RADIO BAHANA FM>>> RADIO KELUARGA ANDA PASS DI DENGAR PASS DI HATI>>> www.pramesnet.com o RADIO BAHANA FM>>> RADIO KELUARGA ANDA PASS DI DENGAR PASS DI HATI>>> www.pramesnet.com

2011/06/16

KAMIS 16 JUNI 2011

Daging sapi pemakan kaleng dan plastik tidak layak konsumsi dan truk di parkir as roda raib.

SB
Tidak hanya manusia saja yang bias melakukan atraksi makan beling atau kaleng, ternyata ada juga sapi yang bisa memakan kaleng dan sampah plastik. Sebagai imbas dari aksi sapi tersebut, maka masyarakat harus waspada dengan beredarnya daging sapi pemakan kaleng ini karena dagingnya tidak layak konsumsi. Dari hasil pemantuan reporter Bahana dilapangan, sedikitnya 100  ekor sapi ternak warga dilepas tanpa pengawasan di kawasan Tempat Pembuangan Akhir atau TPA desa Selopuro Pitu Ngawi. Seperti yang diungkapkan oleh Kami, salah satu pemilik ternak sapi, kepada media mengakui bahwa dia tidak dapat memberikan pemenuhan kebutuhan pakan ternak. Kondisi ini disebabkan oleh keterbatasan modal, sehingga ratusan ternak yang dimilikinya sekarang tidak mendapatkan pengawasan ekstra untuk pemenuhan pakan yang sehat.  Meski diakuinya bahwa dia mengetahui pemberian pakan ternak dengan melepas mereka di TPA tidak memenuhi standart kesehatan bahkan cukup membahayakan bagi yang mengkonsumsi daging sapi–sapi tersebut, namun karena terbentur harga jual sapi tidak sebanding dengan biaya perawatan, maka hal ini terpaksa dilakukan. Kendati demikian, dia juga tidak merasa rugi karena sapi - sapi miliknya ini tidak akan mengalami kesulitan dalam penjualannya. Sapi–sapi tersebut secara berkala sudah di pesan oleh pemilik-pemilik restoran yang terdapat di kota-kota besar. 

SB
Menanggapi fenomena tersebut, drh. Tri Wahyu Yulistyani selaku Kasi kesehatan hewan dinas Kehewanan dan Perikanan Pemkab Ngawi kepada Bahana menjelaskan bahwa sapi-sapi yang terbukti tidak terpenuhi segi pakan sehat dapat dipastikan akan membuat sakit pengkonsumsinya. Hal itu telah menjadi perhatiannya dan sedang dalam penelitian yang berkelanjutan. Dalam penelitiannya, selama ini  sapi-sapi di  kabupaten Ngawi banyak ditemukan kandungan plastik dan semacamnya yang ada di dalam usus. Sapi-sapi tersebut sering memakan plastik pembungkus makanan, raffia dan bahan-bahan semacamnya. Menurutnya, hal itu memang tidak akan berakibat pada kematian secara langsung, namun daging yang berasal dari sapi pemakan plastik dan logam akan menyebabkan turunnya kandungan nutrisi. Apabila di konsumsi secara terus- menerus oleh masyarakat, maka hal itu berdampak pada penurunan kesehatan yang tentunya dapat mengakibatkan kematian. 

SB
sementara masyarakat Ngawi dikejutkan dengan daging sapi pemakan plastic, kejadian lain yang cukup mengejutkan terjadi di jalan raya jalur ring road masuk desa Beran. Sial benar nasib Suhadi, 33, pengemudi truck bahan-bahan susu, maksud hati ingin beristirahat sejenak tapi justru disatroni maling. Jalur tersebut memang perlu diwaspadai oleh pengemudi truck-truck angkutan barang yang memanfaatkan rest area di pinggir jalan. Kejadian yang terjadi pagi dini hari tadi, bermula dari saat korban ingin beristirahat dan membuang rasa lelahnya setelah melakukan perjalanan dari Surabaya ke Bandung. Sesampainya di TKP, ia bersama para sopir truck lainnya berhenti untuk beristirahat.  Sekitar pukul 04.00 wib, ia melihat dari spion trucknya, roda belakang sebelah kiri sedang dibongkar oleh 2 orang yang tidak dikenal. Sopir truck nopol B 9016  TXR itu berusaha melakukan perlawanan. Melihat korban melakukan perlawanan dengan berteriak-teriak, membuat  salah satu pelaku menghampirinya dan memberinya ancaman menggunakan tongkat besi yang digunakan untuk membongkar ban trucknya. Melihat situasi yang tidak menguntungkan itu, korban langsung lari sambil memanggil rekan-rekannya.  Nampaknya aksi pelaku ini bisa dibilang bukan maling as roda truk biasa, para pelaku terlihat cukup professional dan bermodal besar karena mereka kabur menggunakan Toyota avansa setelah berhasil menggasak korbannya.
SB
Peristiwa resebut telah dilaporkan kepada petugas satreskrim polres Ngawi. Kepada petugas, korban mengaku mengalami kerugian jutaan rupiah. kasubag Humas Polres Ngawi, AKP I Wayan Murtika, kepada Bahana membenarkan kejadian tersebut. Beliau menghimbau kepada para sopir untuk selalu waspada dalam memarkirkan kendaraannya dan secara bergantian melakukan pengawasan.

