RADIO BAHANA FM>>> RADIO KELUARGA ANDA PASS DI DENGAR PASS DI HATI>>> www.pramesnet.com o RADIO BAHANA FM>>> RADIO KELUARGA ANDA PASS DI DENGAR PASS DI HATI>>> www.pramesnet.com

2011/06/08

RABU 8 JUNI 2011

Sekolah jual bangku kosong siap diberikan sangsi dan judi hp mulai merambah, Bandar togel di bekuk petugas. 
SB
Lia hari ini kami awali  dinas pendidikan Kab Ngawi,  saat sekarang lembaga – lembaga pendidikan tidak hanya di Kabupaten Ngawi saja melaksanakan penerimaan peserta anak didik baru atau PPDB,  namun rumor  berkembang bangku kosong siap di jual sesuai dengan tawaran tertinggi.  namun saat dikonfirmasikan kepada Abimanyu selaku  kepala dinas pendidikan dan kebudayaan pemkab Ngawi membantah rumor tersebut pasalnya saat sekarang dengan mengacu pedoman pelaksana penerimaan peserta anak didik baru oleh Mendiknas tidak ada yang memperbolehkan setiap lembaga sekolah melakukan penarikan dana pendaftaran,  kecuali bagi lembaga sekolah yang terdaftar sebagai RSBI  dan SBI  dan biaya pendaftaran sendiri tidak berkenankan lebih dari 30 ribu rupiah sebagai pengganti pelaksanaan seleksi. Tegasnya,guna antisipasi adanya kecurangan terhadap para panitia PPDB,  diknas bakal selektif dalam penarikan bantuan kepada wali murid tembahnya permasalahan kepala sekolah hingga duduk di kursi pesakitan tidak akan terulang lagi sedangkan penjualan bangku kosong  yang di rumorkan masyarakat saat sekarang dibantah tegas oleh kadiknas pasalnya dengan Pagu  rombel atau rombongan belajar  hanya  di batasi maksimal 34 siswa dalam setiap ruang kelas hanya saja jumlah kelas yang membedakan setiap lembaga sekolah.
SB
Tegas kadiknas Ngawi  pihaknya menjamin dengan adanya pagu setiap lembaga sekolah tersebut setidaknya meminimalisir kecurangan panitia PPDB di tambah lagi pihaknya  siap pula memberikan sangksi bila lembaga sekolah tersebut terbukti melakukan penarikan dana wali murid dengan terkesan mengada-ada serta kecurangan -kecurangan PPDB.
SB
Sementara itu informasi criminal hari ini,   dapat kami  laporkan dari Polresta Ngawi.  Nekat gelar judi 2  warga Ngawi wajib berurusan dengan pihak kepolisian. Kejadian pertama terjadi di wilayah hokum polsek Widodaren Ngawi petugas buser setelah mendapat laporan atas keberadaan Jalin mus alias Paimin tengah menerima pesanan togel dari para pengecernya setelah di periksa petugas tidak pulang dengan tangan hampa, dari tangan pelaku petugas berhasil mengamankan perlengkapan judi totohan gelap milik pelaku  dan uang tunai yang siap menjerat pelaku di meja hijau  mendatang.  Sedangkan kejadian kdua terjadi  di depan Rumah Sakit Widodo masuk kelurahan margomulyo Ngawi kota, dalam aksi judi ini pelaku dengan identitas Dir warga setempat ini memanfaatkan fasilitas game dari sebuah handphone yang terdapat permainan judi dadu. Mados  yang dilakukan pelaku yakni setiap pemain menaruh uang di nomer yang diinginkan dari 1 hingga 10,  kemudian dadu dalam permainan hp di mainkan secara acak dadu akan berhenti di nomer yang tidak di ketahui oleh para pemain dan pemenang  di tentukan dari nomer yang muncul.
SB
Kasubag humas polres Ngawi I Wayan Muetika saat dikonfirmasi bahana membenarkan 2 kejadian perjudian tersebut tengah di tangani  oleh anggota polres Ngawi kepada 2 pelaku dapat diancam pidana penjara selama 5 tahun sesuai dengan pasal 303 KUHP tentang perjudian.    
  

