RADIO BAHANA FM>>> RADIO KELUARGA ANDA PASS DI DENGAR PASS DI HATI>>> www.pramesnet.com o RADIO BAHANA FM>>> RADIO KELUARGA ANDA PASS DI DENGAR PASS DI HATI>>> www.pramesnet.com

2012/01/11

SELASA 10 JANUARI 2012


SE SEKDA MASIH MENJADI MASALAH DILAPANGAN,  JENDELA DI CONGKEL JUTAAN RUPIAH MELAYANG DAN PENGGALI EMAS TEMUKAN 2 RANGKA MANUSIA GEGERKAN WARGA PARON NGAWI.

Lia hari ini kami awali dari DPRD Ngawi nampaknya pemunculan surat edaran sekertaris daerah perihal pemberhentian para PTT dan GTT masih menjadi polemic di lapangan saat sekarang terbukti anggota dewan beberapa kali panggil esekutif guna bahas SE tersebut.  Seperti diungkapkan oleh Maryoto Sp selaku ketua komisi 1 DPRD Ngawi kepada bahana menjelaskan usai dengan pemanggilan BKD beberapa waktu lalu dan hari ini tim Inspektorat Pemkab Ngawi di hadirkan oleh anggota komisi 1, guna  menindak lanjuti permasalahan GTT dan PTT yang belum selesai di lapangan saat sekarang. Menurutnya dengan adanya SE tersebut sebenarnya memperjelas ataupun menguak oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab dengan mengatasnamakan Bupati Ngawi  sehingga meraup keuntungan secara pribadi.  Dijelaskannya sejak tahun 2005 lalu sudah di layangkan bagi satker-satker tidak di perkenankan melakukan pengangkatan tenaga kerja dalam jenis apapun namun sampai saat sekarangpun hal itu masih legal di lakukan oleh bawahan Bupati sehingga banyak korban yang di janjikan yang pada akhirnya tidak di tepati oleh oknum tersebut dan karena ulah oknum yang tidak bertanggungjawab itu mengakibatkan progam-progam pemerintah daerah tidak berjalan sesuai dengan di rencanakan di sebabkan anggaran tersedot guna memberikan upah kepada tenaga kerja yang tidak jelas.  Akunya sampai  sejauh ini  pihaknya belum mengetahui person-person atau oknum PNS yang melakukan tindakan tersebut secara tertulis namun janjinya bila ada yang merasa  menjadi korban dari oknum yang tidak bertanggungjawab, pihaknya tidak segan-segan akan merekomendasikan untuk mendapatkan sanksi administrative yang tegas. 

SB
tambah Maryoto Sp menilai SE sekertaris daerah yang di keluarkan pada 23 desember lalu ini di katakan masih rawan di salah gunakan tentang pemahaman tiap item di SE tersebut hingga tingkatan bawah,  yang takutnya hanya di laksanakan secara setengah-setengah dan terlebih lagi di rawankan masih di manfaatkan oleh pihak yang pihak tidak bertanggungjawab dengan menggunakan situasi sehingga perlu adanya pengawasan dari legeslatif.

SB
Sementara itu dari polres Ngawi dapat kami  informasikan dengan aksi  pencurian dengan pemberatan yang terjadi di Paron Ngawi hingga mengakibatkan pengusaha rental Playstation merugi jutaan rupiah. Kejadian yang terjadi pagi hari tadi di perkirakan sekira pukul 04.30 korban dengan identitas  Ismadi warga asal Desa Gelung Paron Ngawi mengetahui jendela samping rumah dalam keadaan terbuka, setelah di cek mesin Playstation berjumlah 5 unit raib tidak ada pada tempatnya tidak hanya itu saja tas yang berisi surat-surat penting dan uang tunai 300 ribu sebagai  hasil penyewaan PS ikut amblas.  Melihat hal tersebut korban melaporkan kejadian ini kepada petugas dan mengaku mengalami  kerugian mencapai 7 juta rupiah. 
SB
Kasubag Humas Ngawi AKP I Wayan Murtika kepada bahana saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut dari hasil olah kejadian perkara bingkai jendela rumah korban di congkel dengan menggunakan sejenis obeng setelah berhasil masuk,  pelaku menggasak harta benda korban yang dapat di bawa dan akunya kasus masih menjadi perhatian petugas polsek Paron Ngawi untuk di tindak lanjuti. 
SB
Masih dari polres Ngawi dapat kami  informasikan penggali emas dikejutkan dengan penemuan kerangka manusia yang sudah membatu di area hutan wilyah RPH Babadan.  Kejadian yang belum lama ini  bermula dari 2 warga yang diantaranya Sipan 45th dan Kemis 45th yang keduanya  warga asal Dusun Congkelut Desa Semen Paron Ngawi berprofesi sebagai  penggali emas sedang menggali tanah di area hutan RPH Babadan, setelah kedalaman 2 meter keduanya mendapati  kerangka manusia yang sudah membatu atau telah menjadi fosil karena alasan takut Sipan berinisiatif berpindah galian tanahnya sekitar 4 meter dari lokasi galian pertama namun setelah menggali kurang lebih dengan kedalaman 4 meter, keduanya kembali di kejutkan dengan penemuan rangka manusia kembali.  Tidak ingin mendapatkan permasalahan Kemis melaporkan kejadian ini  kepada perangkat desa setempat yang kemudian di teruskan ke Polsek Paron Ngawi.
SB
Kapolsek  Paron Ngawi AKP Sukisman kepada media saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut di duga umur kerangka manusia tersebut sudah bertahun-tahun terbukti dari karakteristik hancur merata serta tulang yang sudah keadaan membatu  kuat dugaan lahan tengah hutan desa Babadan  ini dahulu bekas makam massal sehingga penemuan ini tidak dapat dikatakan 2 kerangka sebagai  akibat tindakan criminal di buktikan pula selama ini  tidak ada laporan orang hilang di sekitar wilayah penemuan kerangka manusia.    

