RADIO BAHANA FM>>> RADIO KELUARGA ANDA PASS DI DENGAR PASS DI HATI>>> www.pramesnet.com o RADIO BAHANA FM>>> RADIO KELUARGA ANDA PASS DI DENGAR PASS DI HATI>>> www.pramesnet.com

2011/11/08

SELASA 8 NOVEMBER 2011

Minim PJTKI warga Ngawi beralih KTP keluar daerah
Ngawi, ketidak sediaanya penyalur tenaga kerja yang mumpuni memaksa warga untuk membuat kartu identitas di luar Ngawi. Minimnya perusahaan jasa tenaga kerja Indonesia (PJTKI) yang berada di Ngawi memaksa warga mengubah tempat tinggal mereka dimana mereka berangkat seperti halnya Ponorogo, Surabaya dan Malang yang dinilai lebih professional dalam menjamin kepercayaan keselamatan dengan kliennya. Diungkapkan oleh Joko Purwoko selaku kabid penempatan kerja dinas social tenaga kerja dan transmigrasi pemkab Ngawi kepada media menjelaskan banyak warga Ngawi yang memilih mengubah kartu tanda penduduk mereka untuk mempermudah persyaratan administrasi dan juga untuk dapat di akui sebagai salah satu tenaga kerja yang berasal dari kota besar guna mendapat pengakuan di Negara dimana mereka di tempatkan” mereka rela mengubah status identitas kependudukan mereka sepertihalnya berasal dari Malang, Surabaya dan ponorogo untuk mempermudah dan pengakuan di luar negeri nantinya”.

Sepertihalnya terdata oleh dinsosnakertrans tiap bulan tercatat 10 hingga 20 orang mengajukan permohonan kartu kuning yang di pergunakan sebagai salah satu persyaratan kerja menjadi TKI dan TKW namun dari sekian banyak warga tersebut hampir jarang sekali berangkat melalui PJTKI Ngawi melainkan luar daerah” mungkin mereka lebih percaya berangkat melalui PJTKI luar kota dan juga hal ini pengaruh pula dari rekan atau saudara yang sudah pernah melalukan hal yang sama yakni sebagai pahlawan devisa”.

Dalam waktu dekat ini pihaknya bakal berkoordinasi dengan para PJTKI local untuk kiranya dapat mengembangkan usahanya, pasalnya Ngawi dapat dikatakan salah satu daerah yang cukup berminat sebagai seorang pekerja luar negeri.(Ard)

Gelapkan uang puluhan juta warga paron dipolisikan.
Ngawi, hati-hati bila anda memiliki teman yang belum sepenuhnya anda percayai bila tidak menginginkan nasib sial yang di alami oleh korban, jual mobil lewat perantara mobil laku uang di tilep. Kejadian yang terjadi belum lama ini bermula dari korban dengan identitas Hasto Hadi 44 th warga asal Desa Putatslawe Paron Ngawi, hendak menjual mobil susuki pick up nopol AD 1776 ZE melalui perantara M. Ridho 35th dengan alamat yang sama dengan korban kurang lebih sebulan lalu mobil milik korban laku terjual dengan harga 27 juta. Namun oleh Hadi kepada pelaku hanya menyerahkan bukti kwintansi penjualan sedangkan uangnya sendiri belum di serahkan yang akunya pembeli belum akan memberikan secara cash dalam waktu dekat. Korban merasa yang curiga berusaha menyelidiki dan alangkah terkejutnya penjualan mobil miliknya oleh pembeli sudah di berikan kepada perantara secara cash usai dari penyerahan kwitansi. Alhasil karena jengkel karena selama ini Hadi di tagih secara baik-baik uang miliknya tidak pernah di gubris dan terkesan menghindar, padaakhirnya korban melaporkan kejadian ini kepada pihak berwajib.