2011/06/07

SELASA 7 JUNI 2011

Rapelan gaji  dan gaji ketiga belas urung juga cair, PNS nilai pemerintah tidak adil dan petugas buru pelaku curat ngrambe dan aksi nekat warga bringin yang akhiri hidupnya dengan cara gantung diri karena tak tahan sendirian. 
SB
Lia hari ini kami awali dari DPRD Ngawi, Unggul Gunaryo salah satu PNS asal Ngawi nilai pemerintah daerah tidak adil dalam mengusahakan  pencairan dana rapelan 4 bulan  gaji  yang belum ditrima oleh PNS Ngawi.  Rapelan gaji yang seharusnya terbanyarkan  tertanggal 1 januari lalu sebagai  imbas dari kenaikan 10 % dan gaji ketiga belas,  yang di informasikan PNS kabupaten lain sudah menikmati uang tersebut. Unggul demikian panggilan akrabnya menjelaskan  dana rapelan  kenaikan 10 % gaji di tambah  tunjangan –tunjangan lain ini  berdasarkan dari nota keuangan presiden SBY tertanggal 17 agustus 2010 bahwa PNS akan diberikan kenaikan gaji dan tunjangan yang di terima mereka tertanggal 1 januari  sedangkan gaji ketiga belas sebagai janji progam pemerintah pusat dalam meningkatkan kesejahteraan pengabdi Negara ini dapat dinikmati pada bulan juni diakuinya dana-dana tersebut sangat di butuhkan oleh mereka pasalnya di pergunakan sebagai sangu membiayai putra-putrinya masuk di tahun ajaran baru. Pihaknya mendesak kepada pemerintah daerah untuk segera merealisasikan dana rapelan dan gaji ketiga belas tersebut, pasalnya dana tersebut yang berasal dari pemerintah pusat mengapa terkesan di sendat-sendat serta mengapa pula hanya Ngawi yang saja alami  keterlambatan.

SB
Sementara itu Supeno ketua komisi 3 DPRD Ngawi kepada bahana saat dikonfirmasi secara terpisah menanggapi keluhan para PNS mengungkapkan kemarin Bandan Anggaran Legeslatif telah panggil para pejabat-pejabat  esekutif terkait dalam pencairan dana rapelan dan gaji ketiga belas, mereka diantaranya  ketua tim anggaran esekutif yakni Sekda, Badan keuangan dan Bapeda,  dalam pertemuan tersebut esekutif yang bertanggungjawab langsung dalam realisasi dana  rapelan dan gaji 13 masih belum bisa memberikan kepastian kapan cairnya dana-dana tersebut dan masih terkesan mengambang.  Tegas Mas Peno demikian panggilan akrab ketua komisi 3 DPRD yang juga ketua aktif DPD PAN Ngawi ini  mengungkapkan untuk tahun ini APBD mengeluarkan anggaran capai 60 Milyar guna pendampingan 2 kebijakan pemerintah pusat tersebut

SB
Sementara dari hasil barang bukti kejahatan yang di tinggalkan oleh pelaku Curat atau pencurian dengan pemberatan di wilayah hokum Ngrambe minggu dini hari kemarin  petugas telah mengantongi identitas pelaku yang dalam waktu dekat ini siap petugas gelandang ke mapolres Ngawi.  Kendaraan vega R nopol AE 4658 KI milik korban Warti 48 th warga asal desa Ngampak Desa Cempoko Ngrambe ditinggalkan oleh pelaku di area persawahan masuk dusun  Karangnongko  desa mendiro Ngrambe oleh Samidi salah satu warga.  Dijelaskan oleh Kasat reskrim polres Ngawi AKP Sungkono saat dikonfirmasi di ruang kerjanya siang tadi menjelaskan dengan barang bukti kendaraan korban yakni vega R tersebut pihaknya telah mengantongi 2 identitas pelaku yang menyatroni rumah korban pada  minggu kemarin. Diakuinya barang jarahan dari rumah warti  yang masih dibawa oleh pelaku antara lain sebuah notebook,  7 buah hp, perhiasan seberat 32 gram dan uang tunai sejumlah 8,5 juta.   
SB
Kasat reskrim polres Ngawi menegaskan dalam waktu dekat ini pihaknya siap beber kembali para pelaku –pelaku  yang saat sekarang identitasnya telah  kantongi oleh petugas yang tinggal menunggu  waktu  yang tepat dalam  penangkapannya sendiri,  saat ditanya  hubungan kedekatan antara  pelaku dengan korban pihaknya enggan membeberkan tegasnya  pihaknya yang tidak mau menebak-nebak  identitas pelaku yang nantinya hanya mempersulit penangkapan pelaku oleh petugas.


