RADIO BAHANA FM>>> RADIO KELUARGA ANDA PASS DI DENGAR PASS DI HATI>>> www.pramesnet.com o RADIO BAHANA FM>>> RADIO KELUARGA ANDA PASS DI DENGAR PASS DI HATI>>> www.pramesnet.com

2011/03/17

KAMIS 17 MARET 2011

Petugas masih kejar pembunuh bidan desa yang disinyalir orang dalam dan anak anggota TNI menjadi korban tabrak lari.  
 

Lia hari ini kami awali dari polres Ngawi dapat kami sampaikan nampaknya petugas unit buru sergap polres Ngawi tidak ingin tinggal diam atas kejadian pembunuhan yang menimpa bidan desa selasa dini kemarin saat ini petugas masih menyelidiki orang-orang terdekat dengan korban pasalnya petugas menduga korban di bunuh oleh orang dalam atau orang yang dekat dengan korban selama ini. Seperti diungkapkan oleh kapolres Ngawi AKBP Eko Trisnanto kepada Bahana menjelaskan motif pembunuhan terhadap bidan desa Klampisan Geneng Ngawi dengan identitas Supari 40th ini diakuinya masih kabur namun kuat dugaan tindakan ini dilakukan oleh orang terdekat dengan korban dari hasil keterangan saksi anak tiri korban, Ida sukma kepada petugas mengaku malam kejadian Supari enggan tidur di temaninya dan disuruh tidur secara terpisah di kamar yang jauh dari kamar korban karena alas an yang tidak jelas dan di tambah lagi tidak ada tanda-tanda kerusakan pada jalur masuk rumah korban seperti halnya pintu dan jendela tidak ada yang di congkel secara paksa yang biasa di lakukan oleh pelaku perampokan menyatroni rumah korbannya. Dari hasil olah TKP sementara yang saat ini masih di pasang polisi line di kamar korban pelaku mengetahui tempat pusat listrik yang sebelumnya di matikan oleh pelaku jendela keluar pelaku terkesan di buka agar petugas menduga tindakan ini dilakukan oleh perampok namun tidak ada pintu masuk yang rusak dalam peristiwa tersebut diakui oleh kapolres barang bukti pisau masih ada lumuran darah yang dipergunakan pelaku menghabisi bidan desa telah di temukan dan telah di serahkan kepada pihak labfor agar di ketahui sidik jari pelaku.
SB
Ditegaskan oleh Kapolres Ngawi dengan dugaan –dugaan yang mengarah pada orang dekat korban saat ini terus pihaknya selidiki, sudah 5 orang saksi di periksa oleh petugas penyidik yang kesemuanya orang terdekat korban. Dari informasi yang kami himpun indikasi korban memiliki 2 PIL dan dari hasil otopsi petugas medis RSUD dr Soeroto NGawi saat ini bahwa terdapat janin pada rahim korban masih menjadi periksa oleh petugas dan belum di benarkan.
SB
Masih dari polres Ngawi dapat kami informasikan tragis anak anggota TNI di wilayah Ngrambe harus tewas di tabrak kendaraan tak dikenal karena usai kejadian pelaku melarikan diri. Kejadian yang terjadi kemarin ini bermula dari korban Ditya Eka Paksi 17 th mengendarai sepeda motor jenis mio nopol AE 3859 JT melintas di jalan umum Ngawi – Ngrambe sesampai di tkp tepatnya di km 40-41 masuk desa Ngrambe korban bertabrakan langsung dengan kendaraan roda empat tanpa identitas karena luka yang cukup parah korban meninggal di TKP, seperti diungkapkan oleh Yuyud saksi warga kepada petugas menerangkan pelaku dengan mengendarai kendaraaan kijang kapsul melintas dari arah selatan ke utara sedangkan korban dari arah sebaliknya sesampai di TKP kijang terlalu mengambil haluan ke kanan dan nahasnya korban yang tidak mengindahkan arus lalu lintas langsung tertabrak mengenai bember depan hingga terjungkal berulang kali dan terbentur pembatas jalan di duga alami luka yang cukup parah pada bagian kepala mengakibatkan korban meninggal di tempat kejadia perkara.
SB
Kasubag Humas polres Ngawi AKP I Wayan Murtika saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut dan saat ini petugas unit laka lantas polres Ngawi masih mengumpulkan informasi guna mengungkap indentitas pengemudi kijang kapsul seperti di jelaskan oleh saksi warga, dan mengharapkan kepada para pengguna jalan untuk lebih waspada pada situasi arus lalu lintas bila tidak menginginkan hal serupa dengan korban.

