RADIO BAHANA FM>>> RADIO KELUARGA ANDA PASS DI DENGAR PASS DI HATI>>> www.pramesnet.com o RADIO BAHANA FM>>> RADIO KELUARGA ANDA PASS DI DENGAR PASS DI HATI>>> www.pramesnet.com

2012/02/09

Rabu 8 Februari 2012


TERHIMPIT EKONOMI, IBU RUMAH TANGGA NEKAT PENYETOK SEPEDA PANCAL., 5 BENTOR DI AMANKAN PETUGAS LANTAS LANGGAR PERATURAN LALIN, DAN MULAI APRIL NGAWI BERSIH DARI KENDARAAN LUAR PROPINSI.

Lia hari ini kami awali dari tindak criminal yang terjadi di wilayah Ngawi kota, sungguh ironis karena alasan kesenjangan kesejahteraan  3 orang ibu rumah tangga berprosesi pelaku criminal. Perbedaan taraf ekonomi saat sekarang nampaknya membuat seorang ibu rumah tangga nekat menjadi penyetok sepeda pancal curian dan karena kecanduan sebagai mafia sepeda pancal pelaku dengan berdalih membawa anaknya yang masih berumur 9 bulan dalam melakukan aksinya telah melakukan aksinya lebih dari 5 kali. Pelaku dengan identitas Sum warga asal  Desa Watualang kecamatan Ngawi, telah lama di untit oleh petugas buser polres Ngawi karena keresahan para pelajar desa setempat yang melaporkan seringkali alami kehilangan sepeda kesayangan mereka.  Dari hasil penyidikan dan pengembangan para saksi, petugas mengetahui bahwa pelaku ini acapkali mendapatkan barang jarahannya di jual ke penadah dengan identitas Mujiati dan Ria warga asal kelurahan Margomulyo Ngawi kota, dan kecerugiaan petugaspun membuahkan hasil. Siang tadi di saat pelaku hendak menjual sepeda pancal ke Mujiati, tertangkap basah di depan petugas. Usai di gelandang ke mapolres Ngawi ibu rumah tangga Sum kepada petugas mengaku nekat sebagai pencuri sepeda anak-anak pelajar yang menitipkan sepedanya tidak di sekolah karena alasan terhimpit kebutuhan rumah tangga, dan karena alasan mendapatkan uang dengan cara cepat pula ini karena tiap unit sepeda penadah mau menghargai 200 hingga 300 ribu dengan melihat merk sepeda yang di bawanya ia mengaku ketagihan.  Tambah pelaku kepada petugas agar menyamarkan ia sebagai pelaku pencurian, seringkali pelaku membawa anaknya yang masih berumur 9 bulan dalam melancarkan aksinya. 

SB
kasat reskrim polres Ngawi AKP Sukono saat dikonfirmasi bahana membenarkan kejadian tersebut  saat ini 3 pelaku sudah diamankan oleh petugas buru sergap yang diantaranya 1 orang sebagai pencuri dan 2 orang para penadah yang ketiganya warga asal Ngawi kota yang masing-masing adalah ibu rumah tangga kendati demikian petugas tidak pandang bulu dalam memberikan sangsi kepada mereka yang diantaranya pelaku pencuri Sum dikenakan pasal 362 tentang pencurian dengan hukuman pidana penjara selama 5 th dan bagi para penadah Mujiati dan Ria dikenakan pasal 480 tentang penadah barang curian dengan ancaman pidana penjara lebih dari 5 th pula. Tegas Kasat reskrim polres Ngawi guna menunggu proses hukum lebih lanjut ketiga perempuan ini mendekam di balik jeruji mapolres Ngawi.           