2011/06/15

RABU 15 JUNI 2011

PNS bakal gelar aksi demo tuntut rapelan dan gaji  ke 13 turun serta gelapkan uang gallon seorang ibu di polisikan.
SB
Lia hari ini  kami awali  dari rencana aksi PNS Ngawi bakal gelar aksi  unjuk rasa kepada esekutif tuntut pencairan dana rapelan dan gaji 13 turun. Seperti diungkapkan oleh  Agus salah satu  PNS Ngawi dengan jabatan cukup  tinggi di esekutif  kepada bahana mengharap  kepada pemerintah daerah untuk segera mencairkan dana tersebut pasalnya daerah lain sudah merasakan kucuran bantuan tersebut mengapa Ngawi sendiri belum, ia  menilai pengelola   anggaran pemkab Ngawi  saat sekarang amburadul dan carutmarut terbukti tidak ada sinergisnya antara tim anggaran dan badan anggaran disamakan layaknya  pengelolaan administrasi berjualan kacang, pasalnya ia menengarai bahwa adanya perubahan nominal APBD tanpa ada prosedur yang berlaku yakni tidak melalui  rapat-rapat paripurna dalam penyusunan perubahan anggaran APBD menurutnya tidak segera pencairan dana atau uang kesejahteraan bagi  PNS ini  pihaknya menduga kuat karena pengelola keuangan yang tidak terarah pada tupoksinya sementara uang tersebut di ketahui sudah ada di penyimpanan di sebuah bank milik pemerintah.
SB
ditegaskannya isu rencana para pegawai negeri sipil yang bakal laksanakan aksi unjukrasa besar - besaran tuntut turunnya pencairan dana rapelan dan gaji ke 13 pihaknya siap mendukung rencana tersebut sudah menjadi hak mereka menuntut dan menurutnya hal ini keputusan yang baik daripada mengajukan perwakilan – perwakilan PNS yang hasilnya selalu mendapatkan jawaban klise yakni tidak ada dan dikarenakan anggaran APBD Ngwi yang deficit  yang sebenarnya dana tersebut tersimpan di bank milik pemerintah.
SB
Sementara itu dari polres Ngawi dapat kami informasikan dengan informasi kriminalnya.  Tidak tepati janji pemesanan puluhan gallon dari perusahaan air isi ulang di wilayah Ponorogo ibu rumah tangga warga asal jalan PB Sudirman Margomulyo Ngawi dilaporkan kepada pihak kepolisian.  Kejadian yang terjadi 24 april yang lalu ini bermula  pelaku dengan identitas Sub 65 th menawarkan air berkhasiat dari asal  Ponorogo untuk dapat di distribusiikan di tempat jualannya,  pada akhirnya karena alas an pendapatan yang cukup  menggiurkan dari penjualan gallon BNW ini korban dengan identitas Hikmah 61th menyanggupinya dengan memesan 97 buah gallon dengan perbuahnya dengan harga 25 ribu. Namun setelah di tunggu  sekian lama pesanan dengan total 2.375 ribu ini tak kunjung tiba dan bila di pertanyakan kepada pelaku acapkali mendapat jawaban yang tidak sesuai harapan,  hikmah melaporkan kejadian ini kepada pihak berwajib.
SB
kasubag Humas polres Ngawi AKP I Wayan Murtika kepada Bahana saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut dan saat sekarang kasus ini  tengah di tangani oleh unit reskrim polres Ngawi, tegas Kasubag Humas tidak hanya Sub yang dilaporkan oleh korban namun juga menyeret pemilik usaha air minum berkhasiat yakni Widi Putra 50 th warga asal Ponorogo.                