Kapolsek Paron Ngawi AKP Sukisman kepada media saat dikonfirmasi media membenarkan kejadian tersebut dan mendasar laporan pelaku di ciduk di kediamannya, kepada petugas pelaku nekat menggelapkan uang korban di karenakan terhimpit permasalahan ekonomi” kepada pelaku diancam pidana kurungan lebih dari 7 tahun karena dikenakan pasal berlapis yakni penipuan dan penggelapan” (Ard)

2011/11/07

SENIN 07 NOV 2011

DEWAN PENDIDIKAN DINILAI MLEMPEM DALAM KINERJANYA dan  GARA-GARA MENDAPAT SMS PIL ISTRI DITENDANG DAN DIPUKUL

Ngawi, permalasahan pendidikan nampaknya tidak pernah usai dalam pembahasannya hingga anggota legeslatif setempat menggunakan hak inisiatifnya untuk mengatur serta melakukan pengawasan terhadap progam yang berdampak pada masyarakat secara langsung ini. Dunia pendidikan terlebih lagi di kabupaten Ngawi, perlu adanya tata perundangan yang di buat kembali dan di sesuaikan pula dengan peraturan pemerintah yang berlaku daerah lain saja bisa mengapa kabupaten Ngawi ini tidak bisa. Di ungkapkan oleh Maryoto Sp, selaku ketua badan legeslatif DPRD Ngawi kepada media menjelaskan pendidikan tidak akan pernah habis bila di bahas dalam suatu forum akan tetapi pembahasan yang di upayakan menuju peningkatan dengan berjalan setahap-demi setahap akan terasa ringan bila dilaksanakan” permasalahan pendidikan sangat complicated bila berusaha dalam peningkatannya akan diperlaukan peraturan tambahan selain dari pemerintah sehingga saat ini pihaknya mengundang stakeholder dunia pendidikan sebelum pembuatan ranperda”.

Dicontohkannya di Yogyakarta anak didik di berlakukan jam malam antara pukul 18.00 hingga 20.00 wib bila terdapat pelajar keluar dari jam tersebut, akan di kenakan sanksi dari penegak hukum namun hal itu tidak secara langsung di telaah oleh kita,namun masih di lakukan pembahasan yang lebih fleksibel untuk peningkatan di didunia pendidikan.

Kemajuan dunia pendidikan tidak lepas dari peran serta dewan pendidikan sendiri yang bertugas sebagai jembatan antara pelaku pendidikan dengan pemerintah daerah agar senantiasa sinergis. Namun untuk di kabupaten Ngawi nampaknya hal itu tidak berjalan secara optimal, dewan pendidikan tidak bertugas sesuai tupoksinya dan terkesan diam dengan permasalahan pendidikan di kabupaten Ngawi” dewan pendidikan di Ngawi itu mlempem sehingga tidak bekerja optimal seharusnya mereka sebagai dewan pendidikan penyambung lidah dalam pelaku pendidikan dan bisa mengetahui secara detail permasalahan pendidikan bukaannya diam serta terkesan tutup mata” imbuh salah satu anggota aktif partai keadilan sejahtera ini kepada media.



GARA-GARA MENDAPAT SMS PIL ISTRI DITENDANG DAN DIPUKUL
 Ngawi, orang bila sudah kalap pasti sudah tidak mengindahkan aturan yang berlaku, seorang guru yang seharusnya di gugu lan ditiru tega hajar istri hingga alami luka nyeri perut dan memar pada sekujur tubuh. Seperti dilema yang dialami oleh pasutri warga asal Kiniten Geneng Ngawi, karena cemburu kepada suami  yang menerima sms dari seorang laki-laki, korbanpun di tendang dan di pukul. Kejadian yang terjadi sekira pukul 11.00 wib bermula dari korban dengan identitas Anik 48 th warga asal Desa Kineten Geneng sepulang dari kerja mendapati sms di hp miliknya namun belum sempat terbaca olehnya suami telah membuka isi sms yang berasal dari teman lelaki korban karena isi pesan di nilai cukup romantis oleh pelaku dengan identitas Eko 51th yang masih aktif sebagai seorang guru di salah satu SMP negeri di Magetan ini langsung menjadikannya kalap, istri di hampirinya di tendang dan di pukul dari wajah hingga perut hingga korban alami luka memar dan nyeri ulu hati akibat aniaya suaminya” suami saya cemburu mas dan laki-laki yang menang atas tenaga langsung pukul muka dan tendang tubuh saya” jelas korban.