RABU 16 MARET 2011

Puluhan PNS terazia gelar operasi satpol PP dan ditinggal belanja, motor vario kades Widodaren  amblas.

 Lia hari ini kami awali gelar razia PNS Ngawi yang masih nekat keluar kantor di luar jam kerjanya. Sperti diungkapkan oleh Susilo selaku kepala satuan polisi pamong praja pemkab Ngawi kepada Bahana menjelaskan sedikitnya 23 PNS Ngawi terjaring dalam razia yang di gelar selama 2 pekan ini berturut – turut. Razia yang di gelar di pusat perbelanjaan, warung kopi, dan tempat-tempat hiburan seperti halnya karaoke2 di kab Ngawi dan petugas berhasil mengamankan 16 PNS pada razia pertama dan 7 PNS pada razia kali kedua menurutnya kendati tidak menimbulkan efek jera namun pihaknya bakal terus melakukan razia secara kontinue sesuai dengan amanah PP 53 yang saat ini menjadi acuan satpol PP melakukan razia kepada para PNS.
SB
Ditegaskan oleh Sus demikian panggilan akrab dari kepala satpolPP pemkab Ngawi kepada bahana menjelaskan dari para PNS yang telah terazia ini di berikan pembinaan dan mendapatkan trackrecord dari pinpinan mereka masing-masing yang sekaligus diterima di meja Bupati Ngawi, ditambahkannya alasan mereka keluar dari jam kantor untuk para PNS yang didominasi dari dinas kesehatan pemkab Ngawi karena tidak ada pekerjaan di kantor dan ada pula ngobrol-ngobrol di warung.
SB
Sementara itu dari polres Ngawi dapat kami informasikan dengan informasi kriminalnya dapat kami laporkan. Nasib sial dialami oleh kades Widodaren Ngawi niatnya hanya berbelanja sebentar di sebuah mini market di wilayah Widodaren honda Vario amblas di gondol maling. Kejdaian yang belum lam terjadi ini bermula dengan korban dengan identitas Yamini 38 th hendak berbelanja kebutuhan rumah tangga sekira pukul 18.45wib di sebuah mini market di jalan desa Widaodaren, kendaraan honda vario nopol AE 2357 JQ yang baru di tinggal kurang lebih dari 15 menit setelah di hampiri tidak ada di tempat parkirnya. Melihat kejadian tersebut pihaknya langsung melaporkan kejadian ini kepada pihak berwenang, kapolsek Widodaren Ngawi AKP Sukono saat di konfirmasimembenarkan kejadian tersebut diakui oleh korban kepada petugas kades Widodaren ini lupa mengunci stang kendaraannya dan di duga pelaku menggunakan kunci leter T guna merusak kunci kontak.
SB
ditegaskan oleh Kapolsek Widodaren Ngawi kepada warga Ngawi khususnya untuk lebih waspada terhadap tindak kriminal sekarang ini yang tidak mengindahkan siang atau malam hari dalam melancarkan aksi para pelaku asal ada kesempatan pelaku akan memanfaatkannya dengan baik sehingga kepada anda untuk meningkatkan personal keamanan diri agar tidak terjadi hal serupa dengan korban.

2011/03/15

SELASA 15 MARET 2011

Motif dendam dan asmara melatarbelakangi  kasus perampokan dengan pembunuhan di  Geneng,  petugas berhasil  amankan pelaku  pencurian dengan kekerasan di Ngrambe Ngawi. 