2011/06/14

SELASA 14 JUNI 2011

Puluhan sopir di duga menggunakan narkoba di saat mengemudi dan , ngawi bakal kehadiran mall baru. 
SB
Lia hari ini kami awali maraknya kejadian kecelakaan lalu lintas di jalan raya yang  melibatkan kendaraan besar seperti Bus atu truk, kasus kecelakaan seperti ini cenderung  menjadi atensi petugas satlantas polres Ngawi dengan dugaan para sopir angkutan tersebut yang kebanyakan adalah bus antar kota antar propinsi, rupanya sedang dalam pengaruh minuman keras dan obat-obatan jenis psikotropika. Namun dugaan tersebut terbantahkan setelah petugas kesehatan polres Ngawi bekerjasama dengan dinas perhubungan melaksanakan operasi simpatik semeru 2011 di terminal kertonegoro Ngawi. Operasi ini diadakan guna menekan angka kecelakaan lalu lintas  di jalan raya sebagai  akibat kelalaian pengemudinya di terminal transit armada jalur darat. Dalam operasi tersebut, sedikitnya 25 sopir menjalani pemeriksaan, 5 diantaranya mendapatkan pemeriksaan intensif penggunaan  psikotropika dengan pemeriksaan urin. Namun dugaan bahwa kebanyakan para sopir tersebut berada dalam pengaruh miras atauppun obat-obatan seperti yang diduga sebelumnya, akhirnya terbantahkan. Seperti diungkapkan oleh Munajat, tim kesehatan polres Ngawi, kepada Bahana bahwa pemeriksaan kesehatan yang dilaksanakan di terminal kertonegoro Ngawi ini  sebagai usaha preventif yang dilaksanakan oleh petugas polres Ngawi sendiri  dalam menekan peristiwa kecelakaan lalu lintas di jalan raya. 
SB
Pemantauan reporter bahana menunjukkan bahwa pemeriksaan tersebut kurang menyeluruh, pemeriksaan kesehatan lengkap tidak diberlakukan pada kesemua sopir AKAP dan AKDP.  Cek kesehatan tersebut hanya di berlakukan kepada para sopir Bus  Eka, Mira dan Sumber Kencono. Munajat juga menegaskan bahwa pemeriksaan lengkap ini  diberlakukan pada mereka dengan mendasar track record para pengemudi  Sumkenira atau sumber kencono  eka mira. Po bus ini sangat kondang dengan kelihaian sopirnya yang ugal-ugalan sehingga acapkali menimbulkan kecelakaan maut di jalan raya.   

SB
Sementara itu, gagasan pendirian Mall baru, sampai saat ini belum juga terealisasikan. Seperti yang diungkapkan oleh Bupati Ngawi, Ir.Budi Sulistyono, rencana  pendirian Mall tersebut masih belum dapat terwujud karena sampai sekarang pemkab Ngawi masih menunggu relokasi dinas PU Bina Marga dan kesediaan para penanam modal atau investor. Beberapa waktu yang lalu, para investor menarik peran mereka untuk mendirikan mall baru di kota Ngawi karena adanya gempuran krismon, namun diharapkan dalam waktu dekat aka nada investor-investor yang tertarik untuk mewujudkan gagasan tersebut. Bupati Ngawi juga menambahkan bahwa rencana pembangunan Mall di tengah kota bertujuan untuk mengganti  ruko-ruko Plaza yang telah gulung tikar. Hal ini diharapkan mampu memberikan tata kota yang indah dan sedap di pandang mata. Rencana relokasi dinas PU yang bakal di tempatkan di wilayah Ngawi Purba, sampai saat ini masih menjadi  angan-angan orang no 1 di kabupaten Ngawi tersebut. Sementara itu, Kepala Dinas PU Bina Marga Cipta Karya pemkab Ngawi, Bambang Haryono, terkait rencana Bupati untuk mendirikan Mall untuk menggantikan lokasi Dinas PU yang berada di tengah kota tersebut, dianggap sebagai  rencana pengembangan wilayah kota yang bisa menjadi stimulus perkembangan kemajuan wilayah Ngawi. Menurutnya, wacana Bupati  tersebut diprediksi akan mampu mengangkat sisi roda ekonomi yang diharapkan akan maju pesat. Kepala dinas PU tersebut juga menambahkan bahwa dengan pendirian mall tersebut akan dapat membuat warna baru bagi kota Ngawi dan masyarakatnya sehingga berpotensi besar pada penataan perekonomian kota Ngawi. 
SB
Karena itu jika rencana Mall yang di pandang berpotensi, telah ditetapkan di daerah dekat dengan jantung kota, yaitu perempatan Kartoyono – Margomulyo, alhasil  sudah tentu bersentuhan langsung dengan masyarakat dalam kota. Sperti yang kita ketahui bahwa masyarakat Ngawi, terlebih masyarakat dalam kota adalah masyarakat dengan sumber daya beli tinggi, maka tak ayal dan sudah dapat dipastikan Mall tersebut kelak akan  mampu menjadi simbol  ekonomi kota Ngawi yang akan berkembang pesat.
SB
Setali tiga uang, tokoh masyarakat Sugito, S.sos yang juga menjabat anggota legeslatif aktif dari partai golkar juga setuju dengan rencana pendirian mall tersebut. Gedung Plaza Ngawi yang kondisinya sekarang sudah tidak layak pakai, memang harus segera diperbaiki dengan ide-ide segar dan langkah pengambilan solusi, sepert ide pengembangan terkait dengan penataan pertokoan maupun pusat perekonomian. Wajar  kalau melihat suasana dan kondisi pertokoan itu seperti itu amat menyayangkan. Karena pada  dasarnya kita mempunyai lokasi dan aset yang belum bisa dimaksimalkan. Apalagi melihat kondisi dan letaknya sangat strategis untuk arus ekonomi. Sudah saatnya wajah kota Ngawi harus di tata kembali dengan adanya wacana Mall yang akan berdiri dieks simpang empat kartonyono Ngawi.