Korban saat kami temui dalam perawatan tenaga kesehatan puskesmas Geneng Ngawi diruang utama masih terbujur lemas kepada media korban mengungkapkan untung saja dalam peristiwa tersebut ada saudara yang melihat dan melerai kebiadaban suaminya bila tidak mungkin luka yang dialaminya lebih parah permasalahan tuduhan perihal ia yang selingkuh tidak benar adanya itu hanya anggapan suaminya yang sedang marah pada saya.

Sementara itu wakapolsek Geneng Ngawi Iptu Suharso kepada media saat dikonformasi membenarkan kejadian tersebut dan saat ini kasus masih dalam penyidikan dan pemeriksaan petugas serta pelaku belum di tahan pasalnya keberadaannya belum di ketahui.

2011/11/05

SABTU 5 NOVEMBER 2011

DEWAN TEKAN PAD, BUPATI SIAPKAN DANA 5 MILYAR PERCATIK BENTENG PENDEM dan BAN PECAH TRUK MUAT 5 TON KACA GOLING

NGAWI, jelang pembahasan rancangan rencana anggaran pengeluaran dan belanja daerah tahun anggaran 2012 dewan harapkan tekan pendapatan asli daerah. PAD Ngawi yang di nilai stagnan dan belum menunjukkan peningkatan yang berarti, dewan harapkan esekutif lebih konsen dengan peningkatan kesejahteraan warganya melalui penyerapan dari segala aspek pendapatan asli daerah. Diungkapkan oleh Supeno selaku ketua komisi 3 DPRD Ngawi kepada media menjelaskan beberapa tahun ini Ngawi belum menunjukkan situasi dan kondisi peningkatan kesejahteraan yang berasal dari pendapatan asli daerah dan juga pemanfaatan yang belum secara maksimal oleh pemerintah daerah, hal ini terbukti perda-perda yang selama ini telah di sahkan juga belum di realisasikan oleh pemda” banyak perda yang telah kita sahkan namun oleh esekutif juga, belum di manfaatkan secara maksimal pada akhirnya perda hanyalah perda saja”

Pembahasan RAPBD yang di jadwalkan pada minggu depan ini akan memasuki penyerahan draf RAPBD kepada legeslatif yang diserahkan kepada tim banmus untuk ditindaklajuti ke komisi-komisi, namun belum di serahkan draf tersebut Peno demikian panggilan akrab ketua komisi 3 DPRD Ngawi yang juga menjabat ketua aktif DPD PAN ini ” kami akan memberikan tekanan kepada esekutif untuk lebih berkonsentrasi pada peningkatan pendapatan asli daerah, dan perda tentang retribusi serta pajak lebih di optimalkan” tegasnya.

Sementara Kanang panggilan akrab Bupati Ngawi kepada media secara terpisah menjelaskan pihaknya membantah bila esekutif parkir, perihal usaha peningkatan PAD. Selama ini perda-perda yang telah di sahkan oleh legeslatif dan esekutif tengah di siapkan dengan mengambil point-point tertentu untuk dapat menyerap pendapatan bahkan pihaknya telah menyiapkan rencana rehab benteng peninggalan zaman belanda ini Vans de Bosh atau istilah awam warga Ngawi benteng pendem dengan anggaran mencapai 5 Milyar yang masuk dari retribusi wisata baik local maupun luar kota, namun anggran ini tidak serta merta di bebankan pada sekali dalam tahun anggaran akan tetapi beberapa APBD atau multiyes yang mulai dari APBD 2012 tahun mendatang ”tidak benar esekutif hanya diam hanya saja masih mempersiapkan perda yang bisa menarik PAD sepertihalnya retribusi wisata salah satunya dengan mempercantik Benteng Pendem guna menarik pendatang”.

