RADIO BAHANA FM>>> RADIO KELUARGA ANDA PASS DI DENGAR PASS DI HATI>>> www.pramesnet.com o RADIO BAHANA FM>>> RADIO KELUARGA ANDA PASS DI DENGAR PASS DI HATI>>> www.pramesnet.com

2011/11/18

JUMAT 18 NOVEMBER 2011

SOPIR NGANTUK BUS TABRAK TRUCK 3 ORANG ALAMI LUKA BERAT, BAWA MIRAS WARGA KEDIRI DIPOLISIKAN DAN HINGGA KINI STAF AHLI GOLKAR MASIH KOSONG.
SB
Lia hari ini kami awali dari kejadian kecelakaan nahas di jalur Ngawi –Karangjati antara bus Mila dengan truck yang akibatkan 3 orang alami luka berat di duga, sopir bus mengantuk dalam mengendarai kendaraannya. Kejadian yang terjadi pagi tadi bermula dari bus mila dengan jurusan Banyuwangi-Yogyakarta yang dikemudikan oleh Ahmad 55th warga asal Desa Kuniran Probolinggo melintas dari arah Timur ke Barat, sesampai di tempat kejadian perkara tepatnya di desa Padas bus nopol N 7246 US berjalan oleng dan melebihi marka jalan di saat yang bersamaan muncul dari arah berlawanan truck nopol AB 9004 PA yang dikemudikan oleh Qoir 48 th warga asal Desa Gayaman Mojokerto tak dapat mengusai kemudinya diakibatkan jarak yang sudah dekat benturan antara kedua kendaraan tak dapat terelakkan. Karena benturan keras antara kendaraan berat tersebut 3 penumpang bus alami luka berat yang harus mendapatkan perawatan itensif di sarana kesehatan terdekat.
SB
kasat lantas polres Ngawi AKP Tony Prasetyo saat dikonfirmasi media membenarkan kejadian tersebut dan kejadian kecelakaan di jalur Ngawi – Karangjati ini, murni human error dari pengemudi bus mila yang mengendarai kendaraannya dalam kondisi mengantuk guna mempertanggungjawabkan tindakannya pelaku wajib menginap di hotel prodeo polres Ngawi untuk sementara waktu guna menunggu proses hokum lebih lanjut.
SB
sementara itu petugas lantas polres Ngawi siang tadi berhasil gagalkan pengiriman miras asal jawa tengah saat melintas di jalur Ngawi. Kejadian yang terjadi siang tadi bermula di saat petugas lantas tengah melaksanakan patroli mencurigai 2 kendaraan yakni mobil pick up nopol AG 8869 RC dengan mobil L300 nopol AG 1269 YE melintas dengan syarat muatan berat dari asah barat ke timur, setiba di pertigaan desa Banyaan Watualang Ngawi kedua kendaraan tersebut di berhentikan. Nampaknya kecurigaan petugas benar adanya 2 kendaraan tengah muat minuman keras jenis arak yang berasal dari Jawa Tengah, melihat hal tersebut kedua pengemudi beserta kernet diamankan oleh petugas. Dari hasil pendataan petugas sedikitnya terdapat 30 jirigen yang terdiri dari jirigen 40 literan ini, 20 jirigen berisi 30 liter arjo dan 10 jirigen berisi 30 liter alcohol berkadar tinggi atau 85 persen yang dipasok dari wilayah Jawa Tengah hendak di kirim ke Kediri. Selaian barang bukti 2 unit kendaraan puluhan jirigen petugas juga mengamankan 4 warga Kediri yang diantaranya Jupri 36th dan Raharjo 25th yang keduanya warga asal Desa Dempel Mojokerto, Hartono 37th warga asal desa Kedaung dan Mohamat 39 th warga asal Semen Kediri. Jupri kepada petugas mengaku hanya sebagai kurir untuk mengambil dari Bekonang Sragen Jawa Tengah yang hendak di kirim ke Kediri.
SB
Kasubag Humas polres Ngawi AKP I wayan Murtika kepada bahana saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut dan saat sekarang ke empat pelaku masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh anggotanya hal ini di harapkan dapat memutus peredaran minuman keras jenis arak yang beredar terlebih lagi memasuki wilayah hokum polres NGawi.
SB
sementara itu dari DPRD Ngawi dapat kami informasikan, hingga kini staf ahli untuk fraksi Golkar belum terisi buntut pejabatnya terganjal urusan hokum yakni judi remi dan harus mendekam di balik jeruji Lapas Ngawi. Jefrey S Budiman selaku ketua DPD Golkar Ngawi saat dikonfirmasi menanggapi hal tersebut pihaknya mengaku belum mendapatkan surat resmi dari pihak DPRD perihal rencana pergantian staf ahli yang duduk di legeslatif mengingat pejabatnya masih menjalani proses hukum. Namun pernyataan itu terkesan staf ahli masih di pertahankan terbukti dari pernyataan Sekertaris dewan drs Sugeng kepada bahana saat dikonfirmasi secara terpisah menjelaskan pergantian staf ahli merupakan kewenangan dari fraksi yang memberangkatkannya yang diawali dari rapat partai, namun hingga saat ini partai bersimbol pohon beringin ini belum juga menyerahkan bakal calon penggantinya pasalnya sebagai prasyarat staf ahli DPRD di wajibkan tidak sedang atau pernah di vonis dalam permasalahan hokum.