2011/06/13

SENIN 13 JUNI 2011

Gara-gara kayu  bakar 2 rumah ludes di lalap  si jago  merah,  stres pikir anak  ibu muda nekat  akhiri hidupnya dengan cara gantung diri dan  ditemukan bangkai di pasar hewan pembeli kabur.  
SB
Lia hari ini  kami  awali dari  kejadian nahas yang menimpa 2 warga asal  Dusun Gandu desa Jambangan Paron Ngawi,  gara –gara memasak dengan kayu bakar yang di tinggal 2 rumah ludes di lalap si jago merah.  Kejadian yang terjadi kemarin ini  bermula dari  Umi Kasanah 38 th tengah memasak di dapur dengan menggunakan kayu bakar,  nakat kayu yang masih menyala korban tinggal  ke pasar untuk membeli  kebutuhan memasak di duga serpihan kayu  di terbangkan oleh angin yang kemudian  mengenai dinding rumah yang terbuat dari kayu tak ayal lagi  rumah yang ditinggal dalam keadaan kosong tanpa berpenghuni tersebut  ludes di lalap  si jago merah yang mengamuk tidak hanya itu  saja rumah tetangga korban Mutmainah 39 th ikut menjadi santapan  si jago merah.  2 Unit PMK Ngawi terjun guna mereda amukan si jago merahpun sempat kwalahan yang pada akhirnya dapat  di jinakkan 1 jam setelah kejadian.  AKP Sukisman selaku  kapolsek Paron Ngawi kepada Bahana saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut api berasal dari  bakaran kayu yang di pergunakan korban untuk memasak lupa tidak di matikan terlebih dahulu  sebelum di tinggalkan.  Kepada petugas kedua korban mengaku alami  kerugian capai ratusan juta rupiah akibat amukan si jago merah. 
SB
kapolsek Paron Ngawi menegaskan  kepada warga dengan melihat cuaca yang cukup  panas memudahkan titik-titik api  sehingga di harapkan untuk lebih berhati-hati dengan hal-hal yang mengakibatkan kebakaran,  periksa terlebih dahulu apabila anda meninggalkan rumah tidak ada hubungan arus pendek maupun barang yang menjadi sumber kebakaran anda tinggalkan apabila tidak mengharapkan nasib serupa yang dialami oleh korban. 
SB
Sementara itu kemarin  kegiatan transaksi Jual-beli di Pasar Hewan di Desa Kandangan  Ngawi, dikejutkan dengan keberadaan bangkai sapi yang ditinggalkan begitusaja oleh pemiliknya, isu mencuat pemilik  kabur karena transaksi jual-beli bangkai ini terendus oleh pihak UPT Pasar Hewan yang kemudian melaporkan ke Dinas Kehewanan dan juga kuatnya isu bakteri antrak. Dari hasil pemantuan kami oleh beberapa saksi mata di TKP, menuturkan bahwa keberadaan se-ekor sapi berumur 7 Tahun ini ketika diturunkan dari kendaraan pengangkut keadaannya sudah lemas,  untuk sapi  setengah hidup setengah mati ini  mereka harga dengan kisaran 400 hingga 600 ribu perekor. Terdapatnya bangkai sapi yang terdapat di pasar hewan tersbeut cukup mengakibatkan keresahan bagi pembeli lainnya hingga mereka enggan membeli hewan ternak di pasar hewan Ngawi karena isu penjualan ternak pesakitan.   Seperti diungkapkan oleh Eko salah satu  pembeli mengaku enggan memborong sapi yang acapkali 2 hingga 3 sapi  ia beli untuk kebutuhan resto yang dimilikinya ia takut mendapatkan sapi dengan kesehatan yang tidak sempurna yang berdampak penurunan konsumen  nantinya.
SB
sementara itu wakidah selaku  kasi penanggulangan penyakit pada hewan ternak dinas perternakan dan perikanan pemkab Ngawi  kepada bahana membatah bila matinya sapi di pasar hewan Ngawi bukan karena bakteri Antrak maupun penjualan bangkai melankan ternak sapi  tersebut mati  karena terinjak-injak dengan sapi lainnya di saat diatas kendaraan pengangkutannya, untuk di Ngawi bebas dari  bakteri antrak pasalnya tim kesehatan dinas sendiri sering melakukan pengecekan dan sweping di jalur perbatasan-perbatasan masuk di Kabupaten Ngawi. 