Lia hari  ini  kami  awali kejadian tragis dan cukup menggeparkan warga desa Klampisan Geneng Ngawi pagi  dini  tadi rumah bidan desa di  obok maling dan pemilik rumah di temukan tewas bersimbah darah di kamar rumahnya.  Seperti diungkapkan oleh AKP Partono  selaku  kapolsek Geneng Ngawi kepada media menjelaskan kejadian yang di perkirakan terjadi sekitar pukul  04.30  korban dengan identitas Supari 40 th  yang masih terlelap tidurnya dan pembantu dengan identitas Ida yang juga tidur di kamar pembantunya tidak menyadari  pelaku  memasuki rumah korban melalui  jendela samping, setelah berhasil  masuk  pelaku merangsek  ke kamar korban  di duga aksinya di pergoki  oleh bidan desa ini  dan sempat  melakukan perlawanan namun nahasnya korban terkena tusukan di bagian leher yang mengakibatkan korban tewas karena  kehabisan darah dari bekas luka sayatan pisau pelaku.  Korban yang juga mantan seorang istri  dari  anggota kepolisian di wilayah pangkur ini menjadi  korban kebingisan pelaku  yang di duga atas dasar karena dendam dan asmara seperti diungkapkan oleh wakapolres Ngawi  kompol Basuki  siang tadi  saat di TKP kepada media menjelaskan  kami  masih melakukan penyidikan terhadap  para saksi pasalnya kuat dugaan pelaku dilakukan oleh orang terdekat korban dan mengetahui  seluk beluk  keadaan rumah pasalnya tidak ada kerusakan terbukti di bingkai jendela yang menjadi pintu  masuk pelaku tidak alami  kerusakan  yang biasanya di lakukan oleh perampok. 
SB
Dari  data yang kami  peroleh akibat  peristiwa tersebut 2 hp  2 laptop dan uang tunai  12 juta rupaih raib, petugas berjanji  bakal mengusut tuntas kasus ini  hingga menemukan pelaku perampokan yang disertai dengan pembunuhan terhadap korban.
SB
Sementara masih dari  polres Ngawi  dengan informasi kriminalnya dapat kami  sampaikan patut diancungi jempol dengan terkuaknya kasus pencurian dengan kekerasan terhadap  juragan buah di wilayah hukum polsek  Ngrambe  Ngawi  yang di ungkap oleh petugas. Seperti diungkapka oleh kasubag Humas polres Ngawi AKP I wayan Murtika kepada bahana menjelaskan  dari  hasil penyidikan dan keterangan saksi-saksi  kejadian petugas berhasil   menangkap  3 warga 1 diantaranya dari  wilayah Sragen Jawa Tengah dan petugas sampai saat ini  masih mengembangkan kasus pencurian dengan kekerasan yang terjadi  pada bulan januari lalu di kediaman  Sulastri 51th  warga asal desa Pucanganom Ngrambe yang telah kehilangan 2 unit sepeda motor dan uang puluhan juta.  Tersangka yang diantaranya Moch Toyib alias Surat  42 th warga asal  Dusun Gebang Desa Walikukun ini tertangkap kali pertama dan menyeret 2 rekannya yakni Riyanto 45 th warga Desa Sekarputih widodaren dan Budi alias Gareng 37th  penadah sekaligus pelaku  warga asal  desa Gondangtani  Sragen Jawa Tengah kepada petugas mereka mengaku  nekat melakukan perampokan yang diakuinya baru kali pertama ini  karena alasan terhimpit kebutuhan ekonomi. 
SB
Ditegaskan oleh Kasubag Humas polres Ngawi dari  ketiga pelaku  petugas berhasil  mengamankan1 sajam jenis sabit yang di pergunakan untuk mengancam korban, 2 kaos penutup kepala yang di pergunakan saat melakukan aksinya dan 1 unit kendaraan korban jenis Honda Supra yang belum sempat di jual oleh pelaku.  Kepada ketiga pelaku  yang saat ini  mendekam di balik jeruji  mapolres Ngawi  masih akan dimintai  keterangannya pasalnya petugas masih mengembangkan kasus ini untuk kiranya dapat mengungkap kasus Curat dan Curat yang selama ini  meresahkan warga.  Kepada mereka di kenakan pasal 365 KUHP dengan ancaman pidana penjara lebih dari  5 tahun.       

2011/03/14

SENIN 14 MARET 2011

Ingin menikah lagi, seorang istri nekat racuni suami namun sayang anak menjadi korban, petugas masih mengembangkan kasus penemuan mayat di sonde Pitu Ngawi ,  dan SMPN 1 Bringin Ngawi bakal dapatkan bantuan DAK 2011. 