BAN PECAH TRUK MUAT 5 TON KACA GOLING
Ngawi, ban pecah truk engkel muat kaca seberat 5 ton terbalik. Kejadian yang terjadi siang tadi sekira pukul 09.00 wib bermula dari truck engkel nopol AD 1964 AB yang dikendarai oleh Slamet Margono warga asal Sukoharjo jawatengah melintas dari arah barat ke timur dengan memuat kaca 5 ton yang bakal di kirim ke Madiun namun nahasnya sesampai di TKP tepatnya masuk desa klitik Geneng Ngawi ban bagian kiri belakang alami pecah dan tak ayal lagi karena truk melintas dengan kecepatan tinggi mengakibatkan oleng dan sulit di kendalikan kemudinya yang pada akhirnya truk terbalik memenuhi badan jalan. Untung saja dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa hanya sopir alami luka lecet dan memar karena terbentur dasbor mobil ungkap Budi salah satu saksi warga.

Sementara itu Kasat Lantas polres Ngawi AKP Tony Prasetyo saat dikonfirmasi media membenarkan kejadian tersebut dan kecelakaan tunggal ini dikarenakan pengemudi truk engkel tidak memperhatikan berat muatan yang tidak sesuai dengan strandart truck sehingga karena berat akibatkan ban pecah, evakuasi berjalan lama dikarenakan menepikan bangkai truck dan membersihkan kaca dari jalan raya yang membutuhkan waktu yang tidak sebentar.

2011/11/04

JUMAT 4 NOVEMBER 2011

Diswan tilang hewan dari Jawa Tengah, nekat jual togel warga beran di polisikan dan gara-gara sertifikat tanah saudara sekandung berantem. 
Sb
Diswan tilang hewan dari jawatengah
Ngawi, jelang pelaksanaan hari raya Idul Adha yang kurang dari 2 hari lagi sesuai dengan penetapan pemerintah, diswan Ngawi perketat peredaran hewan ternak masuk ke wilayah Ngawi. Seperti yang dilakukan pagi tadi di pasar hewan Kandangan Ngawi tim pengawasan kesehatan hewan dinas kehewanan Ngawi kerap melakukan pemantuan di pasar hingga tempat pemotongan hewan. Seperti diungkapkan oleh Bambang Waluyo selaku kepala dinas kehewanan pemkab Ngawi kepada media menjelaskan dalam pemeriksaan hewan selama ini, petugas hanya menemukan penyakit mata, pilek dan diare belum ditemukan penyakit yang dapat membahayakan manusia secara biologis. Kendati demikian pihaknya tetap melakukan pemeriksaan secara rutin dari hewan yang belum di sembelih yakni saat sekarang di pasar-pasar hewan hingga nanti usai di sembelihpun tetap dilaksanakan pemeriksaan” pemeriksaan terhadap hewan tetap dilaksanakan secara rutin baik sebelum dan sesudah, hal ini untuk mengantisipasi penyakit yang berdampak pada manusia kendati belum ditemukan yang membahayakan” ungkapnya.

Sementara belum ada temuan penyakit membahayakan pada hewan ternak yang berimbas pada manusia namun petugas dinas kehewanan Ngawi melarang keras hewan ternak dari wilayah Jawa Tengah masuk ke Ngawi buntut seringkalinya petugas menemukan di lapangan perihal peredaran hewan dengan syarat penyakit yang biasanya dating dari wilayah Sragen. Hal ini dilakukan agar kiranya guna mengantisipasi hewan yang sakit yang dapat menular ke hewan lainnya” kami mengintruksikan kepada para penjual hewan ternak dari wilayah Jawa Tengah untuk tidak boleh masuk Ngawi pasalnya hewan dari asal sana seringkali hewan tidak sehat” tegasnya.


Nekat jual togel warga beran di polisikan

Ngawi, petugas polsek nampaknya tidak ingin dengan peredaran togel masih bergentayangan di Ngawi, terbukti baru ngecer togel sebulan warga beran di polisikan. Kejadian yang belum lama terjadi ini bermula dari petugas buser patroli polsek Ngawi kota melaksanakan cipta kondisi kamtibnas di wilayah Beran, mendapati laporan bahwa salah satu warga asal Dusun Pojok Beran Ngawi seringkali menerima pesanan nomer totohan gelap. Mendasar laporan tersebut, petugas langsung mendatangi rumah tersangka dengan identitas Ismiran 72th yang tertangkap basah saat merekap nomer togel dari para pemesannya. Dari tangan pelaku petugas mendapati 1 lembar repakan pesanan , 1 bendel kupon, 2 bolpoit dan uang tunai sejumlah 180 ribu guna mempertanggungjawabkan tindakannya tersangka di gelandang ke maspolsek Ngawi untuk pemeriksaan lebih lanjut. Tersangka kepada petugas mengaku baru sebulan ini nekat jual togel guna mencari tambahan guna kebutuhan keluarga.