SB
Sementara itu warga dusun Gandu Desa karangtengah Prandon NGawi kota di kejutkan dengan aksi ibu muda yang akhiri hidupnya dengan cara gantung diri di blandar rumahnya.  Kejadian yang terjadi  kemarin ini di duga   korban dengan identitas Rani  35 th alami depresi karena  terhempit ekonomi yang menjadi dasar korban akhiri hidupnya dengan menggunakan benang senar warna biru di ruangan kamar rumahnya dengan di kaitkan di kayu  blandar.  Kapolsek Ngawi Kota AKP Slamet Suyanto  kepada media saaat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut  dan usai pemeriksaan tim kesehatan korban murni meninggal akibat  gantung diri terbukti tidak ada tanda –tanda penganiyaan pada tubuh korban dan dan usai  identifikasi jenasah korban di semayamkan di TPU desa setempat. 

2011/06/11

SABTU 11 JUNI 2011

Ketua DPRD bantah isu hak angket DPRD,  harga beras melambung tinggi, lagi  maling nekat kebutuhan terjadi di Ngawi dan nekat jual togel warga Kandangan di bekuk.
SB
Lia hari ini kami  awali dari DPRD Ngawi dengan isu hak angket anggota legeslatif perihal mempertanyakan carut marutnya anggaran esekutif di bantah oleh Dwi Riyanto Jatmiko.  Antok demikian panggilan akrab ketua DPRD NGawi kepada bahana menanggapi adanya hak angket  anggotanya guna mempertanyakan kesremawutan pengannggaran APBD 2010 hingga 2011 di bantah tidak pernah ada pembahasan di tingkat komisi hingga fraksi.  Isu beredarnya hak angket DPRD Ngawi ini  mendasar penilaian beberapa penganggaran yang tidak sesuai dengan tupoksinya bahkan rencana pembangunan dan serta progam kesejahteraan warga terbelengkalai akibat minimnya anggaran pemerintah daerah, terbukti saat sekarang pembangunan fisik yang seharusnya saat sekarang sudah mencapai tahapan proses pengerjaan belum juga terlihat pelaksana proyek melaksanakan puluhan rencana pembangunan pada bulan-bulan ini tidak hanya itu saja, pencairan bantuan maapun kebijakan pemerintah pusat molor tidak sesuai dengan jadwal seperti halnya rapelan dan  gaji ke 13.  Menurut Dwi Riyanto Jatmiko yang juga menjabat  wakil ketua DPC Partai PDI Perjuangan Ngawi ini,  hak angket tidak serta merta bisa melenggang ke esekuitif pasalnya sebelumnya wajib melewati  rapat paripurna khusus DPRD yang pada akhirnya di setujui oleh anggota lainnya dan pinpinan DPRD.
SB
Tegasnya, bila anggotanya mengajukan hak angket mempertanyakan carutmarutnya pengaggaran APBD Ngawi hal itu  merupakan hal yang konyol pasalnya beberapa anggaran yang saat sekarang serba minim di beberapa leading sector satuan kerja teknis imbas dari penghematan 30 hingga 50% sebagai kebijakan Bupati Ngawi yang telah di setujui oleh DPRD yang di kandung maksud mencegah ketergantungan kepada pihak ketiga berdampak pada defesit anggaran yang tinggi, tambahnya saat sekarang Ngawi memang  defesit namun hal itu  bukan karena Ngawi ngutang namun pengeluaran dengan keuangan sendiri yang nantinya defesit bakal terbayar di saat perubahan anggaran dari SILPA dan PAD. 
SB