Lia hari ini  kami awali dari aksi nekat sang istri yang pengen menikah lagi namun sudah hampir 1 tahun lebih tidak mendapat restu suami di racuni namun sayangnya niatnya tidak sesuai dengan keinginan racun pemberian PILnya mengenai  anak keduanya.    Peristiwa yang belum lama terjadi ini bermula dari  korban dengan identitas Heri Supriyanto 27 th warga asal dusun Dungkul desa Dawung Jogorogo  Ngawi yang sepulang dari ladang sesampai dirumah dikarenakan haus ia langsung menegak air putih yang terdapat di botol minuman  1  liter  di meja rumahnya namun nahasnya setelah meminum korban yang sudah curiga  dengan rasa air getir membuatnya tidak sadarkan diri dan mengeluarkan busa karena keracuanan. Heri  mengaku tidak tahu menahu bila racun yang di sediakan ibu kandungnya untuk  Kamri 56 th  yang pengen menikah lagi  dengan tetangga desanya dengan  identitas Sunardi 57th dan kasus ini  di tangani unit 1 untuk di tindak lanjuti. Sementara tersangka sekaligus ibu korban Sri Kustati  39th  yang saat ini mendekam di balik jeruji  mapolres Ngawi guna mempertanggungjawabkan tindakan percobaan pembunuhan atas suaminya. kepada petugas mengaku  jengkel dengan suaminya pasalnya ia yang sudah pisah ranjang selama 1 tahun lebih tidak segera di ceraikan  dan  perintah PILnya untuk meracuni suaminya dilakoninya agar segera  menikah dengan dambaatan hatinya yang akunya sudah kenal lama sebelum menikah dengan suaminya sekarang akunya polos saat diminta keterangan kepada pihak pennyidik.    
SB
Sungguh niat yang tak patut untuk di tiru, tersangka yang sudah memiliki 2 cucu ini,  hingga nekat racuni  suaminya hanya untuk tujuan beristri dengan laki-laki yang juga memiliki  istri,   saat ini  tersangka mendekam di balik jeruji mapolres Ngawi dengan ancaman pidana  panjara 20 th hingga seumur hidup   sesuai dengan pasal 340 junto pasal 53 ayat I dan 2 KUHP tentang  pembunuhan berencana dan saat sekarang petugas juga masih melakukan pencaharian terhadap Sunardi  yang di tetapkan sebagai  otak pembunuhan pasalnya obat racun yang di pergunakan oleh tersangka di dapati dari Sunardi yang saat ini masih melarikan diri.
SB
Masih dengan informasi criminal dari polres Ngawi petugas masih mengembangkan kasus penemuan mayat laki-laki di area  pinggir hutan masuk  RPH Sonde masuk desa Bangunrejo  lor PItu Ngawi pada akhir bulan januari lalu  hari ini pihak keluarga dari  kota Klaten Jawa Tengah membongkar makam Mr X  yang terdapat  di TPU desa Krangan Kecamatan Margomulyo Ngawi.  Kontan saja hal yang jarang terjadi  menjadi  asing dan menyedot perhatian warga sekitar  dengan  disaksikan petugas polres Ngawi, rekan kerja korban yang notabene adalah seorang PNS di lingkup  Kesbanglinmas Kota Klaten dan petugas polres setempat.  korban yang telah di kubur  lebih dari 1,5 bulan ini tak ayal  lagi  menebar bau yang tidak  sedap , istri korban dengan insial RTM langsung pingsan melihat mayat  Mr X yang di kubur di  kota Ngawi adalah suaminya dengan identitas Mochsin Budi Saputra 34th yang sudah lama di cari oleh pihak keluarga selama ini.  Basuki  rekan korban dari  Kesbanglinmas Kota Klaten kepada media menjelaskan keluarga dan rekan korban mengetahui bahwa  Mr X adalah Mochsin dari ciri-ciri khusus yang  terdapat pada tubuh korban yang diantaranya gambar tato salib yang di lilit ular naga pada tangan kanan dan gigi korban tinggal 14 buah kepada media korban di perkirakan hilang sejak pertengahan bulan januari, kecurigaan keluarga,  korban di bunuh masih menjadi tanda Tanya pasalnya mobil korban  tidak temukan bersama jenasah korban di area hutan Sonde lalu.   
SB
Saat dikonfirmasikan kepada PLh Kasat reskrim Polres Ngawi AKP Sukono pihaknya enggan memberikan konfirmasi hanya  sampai saat ini masih menjadi penyidikan petugas bila menanyakan informasi perihal korban dan tidak memberikan keterangan lebih dari keinganan media.
SB
Kepala dinas  pendidikan dan kebudayaan pemkab Ngawi Drs. Abimanyu kepada Bahana menanggapi sekolah SMPN 1 Bringin Ngawi  sejak tahun berdiri  1992  belum  pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah daerah tahun ini bakal mendapatkan DAK guna rehab ruang kelas yang rusak.  Saat dikonfirmasi di ruang kerjanya Manyu  demikian panggilan akrabnya kepada  bahana mengakui bahwa sekolah SMPN 1 Bringin Ngawi tersebut belum pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah perihal pembangunan rehab gedung , sehingga dalam rencana anggaran DAK 2011 ini dalam waktu  dekat pihaknya bakal mengalokasikan dana ke sekolah SMPN 1 Bringin Ngawi guna perbaikan 7 dari 18 ruang  yang rusak termakan usia.      