SB
sementara itu ketegasan petugas lantas polres Ngawi kepada mereka pemilik becak motor atau bentor yang tidak memasuki jalur lambat saat melintas di jalan raya sudah tidak dapat di tolelir kembali.  Sepertihalnya pagi tadi sejumlah personil satuan lalu lintas polres Ngawi turun ke jalan guna menertibkan pengguna bentor yang melakukan pelanggaran tata tertib, yang di konsentrasikan di simpang empat kartonyono.seperti yang pernah kami beritakan sebelumnya sedikitnya 600 bentor terdaftar berlalulalang di wilayah hukum ruas jalan Ngawi, tidak sedikit yang sudah terdaftar dan mereka pula seringpula melakukan pelanggaran.  Diungkapkan oleh kasat lantas polres Ngawi AKP Tony Prasetyo kepada bahana menjelaskan penertiban ini sudah kesekian kali dilaksanakan oleh anggotanya,  karena seringkalipula tidak di indahkan oleh para pemilik bentor petugaspun menunjukkan ketegasannya. Pagi tadi sedikitnya 5 bentor diamankan oleh petugas sebagai bentuk shock terapi yang dilakukan oleh petugas lantas kepada pengguna bentor bagi yang melanggar tata tertib lalu lintas, dicontohkannya 5 bentor ini telah melakukan pelanggaran menembus lampu merah dan tidak masuk jalur lambat yang hal ini cukup mengganggu pengguna jalan yang lain.
SB
tegas kasat lantas polres Ngawi menegaskan terapi shock ini dilaksanakan oleh petugas sendiri dengan menyita bentor lebih dari 2 hari, selain karena tidak ada alasan yang di sita hal ini  sebagai pembelajaran agar tidak diulangi kembali oleh mereka para pengguna bentor di Ngawi. 
SB
sementara menilik anjuran dari  dinas pendapatan dan keuangan pemerintah propinsi jawa timur perihal  kepemilikan kendaraan dengan plat nopol luar daerah, wajib mengganti plat mereka sesuai dengan daerah dimana kendaraan itu berada.  Seperti diungkapkan oleh Herawati selaku kepala administrasi pelayanan samsat Ngawi kepada bahana menjelaskan anjuran yang dimulai bulan desember 2011 hingga maret 2012 mendatang ini hanya sebatas sosialisasi saja namun terhitung bulan mei mendatang keputusan ini sudah tidak lagi anjuran saja bakal ada ketegasan dari pihak petugas bagi pemilik kendaraan yang tidak melakukan upaya balik nama.  Menurutnya dengan keputusan ini akan menambah pendapatan asli daerah dan mempermudah regulasi serta pengawasan terhadap kendaraan itu sendiri, mengingat saat sekarang marak dengan kendaraan luar daerah yang tidak melakukan upaya pembayaran pajak di daerah masing-masing.
SB
Tambah Adpel samsat Ngawi kebijakan ini sekaligus membantu kinerja petugas penyidik untuk memutus rantai sindikat pencurian kendaran bermotor masuk ke wilayah hukum polres Ngawi

2012/02/08

SELASA 7 Februari 2012


MENGAKU DITILAP, DEWAN BERANG PERIHAL BANTUAN DANA DARI PUSAT DAN PROPINSI YANG JATUH KE NGAWI * PALAK TIDAK DI GUBRIS PELAJAR SMA DI HAJAR * PEMABUK HINDARI MOTOR MIRA NYUNGSEP PARIT. 

Lia hari ini kami awali dari DPRD Ngawi,  merasa di telikung perihal bantuan – bantuan dari pemerintah pusat dan propinsi  anggota dewan berang.  Dari informasi yang kami  peroleh bantuan dana propinsi Jawa Timur dari progam pembangunan infrastsruktur pedesaan atau  PPIP yang mengucur ke satuan kerja Bapeda dan diteruskan ke Pemdes  ini bernominal 16 Milyar, yang di pergunakan untuk pembangunan dan kesejahteraan di pemerintahan di tingkat bawah. Salah satu anggota dewan yang tidak ingin di sebutkan namanya karena alasan tidak ingin memperkeruh suasana ini  mengaku bantuan saat sekarang sudah bergulir ke pedesaan dengan lebih 20 desa mendapatkan bantuan tersebut ,  tidak hanya itu saja pihaknya juga mensinyalir terdapat dana bantuan pemerintah pusat yang  juga bergulir ke satker kantor  pemkab Ngawi yakni  di dinas perkebunan dan kehutanan  yang nominalnya lebih dari ratusan juta terbagi  dari  beberapa progam hingga capai milyaran rupiah,  yang akunya  dewan hal tersebut tidak mengetahui pergulirannya. 
SB
Ditegaskannya pada dasarnya dewan tidak ingin mempersoalkan perguliran dana tersebut yang akunya sengaja di lakukan oleh pejabat pemerintah kabupaten Ngawi agar tidak di awasi oleh anggota dewan, dengan cukup di sayangkan bila hal itu  benar terjadi dan peruntukkan bantuan tidak sesuai dengan penerimanya mengingat  hal tersebut  anggota dewan tidak segan-segan akan meneruskan penyelewengan ke ranah hokum. 
SB
sementara itu  dari polres Ngawi dapat kami informasikan, mabuk palak tidak di beri korban di aniaya. Kejadian yang belum lama ini  menimpa salah satu pelajar setingkat menengah atas di saat korban dengan identitas Khoirul 18 th warga asal Desa Dawung Jogorogo sepulang dari sekolah di berhentikan oleh pemuda yang tidak di kenalnya yang tiba-tiba meminta uang kepada korban untuk keperluan membeli arjo atau arak jowo yang akunya pelaku  habis. Dengan terpengaruh minuman keras pelaku  dengan identitas Sugiarto 25th warga asal dusun plang desa payung Geneng Ngawi ini menghadiahi bogem mentah kepada korban hingga alami  luka robek pada mulut dan hidung tidak hanya itu, karena mendapat pukulan tangan kosong  kepala korban merasa pusing bila berdiri.  Tidak terima dengan apa yang dialami  oleh korban, pihak keluarga melaporkan kejadian ini  kepada pihak berwajib. 
SB
Kapolsek Geneng Ngawi AKP Partono saat dikonfirmasi bahana membenarkan kejadian tersebut dan saat sekarang kasus ini masih di tangani oleh anggotanya, pelaku telah diamankan di kediamannya dengan tuduhan penganiyaan yang dapat menjerat pelaku di meja hijau.  
SB
Sementara itu kemarin sore telah terjadi kecelakaan lalu lintas di jalur Ngawi-Maospati kilometer 10-11 tepatnya di depan pabrik rokok Desa Geneng Kecamatan Geneng,  sekitar pukul 16.30 wib. Kecelakaan dengan melibatkan bus Mira jurusan Surabaya-Yogjakarta yang menabrak sebuah sepeda motor Honda Supra Fit bernopol AE 3424 JE yang dikendarai Sabar, 60 th, warga Dusun Geneng Ngesong, Desa Geneng, Kecamatan Geneng. Untung saja nyawa Sabar selamat dalam peristiwa tersebut hanya mengalami luka lecet dibagian pipi kanan dan beberapa bagian pada kakinya, korban sendiri saat ini dirawat di puskesmas Geneng. Kejadian berawal dari Sabar melintas dari arah utara ke selatan, dari arah sama bus Mira dengan nopol S 7073 US yang melaju dengan kecepatan tinggi dikemudikan Supriyadi, 40 th, warga Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri. Tepat di depan pabrik rokok Geneng, Sabar hendak menyebrang dengan tanpa mengindahkan arus lalu lintas karena jarak yang sudah dekat tabrakan tidak dapat dihindari. Tabrak belakang dari Bus Mira mengenai  body kendaraan korban tidak berhenti begitu saja karena tidak dapat menghentikan laju bus yang kencang sopir membanting ke kanan hingga nyungsep di parit jalan.
SB
Kasatlantas Polres Ngawi AKP Tony Prasetyo saat dikonfirmasi membenarkan kajadian tersebut bangkai bus yang memenuhi badan jalan sempat mengakibatkan kemacetan dan untung saja dalam peristiwa kecelakaan ini tidak mengakibatkan korban jiwa manusia hanya  luka berat hingga ringan dari korban sepeda motor dan penumpang bus