Sementara itu akibat gagal panen yang dialami  oleh para petani Ngawi mulai di rasakan, yakni  harga beras melambung tinggi.   Dari hasil pemantauan kami dilapangan harga beras capai diungkapkan oleh Sarti salah satu agen beras di pasar besar Ngawi hal ini  tidak ada stok beras walaupun ada pasti menjadi rebutan dengan para agen lainnya, tambahnya  tidak ada stok beras dikarenakan banyak petani yang alami gagal  panen tahun lalu  sehingga beras yang seharusnya banyak menjadi  menipis.  Pernyataan senada juga di ungkapkan oleh  Edi Sumarno  selaku kasi penanggulangan hama dinas pertanian dan holtikultura pemkab Ngawi kepada media menjelaskan minimnya stok beras di pasaran bisa juga dikatakan karena gagal panen yang dialami  oleh para petani  tidak hanya terjadi di Ngawi saja.  Terdata di 19 kecamatan di kabupaten Ngawi 12 kecamatan sebagai pemasok padi alami panen yang tidak sempurna, dari hasil pendataan pada hasil panen tanaman padi tahun ini  hanya 10 % padi  dikatakan berhasil  60% panen tidak sempurna atau normal sedangkan 30 % fuso atau gagal panen.
SB
Mendasar  dari surat keputusan menteri pertanian per april  lalu  melalui  dinas pertanian tanaman pangan dan holtikultura pemkab Ngawi yang saat sekarang masih melakukan pendataan kepada kelompok tani akan memberikan kompensasi bantuan kepada para petani  dari bantuan permodalan hingga bibit padi dan pupuk.
SB
Sementara itu informasi criminal hari ini  kami laporkan dari  polsek Padas Ngawi,  tidak di kunci jendela 1 motor dan cukup ironis 3 karung gabahpun ikut di embat pencuri. Kejadian yang belum lama terjadi ini  menimpa Katinem 35 th warga asal dusun Krawut Desa Bendo Padas Ngawi kendaraan supra fit nopol AE 4282 PU sudah tidak ada di parkiran rumahnya dan di tambah lagi 3 karung gabah kering miliknya ikut di gondola maling. Pencuri yang di duga masuk lewat jendela rumah depan yang lupa di kunci nampaknya memberikan kesempatan kepada pencuri untuk masuk ke rumah korban setelah mendapatkan hasil jarahannya pencuri yang di duga berjumlah lebih dari 1 orang ini keluar melewati pintu depan yang di telah di buka dari dalam.  Korban sendiri mengetahui barang berharganya yang telah raib pada pagi harinya di saat hendak pergi  ke sawah di kejutkan dengan sepeda motor dan 3 karung gabah raib tidak ada pda tempatnya. SB
Kasubag humas Polres Ngawi AKP I Wayan Murtika saat dikonfirmasi bahana membenarkan kejadian tersebut dan saat sekarang kasus ini masih di tangani oleh buser polsek Padas guna mengungkap identitas pelaku dan pihaknya mengharapkan kepada warga Ngawi untuk lebih waspada serta meningkatkan personal security agar kiranya nasib sial yang dialami  oleh korban tidak menimpa pada diri anda. 
SB
Masih dengan informasi criminal dapat kami laporkan dari polsek Ngawi kota, karena terhimpit kebutuhan ekonomi Sar 45 th warga asal  desa Kandangan Ngawi kota nekat ngecer totohan gelap atau togel hingga berurusan dengan pihak petugas.  Seperti diungkapkan oleh kapolsek Ngawi AKP Slamet Suyanto kepada bahana menjelaskan penangkapan tersangka sendiri dari hasil  laporan warga karena resah dengan ulah Sar yang seringkali menerima orderan togel, petugas yang mendapati  tersangka yang di jalan  desa kandangan  menerima orderan, tersangka yang tertangkap tangan menerima pesanan dari penombok tersebut dengan barang bukti  2 lembar kertas rekapan, uang tunai 105 ribu dan sepeda motor supra X nopol AE 4171 KF yang di pergunakan tersangka untuk mengambil orderan. 
SB
Tegas kapolsek Ngawi Kepada tersangka dapat di ancam pidana penjara selama 5 th sesuai dengan pasal pelanggaran 303 KUHP.                     