2011/11/17

KAMIS 17 NOVEMBER 2011


NGEBAN WARGA KEDIRI TEWAS TERLINDAS, DIPARKIR DI TERAS RUMAH PICK UP AMBLAS DAN BLUD RSUD DEWAN HARAPKAN BUAT STANDART PELAYANAN MINIMAL.
SB
Lia hari ini kami awali dari kejadian kecelakaan nahas tewaskan warga asal Kediri. Kejadian tragis yang terjadi di jalur Ngawi – Mantingan tepatnya di km 9- 10 masuk desa Sooko Kedunggalar Ngawi bermula dari  korban dengan identitas Yoni 35th warga asal  desa Campurejo Kediri hendak menggaanti ban belakang truk yang alami  pecah ban di parit jalan sebelah kanan dengan moncong truck nopol N 9556 UY ke barat namun nahasnya tiba-tiba dari arah timur muncul truck fuso dengan di kemudikan oleh Sumantri 39 th warga asal desa jemursari Surabaya melintas dengan kecepatan tinggi dan tak ayal lagi, korban yang tidak sempat menghindar laju truck dengan kecepatan tinggi tersebut melindas tubuhnya. Supeno saksi warga setempat kepada bahana menjelaskan kejadian cukup  cepat dan tahu menahu korban sudah di temukan tidak bernyawa dengan luka yang cukup parah dari kepala hingga badan ,sementara sopir truck usai kejadian langsung melarikan diri. Karena kesigapan warga dan emansipasi sesame sopir truck yang melakukan pengejaran terhadap sopir Fuso pada akhirnya dapat terkejar dan diserahkan kepada pihak berwajib.  Kepada petugas Sumantri mengaku tidak mengetahui keberadaan korban yang sedang membenahi ban trucknya, yang ia sendiri hendak menyalip kendaraan yang berada di depannya dengan mengambil lajur kiri berakibat fatal yakni  menabrak korban yang sedang ngeban ia mengakui melarikan diri dan hendak menyerahkan diri kepada petugas karena takut dengan aksi amuk massa.

SB
kasat Lantas polres Ngawi AKP Tony Prasetyo saat dikonfirmasi bahana membenarkan kejadian tersebut dan saat sekarang sopir dengan identitas Sumantri ini  mendekam di balik jeruji mapolres Ngawi guna mempertanggungjawabkan tindakannya atas kelalaian mengendarai kendaraan mengakibatkan korban jiwa di jalan raya yakni  menyalip kendaraan dari jalur yang salah, kepada tersangka dapat di ancam pidana penjara selama 5 th lebih sesuai dengan pasal 359 yang dilanggarnya.     