2012/02/06

SENIN 6 FEBRUARI 2012


SELIP WARGA PITU NGAWI MEREGANG NYAWA, PERSINGA  MENJADI PEMENANG KLASMEN DAN TEST UCENG DI SINYALIR ADANYA PERMAINAN PAPEL DI LURUK WARGA.
SB
Lia hari ini kami  awali dari kejadian kecelakaan nahas yang terjadi di jalur ring rood timur akibat melintas dengan kecepatan tinggi warga pitu Ngawi tewas di tempat kejadian perkara usai menabrak pembatas jalan. Peristiwa nahas yang terjadi pagi tadi sekitar pukul 06.00 wib bermula dari korban dengan identitas Agus Mintarto 22 th warga asal Desa Ngambang kecamatan Pitu Ngawi, mengendarai sepeda motor revo nopol AE 2536 KL melintas dari timur ke barat dengan kecepatan tinggi, sesampai di dusun/desa Kandangan di duga korban tidak dapat mengontrol kemudi kendaraannya di saat  jalan menikung tajam. Tak pelak kendaraan korban terjatuh karena oleng kekiri dan sempat terseret beberapa meter yang akhirnya menabrak pembatas jalan,  akibat alami  benturan keras dengan pembatas jalan,  korban alami  luka yang cukup parah pada bagian kepala hingga jiwa korban tak dapat tertolong kendati sempat dilarikan ke sarana kesehatan terdekat. 
SB
kasat lantas polres Ngawi AKP Tony Prasetyo saat dikonfirmasi bahana membenarkan kejadian tersebut  dan saat ini jenasah sudah di semayamkan oleh pihak keluarga  korban usai menjalani pemeriksaan oleh pihak tenaga medis rumah sakit Dr Soeroto Ngawi. Kasat lantas menegaskan kepada warga Ngawi khususnya bagi pengguna jalan untuk dapat kiranya selalu waspada dengan keadaan jalan raya pasalnya kecelakaan terjadi bukan hanya karena kesalahan saja, factor  kendaraan lain , human error dan juga situasi jalan yang dialami  oleh korban selip sendiri ini  hingga mengakibatkan warga asal  Pitu ini tewas seketika di tkp.  