2012/01/09

SENIN 9 JANUARI 2012


NYURI KAMBING 2 WARGA MAOSPATI DI MASSA WARGA SEKALIGUS MOBIL XENIA DAN SIDAK MENDADAK DI MUSEUM TRINIL SEPI  PETUGAS .
SB
Lia hari ini kami awali dari  kisah tragis 2 pemuda warga asal Maopati Magetan belum menikmati hasil jarahannya harus menerima amukan warga desa Gerih Geneng Ngawi di saat menaikkan kambing milik warga setempat. Kejadian yang terjadi pagi hari tadi bisa di katakan modus baru para pencuri hewan piaraan sepertihalnya kambing, mobil mewah nekat di pergunakan untuk mengangkut kambing. Peristiwa yang bermula dari korban dengan identitas Muhni warga asal Dusun Tegalrejo Desa Widodaren Gerih Ngawi menggembalakan kambing di area rumput dengan di tinggal istirahat jauh dari hewan gembalanya, beberapa saat kemudian muncul kendaraan xenia silver nopol AE 1860 JG yang tiba-tiba keluar pemuda yang tidak di kenal menarik kambing miliknya, kontas saja ia berteriak maling pada pemuda yang tidak di kenal tersebut  warga yang mendengar menghentikan xenia pelaku dan sebelum di serahkan ke petugas berwajib mereka yang terdiri dari 2 orang ini di massa oleh warga hingga xenia yang akunya pelaku rental tersebut hancur di tangan belasan warga.  2 warga maospati magetan tersebut diantaranya  Eko Wahyudi 18 th selaku pengambil kambing dan Novianto selaku  sopir xenia yang keduanya warga asal Desa Barat Maospati ini mengaku sudah beberapa kali melakukan aksinya tidak hanya di wilayah Ngawi saja. Saat dikonfirmasikan kepada Kapolsek Geneng Ngawi AKP Partono kepada media membenarkan kejadian tersebut untung saja aksi amuk warga berhasil di gagallkan oleh pihak petugas hingga tidak mengakibatkan 2 pelaku ini  mengalami luka-luka yang cukup parah sebagai emosi warga yang jengkel dengan aksi mereka sehingga warga sendiri sering alami  kehilangan hewan piaraan mereka.

SB
Barang bukti mobil xenia, 2 kambing bakal memperberat 2 pelaku yang dapat diancam tindak pidana pencurian pasal 363 KUHP dengan  hukuman pidana penjara selama 5 tahun lebih.  Dari pengakuan pelaku kepada petugas aksi ini sudah lama mereka lakukan bahkan sudah puluhan titik pencurian yang sudah mereka lakoni dalam meraup keuntungan menjual hewan. 

SB
Sementara itu dari DPRD Ngawi dapat kami informasikan sidak mendadak di museum trinil Ngawi anggota legeslatif di kejutkan dengan penanganan gedung yang menyimpan peninggalan-peninggalan prasejarah bahkan tidak terurus.  Seperti diungkapkan oleh wakil ketua komisi 3 DPRD Ngawi kepada bahana menjelaskan sidak ini sebenarnya ingin mengetahui sejauh mana peran pemkab Ngawi dalam meningkatkan pendapatan asli daerah dari sector pariwisata nampaknya belum maksimal di lakukan. Di buktikan di saat sidak anggota legeslatif siang tadi karyawan yang bertugas tidak ngantor sesuai jam kerja dan anggota legeslatif tersebut  pada akhirnya tidak dapat menyesuri dengan rinci gedung penyimpang benda-benda prasejarah yang terdapat di kabupaten Ngawi ini.  Dedi demilkian panggilan akrab dari perwakilan partai keadilan sejahtera ini  menegaskan Ngawi yang getol-getolnya meningkatkan PAD dari pariwisata bila tidak di barengi dengan profesionalisme pengelolanya bisa di bilang hanya omongan belaka. 