2011/03/12

SABTU 12 MARET 2011

Masih ada bangunan sekolah yang belum tersentuh bantuan dari pemerintah, pelajar harus was –was ambrolnya atap  plafon, hama tikus serang padi puluhan hektar rawan gagal panen dan persiapan persinga junior hadapi  perhelatan pro professional sejatim.   

Lia hari ini kami awali dari tragis keadaan bangunan sekolah di Kecamatan Bringin Ngawi yang sampai saat ini belum tersentuh bantuan dari pemerintah daerah dan para pelajar harus menghadapi jatuhnya plafon karena di makan usia.  Keadaan bangunan sekolah SMPN 1 Bringin Ngawi ini dalam pantuan kami  di lapangan siang  sudah tidak layak huni,  dan  bahkan dapat dikatakan tidak membantu proses studi belajar mengajar. Seperti diungkapkan oleh Suharti  selaku kepala sekolah SMPN 1 Bringin Ngawi kepada media menjelaskan  dari 18 ruang kelas 7 diantaranya alami kerusakan capai 50% yang diantaranya atap penyangga plafon rawan roboh, dinding penyekat antar kelas retak di mana-mana, bangku sekolah sudah tidak layak  dan  keropos.  Diakuinya pihaknya sudah mengajukan permintaan bantuan rehab pembangunan sejak tahun 2008 silam namun sampai sejauh ini  belum juga mendapatlan tanggapan dari pemerintah daerah.  Ironisnya sempat pelajar di kelas 9 F hampir kejatuhan plafon karena termakan usia dan tidak hanya itu saja acapkali musim penghujan tiba harus mencari tempat dari tetesan air hujan karena genting-genting banyak yang pecah. 
SB
Ditambahkan oleh kepala sekolah SMPN 1 Ngawi kepada media dikarenakan kekurangan ruang kelas memaksakan ruang lab yang seharusnya di pergunakan untuk ruang penelitian  di manfaatkan untuk ruang kelas itupun kondisinya sangat memprihatinkan,  selama ini  bila memperbaiki bangunan pihak sekolah mengandalkan bantuan swadaya dari wali murid namun dengan tidak membebani  terlalu berlebihan serta tidak menyalahi aturan yang berlaku pasalnya hingga saat ini bila mengandalkan bantuan dari pemerintah tidak kunjung di terima guna perbaikan bangunan sekolah.
SB
Sementara itu nasib para petani Ngawi nampaknya belum berhenti untuk merapi nasibnya, usai tanaman padi mereka di serang hawa wereng coklat di penghujung masa panennya saat sekarang di musim tanam mereka harus di hadapkan dengan serangan hama tikus menyerang tanaman padi yang baru berumur 10 hari.  Seperti diungkapkan  oleh Antok salah satu  petani asal Desa Kedung Prahu Padas  Ngawi kepada Bahana menjelaskan serangan hama tikus sudah melanda sejak 3 hari yang lalu dan mengakibatkan tanaman padi  yang baru di tanam sepekan lalu rusak  dengan batang-batang patah di makan tikus tidak menginginkan mendulang kerugian para petani Kedung prahu siang tadi bahu –membahu basmi hama tikus dengan memburu di tempat-tempat persembunyian yang terdapat di balik  pematang sawah akunya tikus  memang biasa menyerbu  tanaman padi yang baru di tanam namun saat ini serangannya sangat luar biasa hampir sehektar sawah rusak dalam  semalam.  Melihat hal itu  dengan memburu langsung karena jebakan selama ini  yang di pergunakan para petani yakni  area sawah di aliri listik tidak mempan,  sedikit mengurangi populasi perkembangan hama tikus.
SB
Ditegaskan oleh Antok dalam perburuannya siang tadi petani  dengan jumlah 4 orang berhasil membasmi  40 ekor tikus yang mereka temukan di pematang-pematang sawah.
SB
nampaknya dewi fortuna belum berpihak  pada singo ketonggo panggilan kas lascar kesebelasan Ngawi dalam geliat uji coba  sepak bola pro professional se-jawa timur. Seperti diungkapkan oleh Suraji selaku  sekertaris umum Persinga Ngawi kepada bahana menjelaskan pertandingan uji coba melawan  kesebelasan kabupaten Kediri kemarin cukup membuat pukulan tersendiri bagi manager tim Persinga pasalnya Persinga kalah telak 3 – 1  yang di jamu di stadion Candra Birawa oleh Persikab Kediri.  Menurutnya kekalahan kemarin adalah  gemblengan tersendiri bagi  tim Persinga yang kalah di pertandingan uji coba hal ini  di harapkan dapat menambah semangat untuk menggembleng lebih siap lagi  menghadapi kemungkinan yang tidak diinginkan  bukannya malah mengendur ungkapnya saat di temui di stadion ketonggo kemarin. 