Kapolsek Ngawi kota AKP Slamet Suyanto kepada media saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut dan saat ini tersangka mendekam di balik jeruji mapolsek Ngawi kota guna menunggu proses hokum pelanggaran pasal 303 KUHP tentang perjudian dengan ancaman pidana 5 th.

Gara-gara sertifikat tanah, saudara sekandung berantem
Ngawi. Seperti apa yang pernah orang tua zaman dulu berucap bahwa warisan membawa petaka. Nampaknya kilasan pernyataan tersebut tengah terjadi di Jalan Kalijogo, Beran, Ngawi, kakak beradik beradu mulut hingga salah satunya merasa teraniaya yakni mendapat pukulan sapu lidi dari adiknya yang kemudian dilaporkan kepada pihak berwajib. Kejadian yang bermula dari korban Kunti 41th warga asal jalan Punawarga Cipinangbesar selatan Jakarta menerima tamu di rumah adiknya yakni Nur Cahyaningsih 36 di jalan Kalijogo Beran. Tamu yang berasal dari BRI ini menyerahkan sertifikat tanah dari rumah orangtuanya, belum sempat dijelaskan maksud kedatangan tamu tersebut adiknya sudah memaki-maki menuduh yang tidak-tidak dank arena jengkel dengan kakak kandungnya, korban di pukul dengan sapu lidi yang mengenai dahi dan badannya hingga memar-memar. Tidak terima dengan perlakuan adiknya sendiri korban melaporkan kejadian ini kepada pihak berwajib. 

Kasubag Humas polres Ngawi AKP IWayan Murtika saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut dan kasus ini tengah di tangani oleh anggotanya yang di harapkan dapat diselesaikan dengan cara kekeluargaan tidak hingga hukum pidana.

2011/11/03

KAMIS 3 NOVEMBER 2011


DERITA TAK KUNJUNG SEMBUH SEORANG KAKEK NEKAT BUNUH DIRI DAN TIDAK PERCAYA DENGAN PARA PERANGKAT DESA WARGA KLITIK LURUK KANTOR DESA.


DERITA TAK KUNJUNG SEMBUH SEORANG KAKEK NEKAT BUNUH DIRI
Ngawi, Tidak tahan dengan himpitan ekonomi dan menderita penyakit yang tak kunjung sembuh kakek buta nekat akhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Kejadian yang terjadi siang tadi(3/11) konstan saja membuat geger warga desa setempat, korban dengan identitas Karmin 60 th di kenal oleh beberapa tetangga desa sebagai seorang kakek yang tahan dengan segala cobaan hidup namun hidupnya berakhir tragis setelah ditemukan oleh putranya dalam keadaan  tewas dengan menggantung di sebuah pilar pintu di rumah korban menggunakan seutas tali. Kapolsek Karangjati Ngawi AKP Lilik kepada media saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut dan mendasar dari laporan warga anggotanya langsung di terjunkan guna melaksankaan olah TKP bersama tim medis. Keluarga korban kepada petugas mengaku beberapa hari terakhir korban sempat sering mengeluh akan penyakit mata yang di deritanya hingga mengakibatkan tidak dapat melihat terkadang sering marah sendiri bila tidak sesuai dengan apa yang diinginkannya.  

