RADIO BAHANA FM>>> RADIO KELUARGA ANDA PASS DI DENGAR PASS DI HATI>>> www.pramesnet.com o RADIO BAHANA FM>>> RADIO KELUARGA ANDA PASS DI DENGAR PASS DI HATI>>> www.pramesnet.com

2011/12/08

KAMIS 8 DESEMBER 2011


RATUSAN SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN NGAWI MASIH MENUNGGU BANTUAN UNTUK PERBAIKAN,  DITERJANG ANGIN, BALEHO HAMPIR AMBRUK  PETUGAS TIDAK KUNJUNG MERESPON   DAN  PINJAM MOTOR UNTUK SELAMANYA WARGA PARON MELAPOR KEPADA PETUGAS. 
SB
Lia hari ini kami  awali dari  dinas pendidikan kabupaten Ngawi, nampaknya kendati  anggaran guna pendidikan di tingkatkan dalam anggaran Negara dan daerag, masih saja di temukan sekolah rusak di tingkat kabupaten.  Seperti diungkapkan oleh Kasi pendidikan dasar drs Sakri kepada bahana menjelaskan  dari  533 lembaga sekolah tingkat dasar di kabupaten Ngawi  sedikitnya 361 lembaga melaporkan bahwa sarana dan prasarana alami  dan perlu adanya perbaikan guna menunjang proses studi belajar mengajar. Dari  data yang disodorkan kepada kami,  di kabupaten Ngawi terdapat 361 lembaga sekolah yang menunggu perbaikan untuk tahun anggaran 2012 mendatang dan  dari  data tersebut  7 lembaga sekolah telah mendapatkan bantuan dari alokasi dana bencana alam.  Sedangkan sisanya menunggu mendapatkan  kucuran dana dari  pemerintah pusat. Di jelaskannya di tahun 2012 mendatang pemkab Ngawi mendapatkan bantuan dari Dana Alokasi Khusus senilai 27, 6 Milyar yang nantinya di peruntukkan bagi 132 lembaga yang terbagi  dalam pembangunan gedung perpustakan 54 lembaga,  Ruang Kelas Baru atau RKB 4 paket,  rehab sedang 3 paket dan rehab berat 70 paket  namun hal tersebut  belum kesemuanya fik masih menunggu juklak dan juknis dari pusat. 
SB
Ditegaskan oleh Sukri demikian panggilan akrabnya kepada bahana menegaskan  dikarenakan keterbatasan dana  sehingga perbaikan dan pembangunan gedung sekolah dilakukan secara bertahap  sisa 222 lembaga sekolah akan di carikan kembali dana-dana yang lain dari pemerintah pusat maupun daerah. 
SB
Sementara itu beberapa hari ini, wilayah Ngawi sering alami terjangan angin yang cukup  kencang bahkan di 4 kecamatan Ngawi yakni  Mantingan, Sine Jogorogo dan Ngrambe mendapat imbas dari terjangan angin putting beliung seperti yang pernah kami  laporkan sediitnya 90 rumah warga alami kerusakan dan 9 diantaranya rata dengan tanah dikecamatan Ngrambe Ngawi.   Namun tidak hanya itu saja banyak pohon tumbang yang memutus akses jalur darat serta tidak ketinggalan papan reklame di wilayah Ngawi banyak pula yang ambruk karena terjangan angin tersebut namun hingga kini papan-papan reklame tersebut juga belum di tangani dengan baik terbukti di jalan Sukowati papan reklame jumbo ukuran 8x10 ambruk di biarkan begitu saja.  Ertan salah satu  warga setempat mengaku was-was dengan keadaan pasalnya bila ambruk di tengah jalan dapat membahayakan pengguna jalan, pihaknya mengharapkan kepada pemerintah daerah tanggap dengan keadaan ini pasalnya sudah lebih 2 hari terbelengkalai begitu saja. 
SB
sementara itu dari mapolres Ngawi dapat kami informasikan dengan laporan kriminalnya. Hati-hati bila anda bertemu dengan orang yang belum anda kenal terlebih lagi meminjamkan sesuatu yang berharga alhasil  kepercayaan dib alas dengan air tuba.  Seperti nasib sial yang dialami oleh Lestari 50 th warga asal Dusun Bulaan Desa Tempuran Ngawi disaat di rumahnya yang juga berjualan dagangan grabat, saat kejadian salah satu pembelinya  hendak menjempu salah satu rekannya dengan meminjam kendaraan korban Honda grand nopol AE 4204 JC karena ia percaya saja dengan pembelinya tersebut di serahkan kendaraan pribadinya namun sialnya hingga kini kendaraan belum juga di kembalikan oleh orang tidak dikenalnya tersebut dan melaporkan kejadian ini  kepada pihak berwajib.
SB
kasubag Humas polres Ngawi AKP I Wayan Murtika kepada bahana saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut dan saat sekarang cirri-ciri pelaku sudah di kantongi oleh petugas guna pengembangan dan penyidikan lebih lanjut. 