2011/06/10

JUMAT 10 JUNI 2011

2 peristiwa cabul di Ngawi,  x ion terjang pejalan kaki  hingga tewas dan kabar gembira bagi PNS rapelan serta gaji  13 bakal cair bulan depan. 
SB
Lia hari ini kami  awali  dari 2 kejadian yang tabu dan tak patut untuk ditiru 2 peristiwa pencabulan yang gegerkan warga di masing-masing tempat kejadian. Kejadian pertama terjadi di dalam rumah Swt warga asal Dusun Bayem Taman Desa Jagir Sine Ngawi, pelaku dengan identitas Sup 23 th warga asal desa setempat tega cabuli gadis di bawah umur. Kejadian yang belum lama berlalu ini bermula dari tersangka mengetahui bunga 13th  bukan nama sebenarnya tengah sendirian di rumahnya, melihat kemolekan tubuh sintal gadis bau kencur tersebut membuat pemuda yang masih tetangga sendiri dengan korban terangsang.  Dengan di bawah ancaman tersangka,  pakaian korban di lucuti yang kemudian beradegan layaknya suami  istri.  Terungkapnya kasus aib,  pencabulan terhadap bunga sendiri,  berawal dari orang tua korban menerima keluhan dari buah hatinya yang sering alami kesakitan bila usai di BAK kecurigaan orang tua langsung dengan pertanyaan siapa yang melakukan,  berdasar pernyataan bunga keluarga bunga melaporkan kebiadapan Suparno  23 th kepada pihak berwajib dan tersangka di tangkap di kediamannya tanpa perlawanan yang kemudian di gelandang di mapolres Ngawi guna mempertanggungjawabkan tindakannya.
Seperti diungkapkan oleh Kasubag Humas Polres NGawi AKP I Wayan Murtika kepada bahana membenarkan kejadian tersebut dan saat ini pelaku  menjadi tahanan unit PPA atau perlindungan perempuan dan anak karena melanggar pasal pencabulan di bawah umur.
SB
Kejadian kedua terjadi di eks sekitar sungai Srigati  masuk Dusun Brendil Desa Babadan Paron Ngawi, kasus asusila kali ini melibatkan 2 sejoli yang pada akhirnya pihak keluarga masing-masing mempertemukan antara korban dan pelaku ke pelaminan.  Kejadian yang terjadi kemarin ini  bermula dari tersangka dengan insial Yan 18 th warga asal Dusun Belut Desa Semen Paron mengajak Melati 16 th bukan nama sebenarnya yang masih tetangga sendirinya ini menikmati  keindahan hutan srigati. Sesampai di pinggir sungai tersangka memaksa Melati melayani  hasrat birahinya namun sayangnya kegiatan tidak senonoh kedua sejoli ini  telah di awasi oleh warga setelah tertangkap basah dengan hubungan yang tak layak tersebut, pasangan sejoli di kembalikan ke orang tua mereka masing-masing. 
SB
seperti diungkapkan oleh Kapolsek Paron Ngawi AKP Sukisman kepada bahana menjelaskan kasus pencabulan pada akhirnya mentah di mata hokum pasalnya  tidak ada  korban yang di rugikan dengan pelangsungan pertemuan keduanya secara adat dan agama yakni pelaminan.
SB
Masih dari polres Ngawi dapat kami informasikan,  Yamaha x-ion terjang pejalan kaki  hingga korban meninggal dunia dalam perawatan tim medis  dr Soeroto Ngawi.  Kejadian yang terjadi di jalur Ngawi Mantingan masuk desa Sambirejo  Mantingan Ngawi,  bermula dari kendaraan Yamaha x-ion nopol AE 6711 LU  yang di kemudikan oleh Mariyanto 24th  warga asal Desa kenteng  Pengkol Mantingan melintas dari arah timur – ke  barat  dengan kecepatan tinggi  seperti  diungkapkan oleh Mardi salah satu saksi warga kepada petugas mengungkapkan sesampai di TKP korban dengan identitas Dwi Priyanti 30th warga asal Desa grogol Pakah Mantingan hendak menyebrang dari arah utara ke selatan karena jarak yang sudah dekat,  korban tak dapat menghindari laju kencang kendaraan Mar yang pada akhirnya benturan keras tak dapat terelakan korban sempat terpental akibat hantaman keras x-ion,  kendati telah mendapatkan perawatan intensif petugas medis Dr Soeroto Ngawi jiwa  korban tak dapat tertolong. 
SB
Sementara itu sedikit khabar gembira kepada anda warga Ngawi yang masih tercatat sebagai Pegawai Negri Sipil bulan depan dana rapelan kebijakan presiden SBY dari kenaikan gaji plus tunjangan sebesar 20% dan gaji ke 13 bakal cair bulan depan.  Seperti  diungkapkan oleh Kanang demikian panggilan akrab BUpati Ngawi kepda media menjelaskan dikarenakan adanya proses pencairan di pos keuangan penerimaan 2 kebijakan pemerintah pusat molor hingga bulan depan,  tegaskanya kedua kebijakan pemerintah tersebut bakal di jadikan satu dalam sekali penerimaan.
SB
Bantah  Bupati Ngawi,  dana tersebut tidak hilang atau raib seperti  halnya di romorkan oleh PNS hanya sedikit molor karena proses pencairan yang tidak mudah sedikit optimis bulan depan PNS akan segera menerima dana dari kebijakan pemerintah pusat terseebut.