Sementara dari hasil pemeriksaan petugas medis korban murni meninggal karena terhentinya saluran pernafasan secara mendadak yang diperkirakan terjadi 2 jam dari penemuan mayat sekitar pukul 10 siang. Dari pemeriksaan tersebut petugas tidak menemukan tanda-tanda penganiyaan pada tubuh korban dan tanda-tanda keluar kotoran pada anus dan sperma pada alat kelaminnya menjadi bukti bahwa korban meninggal akibat gantung diri” kendati korban meninggal secara gantung diri guna membuktikan kebenaran kematiannya tetap petugas melakukan otopsi pada tubuh korban hal ini guna mengantisipasi bila korban meninggal secara tidak wajar atau dianiya terlebih dahulu” imbuh salah satu perwira perempuan di jajaran mapolres Ngawi. 


TIDAK PERCAYA DENGAN PARA PERANGKAT DESA WARGA KLITIK LURUK KANTOR DESA
Ngawi, tidak percaya dengan kinerja perangkat desa, puluhan warga luruk kantor desa klitik geneng Ngawi. Demostran yang di dominasi para ibu2 rumah tangga ini menuntut kepada perangkat desa untuk lebih transparan dalam mengelola kas desa, penggunaan dana perbaikan jalan desa serta kinerja perangkat desa yang sering, molor kerja.  Bambang salah satu warga kepada media menjelaskan warga mensinyalir perangkat desa mempergunakan serta menyelewengkan dana kas desa dan dana pembangunan jalan desa klitik, tidak hanya itu saja tidak berjalannya pemerintahan desa dikarenakan para perangkat desa telat masuk kantor dan hanya menghambur-hamburkan uang yang seharusnya bukan menjadi hak mereka tapi warga” bagaimana harus percaya mas, sampai saat ini jalan desa belum juga diperbaiki padahal uang sudah ada dan yang lebih menjengkelkan mencari perangkat desa  hanya untuk mengurus surat keluarga harus menunggu beberapa hari karena alasan petugasnya tidak ada”.  Kendati tidak membawa perangkat sound berkekuatan tinggi namun kejengkelan warga terlebih para ibu-ibu  cukup dengan teriakan –teriakan mereka sudah mewakili sound berkekuatan tinggi.  Yakni  dengan tuduhan  kepada perangkat desa yang telah memakan uang rakyat, perbaikan jalan desa sengaja molor karena uang sudah menjadi bancaan korupsi,  kas desa amblas tak berbekas dan kantor desa melompong karena perangkat desa sering dolaan tidak ngantor. 

Sementara Syafudin Juli selaku kepala desa Klitik Geneng kepada media usai aksi unjuk rasa warga yang berangsur reda karena sudah mendapat penjelasan kades menegaskan dana perbaikan jalan desa dikatakannya sampai saat ini belum turun terbukti pengajuan belum juga di setujui oleh pemerintah daerah, dana kas desa tidak hilang  namun telah di pergunakan guna peningkatan kesejahteraan masyarakat desa dengan pinjaman lunak dan ketidak siplinan perangkat desa akan menjadi koreksi untuk tidak terulang kembali” aksi warga diakuinya hanya kesalahpahaman saja sebagai ulah dari oknum yang tidak bertanggung jawab dengan kejadian ini pihaknya segera melakukan koreksi”  tegas kades.

2011/11/02

RABU 2 NOVEMBER 2011


IGMI tolak pemberhentian sepihak PTT oleh pemerintah daerah dan Keasyikan bermain air sungai bocah di temukan mengapung tewas.