SB

sementara itu dari  DPRD Ngawi dapat kami informasikan,  rencana RSUD dr Soeroto dengan manajemen berbasis otonom dan langsung mendapatkan kepercayaan dari pemerintah propinsi Jawatimur yakni Badan Layanan Umum Daerah atau BLUD di harapkan tidak hanya memperbaiki manajamen keuangannya saja.  Dijelaskan oleh Dedi S Wibowo salah satu anggota komisi 2 DPRD Ngawi kepada bahana menjelaskan BLUD yang saat sekarang di gadang-gadangkan untuk memperbaiki situasi pelayanan di rumah sakit milik daerah ini  diharapkan tidak hanya manajemen keuangan saja  yang menjadi skala prioritas namun masih ada tata kelola manajemen sendiri dan Laporan keuangan yang transparan, dan Standart Pelayanan.  Menurutnya bila pihak rumah sakit daerah  hanya berasumsi perbaikan manajemen saja, hal itu salah sehingga ketiganya harus di garis bawahi untuk dilaksanakan secara terpadu. Pasalnya selama ini  mereka yakni pihak rumah sakit terkesan swatanisasi sehingga inginnya lepas dari pemerintah daerah namun jangan salah dengan BLUD tersebut tim idependen yang di tunjuk oleh pemerintah daerah mempunyai kewenangan dalam memeriksa keuangan selain BPK.
SB
mengingat hal itu standart pelayanan minimal yang menjadi acuan dalam segala kegiatan pengobatan di rumah sakit bakal di desak oleh dewan untuk dapat segera di buat oleh pihak rumah sakit daerah namun bila mereka tidak sanggup dan tidak juga segera membuat scedulnya dewan dengan menggunakan hak inisiatif bakal mengajukan diri untuk membuat standart pelayanan minimal kesehatan di rumah sakit milik daerah ini.  

SB
Sementara itu ditinggal di teras pick up seharga ratusan juta amblas di gondola maling. Kejadian yang terjadi belum lama ini bermula dari  korban dengan identitas Awan Pranoto warga asal desa Pule Ngrambe hendak memanasi kendaraan pribadinya yang baru di belinya namun alangkah terkejutnya kendaraan pick up L300 nopol AE 9426 JA sudah tidak berada di tempatnya mengingat hal tersebut pihaknya melaporkan kejadian ini kepada pihak berwajib. Kepada petugas korban alami kerugian mencapai 140 juta,  sementara AKP Suryono selaku  kapolsek Ngrambe membenarkan kejadian tersebut  dan saat sekarang kasus pencurian masih menjadi atensi anggotanya untuk di tindak lanjuti.   

2011/11/16

RABU 16 NOVEMBER 2011


EBAS DI NGAWI DI GULUNG SATPOL PP, JELANG GIAT SURO PETUGAS GANDENG PARA PENDEKAR NGAWI.
SB
lia hari ini kami  awali  dari  giat  satuan polisi pamong praja pemkab Ngawi dalam jelang penilaian adipura, bersihkan pamlet, spanduk, di jalur hijau serta titik-titik strategis.  Tidak sedikit spanduk dan pamlet yang berada di jalur hijau seperti halnya di jalan A. Yani, ringrood timur maupun barat serta di seputaran lapangan merdeka di bersihkan oleh petugas rantib terlebih lagi, masa pemasangan papan reklame tersebut di luar batas bahkan papan reklame ebas atau Edhie Baskhoro tidak lepas dari penjabutannya.  Seperti diungkapkan oleh Peggy Yudo selaku  kasi  operasi satpol PP Pemkab Ngawi kepada bahana menjelaskan kegiatan ini tidak ada maksud apa-apa hanya melaksanakan perda tentang tata kota serta penertiban papan reklame liar atau melebihi batas pemasangan. 
SB
Ditambahkan oleh Peggy  penertiban ini, juga sekaligus dalam rangka mempersiapkan Ngawi untuk penilaian Adipura yang tengah di laksanakan oleh pemerintah dan giat ini tidak hanya dilakukan pada hari ini saja namun akan terus berlangsung selama beberapa hari ini dengan sasaran papan reklame serta tidak terkecuali penyakit masyarakat. 

SB
Sementara jelang Suro polres Ngawi gandeng para pendekar guna cipta kondisi di wilayah hukumnya. Seperti diungkapkan oleh Kapolres Ngawi AKBP Eko Trisnanto kepada media menjelaskan siang tadi pihaknya tengah melaksanakan kontrak kerjasama damai bersama para pendekar yang terdapat di Kabupaten Ngawi yang diantaranya pemilik perguruan Kera Sakti, Winongo, SH terate, Gubuk Remaja dan Tapak Suci yang dikandung maksud menjaga kerukunan, saling menghormati dan menciptakan kondisi yang aman jelang berbagai kegiatan yang dilaksanakan pada bulan Suro mendatang, di pastikan pemilik perguruan akan banyak kegiatan, terlebih lagi SH terate dan Winongo di Madiun. Di tambahkan oleh Kapolres Ngawi mengingat pada tahun lalu Ngawi, sempat di gegerkan dengan perselelihan antar perguruan,  yang di harapkan dengan MOU ini dapat menekan perselisihan yang ada dan menciptakan cipta kondisi  yang kondusif.