SB
Sementara itu di duga karena alasan ditinggal serorang diri selama bertahun-tahun oleh istrinya dan tidak mendapat perhatian dari anaknya sendiri warga Bringin nekat akhiri hidupnya dengan cara gantung diri di sebuah blandar kayu rumahnya.  Kejadian yang terjadi kemarin ini  bermula dari kusno menantu korban mencari keberadaannya untuk membantu menjaga tanaman padi miliknya yang di jemur di area sawah namun saat setiba  di kediamannnya kusno tidak mendapat jawaban dari sahutan mertuanya setelah diperiksa melalui pintu samping kusno di kejutkan dengan keadaan korban yang sudah di temukan meninggal dengan cara menggantung di sebuah kayu blandar rumah menggunakan selendang jarik. 
SB
kasubag Humas polres Ngawi AKP I Wayan Murtika saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut dan menegaskan korban murni meninggal karena bunuh diri hal ini terbukti tidak ada tanda-tanda penganiyaan pada tubuh korban.   

2011/06/06

SENIN 6 JUNI 2011

Jelang tahun ajaran baru warga ngawi gadaikan alat elektronik hingga mesin traktor dan perampok bercadar gasak warga Ngrambe puluhan juta raib. 
SB
Lia hari ini  kami awali dari kantor pegadaian Ngawi,  nampaknya sesuai dengan semboyan yang di gembor-gemborkan mengatasi  masalah tanpa masalah masih menjadi salah satu  jugjukan warga Ngawi untuk mendapatkan dana cepat untuk  mengatasi perekonomian yang di hadapi.  Rusdi salah satu  petani  warga asal desa selopuro Pitu Ngawi kepada Bahana saat dikonfirmasi membawa traktornya ke kantor pegadaian mengungkapkan, karena hasil panen tanaman padi  tahun ini pihaknya mendulang kerugian yang tidak sedikit akibat serangan hama wereng  memaksa ia menggandaikan mesin traktor yang dimilikinya,  pasalnya selain alasan saat sekarang traktor sudah tidak di pergunkan kembali untuk menggarap sawah,  menurutnya mesin traktor memiliki nilai ganti  yang cukup  tinggi di banding barang-barang elektronik yang di milikinya.Tegasnya ia nekat menggandaikan mesin trakornya dikarenakan ia sangat membutuhkan dana cepat guna membiayai rencana sekolah kedua putra-putrinya. 
SB
Sementara itu kepala pegadaian Ngawi Hari  Dwi Asmono  kepada bahana menjelaskan diakuinya jelang tahun  ajaran baru  saat sekarang nampaknya membuat para warga Ngawi khususnya mereka para petani beramai-ramai menggandaikan mesin traktornya untuk mendapatkan dana cepat yang diakuinya peningkatan  capai 25% dibandingkan dengan hari-hari sebelumnya ungkapkan tidak hanya mesin traktor saja yang di gadaikan oleh warga Ngawi dari  kendaraan bermotor,  perhiasan, dan barang-barang elektronik namun yang cukup  tinggi hingga membuat sesak gudang penyimpanan kantor pegadaian Ngawi yakni  mesin traktor yang berjumlah lebih dari 50 buah. 

