SOPIR NGANTUK BUS TABRAK TRUCK 3 ORANG ALAMI LUKA BERAT, BAWA MIRAS WARGA KEDIRI DIPOLISIKAN DAN HINGGA KINI STAF AHLI GOLKAR MASIH KOSONG.
SB
Lia hari ini kami awali dari kejadian kecelakaan nahas di jalur Ngawi –Karangjati antara bus Mila dengan truck yang akibatkan 3 orang alami luka berat di duga, sopir bus mengantuk dalam mengendarai kendaraannya. Kejadian yang terjadi pagi tadi bermula dari bus mila dengan jurusan Banyuwangi-Yogyakarta yang dikemudikan oleh Ahmad 55th warga asal Desa Kuniran Probolinggo melintas dari arah Timur ke Barat, sesampai di tempat kejadian perkara tepatnya di desa Padas bus nopol N 7246 US berjalan oleng dan melebihi marka jalan di saat yang bersamaan muncul dari arah berlawanan truck nopol AB 9004 PA yang dikemudikan oleh Qoir 48 th warga asal Desa Gayaman Mojokerto tak dapat mengusai kemudinya diakibatkan jarak yang sudah dekat benturan antara kedua kendaraan tak dapat terelakkan. Karena benturan keras antara kendaraan berat tersebut 3 penumpang bus alami luka berat yang harus mendapatkan perawatan itensif di sarana kesehatan terdekat.
SB
kasat lantas polres Ngawi AKP Tony Prasetyo saat dikonfirmasi media membenarkan kejadian tersebut dan kejadian kecelakaan di jalur Ngawi – Karangjati ini, murni human error dari pengemudi bus mila yang mengendarai kendaraannya dalam kondisi mengantuk guna mempertanggungjawabkan tindakannya pelaku wajib menginap di hotel prodeo polres Ngawi untuk sementara waktu guna menunggu proses hokum lebih lanjut.
SB
sementara itu petugas lantas polres Ngawi siang tadi berhasil gagalkan pengiriman miras asal jawa tengah saat melintas di jalur Ngawi. Kejadian yang terjadi siang tadi bermula di saat petugas lantas tengah melaksanakan patroli mencurigai 2 kendaraan yakni mobil pick up nopol AG 8869 RC dengan mobil L300 nopol AG 1269 YE melintas dengan syarat muatan berat dari asah barat ke timur, setiba di pertigaan desa Banyaan Watualang Ngawi kedua kendaraan tersebut di berhentikan. Nampaknya kecurigaan petugas benar adanya 2 kendaraan tengah muat minuman keras jenis arak yang berasal dari Jawa Tengah, melihat hal tersebut kedua pengemudi beserta kernet diamankan oleh petugas. Dari hasil pendataan petugas sedikitnya terdapat 30 jirigen yang terdiri dari jirigen 40 literan ini, 20 jirigen berisi 30 liter arjo dan 10 jirigen berisi 30 liter alcohol berkadar tinggi atau 85 persen yang dipasok dari wilayah Jawa Tengah hendak di kirim ke Kediri. Selaian barang bukti 2 unit kendaraan puluhan jirigen petugas juga mengamankan 4 warga Kediri yang diantaranya Jupri 36th dan Raharjo 25th yang keduanya warga asal Desa Dempel Mojokerto, Hartono 37th warga asal desa Kedaung dan Mohamat 39 th warga asal Semen Kediri. Jupri kepada petugas mengaku hanya sebagai kurir untuk mengambil dari Bekonang Sragen Jawa Tengah yang hendak di kirim ke Kediri.
SB
Kasubag Humas polres Ngawi AKP I wayan Murtika kepada bahana saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut dan saat sekarang ke empat pelaku masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh anggotanya hal ini di harapkan dapat memutus peredaran minuman keras jenis arak yang beredar terlebih lagi memasuki wilayah hokum polres NGawi.
SB
sementara itu dari DPRD Ngawi dapat kami informasikan, hingga kini staf ahli untuk fraksi Golkar belum terisi buntut pejabatnya terganjal urusan hokum yakni judi remi dan harus mendekam di balik jeruji Lapas Ngawi. Jefrey S Budiman selaku ketua DPD Golkar Ngawi saat dikonfirmasi menanggapi hal tersebut pihaknya mengaku belum mendapatkan surat resmi dari pihak DPRD perihal rencana pergantian staf ahli yang duduk di legeslatif mengingat pejabatnya masih menjalani proses hukum. Namun pernyataan itu terkesan staf ahli masih di pertahankan terbukti dari pernyataan Sekertaris dewan drs Sugeng kepada bahana saat dikonfirmasi secara terpisah menjelaskan pergantian staf ahli merupakan kewenangan dari fraksi yang memberangkatkannya yang diawali dari rapat partai, namun hingga saat ini partai bersimbol pohon beringin ini belum juga menyerahkan bakal calon penggantinya pasalnya sebagai prasyarat staf ahli DPRD di wajibkan tidak sedang atau pernah di vonis dalam permasalahan hokum.
