa Widodaren Ngawi ini masih didalami oleh petugas pasalnya besar kemungkinan penarik kendaraan di tengah jalan raya dengan situasi padat lalin dan umum hanya berani dilakukan oleh suatu jawatan koperasi penanggung pembelian kendaraan bermotor di suatu dealer yang hal ini masih pihaknya telusuri. Kendati cukup menyayangkan kejadian itu terjadi pihaknya mengharapkan bila benar adanya defeloper yang melakukan perampasan ini akan di berikan peringatan kepada koperasi penanggungjawab kendaraan tersebut.

SB
sementara itu dari kantor perwakilan rakyat DPRD Ngawi dapat kami informasikan, nampaknya di akhir penghujung 2011 ini tidak hanya mutasi gerbong SOTK pemkab Ngawi yang bakal di gagas oleh Bupati Ngawi Ir Budi Sulistyono menjadi perbincangan hangat namun posisi ketua –ketua komisi di DPRD Ngawi. dari informasi yang kami peroleh menurut tata tertib DPR bahwa bila masa periode kerja 2,5 tahun dari struktur organisasi berdiri di perbolehkan untuk melakukan pergantian pinpinan komisi di tubuh DPRD. Dari rumor yang beredar ketua komisi 1 DPRD yang di jabat oleh Khoirul Anam dari PKB dan Ketua komisi 4 yang di jabat oleh Budi Oetamin dari PPP  menjadi usulan oleh anggota komisi mereka untuk di lakukan pergantian pejabatnya. Ketua DPRD Ngawi Dwi Riyanto Jatmiko kepada bahana menjelaskan sampai sejauh ini klausul itu belum pihaknya dengar dari anggotanya namun bila mendasar dari tatib DPR memang benar adanya setiap telah terlewati 2,5 tahun di perbolehkan melakukan pergantian struktur organisasinya.
SB
Saat di Tanya lepas dari jabatannya perihal kecondongan partai pemenang suara ini mendukung kemana pergantian ketua komisi I dan IV pihaknya enggan memberikan suara pasalnya hal ini membutuhkan kesepakatan bersama anggota partai demokrasi indonsia  perjuangan menentukan pilihan dukungannya. Namun dari hasil perkembangan di lapangan komisi IV bakal di isi oleh perwakilan partai golongan karya sedangkan komisi I akan di usulkan partai persatuan pembangunan.       . 