SB
milihat hal tersebut dalam waktu dekat ini komisi bakal panggil disbudpora guna menindaklanjuti temuan sidak pada hari ini pasalnya alakosi dana rehab bakal menggelontor ke sarana dan prasarana pariwisata di kabupaten Ngawi guna peningkatan PAD di kabupaten Ngawi.   

2012/01/06

JUMAT 6 JANUARI 2012


ANGGOTA DPR RI BANTAH BILA PENYERAHAN 2,5 TAHUN KEPADA CALEG DI BAWAHNYA KARENA ALASAN KESEHATAN,  MAKAM IBU MUDA KORBAN PEMBUNUHAN DI PINDAH DAN PENCURIAN DENGAN PEMBERATAN DI DESA WATUALANG MENJADI KASUS CURAT PERTAMA DI BULAN JANUARI. 
SB
Lia hari ini kami  awali dari kedatangan anggota DPR RI dari partai bersimbol banteng moncong putih ke Kabupaten Ngawi guna pengawalan kinerja pemkab kepada anggota legeslatif pusat. Seperti diungkapkan oleh Ir Heri Ahmadi anggota dari DPR RI dapil 7 ini mengakui bangga dengan pemaparan Bupati Ngawi yang notabene adalah ketua partai demokrasi perjuangan Ngawi ini menjelaskan rencana kerja dalam memajukan dan menyejahterakan kabupaten Ngawi dari berbagai sector dan Ngawi terpilih sebagai kabupaten pelopor pembangunan  tersebut di harapkan dapat sinergis dengan rencana partai sendiri.  Kegiatan musyawarah kerja cabang yang dilaksanakandi rumah Bupati Ngawi ini  di hadiri pula oleh satker –satker pemkab Ngawi yang di harapkan pemaparan oleh anggota DPR RI dapat dilaksanakan di kabupaten Ngawi ini yang masih dalam kategori kabupaten berkembang.

SB
Saat ditanya perihal kedatangannya ini sekaligus berpamitan kepada kader dan simpatisan PDI P pasalnya terdapat perjanjian sebelumnya dengan Hasto Kristiyanto caleg dibawah Heri Ahmadi bila sudah 2,5 tahun akan terdapat pergantian antar waktu di bantah oleh Heri demikian panggilan akrab anggota DPR RI yang akunya usai melaksanakan lawatan kerja ke Eropa alami  kesehatan menurun sehingga harus menyerahkan jabatan anggota DPR RI kepada Hasto untuk sisa 2 tahun mendatang, akunya Hasto yang masih produktif dan muda energik sudah sepatutnya meneruskan kinerja kedewanan agar terdapat sinergis antara DPC dengan DPP perjuangan.

SB
sementara itu subuh pagi hari tadi menjadi pemandangan yang cukup tidak biasa bagi  warga Dusun Bringin desa Bringin Ngawi pasalnya makam ibu muda yang menjadi korban pembunuhan yang di dalangi oleh suaminya sendiri ini di bongkar. Sekitar pukul 05 wib tempat pemakaman Dusun Bringin sontak ramai di padati oleh warga setelah yang menginginkan menjadi saksi peristiwa pembongkaran jenasah Wigati 33th ibu muda yang menjadi korban kebiadapan rencana jahat sang suami yang di bunuh dengan menggunakan kapak oleh orang suruhan Heri Martono suami  korban di jalan dusun bogoharjo watualang Ngawi pada minggu malam kemarin. Dan karena permintaan keluarga korban makam Wigati di pindah ke Desa Watualang sebagai tempat asal korban.  Dari pengembangan penyidikan pihak kepolisian sampai sekarang petugas masih mencari barang bukti kapak yang di pergunakan Pujiono untuk menghabisi korban yang telah pelaku buang di anak sungai bengawan madiun masuk desa Tangkir Magetan. 
SB
Isak tangis keluarga korban menghiasi prosesi pembongkaran jenasah dari makam umum desa Bringin ke Dusun Bogoharjo Watualang Ngawi dan prosesi yang dilakukan dengan lancar ini sudah menjadi kesepakatan pihak keluarga korban dengan pihak desa Bringin. Diungkapkan oleh kapolsek Bringin AKP Syukur kepada bahana menjelaskan pemindahan pemakaman Wigati ini sudah menjadi kesepakatan antara permintaan keluarga korban dengan pihak desa Bringin sehingga dalam prosesnya sendiri berjalan lancar tidak ada kendala apapun.

SB
Sementara itu dari polres Ngawi dapat kami  informasikan pagi tadi warga asal perumahan desa Watualang Ngawi kebobolan maling akibatnya jutaan rupiah raib di gondol maling. Kejadian yang diperkirakansekitar pukul 3 dini hari diketahui korban dengan identitas Didik Wijaya 46 th ketika hendak melaksanakan sholat subuh mengetahui jejak kaki mencurigakan di lantai rumahnya kontans saja pikiran buruk menghantuinya setelah di cek ternyata benar adanya barang-barang berharga yang diantaranya 2 HP,  laptop dampet berisi uang tunai dan suat-surat penting telah raib  tidak berada di tempatnya. Mengetahui hal tersebut korban melaporkan kejadian ini kepada pihak berwajib.
SB
Kasubag humas polres Ngawi AKP I Wayan Murtika kepada bahana saat dikonfirmasi bahana membenarkan kejadian tersebut dan saat ini kasus curat pertama terjadi pada awal tahun 2012 ,masih di tangani oleh jajaran polsek Ngawi kota untuk di tindak lanjuti.       