2011/12/07

RABU 7 DESEMBER 2011


 HENDAK DI CERAI ISTRI  WARGA GENENG TEGAK OBAT PADI DAN JELANG MUTASI GERBONG STRUKTUR ORGANISASI  PEMKAB INSPEKTORAT SELEKSI PNS NAKAL. 
SB
Lia hari ini  kami  awali dari  aksi  nekat warga Desa Klampisan, Geneng Ngawi hendak melakukan percobaan bunuh diri yang di gagalkan oleh keluarganya. Kejadian yang terjadi pagi tadi bermula dari korban dengan identitas Kuntono 30 th. Diakui oleh beberapa warga keluaganya terdengar sering cekcok dengan istrinya yakni  Siyem 49th terlebih lagi  korban hendak di cerai oleh istrinya karena sering pula berselisih paham karena permasalahan kebutuhan ekonomi dan di tambah lagi, karena korban mengidap tuna wicara menjadi salah satu alasan  istri  menginginkan pisah ranjang. Mendengar  keinginan istrinya tersebut  korban merasa patah hati dan mengambil obat padi yang terdapat di ruang dapur rumahnya yang kemudian di tegaknya.  Untung saja kejadian tersebut di ketahui kakak korban Slamet Budiarto yang kemudian korban di larikan ke sarana kesehatan terdekat.  Siang tadi  saat kami temui di Puskesmas Geneng Ngawi,  korban masih tergolek lemas diatas tempat tidur perawatan tim medis.  Keluarga  Kuntono mengaku korban masih depresi mendengar keputusan istrinya yang begitu mendadak korban dengar,dan mengambil langkah nekat  ingin mengakhiri hidupnya dengan menegak obat padi jenis pestisida. 

SB
Sementara itu dr. Setyoko selaku  dokter yang menangani  kesehatan pasien kepada media menjelaskan saat sekarang pasien masih menjalani  perawatan pemulihan kesehatannya karena telah terkontaminasi racun yang masuk kedalam tubuh pasien, obat anti racun dan pemenuhan kebutuhan cairan yang saat ini di berikan kepada pasein di harapkan dapat mengembalikkan keadaannya berangsur membaik.   

SB
sementara itu jelang reorganisasi gerbong struktur organisasi  pemkab Ngawi oleh Bupati menjadi perhatian tersendiri bagi tim inspektorat. Seperti diungkapkan oleh Suraji selaku  kepala inspektorat pemkab Ngawi kepada media menjelaskan  guna mempersiapkan pergantian para pejabat yang mendapatkan posisi baru  dalam gerbong mutasi  kepemimpinan OK.  Dalam waktu dekat, pihaknya bakal melakukan seleksi dan pendataan bagi  para PNS Ngawi  pasalnya saat sekarang banyak pula para PNS yang tersandung permasalahan hokum dan karena tersandung permasalahan hokum tersebut PNS  tidak mendapat prioritas kenaikan  jabatannya. Dari informasi yang kami  himpun pejabat setingkat kasi lebih dari  2 orang saat sekarang menjalani  pemeriksaan pihak berwenang dan banyak pula laporan perihal PNS yang menikah lagi  yang tidak di perbolehkan Negara. Sebagai hasil seleksi dan pendataan Inspektorat tersebut, akan menjadi  referensi oleh tim baperjakat pemkab Ngawi di saat memberikan jabatan kepada para PNS Ngawi yang bulan desember mendatang bakal buka gerbong besar-besaran lebih dari  250 pejabat PNS dilakukan mutasi.