SB
Sementara itu tidak hanya pemilihan kepala desa saja yang berujung onar, seleksi kursi perangkat desa alias uceng juga menimbulkan kericuhan dari kubu yang tidak terima dengan para panitian pelaksana.  Seperti terjadi di Desa Soco, kecamatan Jogorogo Ngawi, belasan warga luruk balai desa setempat siang tadi  usai pemberitahuan dari pemenang kandidat uceng dengan menuntut verifikasi dan tes ulang. Mujahir salah satu  kandidat kepada media mengaku adanya kejanggalan dari  pelaksanaan test yang di selenggarakan oleh panitia ujian dianggap tidak transparan. Di tambah pula bahwa pembuat soal adalah orang-orang dekat dengan kandidat terpilih sehingga kebocoran jelas terjadi.  Warga yang tidak puas dengan hasil test tersebut mendatangi balai desa sekitar pukul 10.00 wib dengan membawa surat pernyataan tidak puas dengan pemilihan perangkat desa, puluhan massa yang datang sempat terjadi perang argument  dengan papel,  karena merasa tidak puas mereka tidak berkenan menandatangani  berita acara tentang pengesahan dan pelantikan dari salah satu kandidat ujian. Tambahnya karena  mengingat  para kandidat  menilai yang terlibat dalam permasalahan pemilihan perangkat desa ini lumayan banyak. Hampir setiap warga memberi dukungan untuk memsoalkan tes uceng yang tidak objektif tersebut. Ahmad Nujab salah satu kandidat juga mengharapkan ujian ulang yang bersih dari permainan.
SB
Sementara Heru Kusnindar  selaku  perangkat desa menjelaskan, pihaknya akan berkoordinasi dengan badan pemerintahan desa (BPD). Permasalahan pemilihan uceng yang dituding tidak transparan akan diselesaikan secara bersama-sama. Dengan harapan tidak berpolemik lagi dengan mendapatkan solusi terbaik agar tidak berlarut-larut diakuinya  warga desa cukup antusias mengikuti tes perangkat atau uceng. Dalam seleksi tulis yang diadakan beberapa waktu lalu  pesertanya tak kurang dari 17 orang. Dari jumlah itu, cuma diambil peserta dengan poin tertinggi. sepertihalnya tes perangkat di desa-desa yang lain.  Namun mengapa hanya di desanya yang mengalami kendala. 
SB
Hari ini persinga Ngawi sebagai tim kesebelasan kebanggaan kabupaten orek-orek bertanding di stadion sendiri menjamu  tim kesebelasan Tunas Yogyakarta. Antusias para warga Ngawi dengan menjadi saksi tim kesebelasannya ini  menjadikan stadion ketonggo Ngawi memerah.   sempat di tengah  pertandingan sore tadi terjadi adu otot antar pemain Persinga dengan Tunas Yogyakarta, hal ini dikarenakan  salah satu pemain tunas Yogyakarta  melakukan pelanggaran atas pesinga hingga mengakibatkan cidera dan pemain lascar alas ketanggo sebutan bagi kesebelasan Ngawi ini tidak terima, tidak hanya itu saja kekecewaan  supoter Persinga dengan melempar botol minuman mineral di tengah lapangan menjadi pemandangan yang mewarnai  perhelatan perebutan puncak klasmen di grup 10 ini.
SB
untung saja lesakan tendangan dari pemain persinga dengan numer punggung 7 mengobati kekecewaan usai dari tendangan bilal  tidak berhasil  mencetak gol sebagai hadiah dari wasit.  Hingga berakhirnya pertandingan 2x45 menit skor tidak berubah dengan kemenangan lascar alas ketonggo  menempatkan tim kesebelasan kabupaten Ngawi di puncak klasmen grup 10 di devisi 2 kali ini. 

2012/02/04

SABTU 4 FEBRUARI 2012


Jelang PEMILU, PAN kembangkan sayap dekati audien, ambil kayu jati orangtua ibu kandung lapor petugas dan persinga defender atas kesebelasan Karangayr siapkan skuadnya gempur PS tunas Yogyakarta selasa depan.
SB
lia hari ini kami awali dari polres Ngawi dengan laporan kriminalnya, air susu dibalas dengan air tuba nampaknya peribahasa ini cocok dengan keluarga yang tidak harmonis di kecamatan Paron Ngawi. ketidak harmonisan single parent Sulasi 48 th warga asal Dusun Jambe kidul desa Ngale Paron Ngawi, memuncak disaat korban mengetahui 17 batang kayu jati yang terdapat di perkarangan rumah di Dusun Sidorejo Desa Jeblokan Paron Ngawi raib tidak ada bekas. Kejadian yang diketahui korban kemarin sore ini setelah di usut punya usut pohon jati miliknya bukan di gasak oleh kawanan pencuri illegal loging namun diambil secara diam – diam oleh anak kandungnya sendiri dengan identitas Satomy 24th yang dipergunakan oleh pelaku untuk kepentingan pribadi pada 27 Januari yang lalu tanpa sepengetahuannya.  Tidak terima dengan perilaku durhaka anak  kepadanya kasus ini diteruskan ke ranah pidana dengan melaporkan kejadian ini kepada pihak berwajib dengan mengaku alami kerugian capai 15 juta rupiah.
SB
Kapolsek Paron Ngawi AKP Sukisman kepada bahana saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut dan saat sekarang kasus ini tengah ditangani oleh anggotanya yang di harapkan dapat menyelesaikan secara kekeluargaan, tidak sampai ke ranah hukum atas pelanggaran pidana pencurian dan penggelapan mengingat antara korban dan pelaku masih ada pertalian hubungan darah.