2012/01/05

KAMIS 5 JANUARI 2012


TIDAK HANYA PTT DAN GTT  NASIB   RIBUAN PNS  DI ISUKAN DI UJUNG  TANDUK  IMBAS PENYUSUTAN  DAU DAN HARI INI KAPOLRES NGAWI ASAL ACEH BAKAL MULAI BERTUGAS. 
SB
Lia hari ini kami awali dengan nasib para PTT, GTT dan PNS nampaknya belum boleh bernafas lega  usai 1 januari ini, pasalnya bagi PTT dan GTT yang tidak mengantongi SK Bupati  wajib mengajukan permohonan pembaruan kerja mereka.  Klausul ini terungkap  di saat  DPRD kab Ngawi melaksanakan  hearing dengan  BKD perihal klarifikasi permasalahan ketenaga kerjaan pegawai negeri sipil serta permasalahan PTT dan GTT kategori 1 di kabupaten Ngawi di sinyalir adanya penambahan secara diam-diam bahkan diisukan adanya penjualan kursi kategori ini yang capai puluhan juta.  Seperti diungkapkan oleh Dimas Alfinor selaku anggota komisi 1 DPRD Ngawi kepada bahana menjelaskan dari hasil hearing tersebut Jono selaku kepala badan kepegawaian daerah pemkab Ngawi menerangkan bahwa GTT maupun PTT yang masuk Kategori 1  tidak terjadi penambahan yakni masih tetap 59 orang tidak seperti yang di isukan capai 190 orang, rumor adanya permainan uang dari setiap orang yang masuk dalam kategori 1 di bantah pula sampai sejauh ini itu hanya rumor saja tidak terjadi dilapangan, bahkan yang cukup mengejutkan bagi  bagi PTT dan GTT yang tidak memiliki surat pengangkatan oleh Bupati dan juga tidak biayai oleh APBD wajib mengikuti pembaruan SK mereka dengan surat pelatihan kerja oleh BUPATI sepertihalnya sukarelawan. Isu nasib menggantung juga dialami oleh 59 PTT dan GTT kategori 1 ini pasalnya pengangkatan mereka masih menunggu PP serta keputusan menteri pendayahgunaan aparatur Negara dan rumor perihal penyerahan ribuan PNS kepada BKN mengingat adanya penyusutan DAU dari 75 % menjadi 50 %, dana alokasi umum ini  yang notabene menjadi sumber pendapatan pemerintah daerah dalam menggaji mereka para PNS akan di kembalikan kepada BKN untuk mendapatkan kewajiiban isentif mereka dan rumor akan di tempatkan di luar kota menjadi rumor yang cukup santer di bicarakan saat sekarang.  
SB
Tambah Dimas yang juga menjabat ketua DPC PPP Ngawi kepada bahana menegaskan BKD yang masih menjadi leading sektornya ini  akan terus mendapat pengawasan dari anggota komisi 1 tambahnya menanggapi dari pejabat eselon 2 dengan umur yang sudah dikatakan tua kendati belum masuk rentang pension yakni 60 th anggota legeslatif berharap tidak ada perpanjangan lagi bagi mereka atau terkesan tidak ada pekerjaan yang berarti bagi staf ahli.
SB
sementara itu terhitung hari ini perwira  asal Magetan dan usai menjabat sebagai Kapolres Di gayo loes  Aceh AKBP Edy Junedi Sik menggantikan AKBP  Eko Trisnanto kapolres Ngawi untuk bertugas sebagai kadiv promovit polda Jawa Timur. Selama dalam jabatan Kapores Ngawi Eko Trisnanto yang akrab  di panggil dengan Eko ini menegaskan dalam kepemimpinannya kasus criminalitas diakuinya alami penurunan yang cukup signifikan dari tahun sebelumnya di contohkannya pencurian dengan pemberatan, judi,  penipuan, aniaya dan PPA, pihaknya mengharapkan ia masih menyisakan 1 kasus pembunuhan yang belum terselesaikan yakni janda dengan identitas Amini warga asal gelung Paron Ngawi yang sampai saat ini belum terselesaikan dan penggantinya nanti dapat meneruskan penelusurannya serta mengungkap identitas pelaku.
SB
nampaknya tidak hanya perwira polres Ngawi saja yang mendapat pinpinan baru, kodim 0805 juga alami pergantian pinpinan yang juga pernah bertugas di Aceh. yakni dari letkol Muktamar yang sekarang menjabat perwira di Mabes TNI AD di gantikan oleh Letkol inffantri Ahmad Budihandoyo dari batalyon 116 banda Aceh.