SB
Sementara itu secara terpisah Kanang demikian panggilan akrab Bupati Ngawi kepada bahana saat dikonfirmasi menanggapi SOTK barunya pada desember mendatang pihaknya  tidak akan memperpanjang masa jabatan PNS bila sudah waktunya bagi mereka pension atau masa produktif PNS tidak dapat lagi bisa bekerja professional tidak akan pihaknya perpanjang hal ini dikandung maksud terdapat penyegaran di tubuh SOTKnya mendatang.  .

2011/12/06

SELASA 6 DESEMBER 2011


SI JAGO MERAH MARAH LALAP RUMAH WARGA RATUSAN JUTA IKUT TERBAKAR DAN KORBAN HASTO BERTAMBAH DAN MINIM ANGGARAN PERAWATAN ATAP MASJID BAITULRAHMAN  NGAWI MENGANGA. 
SB
Lia hari ini kami awali dari kejadian nahas yang dialami oleh warga asal desa Gemarang Kedunggalar Ngawi  akibat amukan si jago merah harta benda dan kekayaannya senilai 125 juta ludes. Kejadian yang terjadi pagi dini hari tadi sekitar pukul  04.00 wib bermula dari korban dengan identitas Suyatno 52 th bersama istrinya tengah terlelap dengan tidurnya mereka terjaga di saat merasa sesak dengan udara yang di hirupnya.  Setelah di periksa kamar dan beberapa ruangan  rumahnya sudah penuhi dengan asap serta di ruang tengah terdapat api yang sudah membesar. Teriakan minta tolong yang di dengar oleh warga setempatpun,   berusaha menolong harta benda korban yang dapat di selamatkan dan menjinakkan si jago merah dengan kekuatan yang ada.  Kendati si jago merah dapat di jinakkan 1 jam dari kejadian di tambah lagi bantuan dari PMK pemkab Ngawi hanya bisa menghalau si jago merah untuk tidak merambat ke rumah tetangga korban, akibat kejadian tersbeut Suyatno alami kerugian mencapai 125 juta dan hanya bisa menyelamatkan kendaraannya saja sedangkan harta benda lainnya ludes oleh si jago merah.
SB
AKP Suratman selaku kapolsek Kedunggalar Ngawi saat dikonfirmasi bahana membenarkan kejadian tersebut dan dari hasil olah TKP tim forensic asal api di duga berasal dari hubungan arus pendek listrik yang berada di ruang tengah seperti diungkapkan oleh korban kepada petugas akibat perstiwa kebakaran ini mengalami kerugian mencapai 125 juta. 
SB
Sementara itu dari mapolres Ngawi masih dengan informasi kriminalnya dapat kami laporkan. Hasto Rusdiyanto 25 th warga asal Desa Campursari Karangjati para korban terus mengalir melapor kepada pihak berwajib.  Kali ini tetangganya sendiri Edy Santoso 33th warga asal Desa Jatipuro Karangjati, terbujuk bualan dari pelaku hingga rela memberikan uang 520 juta kepada pelaku yang kembali akunya guna pengembangan proyek BTS Seluluer yang terdapat di luar jawa. Seperti diungkapkan oleh Kasat reskrim polres Ngawi AKP Sukono kepada bahana menjelaskan korban kali ini adalah hasil penipuan yang di lakukan oleh pelaku dengan mengaku sebagai penanggungjawab CV Mulia Artha yang bertempat di jalur Ngawi -  Caruban di km 13 masuk desa Kedungprahu Padas Ngawi dan ternyata setelah kami lakukan pemeriksaan CV tersebut tidak memenuhi syarat sebagai penyelia usaha yang tidak memiliki badan hukum yang legal.  Kepada petugas korban mengaku telah memberikan uang mencapai 520 secara bertahap  yang akunya nantinya akan mendapat pengembalian utuh di tambah lagi  mendapatkan komisi 15% dari modal yang di berikan namun kenyataannya hingga jatuh tempo  uang modal usaha yang di serahkan tidak kunjung di tepati oleh pelaku yang pada akhirnya penggelapan dan penipuan Hasto dilaporkan kepada pihak berwajib. 
SB
Di tegaskan oleh Kasat Reskrim polres Ngawi,  dari hasil keterangan pelaku usaha tipu-tipu dengan membawa nama CV Mulia Artha ada 21 korban namun baru 9 orang yang melapor dan korban yang di tipunya tersebut rata-rata memberikan dana modal lebih dari 60 hingga ratusan juta rupiah. Saat ini pihaknya mengakui masih mengembangkan kasus ini pasalnya tidak hanya pelaku Hasto sendiri yang berajalan melakukan tindak kriminalitasnya dalam daftar pencahariannya terdapat 2 orang kepercayaan yang juga terlibat dalam kasus penggelapan dan penipuan Hasto serta tidak hanya Ngawi saja yang menjadi sasaran pelaku dari informasi yang di himpun petugas korban Hasto hingga Madiun dan Magetan. 
SB
Sementara itu akibat biaya perawatan minim, atap plafon masjid agung baitulrahman Ngawi menganga karena atap plafon ambrol.  Seperti diungkapkan oleh Komari selaku pengurus takmir masjid kepada media menjelaskan kejadian ambrolnya atap plafon tersebut jatuh begitu saja tidak ada sebab yang lain dan ia menilai hal ini tidak ada biaya perawatan serta person yang bertanggungjawab dalam perawatan masjid. Sementara bila mengandalkan uang kotak amal,  dana tersebut telah habis untuk biaya kebutuhan  air bersih dan kebutuhan listrik dari masjid selama sebulan.
SB
Namun cukup menjadi tanda Tanya dari pernyataan Komari dengan mantan Bupati Harsono  dalam periodenya lalu yang pernah diungkapkan kepada media bahwa untuk biaya kebutuhan perawatan serta kebutuhan listrik dan air minum di biayai oleh pemerintah daerah dan kotal amal hanya di pergunakan oleh pengurus takmir bila terdapat kebutuhan mendesak saja. 