Ngawi, siang tadi sedikitnya puluhan pemuda dengan bermodal belasan kendaraan serta membawa sound system berkekuatan tinggi datangi gedung legeslatif karena selama ini aksi mereka tidak pernah di gubris oleh pemerintah daerah.  Aksi demo Ikatan Gerakan Mahasiswa Indonesia Ngawi ini mengangkat penderitaan  27 pegawai tidak tetap yang di berhentikan secara sepihak oleh pemerintah daerah  yang terdapat di dinas kependudukan dan catatan sipil pemkab Ngawi.  Muhsin selaku coordinator aksi massa menjelaskan hari ini merupakan janji dari IGMI untuk melakukan demo besar-besaran yang di fokuskan di kantor legeslatif karena selama ini dengan menggelar aksi solidaritas di gedung pemkab Ngawi mereka tidak pernah mendapatkan jawaban pasti perihal pemecatan sepihak dari pemda terhadap 27 PTT dispendukcapil” kami hanya menuntut kejelasan saja atas pemecatan puluhan PTT dan bila memang harus di pecat tidak hanya PTT dispendukcapil saja tapi semua yang ada di Kabupaten Ngawi” ungkanya dengan lantang.  Aksi demo yang mendapat kawalan ketat dari petugas Dalmas polres Ngawi dengan menerjunkan 1 Setingkat satuan Kompi (SSK) yang di tempatkan di area gedung wakil rakyat dan perwakilan mereka di terima langsung oleh Pimpinan DPRD Dwi Rianto Jatmiko bersama Drg Yayuk.  Debat sempat berjalan memanas pasalnya salah satu demonstran membentak pinpinan DPRD yang dinilai tidak becus melaksanakan fungsi controlnya dan pengawasan kinerja esekutif yang semaunya sendiri.  Drg Yayuk sempat terpancing emosi dengan sedikit mengancam kepada para perwakilan IGMI Ngawi,  bila anda bertamu secara baik-baik akan kami layani dengan baik namun seorang tamu bila tidak baik tindak –tanduknya saya akan keluar dari forum ini konstan saja mereka beringsut nyali.

Dalam kesepakatan forum komunikasi tersebut legeslatif hanya menyerap 1 dari tuntutan mereka yakni  penjelasan pemberhentian dari 27 PTT di dispendukcapil yakni mengacu pada PP 48 tahun 2005 tentang penyelesaian pengangkatan tenaga honorer daerah. Sehingga bila masih ada pengangkatan di suatu dinas akan pihaknya tindak tegas pasalnya sudah tidak di perkenankan kembali melakukan pengangkatan kemudian perihal pemecatan sekwan atau sukarelawan di semua dinas hal itu tidak kami akomodir secara penuh hal ini di rawankan bila mengambil kebijakan tersebut mempengaruhi dari apa pelayanan kepada masyarakat” kami hanya bisa menyerap 1 tuntutan mereka perihal pemberhentian 27 PTT karena mengacu PP 48 sedangkan pemecatan kepada semua Honda dan sekwan kami akan masih melakukan pendataan kembali pasalnya tidak ingin gegabah yang mengakibatkan mutu pelayanan kepada masyarakat menjadi menurun”  imbuh Antok yang juga menjabat wakil ketua di partai pemenang pemilu 2008 ini. 

Sementara secara terpisah Dimas Alfinor selaku anggota komisi 1 DPRD Ngawi dalam waktu dekat ini pasca kedantangan IGMI akan melakukan pendataan di dinas –dinas yang disiyalir banyak menerima Honda dan Sekwan “ minggu ini 4 dinas akan dalam pendataan anggota legeslatif yang diantaranya Dindik, Dinkes, Dispendukcapil, dan Dishub.

Keasyikan bermain air sungai bocah di temukan mengapung tewas
Ngawi, hati-hati  bila anda memiliki putra-putri yang masih dalam pengawasan anda bila tidak menginginkan dengan apa yang dialami oleh bocah Paron Ngawi, tidak tercontrol bermainnya pelajar sekolah dasar di temukan mengambang sudah tidak bernyawa. Kejadian yang terjadi belum lama ini bermula dari korban dengan identitas Reka Farawardaniana 11th usai pulang dari mengaji di TPA di desa Babatan Paron Ngawi bersama dengan 3 rekannya. Setiba di Sungai Ngandong desa setempat kempat bocah SD ini tergoda untuk mandi di pinggiran sungai, namun sial korban tidak dapat berenang di saat salah satu kakinya tergelincir karena dasar sungai licin oleh lumut.  Tubuh kecil korban hanya bisa timbul tenggelam di seret anak sungai bengawan madiun ini hingga warga yang mendengar teriakan rekan-rekan korban hanya bisa mengangkat tubuh mungil Reka yang sudah tidak tertolong  karena terlambat.

Kapolsek Paron AKP Sukisman mengaku anggotanya belum sempat melakukan otopsi pada tubuh korban pasalnya malam usai kejadian pihak korban langsung menguburkan jenasah Reka yang cukup di sesalkan oleh petugas, kendati pihak keluarga sudah tidak mempermasalahkan dan memperpanjang kematian korban. 
  