2011/03/11

JUMAT 11 MARET 2011

Selamat malam SB lintas informasi 104, 5 fm bahana radio edisi jumat 11 maret 2011 kembali hadir untuk anda diantaranya cabuli gadis 3 pelajar di polisikan dan pedagang pasar penuhi jalan masuk pasar dinas pasar bakal lakukan penertiban.
SB
Lia hari ini kami awali dari tindak criminal polsek Padas Ngawi nekat cabuli gadis , 3 pelajar diadukan kepada polres Ngawi. Memang kelakuan pelajar ini tidak patut ditiru oleh rekan –rekan sejawatnya, terbujuk rayu akan di nikahi oleh pelaku, bunga rela di cabuli oleh pelaku. Kejadian yang belum lama berselang ini bermula dari keresahan keluarga korban warga asal Desa Tempurejo Padas Ngawi mencari keberadaaan putrinya yang selama sepekan tidak pulang ke rumah setelah ditelusuri keberadaan korban di rumah pelaku yakni YP 16 th warga asal Desa Ngrompol Karangjati Ngawi setelah di temukan kepada keluarga ia mengaku akan di nikahi oleh pelaku. Namun pihak keluarga menyangkal bahwa korban selama ini di sekap oleh YP yang masih terdaftar sebagai salah satu pelajar setingkat SMP di wilayah Padas atas laporan keluarga tersebut tersangka di ciduk di rumahnya tanpa perlawanan. Nampaknya dari pengakuan pelaku kasus pencabulan terhadap bunga tidak dilakukan oleh pelaku sendiri ia menyeret 2 rekannya yakni KK 23 th dan AN 19 th yang keduanya warga asal Desa Sidokerto Karangjati akunya kepada petugas pelaku melakukan pencabulan ini di area waduk pondok sedangkan YP di rumah warga desa Sambirejo.
SB
Kasubag Humas Polres Ngawi AKP I Wayan Murtika kepada bahana saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut dan penangkapan tersangka sendiri berawal YP atas pengembangan kasus dan penyidikan kasus sebelumnya yang dialami korban. Kepada ketiga pelaku dapat diancam pidana penjara selama 3 hingga 15 th sesuai dengan UU RI no 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dan guna proses hokum lebih lanjut ketiganya saat ini menginap di hotel prodeo polres Ngawi.
SB
sementara itu amburadulnya penempatan pedagang di luar kios- kios di Pasar Besar Ngawi nampaknya membawa kesan tersendiri perihal kesremawutan pengelolaan pasar selama ini dan dalam pantuan kami tidak hanya terjadi di pasar besar hal ini juga terjadi di beberapa pasar di wilayah Ngawi yang cukup kurang dalam penertibannya. Keluhan ini di ungkapkan oleh warga Ngawi Yeni kepada media menjelaskan ia cukup menyayangkan saat ini penempatan pasar tidak tertata rapi dan terkesan amburadul jalan masuk ke pasar harus berebutan dengan pembeli yang lain tidak hanya itu keluhan juga di lontarkan oleh mereka penjual yang terdapat di dalam kios pasar hendra salah satu penjual kepada bahana mengakui omset penerimaan selama ini alami penurunan yang cukup signifikan akibat dari kurangnya penataan dan pengelolaan pasar tidak baik.
SB
Sementara itu Bambang lestari selaku kepala dinas pendapatan dan pengelolaan pasar pemkab Ngawi kepada bahana menanggapi adanya kesremawutan pengelolaan pasar diakuinya hal itu sudah terjadi sudah lama dan tidak hanya terjadi pasar besar Ngawi saja kendati terus di lakukan penertiban itu hanya berlangsung sebentar saja dan besoknya kembali tidak tertib lagi melihat hal itu dalam waktu dekat ini pihaknya bakal membentuk tim yang berfungsi menertibkan para pedagang-pedagang yang tidak menaati peraturan yang ada sehingga pasar sebagai tempat transaksi dapat berfungsi dengan baik.