     

2011/12/05

SENIN 5 DESEMBER 2011


TIDAK TAHAN MELIHAT KEMOLEKAN TUBUH GADIS INGUSAN SOPIR NEKAT SETUBUHI  HINGGA 2 KALI DAN KELANGKAAN PUPUK MULAI DIALAMI OLEH PETANI  NGAWI. 
SB
Lia hari ini  kami awali dari  kisah tidak senonoh yang tak patut untuk di tiru, dilakukan oleh seorang sopir nekat setubuhi seorang gadis bau kencur yang ironisnya korban masih tetangga dengan pelaku. Kejadian yang terjadi belum lama ini di saat korban, sebut saja, melati  13 th warga asal Sumber Bening Bringin Ngawi ini usai mandi di sungai desa setempat berpapasan dengan pelaku dengan identitas Sukamto 30th  tiba-tiba korban di sekap dan di seret ke rumah pelaku. Setiba di rumah pelaku sungguh malang nasib korban, dengan tubuh kecilnya di paksa melayani  nafsu kelakian pelaku,  yang setelah selesai puas dengan melampiaskan nafsunya kepada  korban , melati di beri uang Rp 5000 serta di ancam bila memberitahukan perihal kebejatannya ia tidak segan-segan mengulang kembali perbuatannya. Namun tidak berselang lama kemudian,  korban saat di melintas tempat pemakaman warga kembali bertemu dengan  pelaku,  melihat gelagat yang tidak baik korbanpun berusaha mengambil langkah seribu, tapi  sayangnya langkah lari korban masih kalah dengan ketangkasan pelaku  yang pada akhirnya tertangkap juga.  Korban yang tertangkap  oleh tangan kekar pelaku  berprofesi sebagai sopir serabutan  di sekap  di sebuah pohon dekat sungai dan nahas korban kembali mendapat perlakukan tidak senonoh dari  pelaku  di pinggir sungai desa setempat. Terungkapnya kasus pelecehan terhadap korban ini  di saat keluarga korban merasa curiga dengan perilaku korban yang acapkali buang air kecil alami  kesakitan, setelah di cerca berbagai pertanyaan dan korban yang merasa terdesak pada mengakui perbuatan pelaku terhadapnya yang kemudian kejadian ini  dilaporkan ke pihak berwajib. 

SB
Kasubag Humas polres Ngawi AKP IWayan Murtika kepada bahana saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut dan saat sekarang  berkas aduan dari keluarga korban tengah di tangani oleh unit perlidungan perempuan dan anak,  sedangkan pelaku sampai saat ini  dalam pengejaran pihak petugas pasalnya usai kejadan Sukamto melarikan diri dari  pengejaran pihak petugas guna mempertanggungjawabkan pasal child molestation  Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan pelanggaran pasal 289 KUHP yakni tentang barangsiapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa seseorang untuk melakukan atau membiarkan dilakukannya perbuatan cabul, diancam karena melakukan perbuatan yang menyerang kesusilaan, dengan pidana penjara paling lama 9 tahun.