SB
Sementara itu aksi nekat para perampok di wilayah hukum polres Ngawi nampaknya masih tidak takut dengan ketegasan petugas dalam pengungkapannya selama ini terbukti warga dusun Ngampak  desa Cempoko Ngrambe Ngawi di rampok puluhan juta harta benda korban amblas.  Kejadian yang terjadi belum lama ini di duga pelaku  dengan jumlah lebih dari  2 orang masuk  ke rumah Warti 48 th, melalui  jendela sebelah kanan dengan cara mencongkel salah satu bingkainya  menggunakan alat berat sejenis linggis, setelah berhasil  masuk  salah satu  pelaku melumpuhkan korban yang saat itu tengah terlelap tidur dengan menjerat menggunakan tali rafia.  Harta benda korban berupa 1 unit kendaraan jenis yahama vega R nopol AE 4658 KI,  2 gelang  seberat 20 gr dan 8 gr serta cincin seberat 4 gr,  notebook merk HP,  7 buah handphone berbagai merk tidak hanya itu saja uang tunai sejumlah 8,5 juta raib dalam almari  penyimpanan korban.  Kepada petugas Warti mengaku tidak dapat mengenali  wajah pelaku  karena wajah mereka di tutup dengan menggunakan penutup kepala hanya suara bentakan kasar pelaku untuk  menunjukkan harta bendanya disertai ancaman senjata tajam. Ditambahkan oleh korban akibat aksi  perampokan tersebut  ia alami kerugian lebih dari  50 juta. 
SB
Kasat reskrim polres Ngawi AKP Sungkono  kepada bahana membenarkan kejadian tersebut  saat sekarang anggotanya masih di sebar guna mencari  informasi serta identitas pelaku  yang sekarang masih kabur, pihaknya mengharapkan kepada saksi  warga yang mengetahui  prilaku  mencurigakan di sekitar lokasi rumah korban untuk segera menghubungi petugas guna mempercepat proses  penyidikan dan pengungkapan pelaku  perampokan puluhan juta rupiah di wilayah hukum polsek Ngrambe.           
     

2011/06/04

SABTU 4 JUNI 2011

Karena mancing kemudian terjebur  akhirnya tewas, nekat  judi remi di gelandang petugas dan  tekan hama dewan harapkan petani menggunakan sistim tanam ganti palawaja. 
SB
Lia hari ini kami awali dari  mapolres Ngawi dengan kejadian nahas yang menimpa salah satu pemuda  warga asal desa Selopuro Pitu Ngawi,  karena mancing terpeleset tak bisa berenang korban dengan identitas Nursaid 16 th hingga berita ini  kami  turunkan jenasah  korban  masih dalam pencaharian atau belum ditemukan  karena warga bekerjsama dengan petugas  berusaha mencari  keberadaan jenasah yang tenggelam sejak kemarin sore.  Kejadian nahas sendiri bermula dari  korban bersama rekannya mengisi  waktu  liburan akhir pekan dengan memancing di bawah jembatan  masuk desa Ngunengan Pitu  Ngawi masuk daerah aliran sungai bengawan solo namun kegiatan itu nampaknya menjadi salah satu kegiatan terakhir baginya sesuai dengan pernyataan rekan korban nursaid hendak berpindah mencari  tempat yang lebih banyak ikannya karena jalan di  pinggir sungai  licin tak disadari oleh korban yang mengakibatkan korban terpeleset,  sialnya korban tidak bisa berenang dan mengakibatkan tubuhnya terseret arus sungai  yang saat kejadian cukup deras.  Rekan korban tak berani menolong hanya berteriak minta tolong, kedatangan para warga sendiri juga terlambat  korban langsung terseret arus dan tidak muncul  ke permukaan. 
SB
Kasubag Humas polres Ngawi AKP I Wayan Murtika Kepada bahana saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut dan siang tadi petugas bersama warga  masih melakukan pencaharian jenasah korban yang dikarenakan kekurang hati-hatiannya dan tidak bisa berenang,  mengakibatkan nursaid tenggelam dan terseret arus sungai bengawan solo yang cukup deras.