2011/11/18
2011/11/17
KAMIS 17 NOVEMBER 2011
NGEBAN WARGA KEDIRI TEWAS
TERLINDAS, DIPARKIR DI TERAS RUMAH PICK UP AMBLAS DAN BLUD RSUD DEWAN HARAPKAN
BUAT STANDART PELAYANAN MINIMAL.
SB
Lia hari ini kami awali dari
kejadian kecelakaan nahas tewaskan warga asal Kediri. Kejadian tragis yang terjadi
di jalur Ngawi – Mantingan tepatnya di km 9- 10 masuk desa Sooko Kedunggalar
Ngawi bermula dari korban dengan
identitas Yoni 35th warga asal
desa Campurejo Kediri hendak menggaanti ban belakang truk yang
alami pecah ban di parit jalan sebelah
kanan dengan moncong truck nopol N 9556 UY ke barat namun nahasnya tiba-tiba
dari arah timur muncul truck fuso dengan di kemudikan oleh Sumantri 39 th warga
asal desa jemursari Surabaya melintas dengan kecepatan tinggi dan tak ayal
lagi, korban yang tidak sempat menghindar laju truck dengan kecepatan tinggi
tersebut melindas tubuhnya. Supeno saksi warga setempat kepada bahana
menjelaskan kejadian cukup cepat dan
tahu menahu korban sudah di temukan tidak bernyawa dengan luka yang cukup parah
dari kepala hingga badan ,sementara sopir truck usai kejadian langsung
melarikan diri. Karena kesigapan warga dan emansipasi sesame sopir truck yang
melakukan pengejaran terhadap sopir Fuso pada akhirnya dapat terkejar dan
diserahkan kepada pihak berwajib. Kepada
petugas Sumantri mengaku tidak mengetahui keberadaan korban yang sedang
membenahi ban trucknya, yang ia sendiri hendak menyalip kendaraan yang berada
di depannya dengan mengambil lajur kiri berakibat fatal yakni menabrak korban yang sedang ngeban ia
mengakui melarikan diri dan hendak menyerahkan diri kepada petugas karena takut
dengan aksi amuk massa.
SB
kasat Lantas polres Ngawi AKP Tony Prasetyo saat dikonfirmasi bahana membenarkan kejadian tersebut dan saat sekarang sopir dengan identitas Sumantri ini mendekam di balik jeruji mapolres Ngawi guna mempertanggungjawabkan tindakannya atas kelalaian mengendarai kendaraan mengakibatkan korban jiwa di jalan raya yakni menyalip kendaraan dari jalur yang salah, kepada tersangka dapat di ancam pidana penjara selama 5 th lebih sesuai dengan pasal 359 yang dilanggarnya.
kasat Lantas polres Ngawi AKP Tony Prasetyo saat dikonfirmasi bahana membenarkan kejadian tersebut dan saat sekarang sopir dengan identitas Sumantri ini mendekam di balik jeruji mapolres Ngawi guna mempertanggungjawabkan tindakannya atas kelalaian mengendarai kendaraan mengakibatkan korban jiwa di jalan raya yakni menyalip kendaraan dari jalur yang salah, kepada tersangka dapat di ancam pidana penjara selama 5 th lebih sesuai dengan pasal 359 yang dilanggarnya.
SB
sementara itu dari DPRD Ngawi dapat kami informasikan, rencana RSUD dr Soeroto dengan manajemen berbasis otonom dan langsung mendapatkan kepercayaan dari pemerintah propinsi Jawatimur yakni Badan Layanan Umum Daerah atau BLUD di harapkan tidak hanya memperbaiki manajamen keuangannya saja. Dijelaskan oleh Dedi S Wibowo salah satu anggota komisi 2 DPRD Ngawi kepada bahana menjelaskan BLUD yang saat sekarang di gadang-gadangkan untuk memperbaiki situasi pelayanan di rumah sakit milik daerah ini diharapkan tidak hanya manajemen keuangan saja yang menjadi skala prioritas namun masih ada tata kelola manajemen sendiri dan Laporan keuangan yang transparan, dan Standart Pelayanan. Menurutnya bila pihak rumah sakit daerah hanya berasumsi perbaikan manajemen saja, hal itu salah sehingga ketiganya harus di garis bawahi untuk dilaksanakan secara terpadu. Pasalnya selama ini mereka yakni pihak rumah sakit terkesan swatanisasi sehingga inginnya lepas dari pemerintah daerah namun jangan salah dengan BLUD tersebut tim idependen yang di tunjuk oleh pemerintah daerah mempunyai kewenangan dalam memeriksa keuangan selain BPK.