SB
ditegaskan oleh Kapolres Ngawi, tingkat kerawanan sendiri untuk diwilayah Ngawi terkonsentrasi untuk 2 wilayah yakni perbatasan Magetan-Ngawi tepatnya di desa Geneng dan Karangjati – Caruban tetapnya di desa Talok yang di harapkan kejadian perselisihan tahun lalu tidak terulang kembali.       

2011/11/15

SELASA 15 NOVEMBER 2011


3 HARI MENGHILANG BOCAH SD DITEMUKAN TEWAS DAN ANAM NILAI PENDATAAN KEBUTUHAN TENAGA PENDIDIK BAGI  DINAS PENDIDIKAN MASIH CARUTMARUT.
SB
3 hari menghilang bocah sekolah dasar asal  jawa tengah di temukan di sungai kecematan Pitu Ngawi sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Korban yang ditemukan oleh warga di Dusun Ngambong desa Pitu Kecamatan Pitu Ngawi ini cukup  mengenaskan melihat kondisi korban yang sudah tidak utuh banyak luka di sukujur tubuhnya.  Seperti diungkapkan oleh Kapolsek Pitu Ngawi AKP Misrin kepada bahana menjelaskan korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa di temukan oleh warga dan kondisinya cukup  mengenaskan banyak luka di temukan di sekujur tubuhnya  dipertegas pula oleh tim forensic rumah sakit dr. Soeroto Ngawi menjelaskan korban di duga tak dapat berenang di saat bermain di sungai hal ini terbukti dari  saluran pernafasan mengeluarkan air bertanda di paru-paru korban di  penuhi dengan air sedangkan pada tubuh korban ditemukan adanya luka sepertihalnya sayatan hal ini kuat dugaan jenasah korban di saat terseret aliran sungai terkena benda keras dan runcing sepertihalnya batu dan dahan bamboo yang terdapat di sungai Bengawan Solo ini.

SB
 Usai diidentifikasi jenasah korban ini  dengan indentitas Oki Adi Saputro 14th pelajar kelas IV warga asal dukuh Macan Mati Desa Klandungan Kecamatan  Ngrampal Sragen JawaTengah keterangan ini  di perjelas pula oleh Purwanto 45th ayah korban yang mengaku kepada petugas, korban selama 3hari  ini, korban sudah menjadi pencaharian oleh tim SAR dikarenakan hilang setelah bermain di sungai desa setempat bersama dengan 3 rekannya usai sekolah dan baru di temukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa di aliran sungai bengawan solo di desa Pitu Ngawi. 

SB
Sementara itu dari DPRD Ngawi dapat kami informasikan, selama beberapa bulan terakhir ini  pemkab Ngawi tengah melakukan pendataan tenaga pendidik  yang di rasa dapat di perbantukan di sekolah-sekolah pelosok namun Anam menilai pendataan panitia terkesan semrawut.  Khoirul Anam Mukmin selaku  ketua komisi 1 DPRD Ngawi kepada bahana menjelaskan pihaknya menilai laporan yang di suguhkan kepada anggota dewan selama ini  tidak pernah akurat, masih saja di lakukan perubahan-perubahan yang dilakukan oleh penyelenggara pendidikan pemkab Ngawi awalnya kami  menerima 400 sekian kebutuhan tenaga pendidik,  namun berubah bulan  berubah pula jumlah yang disodorkan  lagi yang sekarang mencapai 600 orang.  Menurut Anam demikian panggilan akrab dari ketua komisi 1 DPRD Ngawi yang juga menjabat ketua dewan syuro PKB Ngawi mengakui saat sekarang pemkab Ngawi tengah tidak melaksanakan rekrutmen CPNSD di takutkan bila pendataan tenaga pendidik yang ditempatkan di sekolah-sekolah pelosok ini menjadi ajang oknum tidak bertanggungjawab memanfaatkan situasi sehingga di pergunakan untuk mencari keuntungan sendiri. 

SB
Anam tegas bila nantinya panitia masih saja menyodorkan data-data yang tidak akurat, ia akan meminta pertangungjawaban  kepada mereka sehingga rumor perihal permainan data-data tersebut  tidak mencuat dan mencoreng nama kabupaten Ngawi. 
         