2012/01/04

RABU 4 JANUARI 2012

NYAWA  IBU MUDA DI HARGAI 25 JUTA REKRONTRUKSI DI PADATI WARGA dan STAF AHLI BUKANLAH LAHAN PARKIR PEJABAT.

SB
Lia hari ini kami  awali dari proses rekrontruksi pembunuhan ibu muda siang tadi di jalan Dusun bongkarejo watualang sempat gagal  karena warga hendak menghakimi pelaku  karena alasan jengkel.  Siang tadi 3 pelaku   yang di tetapkan oleh petugas sebagai  pembunuh Wigati ibu rumah tangga warga asal Bringin melakukan reka adegan proses pembunuhan  yang di akui oleh otak pembunuhan adalah sang suami  sendiri di kawal oleh petugas dalmas lebih dari 1 satuan setingkat kompi polres Ngawi, hal ini guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dari amarah warga yang kesal kepada suami korban natabene korban adalah warga asal watualang Ngawi. 3 pelaku yang diantaranya otak pembunuhan Heri Martono 33th suami korban, esekutor pelaku Pujiono alias bendol selaku (esekutor) 33 th dan Suyono alias nyondol 38 th di tangkap di rumah masing –masing yakni Bringin dan Padas Ngawi.  isak tangis keluarga korban pecah disaat sang jagal dengan senjata tajamnya memperagakan sabetan ke arah tubuh korban yang saat itu tengah hendak berdiri dari bangunnya karena motor vario yang di kemudikan oleh suami dengan membonjeng korban sengaja di jatuhkan ke parit jalan. Sabaten sebanyak 16 luka dari punggung, tangan dan kaki mengakibatkan korban tewas seketika karena luka yang dialaminya dan kekesalan warga memuncak di saat pembataian korban  Heri hanya melihat saja dan setelah mengetahui  istrinya meregang nyawa baru lari mencari bantuan, warga yang kesal  berusaha merangsek masuk ke area rekrontruksi namun di hadang oleh petugas. Erni salah satu  keluarga korban mengaku kesal dan rasanya ingin memukul muka Heri karena tidak bersyukur memiliki istri seperti Wigati dikarenakan profesinya sebagai  perias dapat mendompleng kebutuhan keluarga  namun dibalas dengan memiliki WIL serta membunuh saudarinya tersebut.
SB
Dari pengakuan Pujiono esekutor yang juga masih tercatat sebagai  sopir serabutan korban ini mengaku bila telah melakukan tugas dari Heri suami korban ia akan mendapatkan uang 25 juta rupiah dan  sebagai uang muka otak pembunuhan tersebut telah memberikan uang jaminan 5 juta terlebih dahulu.  Kesepakatanpun terjadi dan minggu malam menjadi akhir hidup Widati di ujung golok Pujiono yang awalnya telah di rencanakan oleh suami korban. 2 pembunuh dengan menggunakan jas hujan membabi buta sajam mengenai tubuh Widati hingga tersungkur tewas bersimbah darah. 
Kasat reskrim polres Ngawi AKP Sukono  saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut rekrontruksi ini dilakukan oleh petugas untuk memperjelas kasus pembunuhan yang terjadi pasalnya pertama keterangan suami kepada petugas sudah berbeda di saat di tetapkan sebagai otak pembunuhan. Atas tindakan pelaku Heri hukuman terberat atau berlapis akan di terimanya yakni pasal 340 pasal  55 tentang perencanaan pembunuhan dengan anacaman pidana 20 th sedangkan Pujiono esekutor 340 KUHP tentang pembunuhan sedangkan suyono Pasal 340 jo 56 KUHP pada yaitu dengan sengaja membantu melakukan tindak pidana pembunuhan berencana. 

SB
Sementara itu dari dari DPRD Ngawi dapat kami  informasikan pelantikan pejabat atau dikenal dengan istilah awamnya mutasi nampaknya di tanggapi negative oleh anggota legeslatif dalam rencana komisi 1 bakal gelar hearing dengan BKD perihal penempatan pejabat di bawah Bupati. Seperti diungkapkan oleh Ketua Komisi 1 DPRD Ngawi Maryoto Sp kepada bahana menjelaskan pemanggilan ini komisi ingin mengetahui secara langsung penempatan pejabat-pejabat baru yang notabene masih baru atau generasi muda ini di harapkan dapat bekerja professional, sesuai dengan tupoksi kerja,  serta memiliki pemikiran-pemikiran yang inofative dan juga planning ke depan dengan adanya pejabat baru tersebut Ngawi hendak di bawa kea rah mana dalam pembangunannya.  Seperti yang pernah kami beritakan sebelumnya dalam restruktur gerbong Kanang –Ony ini sedikitnya 250 pejabat di nyatakan mendapat jabatan baru dari golongan eselon 2 hingga 4 dan puluhan kepala sekolah yang tersebar di kabupaten Ngawi.  menilik eselon 2 dengan umur pejabat yang sudah di bilang uzur namun masih di tempatkan menjadi staf ahli yang hal itu  terkesan saat sekarang staf ahli adalah MPP atau mengisi persiapan pension yang diantaranya mereka adalah Drs Garjito Msi di staf  pemerintahan dan hokum, Suryadi staf ahli kepala badan kesbangpol dan linmas, Hadi Sutrisno staf ahli bupati bidang ekonomi dan pembangunan dan Ir. Sutrisno staf ahli kepala dinas dinas pertanian tanaman pangan dan holtikultura.