SB
mengingat hal itu standart pelayanan minimal yang menjadi acuan dalam segala kegiatan pengobatan di rumah sakit bakal di desak oleh dewan untuk dapat segera di buat oleh pihak rumah sakit daerah namun bila mereka tidak sanggup dan tidak juga segera membuat scedulnya dewan dengan menggunakan hak inisiatif bakal mengajukan diri untuk membuat standart pelayanan minimal kesehatan di rumah sakit milik daerah ini.
mengingat hal itu standart pelayanan minimal yang menjadi acuan dalam segala kegiatan pengobatan di rumah sakit bakal di desak oleh dewan untuk dapat segera di buat oleh pihak rumah sakit daerah namun bila mereka tidak sanggup dan tidak juga segera membuat scedulnya dewan dengan menggunakan hak inisiatif bakal mengajukan diri untuk membuat standart pelayanan minimal kesehatan di rumah sakit milik daerah ini.
SB
Sementara itu ditinggal di teras
pick up seharga ratusan juta amblas di gondola maling. Kejadian yang terjadi
belum lama ini bermula dari korban
dengan identitas Awan Pranoto warga asal desa Pule Ngrambe hendak memanasi
kendaraan pribadinya yang baru di belinya namun alangkah terkejutnya kendaraan pick
up L300 nopol AE 9426 JA sudah tidak berada di tempatnya mengingat hal tersebut
pihaknya melaporkan kejadian ini kepada pihak berwajib. Kepada petugas korban
alami kerugian mencapai 140 juta,
sementara AKP Suryono selaku
kapolsek Ngrambe membenarkan kejadian tersebut dan saat sekarang kasus pencurian masih
menjadi atensi anggotanya untuk di tindak lanjuti.
2011/11/16
RABU 16 NOVEMBER 2011
EBAS DI NGAWI DI GULUNG SATPOL
PP, JELANG GIAT SURO PETUGAS GANDENG PARA PENDEKAR NGAWI.
SB
lia hari ini kami awali dari giat satuan polisi pamong praja pemkab Ngawi dalam jelang penilaian adipura, bersihkan pamlet, spanduk, di jalur hijau serta titik-titik strategis. Tidak sedikit spanduk dan pamlet yang berada di jalur hijau seperti halnya di jalan A. Yani, ringrood timur maupun barat serta di seputaran lapangan merdeka di bersihkan oleh petugas rantib terlebih lagi, masa pemasangan papan reklame tersebut di luar batas bahkan papan reklame ebas atau Edhie Baskhoro tidak lepas dari penjabutannya. Seperti diungkapkan oleh Peggy Yudo selaku kasi operasi satpol PP Pemkab Ngawi kepada bahana menjelaskan kegiatan ini tidak ada maksud apa-apa hanya melaksanakan perda tentang tata kota serta penertiban papan reklame liar atau melebihi batas pemasangan.
lia hari ini kami awali dari giat satuan polisi pamong praja pemkab Ngawi dalam jelang penilaian adipura, bersihkan pamlet, spanduk, di jalur hijau serta titik-titik strategis. Tidak sedikit spanduk dan pamlet yang berada di jalur hijau seperti halnya di jalan A. Yani, ringrood timur maupun barat serta di seputaran lapangan merdeka di bersihkan oleh petugas rantib terlebih lagi, masa pemasangan papan reklame tersebut di luar batas bahkan papan reklame ebas atau Edhie Baskhoro tidak lepas dari penjabutannya. Seperti diungkapkan oleh Peggy Yudo selaku kasi operasi satpol PP Pemkab Ngawi kepada bahana menjelaskan kegiatan ini tidak ada maksud apa-apa hanya melaksanakan perda tentang tata kota serta penertiban papan reklame liar atau melebihi batas pemasangan.
SB
Ditambahkan oleh Peggy penertiban ini, juga sekaligus dalam rangka
mempersiapkan Ngawi untuk penilaian Adipura yang tengah di laksanakan oleh
pemerintah dan giat ini tidak hanya dilakukan pada hari ini saja namun akan
terus berlangsung selama beberapa hari ini dengan sasaran papan reklame serta
tidak terkecuali penyakit masyarakat.
SB
Sementara jelang Suro polres
Ngawi gandeng para pendekar guna cipta kondisi di wilayah hukumnya. Seperti
diungkapkan oleh Kapolres Ngawi AKBP Eko Trisnanto kepada media menjelaskan
siang tadi pihaknya tengah melaksanakan kontrak kerjasama damai bersama para
pendekar yang terdapat di Kabupaten Ngawi yang diantaranya pemilik perguruan
Kera Sakti, Winongo, SH terate, Gubuk Remaja dan Tapak Suci yang dikandung
maksud menjaga kerukunan, saling menghormati dan menciptakan kondisi yang aman
jelang berbagai kegiatan yang dilaksanakan pada bulan Suro mendatang, di
pastikan pemilik perguruan akan banyak kegiatan, terlebih lagi SH terate dan
Winongo di Madiun. Di tambahkan oleh Kapolres Ngawi mengingat pada tahun lalu
Ngawi, sempat di gegerkan dengan perselelihan antar perguruan, yang di harapkan dengan MOU ini dapat menekan perselisihan
yang ada dan menciptakan cipta kondisi
yang kondusif.
ditegaskan oleh Kapolres Ngawi, tingkat kerawanan sendiri untuk diwilayah Ngawi terkonsentrasi untuk 2 wilayah yakni perbatasan Magetan-Ngawi tepatnya di desa Geneng dan Karangjati – Caruban tetapnya di desa Talok yang di harapkan kejadian perselisihan tahun lalu tidak terulang kembali.