2011/11/14

SENIN 14 NOVEMBER 2011


SEKDA  BANTAH JUAL BELI KURSI PEJABAT DILAKUKAANNYA, MABUK  DI TERAS RUMAH ORANG  TUAN RUMAH DIANIAYA DAN HTI NGAWI TOLAK KEDATANGAN OBAMA.
SB
Siang tadi usai gelar hearing dengan anggota komisi 1 DPRD Ngawi, Sekda secara tegas membantah adanya permainan isu jual beli kursi pejabat jelang SOTK Desember mendatang. Dari informasi yang kami  peroleh akhir Desember besok, pemkab Ngawi bakal bongkar gerbong mutasi besar-besaran, sedikitnya lebih dari 250 jabatan PNS akan kosong yang diisi dengan pejabat baru, dari eselon 2 hingga 4 yang masih di tambah pula penempatan pejabat untuk 2 badan baru, 2 staf ahli  serta kepala dinas yang telah habis masa jabatannya Mas Agus Nirbito Sekda Ngawi mengungkapkan dalam penyeleksian para pejabat yang bakal di rekomendasikan ke kursi-kursi baru maupun lama pihaknya hanya sebagai penasehat saja tidak memiliki kewenangan namun bila yang melakukan permainan itu bawahannya ia juga tidak memungkiri pasalnya sampai sejauh ini belum terlaporkan karena saya masih punya asisten.

SB
sekda yang terkesan mengiyakan adanya permainan jual beli kursi pejabat  ini menjawab dengan sembari terburu-buru meninggalkan para kuli berita.  Dari informasi yang kami  himpun setingkat kasi di sebuah lembaga bisa mencapai puluhan juta guna mendapatkan jabatan yang diinginkan bagaimana dengan harga jabatan kepala dinas. 

SB
Semenatara itu Agus Wiyono salah satu anggota komisi 1 DPRD Ngawi, kepada bahana menjelaskan pemanggilan tim Baperjakat pemkab Ngawi tersebut hanya menanyakan sejauh mana kreditbilitas para pejabat yang nantinya mengisi kekosongan yang ada, pihaknya tidak menginginkan pejabat yang asal-asalan yang kurang memenuhi kualifikasi yang nantinya akan berdampak kurang majunya kesejahteraan warga Ngawi. Agus demikian panggilan akrab dari salahsatu anak partai amanat nasional ini mengakui tidak membahas hingga permasalahan jual beli kursi namun cukup menyayangkan para pejabat yang sudah waktunya pension tetap saja di rekomendasikan mengisi jabatannya atau di perpanjang masa kerja mereka.

SB
Sementara itu  mengamuk di depan rumah orang lain di nasehati,  pemilik rumah di aniya pemabuk hingga alami  luka –luka.  Kejadian yang belum lama terjadi ini,  saat sekarang tengah di tangani oleh anggota polsek geneng Ngawi.  Peristiwa yang bermula dari  korban Suroso 41th warga asal Dusun Alaspecah, Geneng Ngawi mendengar suara gaduh di depan rumahnya setelah di periksi asal suara dari  Doni  Agus Hermawan 21 th warga asal Dusun Pilangpayung Geneng, Ngawi niat hendak di peringatkan untuk tidak membuat keresahan, nampaknya kata-kata korban membuat tidak terima pelaku yang langsung memberikan hadiah bogem mentah kepada korban yang mengenai  rahang bawah serta kepala bagian belakang yang saat ini masih terasa sakit bila di pegang.  Tindakan penganiyaan pelaku yang sudah terpengaruh minuman keras ini  langsung di laporkan kepada petugas berwajib.

SB
AKP Partono selaku Kapolsek Geneng Ngawi saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut  dan saat sekarang anggotanya yang sudah menangkap pelaku di kediamannya dengan tanpa perlawanan masih melakukan pemeriksaan  guna kelengkapan berita pemeriksaan petugas atas pelanggaran pasal 351 tentang penganiyaan dengan ancaman pindana penjara selama 5 th lebih. 

SB
sementara itu  sore tadi di bundaran simpang empat Kartonyono Ngawi Hizbut Tahrir Indonesia Ngawi gelar aksi solidaritas tolak kedatangan Obama. Diberitakan bahwa presiden AS Barack Hussein Obama yang akan berkunjung lagi ke Indonesia tepatnya ke Bali dalam rangka menghadiri KTT Asean dan KTT Asean – Asia timur pada 17-19 november mendatang yang sekaligus mengangendakan mendatangi Deklarasi Kode Etik laut Cina Selatan.  Aksi solidaritas dengan melibatkan puluhan anggota HTI Ngawi ini, selain membawa pamlet bertuliskan  tolak Obama datang ke Indonesia,  Obawa adalah komunis dan obama presiden Kapitalis imperalisme ini mereka juga membawa  selebaran pernyataan sikap HTI Ngawi tolak Obama datang ke Indonesia yang mereka bagikan kepada pengguna jalan.  dr. Moh Amin selaku  korlap HTI kepada bahana menjelaskan penolakan  kedatangan Obama ke Indonesia yang mereka nilai hanyalah kunjungan guna mengokohkan kepentingan AS di wilayah Asia timur dengan syarat penjajahan serta memerangi umat muslim saja. 