SB
Tegas maryoto yang baru sehari menjabat ketua komisi 1 DPRD Ngawi ini menegaskan pihaknya tidak menginginkan staf ahli yang di tempatkan di bawah Bupati hanya terkesan mengisi hari-hari jelang pension saja dengan tidak di berikan saluran atau pekerjaan yang dengan memanfaatkan tenaga dan pekiran mereka namanya juga staf ahli harusnya di berikan dukungan dana agar kiranya dapat membuat prodoktifitas seseorang di akhir jabatan mereka bukannya diam tanpa ada pekerjaan berarti, hal ini yang bakal di tegaskan oleh Maryoto kepada BKD besok.    

2012/01/03

SELASA 3 JANUARI 2012


SUNGGUH MENGEJUTKAN OTAK PEMBUNUHAN IBU MUDA ASAL BRINGIN ADALAH SUAMI SENDIRI,  ANTISIPASI RAWAN BENCANA BANJIR DENGAN PENEMPATAN TIM RESCUE DI DAERAH RAWAN DAN KURSI KETUA KOMISI DPRD TELAH BERGULIR BERDASARKAN KESEPAKATAN.
SB
Lia hari ini kami awali dari  penyidikan dan pengusutan petugas atas kasus pembunuhan warga asal Bringin yang terjadi di jalan Dusun Bongkarejo Desa Watualang Ngawi, otak pembunuhan ibu muda tersebut adalah suami sendiri. Seperti yang pernah kami beritakan sebelumnya pada hari  minggu malam sekitar pukul 19.30 wib di jalan desa Bongkarejo Watualang Ngawi korban dengan identitas Waditi 31 bersama suami Heri Martono 33 th serta anaknya  Dani Nanda Marta 8th mengendari Honda vario nopol AE 2256 JX sepulang dari rumah orangtuanya, sesampai di tengah jalan desa di area persawahan kendaraan korban di cegat oleh seseorang tidak di kenal tanpa babibu salah satu dari pelaku yang menggunakan cadar menghunuskan senjata tajamnya mengenai tubuh korban hingga alami 16 luka sayatan dan akibat luka tersebut korban meninggal di samping anak korban Dani sementara sang suami lari tunggang langgang mencari bantuan warga.  Dugaan petugas nampaknya tidak meleset bahwa peristiwa pembunuhan tersebut ada peran serta orang terdekat korban hal  ini di temukan kejanggalan harta benda korban sepertihalnya uang, perhiasan dan kendaraan tidak di ambil oleh pembunuh jelas hal itu bukan motif perampokan,  anak dan suami korban yang menjadi saksi kejadian juga tidak di bunuh. Mengembang dari  kejanggalan tersebut petugas langsung menangkap Heri Martono suami korban yang kemudian di hadapan petugas mengakui atas rencana pembunuhan yang di gagasnya di bantu 2 orang rekannya.  Kepada petugas heri suami korban sudah merencanakan pembunuhan    kepada sang istri ini akunya atas alas an jengkel karena sang istri di cerai tidak mau karena ia hendak kawin lagi dengan Wilnya dan juga korban di nilai tidak memuaskan di saat berhubungan ranjang. Di tegaskan oleh Wakapolres kompol Nur Gozali dalam meluluskan niatnya itu pelaku  menyewa pujiono alias bendol selaku (esekutor) 33 th dan suyono alias nyondol 38 th di tangkap di rumah masing –masing yakni Bringin dan Padas Ngawi.

SB
Tegas wakapolres Ngawi kepada pelaku  1 hingga  3 dapat diancam pidana berlapis yang diantaranya Pasal 338 KUHP tentang Barang siapa dengan sengaja merampas nyawa orang lain, diancam karena pembunuhan dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun dan junto pasal 340 KUHP tentang  Barang siapa dengan sengaja dan dengan rencana terlebih dahulu merampas nyawa orang lain, diancam karena pembunuhan dengan rencana, dengan pidana rnati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu, paling lama dua puluh tahun. Guna menunggu proses hokum lebih lanjut ketiga pelaku ini mendekam di balik jeruji mapolres Ngawi.