2011/11/15
SELASA 15 NOVEMBER 2011
3 HARI MENGHILANG BOCAH SD
DITEMUKAN TEWAS DAN ANAM NILAI PENDATAAN KEBUTUHAN TENAGA PENDIDIK BAGI DINAS PENDIDIKAN MASIH CARUTMARUT.
SB
3 hari menghilang bocah sekolah
dasar asal jawa tengah di temukan di
sungai kecematan Pitu Ngawi sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Korban yang
ditemukan oleh warga di Dusun Ngambong desa Pitu Kecamatan Pitu Ngawi ini cukup
mengenaskan melihat kondisi korban yang
sudah tidak utuh banyak luka di sukujur tubuhnya. Seperti diungkapkan oleh Kapolsek Pitu Ngawi
AKP Misrin kepada bahana menjelaskan korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa
di temukan oleh warga dan kondisinya cukup
mengenaskan banyak luka di temukan di sekujur tubuhnya dipertegas pula oleh tim forensic rumah sakit
dr. Soeroto Ngawi menjelaskan korban di duga tak dapat berenang di saat bermain
di sungai hal ini terbukti dari saluran
pernafasan mengeluarkan air bertanda di paru-paru korban di penuhi dengan air sedangkan pada tubuh korban
ditemukan adanya luka sepertihalnya sayatan hal ini kuat dugaan jenasah korban di
saat terseret aliran sungai terkena benda keras dan runcing sepertihalnya batu
dan dahan bamboo yang terdapat di sungai Bengawan Solo ini.
SB
Usai diidentifikasi jenasah korban ini dengan indentitas Oki Adi Saputro 14th
pelajar kelas IV warga asal dukuh Macan Mati Desa Klandungan Kecamatan Ngrampal Sragen JawaTengah keterangan
ini di perjelas pula oleh Purwanto 45th
ayah korban yang mengaku kepada petugas, korban selama 3hari ini, korban sudah menjadi pencaharian oleh
tim SAR dikarenakan hilang setelah bermain di sungai desa setempat bersama
dengan 3 rekannya usai sekolah dan baru di temukan dalam keadaan sudah tidak
bernyawa di aliran sungai bengawan solo di desa Pitu Ngawi.
SB
Sementara itu dari DPRD Ngawi
dapat kami informasikan, selama beberapa bulan terakhir ini pemkab Ngawi tengah melakukan pendataan
tenaga pendidik yang di rasa dapat di
perbantukan di sekolah-sekolah pelosok namun Anam menilai pendataan panitia
terkesan semrawut. Khoirul Anam Mukmin
selaku ketua komisi 1 DPRD Ngawi kepada
bahana menjelaskan pihaknya menilai laporan yang di suguhkan kepada anggota
dewan selama ini tidak pernah akurat,
masih saja di lakukan perubahan-perubahan yang dilakukan oleh penyelenggara
pendidikan pemkab Ngawi awalnya kami
menerima 400 sekian kebutuhan tenaga pendidik, namun berubah bulan berubah pula jumlah yang disodorkan lagi yang sekarang mencapai 600 orang. Menurut Anam demikian panggilan akrab dari
ketua komisi 1 DPRD Ngawi yang juga menjabat ketua dewan syuro PKB Ngawi mengakui
saat sekarang pemkab Ngawi tengah tidak melaksanakan rekrutmen CPNSD di
takutkan bila pendataan tenaga pendidik yang ditempatkan di sekolah-sekolah
pelosok ini menjadi ajang oknum tidak bertanggungjawab memanfaatkan situasi
sehingga di pergunakan untuk mencari keuntungan sendiri.
SB
Anam tegas bila nantinya panitia
masih saja menyodorkan data-data yang tidak akurat, ia akan meminta
pertangungjawaban kepada mereka sehingga
rumor perihal permainan data-data tersebut tidak mencuat dan mencoreng nama kabupaten
Ngawi.
2011/11/14
SENIN 14 NOVEMBER 2011
SEKDA BANTAH JUAL BELI KURSI PEJABAT DILAKUKAANNYA,
MABUK DI TERAS RUMAH ORANG TUAN RUMAH DIANIAYA DAN HTI NGAWI TOLAK
KEDATANGAN OBAMA.