2011/12/10

SABTU 10 DESENBER 2011


BAWANG MERAH LOKAL KENDATI MAHAL NAMUN DI MINATI DARIPADA IMPOR YANG MURAH DAN DI TINGGAL 15 MENIT VARIO LENYAP
SB
Lia hari ini kami  awali dari situasi pembeli dan penjual di pasar besar Ngawi yang lebih memilih salah satu bahan penyedap masakan dari local dengan harga yang lebih mahal bila di bandingkan dengan bahan local.  Dari pengamatan kami  dilapangan beberapa waktu  lalu,  saat sekarang  harga bawang merah alami peningkatan yang cukup berarti yakni perkilogramnya mencapai harga Rp 10.000 sebelumnya hanya berkisar  6000 hingga 8000 rupiah namun kendati harga sudah alami peningkatan sedemikian rupa tidak menyurutkan bagi pemilik rumah makan di wilayah kabupaten Ngawi urung untuk tidak membelinya guna penambah rasa masakan dari rempah-rempah rasa bawang merah tersebut kendati  terdapat bawang merah impor dengan harga yang lebih murah dari harga bawang merah local yakni hanya berkisar 6000 hingga 7000 rupiah.  Seperti diungkapkan oleh Heri salah satu pedagang pasar besar Ngawi kepada media menjelaskan para pembeli di Ngawi lebih memilih bawang local kendati dengan harga yang cukup mahal untuk permasalahan stok bawang sendiri terkadang pihaknya ambil dari luar kota seperti halnya malang karena memiliki mutu dan kwalitas yang bagus sedangkan bawang merah impor ia bisa dapatkan dari stok para agen.
SB
Pernyataan senada juga di ungkapkan oleh Martinah salah satu pemilik rumah makan di wilayah Ngawi, ia lebih memilih membeli bawang merah dengan harga yang cukup mahal daripada bawang impor, menurutnya bila seorang memasak harus memiliki cita rasa dari masakan itu sendiri dan  bawang merah local mempunyai rasa yang lebih bila di bandingkan dengan bawang impor sehingga walaupun mahal ia tetap memilih local.
SB
Nampaknya tidak hanya bawang merah local saja yang mengalami peningkatan harga dari harga sebelumnya. Ditambahkan oleh Heri saat sekarang harga Sembilan bahan pokok rata-rata sudah alami peningkatan harga di contohkannya harga telur ayam dari Rp 13.000 menjadi 14 hingga 16 dii tingkat pengecer, minyak goreng curah dari Rp 9000 menjadi 9.500  perkilogramnya, yang cukup menghebohkan harga cabe  mulai pedas perkilogramnya mencapai harga Rp  28,000 yang seblumnya Rp 16.000  perkilogranya.  Menurutnya keadaan ini dikarenakan stok menipis sementara permintaan meningkat terlebih lagi jelang perayaan hari besar umat kristiani serta pergantian tahun,  sementara itu dari pengamatan kami dilapangan cabe merangkak naik inii dikarenakan gagalnya petani cabe dikarenakan musim penghujan yang akhir-akhir ini melanda beberapa wilayah penyetok cabe. Seperti diungkapkan oleh sukarno salah satu petani cabe asal Kletekan Jorogoro kepada media secara terpisah saat dikonfirmasi menjelaskan hasil panen cabe diakuinya saat sekarang mengalami hasil yang cukup  parah bahkan mengarah pada gagal panen akibat musim penghujan , air yang menjadi kendala gagal panen cabe pasalnya tanaman cabe sendiri tidak menyukai banyak air. Di tegaskannya cabe yang di panen selama 6 bulan sekali ini , panen saat sekarang  ia hanya bisa mendapatkan tidak dari 1 ton turun drastis dari sebelumnya lebih dari dari 1 ton cabe sementara untuk sekarang karena banyaknya cabe yang busuk.
SB
Sementara itu  informasi criminal dapat kami laporkan dari polsek Ngawi kota. Ditinggal di halaman rumah vario tekno raip di embat maling. Kejadian yang terjadi kemarin sore sekitar pukul 16.00 wib korban dengan identitas Retno Kayati 41 th wrga asal desa Beran 2 Beran Ngawi sepulang dari berbelanja memakirkan kendaraan  nopol AE 2439 KD di teras rumah tanpa sadar kunci kontak masih menancap di kendaraan, nahas nampaknya dialami korban kendaraan keluaran Honda tahun 2010 ini  baru di tinggal kurang lebih 15 menit sudah tidak ada pada tempatnya alias amblas di embat pencuri. Kendati korban berusaha mencari tahu kepada para saksi di sekitar rumah korban namun hasilnya nihil.
SB
kapolsek Ngawi kota AKP Slamet Suyanto saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut dan mengharapkan kepada warga Ngawi untuk lebih berhati-hati dalam menjaga barang berharga anda dan  selalu waspda karena kejahatan ada secara tiba-tiba karena kesempatan yang ada pula.

2011/12/09

JUMAT 9 DESEMBER 2011


AKSI DEMO PMII NGAWI PERINGATI HARI ANTI KORUPSI, LAGI  KEMBALI TERJADI DI PARON PINJAM MOTOR UNTUK SELAMANYA DILAPORKAN PETUGAS.
SB
Gaung aksi unjuk rasa dalam memperingati  hari anti korupsi terjadi di berbagai daerah yang dilakukan oleh para mahasiswa dan mahasiswi,  nampaknya Ngawi juga tidak ingin ketinggalan dengan yang serupa.  Seperti yang dilakukan oleh kumpulan pemuda-pemudi yang tergabung dalam perhimpunan mahasiswa islam Indonesia cabang Ngawi menyerukan segala kegiatan yang berbau korupsi kolusi dan nepotisme dapat berdampak merugikan bagi semua pihak dan  elemen masyarakat,  aksi unjuk rasa damai yang mereka gelar di halaman kantor pemkab Ngawi jalan teuku umar  dan gedung wakil rakyat jalan Jaksa Agung Suprapto mengelu-elukan tidak terjadinya karupsi di para pejabat kabupaten Ngawi dengan membawa pamlet serta berorasi di depan 2 kantor milik pemerintah daerah Ngawi. Seperti  diungkapkan oleh Kosin salah satu coordinator aksi PMII Ngawi kepada media menjelaskan pihaknya menilai penindakan korupsi selama ini masih kurang dalam penindakannya dan mengharapkan budaya korupsi yang sangat sulit di hilangkan bahkan mendarah daging.