SB
Sementara itu  dampak meluapnya 2 bengawan yang melintasi Ngawi nampaknya membawa dampak was-was pagi warga pinggir sungai Bengawan solo dan madiun, sebagai dampak  trauma kejadian bencana banjir bandang di penghujung 2007 lalu yang masih membekas diingatan warga Ngawi.  2 hari terakhir ini keadaan sungai bengawan Madiun dan Solo menunjukkan peningkatan debit air bahkan beberapa titik di dataran rendah di wilayah Ngawi mulai di penuhi luapan air sungai  hingga di wilayah Dusun Pojok Kwadungan  sebagai salah satu desa tersering menaglami  luapan banjir dari Bengawan solo ini, bila kendaraan yang melintas di penghubung jalan desa Ngawi –Kwadungan tersebut harus rela tergenang air capai 30 cm dan hal itu sudah menjadi pemandangan yang biasa bila curah hujan meningkat namun berbeda di desa Kluncing kelurahan Karang tengah kota sebagai  desa yang dilintasi singai bengawan solo sudah siap-siap mengungsi bila air melebehi dam sungai. Akunya Wardi salah satu warga desa kepada media menjelaskan pihaknya bersama tetangga desa pinggir sungai  untuk sementara hanya siap-siap saja pasalnya pernah di bencana banjir bandang tahun 2007 ia bersama tetangga lain tidak sempat mengungsi hingga harta benda mereka hanyut di sapu air sungai, cukup mejadi was-was 2 hari ini jawa tengah sudah terjadi banjir yang dapat dipastikan Ngawi sebagai terusan sungai akan mendapatkan dampaknya.

SB
sementara Heru  Cahyono selaku kepala badan penanggulangan bencana alam pemkab Ngawi kepada bahana menjelaskan diakuinya beberapa hari  ini  peningakatan volume air sungai sudah menjadi perhatian olehnya karena belum membahayakan sementara dalam status awas saja dan pihaknya menempatkan tim-tim rescue terlatih bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dengan di tempatkan di daerah rawan banjir.

SB
Sementara itu dari DPRD Ngawi dapat kami informasikan siang tadi pinpinan DPRD telah melakukan rapat paripurna  istimewa dengan penetapan anggota fraksi yang bergeser di komisi-komisi legeslatif dan kesepakatan partai pengusung pemenang pemilukada masih menjadi tradisi di kantor rakyat Ngawi ini. Usai pengesahan anggota fraksi Golkar, PPP, Hanura, dan PKS  di komisi masing –masing siang tadi sesuai intruksi pinpinan pula struktur organisasi dilakukan perombakan dari 4 komisi hanya 1 komisi saja yang di gantikan jabatannya oleh punggawa  baru yakni  dari Khoirul Anam di gantikan oleh Maryoto SP atau dari  PKB ke PKS,  komisi 2 tetap di pegang Slamet Riyadi Ssos dari PDI perjuangan,  komisi 3 tetap di pegang oleh Supeno dari PAN dan komisi 4 tetap oleh Budi Oetamin dari  PPP hanya saja posisi badan legeslatif dari Maryoto Sp yang sekarang menjabat ketua komisi 1 di gantikan oleh Sarjono dari Golkar dan Badan kehormatan di isi partai Hanura yakni Sunardi.
SB
Bila di lihat partai –partai pemegang tampuk kepemimpinan ini di DPRD Ngawi ini adalah mereka partai pengusung pasangan Kanang – Ony  dalam pemilukada lalu di bantah oleh Dwi Riyanto Jatmiko selaku ketua DPRD pemilihan jabatan-jabatan mereka tidak penunjukkan melainkan hasil pemilihan suara namun hal itu tidak bisa terbantahkan di situasi lapangan.         

2012/01/02

SENIN 2 JANUARI 2012

SAAT SEKARANG PETUGAS MASIH MELAKUKAN PENYIDIKAN PERIHAL KASUS PEMBUNUHAN YG MENIMPA WARGA BRINGIN NGAWI DAN PERGESERAN JABATAN   KEPALA DINAS SEBAGAI JANJI BUPATI DI PENGHUJUNG TAHUN INI , PARIPURNA ISTIMEWA DPRD BESOK SUSUL PEMKAB DENGAN PERGESERAN ANGGOTA.