SB
Siang tadi usai gelar hearing
dengan anggota komisi 1 DPRD Ngawi, Sekda secara tegas membantah adanya
permainan isu jual beli kursi pejabat jelang SOTK Desember mendatang. Dari informasi
yang kami peroleh akhir Desember besok,
pemkab Ngawi bakal bongkar gerbong mutasi besar-besaran, sedikitnya lebih dari
250 jabatan PNS akan kosong yang diisi dengan pejabat baru, dari eselon 2 hingga
4 yang masih di tambah pula penempatan pejabat untuk 2 badan baru, 2 staf
ahli serta kepala dinas yang telah habis
masa jabatannya Mas Agus Nirbito Sekda Ngawi mengungkapkan dalam penyeleksian
para pejabat yang bakal di rekomendasikan ke kursi-kursi baru maupun lama
pihaknya hanya sebagai penasehat saja tidak memiliki kewenangan namun bila yang
melakukan permainan itu bawahannya ia juga tidak memungkiri pasalnya sampai
sejauh ini belum terlaporkan karena saya masih punya asisten.
SB
sekda yang terkesan mengiyakan adanya permainan jual beli kursi pejabat ini menjawab dengan sembari terburu-buru meninggalkan para kuli berita. Dari informasi yang kami himpun setingkat kasi di sebuah lembaga bisa mencapai puluhan juta guna mendapatkan jabatan yang diinginkan bagaimana dengan harga jabatan kepala dinas.
SB
sekda yang terkesan mengiyakan adanya permainan jual beli kursi pejabat ini menjawab dengan sembari terburu-buru meninggalkan para kuli berita. Dari informasi yang kami himpun setingkat kasi di sebuah lembaga bisa mencapai puluhan juta guna mendapatkan jabatan yang diinginkan bagaimana dengan harga jabatan kepala dinas.
SB
Semenatara itu Agus Wiyono salah
satu anggota komisi 1 DPRD Ngawi, kepada bahana menjelaskan pemanggilan tim
Baperjakat pemkab Ngawi tersebut hanya menanyakan sejauh mana kreditbilitas
para pejabat yang nantinya mengisi kekosongan yang ada, pihaknya tidak
menginginkan pejabat yang asal-asalan yang kurang memenuhi kualifikasi yang
nantinya akan berdampak kurang majunya kesejahteraan warga Ngawi. Agus demikian
panggilan akrab dari salahsatu anak partai amanat nasional ini mengakui tidak
membahas hingga permasalahan jual beli kursi namun cukup menyayangkan para
pejabat yang sudah waktunya pension tetap saja di rekomendasikan mengisi
jabatannya atau di perpanjang masa kerja mereka.
SB
Sementara itu mengamuk di depan rumah orang lain di
nasehati, pemilik rumah di aniya pemabuk
hingga alami luka –luka. Kejadian yang belum lama terjadi ini, saat sekarang tengah di tangani oleh anggota
polsek geneng Ngawi. Peristiwa yang
bermula dari korban Suroso 41th warga
asal Dusun Alaspecah, Geneng Ngawi mendengar suara gaduh di depan rumahnya
setelah di periksi asal suara dari
Doni Agus Hermawan 21 th warga
asal Dusun Pilangpayung Geneng, Ngawi niat hendak di peringatkan untuk tidak
membuat keresahan, nampaknya kata-kata korban membuat tidak terima pelaku yang
langsung memberikan hadiah bogem mentah kepada korban yang mengenai rahang bawah serta kepala bagian belakang
yang saat ini masih terasa sakit bila di pegang. Tindakan penganiyaan pelaku yang sudah terpengaruh
minuman keras ini langsung di laporkan
kepada petugas berwajib.
SB
AKP Partono selaku Kapolsek Geneng Ngawi saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut dan saat sekarang anggotanya yang sudah menangkap pelaku di kediamannya dengan tanpa perlawanan masih melakukan pemeriksaan guna kelengkapan berita pemeriksaan petugas atas pelanggaran pasal 351 tentang penganiyaan dengan ancaman pindana penjara selama 5 th lebih.
AKP Partono selaku Kapolsek Geneng Ngawi saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut dan saat sekarang anggotanya yang sudah menangkap pelaku di kediamannya dengan tanpa perlawanan masih melakukan pemeriksaan guna kelengkapan berita pemeriksaan petugas atas pelanggaran pasal 351 tentang penganiyaan dengan ancaman pindana penjara selama 5 th lebih.