SB
Masih dari  polres Ngawi dapat kami  informasikan nekat gelar judi remi,  warga Mantingan di cokok petugas.  Kejadian yang belum lama terjadi  ini bermula dari  petugas laksankan patroli wilayah mendapati laporan bahwasanya di rumah kosong turut jalan desa masuk  Dusun jenangan Desa Sambirejo Mantingan tengah di gelar judi remi, nampaknya kedatangan petugas sendiri terendus oleh para pelaku  dari  beberapa kalangan  hanya 2 orang saja yang berhasil di amankan  mereka adalah Basuki 55th  dan Warsito 51 th  yang keduanya warga asal Desa Sambung Macan mantingan di gelandang petugas guna mempertanggungjawabkan  tindakannya  dan dari tangan pelaku  petugas berhasil mengamankan 1 set kartu remi,  tatakan tempat uang dan uang tunai sejumlah 254  ribu. 
SB
Seperti diungkapkan oleh Kasubag Humas polres Ngawi kedua warga mantingan  Ngawi tersebut  bakal di kenakan pasal 303 KUHP tentang perjudian dengan ancaman pidana penjara selama 5 th  dan guna  mempertanggungjawabkan  tindakannya saat sekarang  Basuki dan Warsito wajib mendekam di balik jeruji mapolsek Mantingan
SB
sementara  itu Slamet Riyadi Ssos selaku ketua komisi  2 DPRD Ngawi kepada bahana mengharapkan kepada para petani Ngawi untuk  tidak meneruskan menanam padi dalam waktu  dekat ini bila tidak mendulang kerugian yang tidak sedikit akibat serangan hama.  Slamet demikian panggilan akrabnya mengharapkan kepada warga Ngawi untuk  mengganti  rencana tanam padi mreka dengan palawija pasalnya karena serangan hama pengerek batang dan wereng batang coklat merusak tanaman padi milik warga sekarang.  Sehingga di harapkan kepada warga Ngawi untuk lebih mengedepankan tamanan tahan hama dan menghasilkan daripada tanaman padi yang mengakibatkan kerugian. 
SB
Seperti  yang pernah kami  beritakan sebelumnya akibat  serangan hama wereng dan penggerek batang coklat puluhan hektar tanaman padi rakyat di beberapa kecamatan di kabupaten  Ngawi alami gagal panen dari data yang kami  peroleh 19 kecamatan 4 diantaaranya alami  serangan hawa wereng yang cukup  parah yakni  Mantingan,  Walikukun, Paron dan Ngawi sendiri berdampak pada menurunnya kesejahteraan para petani  Ngawi.      

2011/06/02

KAMIS 2 JUNI 2011

Dewan strasing bagi panitian penerima anak didik baru lebih mengendepankan segi mutu pendidikan dan liburan akhir pekan transportasi darat kembali menjadi jugjukan para warga melaksanakan liburan. 
SB

Lia hari ini kami awali dari DPRD Ngawi, mendasar dari keluhan warga  khususnya mereka para wali murid Ngawi merasa keberatan dengan rencana lembaga sekolah yang menjadi jugjukan putra-putrinya merasa berat dengan biaya seragam yang di bebankan kepada mereka, bagaimana tidak dalam sepekan setiap siswa 3 bahkan hingga 4 kali ganti seragam mereka.  Seperti diungkapkan oleh Siswanto salah satu anggota komisi 1 DPRD Ngawi  kepada bahana menyanyangkan lembaga sekolah yang mengaku melakukan penarikan dana bantuan bagi sekolah bahkan seragam yang beraneka ragam corak hal ini atas dasar penuhi standart nasioanal namun dalam kenyataannya sendiri lembaga sekolah tersebut sama sekali tidak menunjukkan mutu yang bertaraf internasional.  Sis  demikian panggilan akrab anggota dewann aktif berangkat  dari partai keadilan sejahtera menambahkan  di harapkan bagi sekolah yang berencana meningkatkan mutu serta kuatitas pendidikan juga mengedepankan segi kesejahteraan para wali murid agar kiranya tidak melakukan penarikan-penarikan dana bila hal itu tidak begitu penting yang hanya membebankan para wali murid.
SB
ditegaskan oleh  Siswanto pihaknya mengharapkan kepada lembaga sekolah janganlah menggunakan istilah sekolah bertaraf nasional bahkan hingga internasional bila belum melakukan perubahan mendasar pada mutu pendidikannya sendiri dan belum juga ada prestasi yang menonjol agar tidak terlalu memaksakan diri menjadi lembaga yang bertaraf nasional, yang berdampak para wali murid kembali menjadi korban.     
SB
Sementara itu  dalam pantuan kami  dilapangan siang tadi sarana transportasi darat alami peningkatan yang cukup  signifikan di liburan panjang akhir pekan.  Sepertihalnya dalam pantuan kami  di terminal kertonegoro Ngawi alami peningkatan jumlah penumpang yang hendak bepergian maupun kedatangan dari  berbagai kota besar. Seperti diungkapkan oleh Subandi selaku kepala terminal kertonegoro Ngawi kepada bahana menjelaskan peningkatan jumlah penumpang baik datang dan pergi  dapat di lihat dari  jumlah armada masuk di terminal kelas A di kabupaten Ngawi di contohkannya armada antar kota antar propinsi mendominasi jumlah penumpang yang terdata capai peningkatan 10 hingga 15 % bila dibandingkan dengan hari-hari biasanya atau  sekitar 200 hingga 300  penumpang.  Tegas Bandi demikian panggilan akrab kepala terminal Kertonegoro Ngawi kepada bahana menegaskan  untuk jurusan mendominasi jumlah penumpang baik datang dan pergi  masih dari kota Surabaya dan Yogyakarta. 
SB
Keadaan serupa juga terjadi di station Paron Ngawi dalam pantauan petugas kereta api daop 7 madiun, jumlah penumpang datang lebih banyak di bandingkan jumlah penumpang pergi dari station paron. Seperti diungkapkan oleh Darno salah satu  karyawan mengungkapkan jumlah penumpang yang datang masih di dominasi dari  kota Jakarta yang seperti kebiasaan yang sudah-sudah memanfaatkan liburan panjang menjenguk saudaranya sedangkan dari  arah Yogyakarta di dominasi oleh para mahasiwa yang pulang