Lia hari ini kami awali dengan peristiwa yang cukup mengejutkan dan sudah tidak lagi di terima dengan akal manusia, seorang ibu rumah tangga di bunuh di depan suami dan anaknya di jalan desa masuk watualang Ngawi belum lama ini. Persitiwa yang terjadi kemarin ini  bermula dari korban dengan identitas Widati 31th bersama suami  Heri Martono 33 th dan anaknya Dani Nanda Marta 8th warga asal Desa Bringin Ngawi ini hendak pulang seusai menjenguk orangtuanya di Desa Watualang Ngawi.  nahasnya setiba di jalan desa yang gelap dan sunyi tepatnya di dusun bongkarejo desa Watualang Ngawi sekitar pukul 19.30 wib. Kendaraan vario nopol AE 2256 JX yang di kendarai oleh suami korban di hadang oleh kawanan pemuda yang tidak di kenal,  tanpa ada  penjelasan maksud dan tujuan mereka menghadang salah satu dari kawanan tersebut menghujam senjata tajam kea rah tubuh korban berulang kali setelah melukai korbannya kawanan pemuda tersebutpun meninggalkan korban yang tengah terluka dengan kendaraan.  Ratno saksi warga mendengar teriakan minta tolong dari suami korban dan setelah warga menghampiri korban alami luka yang cukup parah luka sayatan senjata tajam memenuhi tubuh Widati kendati di larikan ke sarana rumah sakit jiwa korban tak dapat tertolong. 
SB
Sementara kasus  pembunuhan juragan ayam potong asal desa Gelung Paron Ngawi  belum terungkap  dan masih menjadi PR bagi  petugas  nampaknya di akhir jabatannya sebagai Kapolres Ngawi,  AKBP Eko Trisnanto mendapat hadiah di tahun baru ini yakni  kasus pembunuhan sadis yang terdapat di jalan  desa Watualang Ngawi. Kapolres Ngawi  saat dikonfirmasi media membenarkan kejadian tersebut dan kepada media kapolres Ngawi yang hendak mendapat jabatan baru di kepolisian daerah jawa timur ini menjelaskan  dari keterangan pihak medis meninggalnya korban karena mengalami kehilangan darah yang cukup banyak akibat luka benda tajam dan  sedikitnya 16 sayatan terdapat pada tubuh korban. Tegas kapolres Ngawi motif pembunuhan ini masih pihaknya dalami lebih lanjut dan anggotanya tengah di sebar guna mengungkap identitas pelaku.
SB
sementara itu  siang tadi di pendopo widya graha pemkab Ngawi pejabat eselon 2 hingga 4 serta kepala sekolah di kabupaten Ngawi mendapat posisi dan jabatan baru dalam gerbong struktur organisasi Kanang – Ony.  Pelantikan yang berlangsung khitmad  ini di hadiri oleh ratusan pejabat yang mendapat posisi baru ini,  Kanang demikian panggilan akrab Bupati Ngawi Ir Budi Sulityono kepada bahana menjelaskan  pergantian jabatan dengan orang –orang baru terlebih lagi tidak sesuai dengan di harapkan itu  wajar terjadi namun tegasnya ini akan menjadi cambuk bagi mereka yang mendapat jabatan baru bahkan pihaknya memberikan jeda selama 2 bulan ini akan memulai menilai kinerja mereka yang di ganti apakah mampu dengan pekerjaannya yang baru dan hal ini menjadi record tersendiri. 
SB
Saat di Tanya para pejabat yang dig anti guna mengisi kekosongan-kekosongan jabatan terlebih lagi  setingkat kepala dinas adalah person-person yang pernah mendukung mbah Kung dalam pemilukada untuk dapat duduk di kursi AE 1 di bantah tegas Bupati Ngawi pemindahan ini secara professional dan tidak memandang dukung tau tak mendukung namun dari prestasi mereka untuk memajukan Ngawi.

SB
sementara itu dari DPRD Ngwi dapat kami informasikan besok kantor legeslatif Ngawi bakal melaksanakan rapat paripurna istimewa dengan menetapkan para pengganti punggawa-punggawa fraksi di komisi-komisi dari informasi yang kami  himpun pergeseran tidak mengalami perubahan masih sama dengan prediksi dan beberapa informasi yang kami  himpun diantaranya
 dari keanggotaan 7 fraksi yang terdapat di DPRD kab Ngawi 5 fraksi  melakukan perubahan struktur anggotanya di komisi-komisi mereka diantaranya Fraksi golongan karya mengganti 3 anggota di 3 komisi yang diantaranya Sugito Pramono dari komisi 1 menggantikan posisi Manggiono dianggota komisi 4 sementara Manggiono menggantikan posisi Kuswandono di anggota komisi 2 dan sebaliknya, di fraksi partai persatuan pembangunan Endang Nurbyaningrum dari komisi 2 digantikan oleh Ilham dari komisi 3 dan sebaliknya,  fraksi  hanura Sahlan Rosidi dari komisi 2 menggantikan posisi keanggotan Suhardi di komisi 4 dan sebaliknya,  dan berkas terakhir yang di terima oleh sekertaris dewan  fraksi Indonesia sejahtera Siswanto dari komisi 1 menggantikan keanggotaan Dedi S wibowo dari komisi 2 dan Dedi S wibowo menggantikan posisi Maryoto SP dari komisi 3 dan Maryoto Sp ke komisi 1 menggantikan keanggotaan Siswanto.
SB
Dengan perubahan keanggotaan fraksi di komisi ini bakal mempengaruhi pula jabatan ketua masing –masing alat kelengkapan DPRD sepertihalnya badan legeslatif, badan musyawarah badan kehormatan dan ketua komisi, Dwi Riyanto Jatmiko selaku  ketua DPRD NGawi kepada bahana saat dikonfirmasi secara terpisah menjelaskan pihaknya akan menyerahkan sepenuhnya kepada anggota masing – masing alat kelengkapan dewan pinpinan tidak memiliki kuasa atau penunjukkan ssehingga dalam hal ini pemilihan ketua alat kelengkapan dewan bisa saja di laksanakan secara voting.