kamis 10 maret 2011

SB lintas informasi 104, 5 fm bahana radio edisi selasa 8 maret 2011 kembali hadir untuk anda diantaranya keterlambatan BOS dikarenakan sulitnya membuat RKA Amin menilai lambannya dinas pendidikan, U 21 siap ramaikan pro professional sepak bola jawa timur selingkuh kasun dadapan kedunggalar Ngawi di pecat.
SB

Lia hari ini kami awali dari dinas pendidikan Kab Ngawi molornya pencairan dana Bantuan OPerasional Sekolah nampaknya menjadi salah satu kendala yang cukup pelik di hadapi oleh pihak penyelenggara pendidikan dalam hal ini kepala sekolah. Seperti yang sebelumnya kami beritakan kepala sekolah di Kab Ngawi rela keluarkan gojek capai puluhan juta rupiah guna menalangi kebutuhan sekolah tanpa harus membebani wali murid kepada pihak ketiga dalam kegiatan proses studi belajar mengajar DPRD Ngawi memberikan strasing untuk dinas terkait dalam hal ini dinas pendidikan dan DPKAA untuk segera melakukan upaya kelancaran administrasi pencairan dana BOS. Setelah kami konfirtmasikan kepada drs Abimanyu selaku kepala dinas pendidikan dan kebudayaan pemkab NGawi diakuinya kemoloran ini di karenakan lambatnya perencanaan RKA atau rencana kerja anggaran yang di buat oleh kepala sekolah dalam kegiatannya di sekolah yang menjadi acuan sekolah tersebut mengelola keuangan BOS bila itu tidak dapat di selesaikan BOS juga tidak dapat cair.
SB
Dijelaskan oleh kadindik Ngawi kebutuhan BOS Ngawi untuk SD dan SMP capai 43 Milyar yang diantaranya terbagi untuk SD senilai kurang lebih 26 Milyar untuk 571 lembaga sekolah dan SMP 16 Milyar guna 79 lembaga pendidikan tegas Abimanyu demikian panggilan akrabnya bila tidak ada kendala kembali dalam pengesahan RKA yang kemudian berlanjut pada pembuatan perbup guna mencairkan dana BOS yang sekarang di pos kasdaerah akhir bulan ini BOS sudah dapat di terima oleh kepala sekolah di Kab Ngawi.
SB
sementara itu Amin Sunarto selaku kepada Dinas pengelola keuangan dan asset daerah pemkab Ngawi kepada Bahana menanggapi molornya dana BOS ini dikarenakan lambannya dinas pendidikan dalam penyusunan RKA. Saat dikonfirmas di ruang kerjanya Amin demikian panggilan akrabnya kepada bahana menjelaskan awalnya pihak dinas pendidikan telah di beritahukan untuk segera menyusun persyaratan pencairan dana BOS yang saat sekarang berbeda