SB
Ditegasnya aksi solidaritas ini  tidak hanya di lakukan di Ngawi saja namun akan meyeluruh se Indonesia yang dilakukan oleh teman-teman HTI hingga jelang 17 november mendatang bahkan penguatan penolakan Obama mereka lakukan pula dengan media dakwah melalui seminar dan pemanfaatan media elektronik.            

2011/11/11

JUM'AT 11 NOVEMBER 2011


KABUR DARI RUMAH SELAMA  2 BULAN TERJARING RAZIA DI WARNET  DAN PETUGAS  TETAPKAN SOPIR BUS PARIWISATA SEBAGAI TERSANGKA DALAM KECELAKAAN NAHAS DI DI SIDOLAJU DAN PARADE NUSANTARA JALIN DUKUNGAN DENGAN MUSPIDA

KABUR DARI RUMAH SELAMA  2 BULAN TERJARING RAZIA DI WARNET
Ngawi, hati-hati bila anda memiliki putra dan putri yang diluar pengawasan dari fasilitas internet maupun hp bila tidak mengalami  nasib serupa dengan sejoli yang ditangkap petugas satpol PP. pagi tadi dalam giat razia satpol PP pemkab Ngawi, menjaring sepasang remaja yang bukan suami-istri tertangkap basah sedang berduaan di balik bilik warnet. Ironisnya mereka adalah sepasang pemuda yang berasal dari  luar kota yang berbeda dan kabur dari rumah sejak 2 bulan yang lalu serta cukup  di sayangkan sang perempuan sudah dalam keadaan hamil.  Kedua remaja yang mengaku  kepada petugas rantib bukanlah pasangan suami –istri melainkan sepasang pemuda yang berkenalan lewar sms hp. Ringga Setiawan 22 th warga asal desa Baron Kecamatan Kayen Pati dan Suci Atmananingtyas 20th warga asal desa blorakidul Sidoarjo. Perkenalan mereka dimulai dari sms nyasar yang dteruskan kepada mereka berdua untuk saling berkenalan yang kemudian berlanjut pertemuan di Kediri diakuinya ia sudah berhubungan layaknya seperti halnya suami istri dari  Kediri hingga sampai di Ngawi tertangkap di warnet oleh satpol PP ” saya kabur dari rumah sejak 2 bulan yang lalu tidak ijin kepada orangtua diajak merantau dengan teman prianya yang dikenalnya lewat sms, yang terjaring oleh satpol PP beberapa waktu yang lalu” ungkap Suci. 

Sementara itu Peggy Yudo selaku  kasi ops satpol PP pemkab Ngawi kepada media menjelaskan sepasang pemuda tersebut  tertangkap dikarenakan tidak memiliki identitas sama sekali dan berada di Ngawi selama sebulan terakhir ini, bertahan hidup  dengan berpindah tempat dari satu tempat warnet hingga di kolong jembatan” kami sudah menghubungi keluarganya untuk menunggu  diambil oleh pihak keluarganya”


PETUGAS  TETAPKAN SOPIR BUS PARIWISATA SEBAGAI TERSANGKA DALAM KECELAKAAN NAHAS DI DI SIDOLAJU
Ngawi, kejadian kecelakaan di jalur Ngawi-Mantingan tepatnya di desa Sidolaju  Widodaren kemarin yang menewaskan 3 orang sekalligus di tempat kejadian perkara dan mengakibatkan korban luka 13 ringan 8 luka berat telah di tetapkan sopir bus pariwisata sebagai tersangka.  Seperti diungkapkan oleh Kasat Lantas Polres Ngawi AKP Tony Prasetyo  kepada media menjelaskan tersangka dalam kecelakaan berutun dengan melibatkan 3 truck dan 1 bus pariwisata ditetapkan sopir bus pariwisata nopol  AG 7012 UD  dengan identitas Jamjuri warga asal Wates Kediri” sopir bus pariwisata setelah dimintai keterangan mengaku mengantuk saat mengemudikan kendaraannya hingga mengakibatkan oleng ke kanan dan tertabrak truk tronton dari arah berlawanan” saat sekarang sopir bus pariwisata  dalam mendekam di balik jeruji mapolres Ngawi untuk menunggu kepastian hokum pelanggaran pasal 359 KUHP karean ketidak hati-hatian dan kelalaiannya mengakibatkan korban jiwa di jalan raya.