SB
sementara itu sore tadi di bundaran simpang empat Kartonyono Ngawi Hizbut Tahrir Indonesia Ngawi gelar aksi solidaritas tolak kedatangan Obama. Diberitakan bahwa presiden AS Barack Hussein Obama yang akan berkunjung lagi ke Indonesia tepatnya ke Bali dalam rangka menghadiri KTT Asean dan KTT Asean – Asia timur pada 17-19 november mendatang yang sekaligus mengangendakan mendatangi Deklarasi Kode Etik laut Cina Selatan. Aksi solidaritas dengan melibatkan puluhan anggota HTI Ngawi ini, selain membawa pamlet bertuliskan tolak Obama datang ke Indonesia, Obawa adalah komunis dan obama presiden Kapitalis imperalisme ini mereka juga membawa selebaran pernyataan sikap HTI Ngawi tolak Obama datang ke Indonesia yang mereka bagikan kepada pengguna jalan. dr. Moh Amin selaku korlap HTI kepada bahana menjelaskan penolakan kedatangan Obama ke Indonesia yang mereka nilai hanyalah kunjungan guna mengokohkan kepentingan AS di wilayah Asia timur dengan syarat penjajahan serta memerangi umat muslim saja.
sementara itu sore tadi di bundaran simpang empat Kartonyono Ngawi Hizbut Tahrir Indonesia Ngawi gelar aksi solidaritas tolak kedatangan Obama. Diberitakan bahwa presiden AS Barack Hussein Obama yang akan berkunjung lagi ke Indonesia tepatnya ke Bali dalam rangka menghadiri KTT Asean dan KTT Asean – Asia timur pada 17-19 november mendatang yang sekaligus mengangendakan mendatangi Deklarasi Kode Etik laut Cina Selatan. Aksi solidaritas dengan melibatkan puluhan anggota HTI Ngawi ini, selain membawa pamlet bertuliskan tolak Obama datang ke Indonesia, Obawa adalah komunis dan obama presiden Kapitalis imperalisme ini mereka juga membawa selebaran pernyataan sikap HTI Ngawi tolak Obama datang ke Indonesia yang mereka bagikan kepada pengguna jalan. dr. Moh Amin selaku korlap HTI kepada bahana menjelaskan penolakan kedatangan Obama ke Indonesia yang mereka nilai hanyalah kunjungan guna mengokohkan kepentingan AS di wilayah Asia timur dengan syarat penjajahan serta memerangi umat muslim saja.
SB
Ditegasnya aksi solidaritas
ini tidak hanya di lakukan di Ngawi saja
namun akan meyeluruh se Indonesia yang dilakukan oleh teman-teman HTI hingga
jelang 17 november mendatang bahkan penguatan penolakan Obama mereka lakukan
pula dengan media dakwah melalui seminar dan pemanfaatan media elektronik.
2011/11/11
JUM'AT 11 NOVEMBER 2011
KABUR DARI RUMAH SELAMA 2 BULAN TERJARING RAZIA DI WARNET DAN PETUGAS
TETAPKAN SOPIR BUS PARIWISATA SEBAGAI TERSANGKA DALAM KECELAKAAN NAHAS
DI DI SIDOLAJU DAN PARADE NUSANTARA JALIN DUKUNGAN DENGAN MUSPIDA
KABUR DARI RUMAH SELAMA 2 BULAN TERJARING RAZIA DI WARNET
Ngawi, hati-hati bila anda
memiliki putra dan putri yang diluar pengawasan dari fasilitas internet maupun
hp bila tidak mengalami nasib serupa
dengan sejoli yang ditangkap petugas satpol PP. pagi tadi dalam giat razia
satpol PP pemkab Ngawi, menjaring sepasang remaja yang bukan suami-istri tertangkap
basah sedang berduaan di balik bilik warnet. Ironisnya mereka adalah sepasang
pemuda yang berasal dari luar kota yang
berbeda dan kabur dari rumah sejak 2 bulan yang lalu serta cukup di sayangkan sang perempuan sudah dalam
keadaan hamil. Kedua remaja yang
mengaku kepada petugas rantib bukanlah
pasangan suami –istri melainkan sepasang pemuda yang berkenalan lewar sms hp.
Ringga Setiawan 22 th warga asal desa Baron Kecamatan Kayen Pati dan Suci
Atmananingtyas 20th warga asal desa blorakidul Sidoarjo. Perkenalan mereka
dimulai dari sms nyasar yang dteruskan kepada mereka berdua untuk saling
berkenalan yang kemudian berlanjut pertemuan di Kediri diakuinya ia sudah
berhubungan layaknya seperti halnya suami istri dari Kediri hingga sampai di Ngawi tertangkap di
warnet oleh satpol PP ” saya kabur dari rumah sejak 2 bulan yang lalu tidak
ijin kepada orangtua diajak merantau dengan teman prianya yang dikenalnya lewat
sms, yang terjaring oleh satpol PP beberapa waktu yang lalu” ungkap Suci.