SB
Aksi unjuk rasa damai  yang tidak lebih dari 2 jam ini berlangsung lancar kendati mendapatkan pengawalan dari  dalmas polres Ngawi lebih dari  1 satuan setingkat kompi. Sementara itu  kasi intel kejaksaan negeri Ngawi M Muslim saat dikonfirmasi secara terpisah menjelaskan saat sekarang masih dalam bidikannya adalah kasus korupsi pembangunan di rumah sakit Dr Soeroto dan macat dana ketahanan pangan pemkab Ngawi yang sudah terdapat tersangka di jebloskan di balik jeruji lapas setempat. 

SB
Sementara itu dari mapolres Ngawi dapat kami  informasikan dengan laporan kriminalnya.  Kembali terjadi aksi penipuan dengan penggelapan terjadi di wilayah hokum polsek Paron Ngawi terlalu memberikan kepercayaan kepada orang lain Honda beat keluaran tahun 2010 raib di bawa kabur oleh teman yang baru di kenal.  Sebelumnya dari yang pernah kami  beritakan Lestari 50 th warga asal Dusun Bulaan Desa Tempuran Ngawi disaat di rumahnya, Honda grand nopol AE 4204 JC di bawa kabur oleh pembeli di toko grabatnya yang sampai saat ini  belum di ketahui identitasnya sedangkan saat ini dialami  oleh Susilowati  30th warga asal Dusun Sidorejo Desa Jeblokan Paron Ngawi berawal dari  korban di datangi oleh rekan yang baru ia kenal dengan identitas Alfian 38th warga asal Sragen Jawa Tengah,  hendak meminjam kendaraan Honda beat nopol AE 5639 KH yang akan di pergunakan menjemput rekannya namun sejak selasa lalu hingga berita  ini  kami turunkan beat merah urung di kembalikan korban laporkan kepada pihak berwajib.

SB
Kasat reskrim polres Ngawi AKP I Wayan Murtika kepada bahana saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut, di jelaskannya kasus penipuan dan penggelapan ini berbeda dengan kasus sebelumnya yang pelakunya belum di ketahui  saat sekarang angota polres Ngawi tengah berkerjasama dengan polres Sragen guna mengembangkan kasus ini lebih lanjut serta mengungkap keberadaan pelaku yang saat ini masih dalam pengejaran petugas. 

SB
Sementara itu masih dari polres Ngawi dapat kami informasikan,  beristirahatlah bila anda merasa mengantuk dalam mengendarai kendaraan bila tidak ingin mengalami  nasib serupa dengan apa yang di derita oleh sopir dan kernet warga asal probolinggo. Kejadian kecelakaan tunggal yang terjadi di Desa Munggut Padas Ngawi bermula dari sopir truk tronton nopol  N 8454 UR muat mie instant ini di kemudikan oleh Alex warga asal Probolinggo melintas dari  timur ke barat sesampai di TKP di duga sopir mengantuk tiba-tiba menabrak pohon peredu yang terdapat di pinggir jalan belum berhenti  begitu saja usai menabrak pohon truck, terguling ke kiri menimpa warung bakso milik Bayan tidak hanya itu  saja  kendaraan tiger milik Heri Keswanto warga Jateng  pembeli bakso dengan kondisi rusak parah.  Sulastri istri pemilik warung bakso serta 6 pembelinya yang terkejut mendengar suara keras benturan tersebut langsung menghampiri asal suara, setelah di cek terdapat truk goling menimpa warung bakso  dengan kondisi sopir dan kernet  yang alami luka parah pada kedua kakinya yang tercepit bodi truck tronton. 
SB
Dimas salah satu  saksi warga kepada petugas menerangkan kejadian tersebut berlangsung cepat disaat  truck tronton yang melintas dari  timur sudah berjalan oleng ke kanan ke kiri dan berbelok menikung ke kiri menabrak pohon peredu di sisi kiri kemudian goling menimpa warung bakso dan kendaraan pembeli yang tengah di parker, di tambahkannya dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa manusia hanya sopir dan kernet yang alami luka parah pada kedua kakinya karena sempat tergencet  bodi truck.  Kasat lantas polres Ngawi AKP Tony Prasetyo saat dikonfirmasi secara  terpisah membenarkan kejadian tersebut dan mengharapkan kepada pengguna jalan lebih mementingkan keselamatan diri dan orang lain,  bila berkendara merasakan lelah dan mengantuk manfaatkan sarana peristirahatan bila tidak ingin pula alami hal serupa dengan sopir dan kernet tronton muat mie intanst tersebut.   