SB
Sementara pesta demokrasi pemilihan umum presiden dan legeslatif masih 2 tahun mendatang namun bagii partai bersimbol matahari terbit berdasar biru ini tidak menjadikan kader dan simpatisannya kendur melainkan dengan mempersiapkan dalam pemenangannya di daeral pemilihan 7 di jawa timur. Sepertihalnya yang dilakukan oleh Sulie Da’im selaku anggota komisi C DPR propinsi Jawa Timur siang tadi saat di temui dalam giat up grading desa Gerih Geneng Ngawi kepada bahana menjelaskan diakuinya secara terang-terangan dia bersama anggota Partai mempersiapkan pesta demokrasi  pemilihan umum presiden dengan pemenangan ketua umum PAN Harta Karta Rejasa.

SB
Tegas anggota dewan aktif membidangi anggaran, Da’im demikian panggilan akrabnya menjelaskan diakuinya saat sekarang persiapan PAN sendiri dalam merangkul pemilihnya ini tidak lepas dengan peran serta organisasi sayap PAN yang diakuinya sampai sekarang masih solid sebagai mesin penggerak pemilih.

SB
Sementara dalam laga tandang kompetisi Divisi II Nasional antara Persinga Ngawi melawan Perseka Karanganyar  Jawa Tengah  yang bertanding di stadion Karanganyar  Selasa sore kemarin dengan dihadiri ratusan supporter lascar ketonggo dan beberapa jajaran Muspikab Ngawi dalam memberikan dukungan moril terhadap kesayangan pemain orek-orek Ngawi kesebelasan kebanggaannya tidak dapat bermain maksimal. Pada saat peluit panjang babak pertama dibunyikan kedua kesebalasan sama-sama menunjukkan kebolehan di depan public masing-masing untuk bisa merebut poin penuh dalam setiap pertandingan yang digelar, terutama bagi pemain Persinga Ngawi yang dimotori oleh Agus Viono dan Maryono sebagai striker mendapatkan tugas penting dari pelatih  mantan pemain persebaya Surabaya Putut Wijanarko untuk bisa bermain lebih agresif dan mempunyai insting menyarangkan bola kedalam gawang musuh. Namun karena kondisi lapangan di stadion,  kurang bagus hingga membuat para pemain bermain kurang optimal untuk bisa mencuri poin, sehingga pertandingan kedua kesebelasan Persinga Ngawi melawan Perseka Karanganyar  hanya  berakhir imbang 0 : 0 hingga peluit panjang babak kedua dibunyikan berakhir.
SB
Amin Sunarto selaku manajer Persinga Ngawi saat dikonfirmasi menanggapi permainan anak asuhnya mengatakan bahwa pihaknya sangat bangga dengan permainan anak didiknya, dapat mampu menahan permainan Perseka Karanganyar dalam laga tandang dengan hasil imbang tanpa gol, dimungkinkan ini juiga karena factor lapangan yang bisa mempengaruhi permainan anak didiknya. Amin juga menambahkan untuk pertandingan kedepan para anak didiknya akan menjamu Tunas Jogjakarta di stadion Ketonggo Ngawi tanggal 6 februari 2012, diharapkan bisa mencuri poin , dikarenakan  kesempatan bagi para pemain Persinga bermain didepan para publicnya, agar bisa bertahan di puncak klasemen group X, maka pihaknya akan berkonsentrasi terhadap pemain tengah dan pemain depan untuk mempunyai daya jelajah tinggi serta insting memasukkan bola kedalam gawang musuh.







  