Sementara itu Peggy Yudo
selaku kasi ops satpol PP pemkab Ngawi
kepada media menjelaskan sepasang pemuda tersebut tertangkap dikarenakan tidak memiliki
identitas sama sekali dan berada di Ngawi selama sebulan terakhir ini, bertahan
hidup dengan berpindah tempat dari satu
tempat warnet hingga di kolong jembatan” kami sudah menghubungi keluarganya
untuk menunggu diambil oleh pihak
keluarganya”
PETUGAS TETAPKAN SOPIR BUS PARIWISATA SEBAGAI
TERSANGKA DALAM KECELAKAAN NAHAS DI DI SIDOLAJU
Ngawi, kejadian kecelakaan di
jalur Ngawi-Mantingan tepatnya di desa Sidolaju
Widodaren kemarin yang menewaskan 3 orang sekalligus di tempat kejadian
perkara dan mengakibatkan korban luka 13 ringan 8 luka berat telah di tetapkan
sopir bus pariwisata sebagai tersangka. Seperti
diungkapkan oleh Kasat Lantas Polres Ngawi AKP Tony Prasetyo kepada media menjelaskan tersangka dalam
kecelakaan berutun dengan melibatkan 3 truck dan 1 bus pariwisata ditetapkan
sopir bus pariwisata nopol AG 7012 UD dengan identitas Jamjuri warga asal Wates
Kediri” sopir bus pariwisata setelah dimintai keterangan mengaku mengantuk saat
mengemudikan kendaraannya hingga mengakibatkan oleng ke kanan dan tertabrak
truk tronton dari arah berlawanan” saat sekarang sopir bus pariwisata dalam mendekam di balik jeruji mapolres Ngawi
untuk menunggu kepastian hokum pelanggaran pasal 359 KUHP karean ketidak
hati-hatian dan kelalaiannya mengakibatkan korban jiwa di jalan raya.
Seperti yang kami beritakan
kemarin akibat oleng saat melintas di
desa sidolaju Ngawi bus pariwisata dengan
memuat 30 orang usai menghadiri pesta pernikahan di Banjarnegara hendak ke
Kediri ini, bus alami oleng saat
melintasi jalan yang menikung. Karena melebihi
marka jalan bus pariwisata di tabrak truck gandeng dari arah berlawanan hingga guling
dan nahasnya bus yang terguling di tengah badan jalan di tabrak pula dari arah
belakang yakni searah dengan bus yakni 2
truck yang mengakibatkan bus ringsek, tidak hanya itu saja 3 korban tewas dalam
kejadian tersebut dan korban luka ringan hingga berat “ korban masih seperti
kemarin tidak ada tambahan hanya saja para korban dengan luka berat mulai di
rujuk ke rumah sakit yang lebih represerentatif dalam menangani kesehatan mereka “ tambah Perwira lantas
polres Ngawi.
Ngawi, sementara itu siang tadi sedikitnya belasan perangkat desa
yang tergabung dalam parade nusantara datangi
kantor Bupati Ngawi. Aksi solidaritas
yang nampaknya jauh dari aksi unjukrasa
ini mereka nilai hanya bertamu untuk
kunjungan kepada para muspida. Seperti diungkapkan
oleh Triono salah koordinasi masa kepada media menjelaskan kedatangannya ini
bertamu secara baik-baik tidak ada unsure tekanan namun hanya satu permintaan mereka untuk meminta
dukungan kepada muspida memenuhi permintaan mereka guna memberikan dukungan
atas pengesahan Undang-Undang Desa yang sampai saat ini belum juga di sahkan oleh pemerintah pusat” kami
hanya meminta pernyataan sikap kepada Muspida dan sebelum
mendatangi Bupati pihaknya sudah mengantongi buah tangan dari
ketua DPRD Ngawi.
Diharapkan dengan membawa buah
tangan dari para muspida Ngawi ini parade nusantara yang dlam waktu dekat bakal
bertolak ke Jakarta akan menyerahkan secara langsung bersamaaan dengan
daerah-daerah lain. Kami sudah melaksanakan kesepakatan pertengahan bulan akan
ke Jakarta dan kembali mengulang menduduki Jakarta untuk segera melakukan desakan
terhadap pengesahan terhadap UU Desa.
2011/11/10
KAMIS 10 NOVEMBER 2011
KECELAKAAN BERUNTUN TEWASKAN 3 NYAWA SEKALIGUS DAN PULUHAN KORBAN ALAMI LUKA-LUKA. DAN SEHARI PETUGAS TERIMA 2 ADUAN PENGANIAYAAN
Ngawi, kecelakaan di jalur tengkorak Ngawi – Mantingan kembali membawa korban manusia. Kejadian kecelakaan tabrakan beruntun dengan melibatkan empat kendaraan sekaligus terjadi di desa Sidolaju Widodaren ini, tiga orang tewas dan puluhan lainnya mengalami luka-luka dalam musibah ini. Tabrakan yang melibatkan bus pariwisata dan tiga truk sekaligus ini juga mengakibatkan jalur Ngawi - Solo macet total karena lamanya proses evakuasi terhadap sejumlah korban luka yang terjepit bodi kendaraan yang ringsek.