SB
Nampaknya derita para  petani  Ngawi masih masaih di rundung susah berkepanjangan usai dengan panen gagal karena serangan hama wereng, disusul  saat sekarang petani  alami  kesulitan mendapatkan pupuk berjenis ZA dan SP 36. karena minimnya stok 2 pupuk tersebut di pasaran hingga beberapa kios alami  stock kosong dan langka. Dari hasil pemantuan kami  dilapangan kelangkaan pupuk ini sudah berlangsung sejak dua pekan terakhir, jelas ini akan menyebabkan keresahan bagi para petani untuk meningkatkan produktifitas tanaman padinya, dan di khawatirkan akan berdampak pada produktifitas padi di Kabupaten Ngawi.  seperti di kios resmi distribusi pupuk di Desa Ngale, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Abdul Aziz, sejak dua pecan terkahir, mereka kesulitan mendapatkan stok pupuk berjenis ZA dan SP 36, dan saat ini mereka hanya menyediakan pupuk urea itupun dari distribusi pupuk kaltim, sedangkan phonska, masih terlalu banyak di kiosnya. Kecenderungan petani  Ngawi menggunakan pupuk ZA dan SP36 hingga mengakibatkan permintaan meningkat hal ini  dikarenakan factor sugesti  dari  petani  sendiri yang percaya menggunakan kedua pupuk tersebut secara berlebihan mendapatkan  hasil panen yang bagus serta memuaskan. 

SB
Akibatnya beberapa petani yang membeli pupuk di kios ataupun di distributor harus pulang dengan tangan hampa, di karenakan pupuk yang di belinya tidak ada alias kosong, hingga mereka hanya bisa pasrah dengan kondisi seperti ini, padahal Kabupaten Ngawi sebagai salah satu lumbung padi terbesar di Jawa Timur, apabila ini semakin berlarut denga adanya kelangkaan padi maka jelas akan berdampak pada produktifitas padi.Seperti yang dialami oleh Nasrudin, salah satu petani yang hanya bisa pasrah melihat kelangkaan pupuk yang terjadi di desanya, pihaknya sudah kemana-mana membeli di setiap kios yang ada di Kecamatan Paron namun kondisinya kosong. Sementara, beberapa petani di Kabupaten Nagwi hanya bias berharap kepada pemerintah khususnya Dinas pertanian Kabupaten Ngawi untuk segera memberikan solusi tentang kelangkaan pupuk yang terjadi.

2011/12/03

SABTU 3 Desember 2011

PUTTING BELIUNG TERJANG PEMUKIMAN PENDUDUK  9 RUMAH NYARIS ROBOH DAN PULUHAN ALAMI  RUSAK PARAH,  WASPADAI JAJANAN ANAK-ANAK YANG MENGANDUNG ZAT KIMIA .