2012/02/03

JUMAT 3 FEBRUARI 2012


 CABUL DI MUSHOLA DI GEREBEK WARGA DAN KANANG IKUT KOMENTARI DANA TKI DEWAN. 
SB
Lia hari ini kami  awali dari tindakan yang tak patut untuk ditiru oleh remaja saat sekarang, berpacaran boleh-boleh saja namun  harus tahu tempatnya, seperti halnya yang dialami  oleh remaja yang di mabuk asmara warga asal jogorogo Ngawi harus di arak warga karena kepergok berbuat tidak senonoh di area tempat beribadatan umat islam. Kejadian yang terjadi kemarin malam sekitar pukul 22.30 wib bermula dari pasangan pemuda dan pemudi dengan identitas Fani Kusuma 25 dan Susi 17 th yang keduannya warga asal Dusun Kampungan Desa Dawungan, kecamatan Jogorogo Ngawi tengah di mabuk asmara dan ungkapan bila sepasang kekasih yang sudah terkena panah asmara, ibarat dunia milik berdua yang lain adalah mengontrak nampaknya di terapkan oleh pasangan sejoli ini.  Gerak-gerik pasangan di mabuk asmara ini nampaknya di untit oleh para warga dusun Sumpyangan  Desa tanjungsari Jogorogo yang tidak terima dengan aksi tak senonoh mereka yang mengumbar tindakan yang tal patut untuk di lihat oleh orang awam terlebih lagi mereka melakukannya melakukan di tempat peribadatan umat muslim yakni  mushola setempat. Seperti diungkapkan oleh Wardi kepada petugas mengaku karena ia bersama warga setempat merasa risih dengan tindakan mereka yang tidak mengenal aturan tersebut yang diakuinya para warga menunggu waktu yang tepat agar dapat menangkap basah mereka, setelah melakukan tindakan yang tidak senonoh para warga langsung menggerebek mereka dan apa daya merekpun tertangkap basah, sempat sebelum di serahkan kepada petugas berwajib hendak mengarak mereka karena merasa kasihan pasangan sejoli  ini di serahkan kepada pihak berwajib untuk mempertanggungjawabkan tindakannya. 
SB
Kasubag  humas polres Ngawi AKP I Wayan Murtika saat dikonfirmasi bahana membenarkan kejadian tersebut dan akunya pelaku  Fani kepada petugas mereka hanya curhat saja dan mengobrol di area peribadatan umat muslim tersebut namun demikian petugas akan mengusut tuntas akan kejadian ini pasalnya warga sudah melaporkan bahwa pelaku sudah melakukan tindakan jabul kepada korban dan dilakukan di tempat terbuka tanpa mengindahkan segi etika beragama. 
SB
Sementara itu dari pemkab Ngawi dapat kami  informasikan tidak hanya LSM saja yang mengkritisi permasalahan tunjangan komunikasi itensif kedewanan tahun 1999 hingga 2004 yang belum mengembalikan penerimaan dana yang pernah mereka kantongi dengan per anggota 65 juta namun karena Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2006 yang menjadi dasar hukum pemberian Tunjangan Komunikasi Intensif (TKI) bagi anggota dewan yang ternyata tidak berselang lama muncul keputusan Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2007 dimana dalam aturan tersebut menyatakan pengembalian tunjangan komunikasi harus dilakukan paling lambat 1 (satu) bulan sebelum berakhirnya masa bakti sebagai anggota DPRD periode tahun 2004 sampai dengan tahun 2009 di kuatkan kembali Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 55 Tahun 2010 yang menyebutkan pengembalian paling lambat dilakukan pada tahun 2012 milirik TPT GR dan BPK untuk mengambil alih pengembalian dana TKI yang terkesan a lot oleh anggota dewan terlebih lagi yang telah purna tidak kembali menjabat sebagai anggota dewan aktif.
SB
Bupati Ngawi Ir Budi Sulistyono kepada bahana saat dikonfirmasi secara terpisah mengungkapkan pihaknya mengakui  sebagai salah satu  orang yang mengesahkan keputusan penyerahan dana TKI kepada 45 anggota dewan melalui peraturan daerah namun karena adanya aturan tentang larangan penggunaan dana tersebut sehingga di wajibkan untuk di kembalikan kepada kas daerah pihaknya mewanti-wanti untuk kepada anggota dewan untuk mengembalikan secara utuh tidak hanya mengangsur saja yang kemudian etika tersebut gugur di mata hokum,  ditegaskannya TPT GR akan terus di terjunkan untuk melakukan penagihan pasalnya dana yang saat sekarang nyantol di puluhan anggota dewan dapat membantu duukungan kuat APBD yang sekarang masih minim. 

KAMIS 2 FEB 2012


KADES PLOSOREJO DIPOLISIKAN PERANGKAT DESA, KANANG TEGASKAN TIDAK ADA REKRUTMEN CPNS UNTUK TAHUN INI DAN LSM MULAI GERAH DENGAN TKI DEWAN. 