Kejadian kecelakaan beruntun yang melibatkan empat kendaraan bus pariwisata yang tiga truk sekaligus ini terjadi di jalan raya Ngawi – Solo tepatnya masuk desa Sidolaju Widodaren Ngawi, kondisi bus pariwisata dalam pengamatan kami dalam keadaan ringsek terguling di tengah jalan setelah di tabrak 3 truk sekaligus dan sebaliknya kondisi truk rusak parah dan usai kejadian itu hampir semua pengemudinya terjepit bodi truk. Dalam musibah tersebut 3 orang penumpang bus tewas dilokasi kejadian yang diantaranya mereka Eny Purwati warga asal desa Cerme Grodol Kediri, Ani warga asal desa Jagalan kecamatan Gurah Kediri dan Siti Solikhah warga asal Kedungwaru Tulungaggung. Sementara puluhan penumpang yang alami luka-luka ringan hingga berat langsung dilarikan k eke rumah sakit Dr Soeroto Ngawi. kronologis kecelakan sendiri berawal saat bus pariwisata yang di tumpangi 30 orang dikemudikan oleh Jamjuri warga asal Wates Kediri melaju dari arah barat ke timur yakni rombongan keluarga usai menghadiri pernikahan di Banjarnegara untuk pulang ke Kediri, sesampai di lokasi kejadian jalan dengan karakteristik menikung Bus Pariwisata tersebut oleng ke kanan. Saat bersamaan muncul dari arah berlawanan truck gandeng dikemudikan oleh Dalijo warga asal Imogiri Bantul Jawatengah karena jarak yang sudah dekat tabrakan antara kedua kendaraan tak dapat terelakkan, posisi bus yang terguling di tengah jalan raya membuat truck yang melaju searah dengan bus pariwisata ikut menabrak bus. Jaka salah satu korban luka dari penumpang bus yang saat ini dalam perawatan tim medis mengaku tidak tahu menahu kecelakan yang begitu cepat tersebut dan posisi saya duduk di kursi belakang” saya masih tidur mas, tahu-tahu bus sudah terguling di tabrak dengan 2 truk dan dalam peristiwa tersebut 3 orang tewas”
sementara itu Kasat lantas Polres Ngawi AKP Tony Prasetyo saat dikonfirmasi di membenarkan kejadian tersebut dan kejadia ini di awali dari bus yang oleng ke kanan bertabrakan dengan truck gandeng dan di tabrak dari belakang 2 truk dalam peristiwa tersebut 3 orang tewas dan puluhan alami luka-luka.
Petugas yang datang langsung melaksanakan olah TKP tiga korban tewas langsung di bawa ke rumah sakit dr Soeroto Ngawi dengan 2 mobil ambulan dan tabrakan tersebut juga mengakibatkan jalur Ngawi – Solo macet total karena lamanya proses evakuasi terhadap sejumlah korban luka yang terjepit bodi kendaraan yang ringsek.
Sehari petugas terima 3 aduan penganiyaan.
Ngawi, kasus penyaniyaan akhir-akhir ini tengah marak di wilayah hukum polres Ngawi dari kasus kekerasan dalam rumah tangga hingga permasalahan tidak terima dengan pencemaran nama baik melatarbelakanginya. Kejadian pertama terjadi di wilayah hukum polsek Ngawi kota menimpa Alief Renita Mahasiswi 23 th warga asal desa Klitik Geneng, dianiya oleh Arse 27 th warga asal jalan ronggo warsito dengan cara di cekik karena pelaku tidak terima dengan sms rekan-rekan korban, kejadian kedua terjadi di depan SMA 1 Ngawi masuk desa Beran antara Muh. Riza 17th dengan tersangka yang dikenal dengan nama Buntil 23th dan Pras 21th warga asal desa Pandansari Paron Ngawi, peristiwa yang bermula dari korban yang awalnya duduk di angkringan tiba-tiba di tendang pada bagian perut oleh Pras karena tidak terima korban membalas kepada pras, pras sendiri yang merasa tidak terima pula memanggil temannya dengan nama Buntil yang akhirnya ikut menganiya korban hingga mengakibatkan luka pada bagian muka dan perut namun berbeda dengan korban ia tidak terima dengan perlakukan pras dan kawan-kawannya ia melaporkan penganiyaanya kepada petugas polsek Ngawi kota, kejadian ketiga terjadi di jembatan turut masuk Desa Guyung Gerih Ngawi korban dengan identitas Agus Susanto 23th warga desa setempat tiba-tiba di berhentikan dengan seseorang yang tidak di kenal dan langsung memukul mukanya dua kali, korban melarikan diri karena mengetahui pelaku membawa sajam dan meminta tolong kepada warga untuk menghalau pelaku.
Kasubag humas polres Ngawi AKP I Wayan Murtika kepada media membenarkan kejadian tersebut dan saat ini anggota buser di masing-masing polsek melakukan penyidikan dan pemeriksaan lebih lanjut dengan mengantongi identitas serta cirri-ciri masing-masing pelaku untuk segera di lakukan penindakan pelanggaran penganiyaan.
Langganan:
Postingan (Atom)