2011/12/08

KAMIS 8 DESEMBER 2011


RATUSAN SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN NGAWI MASIH MENUNGGU BANTUAN UNTUK PERBAIKAN,  DITERJANG ANGIN, BALEHO HAMPIR AMBRUK  PETUGAS TIDAK KUNJUNG MERESPON   DAN  PINJAM MOTOR UNTUK SELAMANYA WARGA PARON MELAPOR KEPADA PETUGAS. 
SB
Lia hari ini kami  awali dari  dinas pendidikan kabupaten Ngawi, nampaknya kendati  anggaran guna pendidikan di tingkatkan dalam anggaran Negara dan daerag, masih saja di temukan sekolah rusak di tingkat kabupaten.  Seperti diungkapkan oleh Kasi pendidikan dasar drs Sakri kepada bahana menjelaskan  dari  533 lembaga sekolah tingkat dasar di kabupaten Ngawi  sedikitnya 361 lembaga melaporkan bahwa sarana dan prasarana alami  dan perlu adanya perbaikan guna menunjang proses studi belajar mengajar. Dari  data yang disodorkan kepada kami,  di kabupaten Ngawi terdapat 361 lembaga sekolah yang menunggu perbaikan untuk tahun anggaran 2012 mendatang dan  dari  data tersebut  7 lembaga sekolah telah mendapatkan bantuan dari alokasi dana bencana alam.  Sedangkan sisanya menunggu mendapatkan  kucuran dana dari  pemerintah pusat. Di jelaskannya di tahun 2012 mendatang pemkab Ngawi mendapatkan bantuan dari Dana Alokasi Khusus senilai 27, 6 Milyar yang nantinya di peruntukkan bagi 132 lembaga yang terbagi  dalam pembangunan gedung perpustakan 54 lembaga,  Ruang Kelas Baru atau RKB 4 paket,  rehab sedang 3 paket dan rehab berat 70 paket  namun hal tersebut  belum kesemuanya fik masih menunggu juklak dan juknis dari pusat. 
SB
Ditegaskan oleh Sukri demikian panggilan akrabnya kepada bahana menegaskan  dikarenakan keterbatasan dana  sehingga perbaikan dan pembangunan gedung sekolah dilakukan secara bertahap  sisa 222 lembaga sekolah akan di carikan kembali dana-dana yang lain dari pemerintah pusat maupun daerah. 
SB
Sementara itu beberapa hari ini, wilayah Ngawi sering alami terjangan angin yang cukup  kencang bahkan di 4 kecamatan Ngawi yakni  Mantingan, Sine Jogorogo dan Ngrambe mendapat imbas dari terjangan angin putting beliung seperti yang pernah kami  laporkan sediitnya 90 rumah warga alami kerusakan dan 9 diantaranya rata dengan tanah dikecamatan Ngrambe Ngawi.   Namun tidak hanya itu saja banyak pohon tumbang yang memutus akses jalur darat serta tidak ketinggalan papan reklame di wilayah Ngawi banyak pula yang ambruk karena terjangan angin tersebut namun hingga kini papan-papan reklame tersebut juga belum di tangani dengan baik terbukti di jalan Sukowati papan reklame jumbo ukuran 8x10 ambruk di biarkan begitu saja.  Ertan salah satu  warga setempat mengaku was-was dengan keadaan pasalnya bila ambruk di tengah jalan dapat membahayakan pengguna jalan, pihaknya mengharapkan kepada pemerintah daerah tanggap dengan keadaan ini pasalnya sudah lebih 2 hari terbelengkalai begitu saja. 
SB
sementara itu dari mapolres Ngawi dapat kami informasikan dengan laporan kriminalnya. Hati-hati bila anda bertemu dengan orang yang belum anda kenal terlebih lagi meminjamkan sesuatu yang berharga alhasil  kepercayaan dib alas dengan air tuba.  Seperti nasib sial yang dialami oleh Lestari 50 th warga asal Dusun Bulaan Desa Tempuran Ngawi disaat di rumahnya yang juga berjualan dagangan grabat, saat kejadian salah satu pembelinya  hendak menjempu salah satu rekannya dengan meminjam kendaraan korban Honda grand nopol AE 4204 JC karena ia percaya saja dengan pembelinya tersebut di serahkan kendaraan pribadinya namun sialnya hingga kini kendaraan belum juga di kembalikan oleh orang tidak dikenalnya tersebut dan melaporkan kejadian ini  kepada pihak berwajib.
SB
kasubag Humas polres Ngawi AKP I Wayan Murtika kepada bahana saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut dan saat sekarang cirri-ciri pelaku sudah di kantongi oleh petugas guna pengembangan dan penyidikan lebih lanjut.