yakni harus melalui kas daerah dan salah satu persyaratannya yakni adanya perbub dan perbub tersebut ada karena adanya penyusunan RKA namun tidak ditanggapi secara arif oleh diknas. Dijelaskan oleh amin awalnya RKA pengajuan dari dinas pendidikan sudah kali pertama diserahkan kepada DPKAd namun karena tidak memenuhi persyaratan di kembalikan untuk di revisi hal ini dikwatirkan bila tidak sesuai dengan perundangan atau aturan hokum berlaku bisa berdampak pada penyelewengan.
SB
Ditegaskannya dana BOS dari pusat sudah berada di kas daerah hanya tinggal menunggu penyusunan perbup yang kuncinya saat sekarang di dinas pendidikan. Jadi pihaknya membantah bila kemoloran pencairan dana BOS bukan karena pemkab mempersulit admistrasi namun guna pemenuhan standarisasi peraturan yang berlaku.
SB
RATUSAN WARGA DUSUN DADAPAN DESA SEKARPUTIH KECAMATAN WIDODAREN KABUPATEN NGAWI SIANG TADI MENDATANGI KANTOR BALAI DESANYA MEREKA MENUNTUT MUNDUR KEPALA DUSUN DADAPAN, YANG SEBELUMNYA TEPERGOK WARGA SELINGKUH DENGAN PEREMPUAN LAI. AKSI WARGA INI, SEMPAT TERJADI KERICUHAN KARENA WARGA KESAL DENGAN KEPALA DESA YANG TAK SEGERA MENURUNKAN KASUN TERSEBUT.AKSI KERICUHAN WARGA MULAI TERJADI SAAT RATUSAN WARGA DUSUN DADAPAN DESA SEKAR PUTIH KECAMATAN WIDODAREN KABUPATEN NGAWI TAK KUNJUNG DIRESPON KEPALA DESA SETEMPAT UNTUK SEGERA MENURUNKAN JABATAN KEPALA DUSUN DADAPAN. MASSA YANG MARAH HENDAK MERANGSEK MASUK KE DALAM KANTOR BALAI DESA UNTUK MENEMUI KEPALA DESA YANG SEDANG BERKOORDINASI DENGAN PERWAKILAN DAN PETUGAS.
SB
AKSI WARGA ITU MENYUSUL WARDI 43 TAHUN YANG MENJABAT SEBAGAI KEPALA DUSUN DADAPAN SEBELUMNYA TEPERGOK WARGA BERSELINGKUH DENGAN SUMINAH 37 TAHUN WARGA DESA SETEMPAT PADAHAL KASUN SUDAH MEMILIKI ISTRI BERNAMA SRI LESTARI DAN MEMILIKI DUA ANAK HAL ITU DINILAI WARGA MENCEMARKAN NAMA BAIK DESA DAN TAK PANTAS UNTUK MENJABAT SEBAGAI KEPALA DUSUNSALAH SEORANG WARGA DARSONO MENUNTUT KASUN ITU DIBERHENTIKAN SEBAB WARGA SUDAH SERING KALI MEMERGOKI KASUN ITU BERSELINGKUH JIKA TUNTUTAN WARGA TAK SEGERA DIPENUHI WARGA AKAN KEMBALI MENGGELAR AKSI YANG LEBIH BESAR.SETELAH SELESAI BERKOORDINASI KEPALA DESA SEKARPUTIH SUS PRASETYANINGSIH AKHIRNYA MENURUTI PERMINTAAN WARGA YAKNI MENONAKTIFKAN JABATAN KEPALA DUSUN DADAPAN DENGAN SURAT PERNYATAAN YANG DITANDA TANGANI KEPALA DESA DAN BPD.