Lia hari ini kami  awali dari polres Ngawi dengan seorang kepala desa yang terdapat di Karangjati harus menjadi tertuduh karena telah menggunakan jabatannya guna mengusai tanah yang seharusnya tidak menjadi haknya.  Kejadian yang telah terjadi pada bulan Oktober tahun lalu  ini bermula dari terlapor dengan identitas Sut 45th warga asal Desa Ploso rejo Kecamatan Karangjati Ngawi tengah melaksanakan kontrak kerjasama dengan pihak ketiga atas pengurusan tanah bengkok atau tanah dari hak rakyat secara pribadi. mengetahui hal tersebut Imam tohari  selaku modin atau perangkat desa setempat yang seharusnya menerima hak atas tanah seluas 0,75 hektar merasa di telikung atas keputusan kepala desa tersebut dan karena alasan telah melakukan tindakan melawan hak orang lain untuk menguntungkan diri sendiri dengan menjual dan menggadaikan tanah dari hak masyarakat, kepala desa Plosorejo Karangjati tersebut dilaporkan kepada pihak berwajib.
SB
kasubag Humas Polres Ngawi AKP I wayan Murtika saat dikonfirmasi membenarkan pelaporan tersebut dan mengakui kasus ini masih di tangani oleh anggota, di tegaskanya pihak petugas tidak akan pandang bulu perihal penindakan pelanggaran tindak pidana bila terlapor benar melakukan pelanggaran hokum. 
SB
sementara itu  isu perihal pemkab Ngawi bakal melakukan rekrutmen CPNSD pada tahun ini nampaknya bakal sirna setelah Bahana melakukan wawancara dengan orang nomer 1 di kabupaten Ngawi, bahwa tahun ini belum ada pengangkatan abdi Negara dan masih mengupayakan pengangkatan tenaga yang sudah ada untuk dapat di manfaatkan semaksimal mungkin.  Siang tadi usai dengan rapat dengan bawahannya dilantai 2 gedung  pemkab  Bupati Ngawi Ir.  Budi Sulistyono kepada bahana menegaskan tahun ini hanya akan ada evaluasi dan evaluasi saja dengan pemanfaatan tenaga pegawai negeri sipil yang ada. Menurutnya saat sekarang kabupaten Ngawi alami  kekurangan guru di tingkat SD nantinya pihaknya bakal memberikan tawaran kepada mereka para PNS guru di tingkat SMP dan SMA yang alami  lower capacity akan di pindahkan untuk mau mengajar di SD namun apabila tidak berkenan pihaknya akan mengembalikan para guru PNS tersebut kepada BKN untuk di tempatkan di lokasi yang membutuhkan tenaga mereka tidak di kabupaten Ngawi. 
SB
pernyataan ini sekaligus membantah isu yang beredar perihal pemkab Ngawi akan melakukan rekrutmen CPNSD.  Tegas Bupati Ngawi  pihaknya akan melakukan evaluasi kepada PNS agar tidak mengeluarkan anggaran berlebih guna menggaji para PNS dengan memanfaatkan tenaga yang ada dan keputusan ini membenarkan pula dalam pertengahan tahun mendatang bakal ada perombakan posisi para PNS angkatan tahun 2009 keatas  yang saat sekarang bekerja di lembaga sekolah SMP dan SMA  akan di tempatkan atau mengajar di SD yang alami  kekurangan tenaga pendidik. 

SB
Setelah disoal tim Tuntutan Perbendaharaan dan Tuntutan Ganti Rugi (TPT-GR) yang di ketuai Sekretaris Daerah (Mas Agoes Nirbito), giliran lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang ikut-ikutan mempertanyakan dana tunjangan komunikatif intensif (TKI) kedewanan periode 1999-2004. Mereka berencana melaporkan 28 mantan dewan yang enggan mengembalikan TKI ke ranah kepolisian. Dengan tuduhan tindak pidana korupsi sesuai pasal UU. No 31 Tahun 1999 jo UU No 20 Tahun 2001. diungkapkan oleh Muhson Hariyadi koordinator LSM Bhirawa mengungkapkan karena terdapat  unsur memperkaya secara pribadi dan merugikan keuangan Negara langkah yang diambil anggota dewan tersebut menyalahi perundangan. Dari hasil pemantauan yang dilakukan selama ini, mantan dewan yang sekarang dan yang tidak menjabat lagi di DPRD Ngawi terkesan tidak mau untuk mengembalikan uang Negara tersebut, Meskipun ada tolerasi untuk melunasi dengan cara mengangsur, mereka pilih bertindak pasif dalam menyelesaikan masalah financial tersebut. Problem itu yang membuat tim TPT-GR tidak berkutik dalam melakukan penagihan.  Tegasnya pihaknya akan melaporkan kasus ini kepada pihak berwajib karena secara jelas mereka telah memanfaatkan uang rakyat.
SB
Dana TKI yang berada di kantong 28 mantan dewan non aktif mencapai Rp 1,5 milyar. Rata-rata masih  nyantol di sejumlah elit politik. Seperti Zainuddin Nawawi (PKB), Jefry Arief Kusbudiman (Golkar), Moch Macrus Yasin (PPP), Djoko Iswanto (PDI Perjuangan) dan Mukti Wibowo (PAN) tambahnya ini baru data yang ada belum kesemuanya di beberkan kepada public. 

2012/02/02

RABU 1 FEB 2012


KASUS MACETNYA SERTIFIKASI TANAH DEWAN NILAI DARI PERANGKAT DESA, KARENA PERMASALAHAN EKONOMI DEPT COLLECTOR HARUS BERURUSAN DENGAN PETUGAS,  PENCURIAN MULAI MARAK DI NGAWI LAPTOP MENJADI SASARAN MALING.