Seperti yang kami beritakan kemarin akibat oleng  saat melintas di desa sidolaju  Ngawi bus pariwisata dengan memuat 30 orang usai menghadiri pesta pernikahan di Banjarnegara hendak ke Kediri ini,  bus alami oleng saat melintasi jalan yang menikung.  Karena melebihi marka jalan bus pariwisata di tabrak truck gandeng dari arah berlawanan hingga guling dan nahasnya bus yang terguling di tengah badan jalan di tabrak pula dari arah belakang yakni searah dengan bus yakni  2 truck yang mengakibatkan bus ringsek, tidak hanya itu saja 3 korban tewas dalam kejadian tersebut dan korban luka ringan hingga berat “ korban masih seperti kemarin tidak ada tambahan hanya saja para korban dengan luka berat mulai di rujuk ke rumah sakit yang lebih represerentatif dalam menangani  kesehatan mereka “ tambah Perwira lantas polres Ngawi.   

Ngawi, sementara itu  siang tadi sedikitnya belasan perangkat desa yang tergabung dalam parade nusantara datangi  kantor Bupati Ngawi.  Aksi solidaritas yang nampaknya jauh dari aksi  unjukrasa ini  mereka nilai hanya bertamu untuk kunjungan kepada para muspida.  Seperti diungkapkan oleh Triono salah koordinasi masa kepada media menjelaskan kedatangannya ini bertamu secara baik-baik tidak ada unsure tekanan namun  hanya satu permintaan mereka untuk meminta dukungan kepada muspida memenuhi permintaan mereka guna memberikan dukungan atas pengesahan Undang-Undang Desa yang sampai saat ini  belum juga di sahkan oleh pemerintah pusat”  kami  hanya meminta pernyataan sikap kepada Muspida dan sebelum mendatangi  Bupati  pihaknya sudah mengantongi buah tangan dari ketua DPRD Ngawi.

Diharapkan dengan membawa buah tangan dari para muspida Ngawi ini parade nusantara yang dlam waktu dekat bakal bertolak ke Jakarta akan menyerahkan secara langsung bersamaaan dengan daerah-daerah lain. Kami sudah melaksanakan kesepakatan pertengahan bulan akan ke Jakarta dan kembali mengulang menduduki Jakarta untuk segera melakukan desakan terhadap pengesahan terhadap UU Desa.   

2011/11/10

KAMIS 10 NOVEMBER 2011

KECELAKAAN BERUNTUN TEWASKAN 3 NYAWA SEKALIGUS DAN PULUHAN KORBAN ALAMI LUKA-LUKA.  DAN SEHARI PETUGAS TERIMA 2 ADUAN PENGANIAYAAN

Ngawi, kecelakaan di jalur tengkorak Ngawi – Mantingan kembali membawa korban manusia. Kejadian kecelakaan tabrakan beruntun dengan melibatkan empat kendaraan sekaligus terjadi di desa Sidolaju Widodaren ini, tiga orang tewas dan puluhan lainnya mengalami luka-luka dalam musibah ini. Tabrakan yang melibatkan bus pariwisata dan tiga truk sekaligus ini juga mengakibatkan jalur Ngawi - Solo macet total karena lamanya proses evakuasi terhadap sejumlah korban luka yang terjepit bodi kendaraan yang ringsek.