Lia hari ini  kami awali dari  kejadian bencana angin putting beliung yang menerjang di wilayah Ngawi akibatkan korban materi yang tidak sedikit.  Kejadian bencana alam yang hampir sering di alami  oleh warga  Ngawi ini terjadi di Ngrambe, Sine, Widodaren, dan Mantingan akibatnya tidak hanya  akses jalur tranportasi darat lumpuh karena banyaknya pohon yang tumbang tutupi jalur jalan desa namun pemukiman penduduk banyak yang alami  kerusakan akibat terjangan angin yang dirasa dasyat bila di bandingkan dengan terjangan angin-angin yang melanda Ngawi di saat musim penghujan sebelumnya. Dari 4 kecamatan yang alami  terjangan angin putting beliung,  kecamatan Ngrambe menjadi kecamatan terparah yang terdapat di desa Cepoko Ngrambe, terdata 90 rumah warga rusak dan sedikitnya 9 rumah nyaris rata dengan tanah yang diantaranya milik Oyon Saputra (47), Darto (49), Katman (54), Warso (37), Gimin (40), Kasiyem (62), Sukadi (39), Agus (38) dan Rusdi (48).  Diungkapkan oleh Oyon Hujan deras dan angin puting beliung menerjang pemukiman warga pukul 18.00. Dalam hitungan detik, angin kencang langsung menerpa rumah-rumah warga. Genting berterbangan. Disusul kayu atap yang tidak bisa menahan hempasan angin patah berserakan. Warga yang ketakutan tertimpa reruntuhan material bangunan rumah berlarian ke ladang terdekat  bahkan dalam kondisi panik basah akan hujan desas  kami bersama anak-anak dan warga lain ke pematang sawah yang jauh dari pepohonan. Tidak dalam hitungan jam rumah yang telah dibangun dengan material batako dan atap besi itu porak-poranda. Cuma ruang bagian  depan saja yang masih berdiri. Itu saja kondisinya juga sudah mengkhawatirkan. Tembok retak dan tiang penyangga doyong.
SB
setali tiga uang pernyataan senada diutarakan Sukaryanto. Hampir lima jam, pemukiman warga gelap gulita. Beberapa titik jaringan listrik terputus akibat tertimpa pohon. Dalam pantuan kami  dilapangan siang tadi,warga baru bisa melakukan evakuasi puing-puing material bangunan keesokan harinya dengan dibantu personil TNI semua warga melakukan gotong- royong untuk membersihkan reruntuhan bangunan. Sementara ibarat flim india pemerintah daerah masihh  di nilai  lamban dalam memberikan bantuan hingga berita ini kami turunkan  pihak pemerintah daerah masih melakukan pendataan atas korban akibat bencana angin putting beliung di desa Cempoko Ngrambe seperti diungkapkan oleh yoyok Sutiyanto selaku  Kasubid penanggulangan bencana alam Satkorlak pemkab Ngawi
SB
Sementara  patut kita waspadai terhadap jajanan anak-anak yang diluar pengawasan kita diluar, seprti hasil test oleh tim kesehatan kemarin menemukan bahan-bahan kimia berbahaya yang tidak sengaja di konsumsi  putra-putri kita.   Zat yang berdampak buruk bagi kesehatan itu sengaja dipergunakan pedagang untuk pengawet dan pewarna makanan. Bila dikonsumsi secara terus-terusan bisa mengakibatkan gangguan pencernaan dan kanker. Di jelaskanoleh   Nugraha Ningrum  selaku kepala  puskesmas Ngawi kota kepada  media menjelaskan Rhodamin B misalnya. Pewarna sintetis yang digunakan pada industri tekstil dan kertas. Rhodamin B berbentuk serbuk kristal merah keunguan dan dalam larutan akan berwarna merah terang berpendar. Zat itu sangat berbahaya jika terhirup, mengenai kulit, mata dan tertelan. ‘’Itulah kenapa kami selalu melakukan pemeriksaan ke pedagang keliling yang menjajakan jajanan anak-anak. Jumlah untuk kawasan kota sendiri sekitar 150 pedagang.menurutnya faktor harga yang menjadi alasan pedagang tetap menggunakan bahan-bahan kimia berbahaya untuk pewarna dan pengawet. Bahan pewarna dan pengawet khusus makanan memang harganya rata-rata dua kali lipat. ‘’Tidak memperhitungkan kesehatan bagi konsumen. Kalau menggunakan zat pewarna kimia untungnya memang lebih besar. Tapi bahayanya bagi konsumen itu yang seharusnya juga menjadi perhatian,
SB
Diteaskannya bakso itu lebih disukai anak-anak. Padahal jangka layak konsumsi tidak bisa bertahan lama. Untuk lebih awet harus mencampur dengan bahan pengawet dalam jumlah besar. ‘’Belum lagi saos yang digunakan. Kami juga melakukan pemeriksaan secara menyeluruh. Meski terkadang tertera aman untuk kesehatan, tapi kami juga melakukan uji laboratorium.Guna merangsang pedagang menggunakan bahan-bahan non kimia, pihaknya memberikan sertifikat khusus. Sertifikat itu menandai bila makanan yang diperjualbelikan layak untuk dikonsumsi.