2011/06/09

KAMIS 9 JUNI 2011

Konser cliguers Ngawi di hanyutkan dengan tembang2 mereka penonton pingsan, bawa ratusan miras wargamalang  di polisikan dan di duga oknum diknas pungli tenaga honorer OI demo.
SB
Lia  hari ini kami awali dari gelar konser grub Band Ungu yang sedot perhatian kaum muda Ngawi kemarin malam di eks terminal lama di jalan ringrood.  Grub band yang di gawangi  oleh pasha sebagai vokal onji, enda dan maki pada  gitar serta donie sebagai  penggebuk drumer melantunkan sedikitnya 7 tembang cinta Hit mereka. Tidak ayal lagi  para cliquers Ngawi di buat histeris dengan vokal melo  si pasha hingga 2 gadis Ngawi di buat  pingsan karena saling berdesak-desakan dengan ratusan pemuja grub band yang terbentuk tahun 96 lalu ini.  Seperti diungkapkan oleh tim medis 2  penggemar ungu ini  pingsan karena kekurangan oksigen pasalnya harus berdesak-desakan serta berjubelnya para penonton. 
SB
Hingga berakhirnya konser Ungu tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan kendati pihak petugas telah show offers baik petugas polres Ngawi dan kodim 0805  dalam pengamanan grub band yang cukup di gandrungi  para kaum muda ini.
SB
Sementara itu dari polres Ngawi dapat kami  informasikan membawa ratusan liter arak jowo warga malang di polisikan.  Kejadian yang belum terjadi  bermula dari dari pelaku  dengan identitas Rudi Hari  Susanto 39 th warga asal  desa Keramat kota Malang, penangkapan pelaku  sendiri oleh petugas di saat melintas di jalan umum Ngawi –Caruban  masuk desa Kedungprahu Padas Ngawi petugas mencium bau khas arjo, setelah di berhentikan kecurigaan petugas benar adanya kendaraan APV nopol N 1855 CL yang dikemudikan oleh pelaku  syarat dengan muatan arjo yang di kemas dalam 300 botol atau dengan jumlah 450 liter. Kepada petugas pelaku  mengaku membeli arjo  untuk di jual di malang  guna  mencari tambahan penghasilannya. 
SB
Kasubag Humas polres Ngawi AKP I Wayan Murtika kepada bahana membenarkan kejadian tersebut,  dan saat sekarang pelaku hari ini  telah menjalani  persidangan di meja hijau  sesuai apa yang telah di lakukannya atas pelanggaran  membawa dan tidak mengantongi  surat sah dari  dinas atau pejabat tentang miras. 
SB
Sementara itu  dari dinas pendidikan dapat kami  informasikan, siang tadi  sedikitnya belasan pemuda yang tergabung dalam organisasi OI Ngawi datangi kantor lembaga pendidikan dan kebudayaan di kab Ngawi. Maksud dari  Kedatangan menduga masih ada oknum yang tidak bertanggung jawab melakukan pungutan liar perihal  pengangkatan mereka sebagai  tenaga honorer untuk dapat masuk  ke data  base  tahap 2.  Seperti diungkapkan oleh salah satu  demonstran pungli tersebut  berkisar antara 3 hingga 5 juta per orangnya untuk  melicinkan dalam pengurusan administrasi.
SB
Sementara itu kadiknas Abimanyu  membantah bila sampai saat ini  masih ada permasalahan yang perihal pengangkatan honda atau pekerja sukarelawan pasalnya sesuai PP 48 hal itu  sudah di larang oleh pemerintah,  pihaknya siap memberikan sanksi bila pungli di lakukan oleh bawahannya asalkan ada bukti penerima dan yang menyerahkan.