Kejadian kecelakaan beruntun yang melibatkan empat kendaraan bus pariwisata yang tiga truk sekaligus ini terjadi di jalan raya Ngawi – Solo tepatnya masuk desa Sidolaju Widodaren Ngawi, kondisi bus pariwisata dalam pengamatan kami dalam keadaan ringsek terguling di tengah jalan setelah di tabrak 3 truk sekaligus dan sebaliknya kondisi truk rusak parah dan usai kejadian itu hampir semua pengemudinya terjepit bodi truk. Dalam musibah tersebut 3 orang penumpang bus tewas dilokasi kejadian yang diantaranya mereka Eny Purwati warga asal desa Cerme Grodol Kediri, Ani warga asal desa Jagalan kecamatan Gurah Kediri dan Siti Solikhah warga asal Kedungwaru Tulungaggung. Sementara puluhan penumpang yang alami luka-luka ringan hingga berat langsung dilarikan k eke rumah sakit Dr Soeroto Ngawi. kronologis kecelakan sendiri berawal saat bus pariwisata yang di tumpangi 30 orang dikemudikan oleh Jamjuri warga asal Wates Kediri melaju dari arah barat ke timur yakni rombongan keluarga usai menghadiri pernikahan di Banjarnegara untuk pulang ke Kediri, sesampai di lokasi kejadian jalan dengan karakteristik menikung Bus Pariwisata tersebut oleng ke kanan. Saat bersamaan muncul dari arah berlawanan truck gandeng dikemudikan oleh Dalijo warga asal Imogiri Bantul Jawatengah karena jarak yang sudah dekat tabrakan antara kedua kendaraan tak dapat terelakkan, posisi bus yang terguling di tengah jalan raya membuat truck yang melaju searah dengan bus pariwisata ikut menabrak bus. Jaka salah satu korban luka dari penumpang bus yang saat ini dalam perawatan tim medis mengaku tidak tahu menahu kecelakan yang begitu cepat tersebut dan posisi saya duduk di kursi belakang” saya masih tidur mas, tahu-tahu bus sudah terguling di tabrak dengan 2 truk dan dalam peristiwa tersebut 3 orang tewas”

sementara itu Kasat lantas Polres Ngawi AKP Tony Prasetyo saat dikonfirmasi di membenarkan kejadian tersebut dan kejadia ini di awali dari bus yang oleng ke kanan bertabrakan dengan truck gandeng dan di tabrak dari belakang 2 truk dalam peristiwa tersebut 3 orang tewas dan puluhan alami luka-luka.

Petugas yang datang langsung melaksanakan olah TKP tiga korban tewas langsung di bawa ke rumah sakit dr Soeroto Ngawi dengan 2 mobil ambulan dan tabrakan tersebut juga mengakibatkan jalur Ngawi – Solo macet total karena lamanya proses evakuasi terhadap sejumlah korban luka yang terjepit bodi kendaraan yang ringsek.

Sehari petugas terima 3 aduan penganiyaan.
Ngawi, kasus penyaniyaan akhir-akhir ini tengah marak di wilayah hukum polres Ngawi dari kasus kekerasan dalam rumah tangga hingga permasalahan tidak terima dengan pencemaran nama baik melatarbelakanginya. Kejadian pertama terjadi di wilayah hukum polsek Ngawi kota menimpa Alief Renita Mahasiswi 23 th warga asal desa Klitik Geneng, dianiya oleh Arse 27 th warga asal jalan ronggo warsito dengan cara di cekik karena pelaku tidak terima dengan sms rekan-rekan korban, kejadian kedua terjadi di depan SMA 1 Ngawi masuk desa Beran antara Muh. Riza 17th dengan tersangka yang dikenal dengan nama Buntil 23th dan Pras 21th warga asal desa Pandansari Paron Ngawi, peristiwa yang bermula dari korban yang awalnya duduk di angkringan tiba-tiba di tendang pada bagian perut oleh Pras karena tidak terima korban membalas kepada pras, pras sendiri yang merasa tidak terima pula memanggil temannya dengan nama Buntil yang akhirnya ikut menganiya korban hingga mengakibatkan luka pada bagian muka dan perut namun berbeda dengan korban ia tidak terima dengan perlakukan pras dan kawan-kawannya ia melaporkan penganiyaanya kepada petugas polsek Ngawi kota, kejadian ketiga terjadi di jembatan turut masuk Desa Guyung Gerih Ngawi korban dengan identitas Agus Susanto 23th warga desa setempat tiba-tiba di berhentikan dengan seseorang yang tidak di kenal dan langsung memukul mukanya dua kali, korban melarikan diri karena mengetahui pelaku membawa sajam dan meminta tolong kepada warga untuk menghalau pelaku.

Kasubag humas polres Ngawi AKP I Wayan Murtika kepada media membenarkan kejadian tersebut dan saat ini anggota buser di masing-masing polsek melakukan penyidikan dan pemeriksaan lebih lanjut dengan mengantongi identitas serta cirri-ciri masing-masing pelaku untuk segera di lakukan penindakan pelanggaran penganiyaan.