2011/12/02

JUMAT 2 DESEMBER 2011


PERINGATI HARI AIDS SEDUNIA PULUHAN MAHASISWA TANYAKAN PENANGAN AIDS DI NGAWI DAN SERANGAN  DIARE BELUM MENUNJUKKAN PENURUNAN JUMLAH PASIENNYA.
SB
Lia hari ini kami awali dari gelar aksi pemuda PMII NGAWI nampaknya  tidak melaksanakan aksi unjuk rasa sepertihalnya yang sering mereka lakukan dalam mengkritisi kebijakan pemerintah yang tidak berpihak pada masyarakat, melainkan dengan gelar aksi damai dalam memperingati hari Aids Sedunia yang jatuh pada kemarin.  Dalam aksi mereka yang didominasi para pemuda ini menanyakan sampai sejauh mana penanganan dan penanggulangan terhadap penderita HIV/Aids untuk di kabupaten Ngawi yang dinilai hingga kini belum maksimal. Aksi  damai Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia cabang Ngawi yang disentrakan  gelar aksinya di gedung DPRD Ngawi  ini,  mereka  pula  tidak melakukan orasi melainkan langsung menuju wall ruang pertemuan yang telah di sediakan oleh kesekertariatan DPRD guna menggelar dialog dengan sejumlah anggota DPRD Ngawi. Agus Susanto selaku koordinator PMII kepada media menjelaskan aksi damai ini sekaligus memperingati  hari aids sedunia  dengan mempertanyakan sejauh mana penangganan dan pencegahan sendiri oleh pemerintah dalam penyebaran Aids di Ngawi, pasalnya Komisi Penanggulangan Aids Daerah atau KPAD dinilai belum maksimal dalam melaksanakan kinerjanya pasalnya terdata penderita Aids tahun 2011 ini alami peningkatan bila di bandingkan dengan tahun sebelumnya dan dapat dipastikan jumlah penderita akan meningkat terus bila tidak ada penanganan yang baik dan optimal.
SB
sementara itu Slamet Riyanto selaku ketua komisi 2 DPRD Ngawi kepada bahana saat dikonfirmasi secara terpisah  menanggapi kedatangan para pemuda PMII  secara positif dan mengakui bila kinerja KPAD sampai saat ini  belum optimal dalam scedulnya mendatang akan menyediakan anggaran yang cukup guna mengkafer kebutuhan KPAD . dari data yang kami peroleh sejak tahun 2002 jumlah penderita HIV/Aids alam i peningkatan yang cukup signifikan di Kabupaten Ngawi yakni mencapai 79 kasus dan dalam 3 tahun terakhir ini alami peningkatan. Dr Puji Rusdianto selaku Kabib P2PL Dinkes Ngawi mencatat dari jumlah 79 kasus penderita hiv/ aids itu, 27 penderita hiv sudah meninggal dalam penanganan medis, dan sisasanya masih hidup. Dari jumlah 79 itu, rata rata didominasi penderita berumur 20 hingga 40 tahun.
SB
Sementara itu penyakit diare di kabupaten Ngawi masih alami peningkatan jumlah penderita nya. Seperti diungkapkan oleh Kasi P2P Dinkes Ngawi Sunaryo kepada bahana menjelaskan diare masih terdata alami peningkatan yang cukup berarti hal ini terbukti dari  pendataan yang dilakukan oleh tim tenaga kesehatan di berbagai sarana kesehatan jumlah penderita pukul angka capai ribuan jiwa dengan ratusaan pasien yang harus jalani perawatan  itensif di sarana kehatan karena keadaan umum mereka yang alami  penurunan.  Seperti data yang kami peroleh untuk 3 bulan terakhir ini  Agustus 715 jiwa, September 726 Oktober 629 dan kendati data bulan November ini belum masuk namun jumlah pasien masih relatif tinggi serta belum ada penurunan jumlah penderitanya.  Sebelumnya pasien Diare menyerang pada penderita dengan range umur 5 hingga 14 tahun  namun untuk saat sekaraang beralih mendominasi dengan umur 0 hingga 5 th serta masih wilayah Walikukun dengan jumlah terbanyak mencapai 996 pasien untuk penyakit diare.