2011/11/01

SELASA 1 NOVEMBER 2011

MUSIM PANCA ROBA WASPADAI HEWAN TERNAK DIARE dan  TUNTUT PROFESIONALITAS POLRI PASCA PENEMBAKAN SIDOARJO
Ngawi, musim pancaroba seperti halnya sekarang ini nampaknya menjadi hal yang perlu di waspadai oleh anda yang berencana membeli hewan Qurban untuk persyaratan memperingati Hari raya Idul Adha, jangan-jangan anda salah pilih hewan ternak alami penyakit diare. Seperti diungkapkan oleh dr Tri Wahyu selaku kabid kesehatan hewan dinas kehewanan pemkab Ngawi kepada media menjelaskan musim pancaroba saat sekarang melanda Ngawi dan sekitarnya menjadi perhatian tersendiri bagi petugas pengawasan kesehatan hewan ternak, pihaknya tidak ingin kecolongan adanya hewan dari luar kota masuk Ngawi dengan kondisi kesehatan yang tidak baik yang kemudian di perjualbelikan secara bebas terlebih saat ini menjelang Idul Adha” musim pancaroba, penyakit diare seringkali di alami oleh hewan ternak dari sapi hingga kambing di harapkan bagi warga Ngawi mewaspadai terlebih dahulu bila hendak membeli hewan ternak”. Dijelaskannya cirri hewan sehat jauh dari diare diantaranya dubur terlihat bersih, tidak buta, tidak pincang, tidak kurus dan bulu mengkilap.

Ditambahkan oleh Kabid kesehatan hewan guna mengantisipasi peredaran hewan ternak masuk ke Ngawi, diswan kerap melakuan pengawasan di jalur perbatasan sepertihalnya Mantingan untuk Jawatengah, Geneng serta Karangjati untuk pengawasan daerah Madiun dan sekitarnya. “ kami tidak ingin kecolongan masuk peredaran hewan ternak sakit ke Ngawi terlebih lagi jelang Idul Adha dimana permintaan meningkat daripada penawaran sendiri”




TUNTUT PROFESIONALITAS POLRI PASCA PENEMBAKAN SIDOARJO
Ngawi, pasca kejadian penembakan oknum petugas kepolisian kepada warga di sidoarjo membuat Gerakan Pemuda Ansor Ngawi mempertanyakan keprofesionalisme dalam memegang senjata. Siang tadi sedikitnya 25 pemuda dengan menamakan dirinya GP Ansor Ngawi datangi mapolres Ngawi, Rudi Triwahid selaku ketua GP Ansor Ngawi kepada media menjelaskan maksud kedatangan mereka yakni menuntut sampai sejauh mana pengusutan dan penyidikan atas petugas sendiri dalam menyingkapi kejadian penembakan oleh oknum petugas secara cepat agar tidak meluas, petugas di harapkan netralitas dalam penyidikannya dengan memberikan hukuman setimpal atas perbuatannya dan tuntut peningkatan profesionalitas POLRI “ saya ingin mempertanyakan secara resmi sampai sejauh mana pengusutannya dari petugas polres Ngawi dan sekaligus untuk kroscek guna di tindaklanjuti oleh PW GP Ansor Surabaya dan Sidoarjo”.

Sementara Kapolres Ngawi AKBP Eko Trisnanto secara terpisah menjelaskan usai pertemuan dengan GP Ansor ini menanggapi positif kedantangan mereka dengan tidak ada unsure tedensi pemojokan kepada petgas dan siap membantu kepolisian guna menciptakan cipta kondisi dengan tidak terpengaruh isu atau hasutan dari pihak luar yang dapat menciptakan situasi keamanan di wilayah hukum polres Ngawi hingga aksi massa yang tidak terbendung “ pihaknya akan melaporkan kepada atasannya POLDA Jatim dikarenakan locus delity di wiayah Sidoarjo serta mengharapkan kepada GP Ansor Ngawi tidak terpengaruh hasutan yang menciptakan SARA di Ngawi”