Lia hari ini kami  awali dari DPRD Ngawi,  usai pertemuan dengan tim BPN pemkab Ngawi di sinyalir macetnya masyarakat untuk menyertifikasi tanah mereka karena berhenti di perangkat desa dan permainan dari perangkat desanya.  Siang tadi saat di konfirmasi di ruang kerjanya Maryoto SP selaku ketua komisi 1 DPRD Ngawi kepada bahana menjelaskan karena alasan selama ini adanya laporan dilapangan yang di terima di meja kerjanya bahwa molornya pengurusan sertifikasi tanah, adanya permainan uang guna mempercepat proses menjadi buah bibir tersendiri perihal carut marutnya proses sertifikasi tanah. Dijelaskan oleh kepala BPN atau Badan Pertanahan Nasional Ngawi Yuli Budiato kepada anggota komisi 1 DPRD Ngawi bahwa pengurusan sertifikasi tanah dari pengukuran hingga sampai di pejabat akta tanah hanya membutuhkan 98 hari dan itu sudah jelas dengan prosedurnya tinggal melihat obyeknya dalam pengurusan tanah  sepertihallnya pengurusan tanah sawah biaya yang harus di keluarkan dari hasil perhitungan luas tanah kali 200 rupiah plus dana 500 ribu sedangkan non sawah sendiri luas tanah kali 100 rupiah plus uang 500 ribu guna adminitrasi itu saja yang di keluarkan oleh pemohon tidak ada uang tambahan dan bila  dilapangan terjadi penggelembungan Hal itu karena kurangnya sosialisasi dari perangkat desa yang tidak di teruskan kepada masyarakat.  Ditambahkan oleh Maryoto demikian panggilan akrabnya menjelaskan bahwa enggannya para warga Ngawi menyertifikasi tanah mereka karena kurangnya sosialisasi dari perangkat desa sendiri sehingga progam prona yang selama ini terdapat keringan tidak di sampaikan oleh perangkat desa itu sendiri sehingga menjadi asset tambahan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab dari perangkat desa serta menjadi permainan tersendiri bagi mereka dengan mengatasnamakan BPN untuk menguras uang warga yang hendak mengurus sertifikasi tanah. 
SB
tegas  Maryoto salah satu kader partai keadilan sejahtera ini menegaskan dalam waktu dekat ini usai BPN komisi 1 bakal panggil yanmas terkait maraknya bangunan berdiri yang belum berijin sebagai imbas dari pertemuannya dengan BPN yang di jadwalkan pada minggu ini pihaknya juga membidik bangunan-bangunan baru yang bakal di pergunakan untuk usaha namun belum bersertifikasi pasalnya sebaagai syarat banguanan itu di bangun harus mengantongi perijinan yang wajib di miliki, dari informasi yang kami himpun komisi 1 membidik rencana bangun rumah sakit swasta yang terdapat di desa Watualang Ngawi milik warga sragen tersebut. 
SB
Sementara itu dari polres Ngawi dapat kami  informasikan dengan laporan kriminalnya.  Nampaknya akhir2 ini kasus pencurian dengan pemberatan mulai marak terjadi dan sasaran pencuri yakni barang2 elektronik yang mudah terjual dan tidak susah untuk mendapatkannya. Kejadian pertama di alami oleh Uswatun Khosanah 27 th warga asal Dusun Ngubalan desa bangun rejo kidul Kedunggalar Ngawi laptop yang di tempatkan di meja ruang tamu  lenyap setelah pencuri yang masuk rumahnya dengan cara mencongkel jendela. Kejadian yang terjadi belum lama ini bermula dengan korban usai mengerjakan tugas-tugas kerjanya meninggalkan laptop merek Acer di meja ruang tamu setelah pagi harinya hendak mengambil laptop untuk di bawa bekerja computer jinjing tersebut sudah tidak berada pada tempatnya dan mengetahui kalau benda berharganya seharga lebih dari 2 juta tersebut raib di gondol maling setelah mengetahui jendela rumahnya sudah dalam keadaan terbuka secara paksa dan kejadian ini dilaporkan kepada pihak berwajib.  Kejadian kedua terjadi di dusun tempurejo desa tempuran paron Ngawi menimpa salah satu warganya dengan identitas Nur damidah 47 th. Kejadian yang di sadarinya pada pagi hari kejadian kemarin, disaat korban hendak ke kantor mendapati sebuah obeng yang berada di bawah jendela karena keberadaannya alat congkel tersebut di tambah pula jendela rusak pikirannya hanya benda berharga yang ada di rumah.  Setelah di periksa benar adanya 1 laptop yang berada di meja kerja dan 3 buah hp milik keluargapun hilang tidak ada pada tempatnya. Merasa kemalingan di rumahnya korban melaporkan kejadian ini  kepada pihak berwajib dengan mengaku mengalami kerugian mencapai 7 juta lebih. 
SB
Kasubag humas polres Ngawi AKP I Wayan murtika saat dikonfirmasi bahana membenarkan kejadian tersebut  dan saat ini kedua kasus  tersebut tengah di tangani oleh tim penyidik masing-masing polsek untuk dapat di tindak lanjuti dengan memeriksa dan meminta keterangan para saksi kejadian dengan pengembangan olah TKP. 
SB
sementara itu nasib depcolektor nampaknya tidak hanya menang dan di takuti oleh nasabahnya yang terlambat membayar angsuran namun Karena terhimpit ekonomi mereka yang Berjaya dan melakukan tindakan criminal  harus bertekuk lutut di hadapan petugas.  Seperti halnya yang dialami  oleh Reza 25th karena melakukan penggelapan atas uang yang di setorkan dari nasabahnya tidak di teruskan ke koperasi penanggung jawabnya harus masuk bui, tersangka kepada petugas mengaku nekat membawa uang setoran sejumlah 2juta ini karena terhimpit ekonomi sehingga uang tidak di berikan kepada bendahara koperasinya.