2011/12/01

KAMIS 1 DESEMBER 2011


DITINGGAL  KE KAMAR MANDI  SEDAN ALTIS RAIB DAN HAK INSIATIF DPRD NGAWI AKUI PERBAIKI JANJINYA KEPADA AUDIENNYA. 
SB
Lia hari ini kami  awali dari mapolres Ngawi dengan mapolres dengan informaasi kriminalnya. Ditinggal 5 menit untuk buang air kecil mobil sedan altis raib di gondol penumpang.  Kejadian yang  belum lama terjadi ini bermula dari korban  berprofesi sebagai sopir taxi berpangal di pelabuhan tanjung mas semarang , menerima pesanan dari penumpang  yang ingin pulang ke Ngawi pada awalnya penumpang ini  berlaku  sewajarnya tidak menunjukkan tanda-tanda mencurigakan namun setelah sampai di salah satu warung desa Walikukun Widodaren Ngawi Ahmad Hariyono 35 th warga asal Dusun /Desa Lopait Tuntang Semarang  keluar untuk buang air kecil namun sialnya mobil taxinya di bawa kabur oleh penumpangnya. Konstan saja teriakan maling dari korban membuat tanggap  warga sekitar yang langsung melakukan pengejaran dan taxi nopol H 1048 FG korban berhasil di berhentikan di simpang 3 desa Gendingan Widodaren Ngawi  oleh warga yang di bantu oleh petugas polsek setempat. Pelaku dengan identitas Permadi  Lasimin 25 th warga asal  dusun Sentul Desa Watutinatah Karangayar mengaku kepada petugas nekat membawa kabur kendaraan taxi korban karena terkejut dengan argo meter Taxi yang menunjukkan nominal ratusan sementara uang pelaku  menipis tidak cukup untuk membiayai argo taxi.  
SB
Kasubag Humas Polres Ngawi AKP I Wayan Murtika kepada bahana membenarkan kejadian tersebut dan saat sekarang pelaku mendekam di balik jeruji  polsek Widodaren Ngawi guna mempertanggungjawabkan tindakannya atas pelanggaran  per cobaan pencurian di siang hari sesuai dengan pasal 363 KUHP ancaman pidana penjara selama 5 tahun lebih. 

SB
minggu depan DPRD  bersama esekutif bakal gelar rapat paripurna kembali guna bahas hak inisiatif untuk disahkan sebagai peraturan daerah.  Seperti diungkapkan oleh Dimas Alfinor salah satu anggota komisi  1 DPRD Ngawi kepada bahana menjelaskan hak inisiatif DPRD yang bakal di sampaikan kepada esekutif tersebut diantaranya usulan-usulan dari anggota perkomisi yang  terdiri dari Alokasi dana desa dari komisi 1, Pariwisata dari  komisi 2,  penataan pasar dan pasar modern dari  komisi 3,  pembangunan fisik dan pendidikan dari komisi 4 dan pengaturan dana desa oleh banleg sendiri.  Ditegaskan oleh Dimas demikian panggilan akrab dari perwakilan anggota komisi 1 DPRD Ngawi kepada bahana menjelaskan pihaknya mengangkat ADD dalam hal ini  untuk dapat kiranya menambah penganggaran yang di nilai kurang oleh anggota dewan yakni  hanya sekitar 26 hingga 32 bantuan yang di berikan untuk dapat meningkat 10 persen dari  dana perimbangan sehingga meningkat menjadi  50 hingga 60 juta diterimakan kepada desa. Menurutnya ha l ini di rasa perlu untuk di sahkan mengingat perangkat desa perlu adanya jaminan kesejahteraaan yang selama ini di rasa kurang memadai serta pemenuhan kebutuhan mereka yang bukan sebagai pegawai negeri sipil. 
SB
pernyataan  akan adanya hak inisiatif yang di munculkan sebagai perda oleh anggota dewan kepada esekutif ini dinilai sebagai ajang dari  wakil rakyat tersebut mencari kesempatan karena selama ini janji kepada kontituennya tidak terpenuhi namun pernyataan tersebut di bantah oleh Dimas.  Hak inisiatif sudah ada dari dulu dan baru saat sekarang di manfaatkan oleh  anggota dewan guna memperbaiki perda yang ada dan di buat oleh dewan bukannya pengusulan dari esekutif.  Rapat paripurna yang akan di laksanakan pada minggu depan ini akan dimanfaatkan sebaik mungkin agar kiranya 5 item hak inisiatif dewan dapat gol menjadi perda. 
SB
Ditambahkan oleh Antok panggilan akrab dari  ketua DPRD Ngawi kepada bahana saat dikonfirmasi secara terpisah menjelaskan kekuatan perda inisiatif ini sama halnya dengan perda-perda yang telah di usulkan oleh esekutif namun bedanya  ranperda ini  di buat oleh anggota dewan yang diusulkan kepada esekutif.