RABU 1 JUNI 2011

Tekan kejadian laka lantas polres Ngawi gelar P21terhadap pengguna jalan raya dan pemilik warung tergusur petugas rantib gelar aksi desak agar semua warung di gusur dan BPS berjanji memperbaiki kevalidtan data. 
SB
Lia hari  ini  kami awali dari gelar operasi  yang di laksankaan sat lantas polres Ngawi dalam penekanan kejadian kejadian laka lantas di jalan raya.  Seperti diungkapkan oleh Kabagops polres Ngawi Kompol Suseno siang tadi  saat dikonfirmasi  di pos 9.2 desa Banyaaan watualang Ngawi yang tengah  laksanakan loncing operasi simpatik semeru 2011 dalam penertiban bagi mereka pengguna jalan baik roda dua hingga empat kepada bahana menjelaskan  penertiban yang dikenakan kepada mereka selain kelengkapan surat-surat penting kendaraan juga memberikan kesadaran akan pentingnya keselamatan di jalan raya yakni  kelengkapan berkendara seperti halnya helm dan spion yang acapkali  dilanggar oleh mereka para pengguna jalan roda dua dan klik sabuk pengaman bagi  pengguna kendaraan roda empat. Dalam pantuan kami siang tadi  Petugas  satlantas polres Ngawi dengan menerjunkan sedikitnya 1 SSK , nampak antusias memberikan surat tilang bagi  mereka yang terbukti  melanggar  dan merekapun dikenankan sidang di tempat, menurut kabagops polres Ngawi para pelanggar masih di dominasi mereka para pengguna jalan roda dua yakni tidak lengkap surat-surat penting kendaraan dan tidak ada spion. 
SB
Ditegaskan oleh kompol Suseno operasi simpatik semeru 2011 ini  akan terus di gelar hingga 21 juni  mendatang di beberapa titik –titik strategis  di jalur ruas jalan Ngawi, tegasnya selain menekan angka laka lantas di wilayah hukum polres Ngawi giat operasi ini  juga memberikan efek jera bagi  para pelanggar di jalan raya.

SB
sementara itu buntut penggurusan warung remang-remang di eks pasar hewan Ngawi yang awalnya berjalan lancar mulai menuai masalah di lapangan terbukti siang tadi  petugas satpol  PP pemkab Ngawi kembali gelar penggusuran mendadak di sejumlah warung yang masih berdiri.  Menik salah satu  pemilik  warung  menilai bahwa petugas rantib hanya pilih kasih saja tidak semua warung  di kenakan penggusuran terbukti masih ada warung yang di sisakan dan hal itu  tidak menunjukkan keadilan.  Menindak lanjuti aksi pemilik warung yang telah di gusur,  siang tadi  petugas satpol PP pemkab Ngawi kembali mengerahkan anggotanya guna merubuhkan warung-warung yang masih berdiri di eks pasar hewan karangasri tanpa pandang bulu kembali  bagi  mereka yang sudah mengantongi surat ijin dari  kepala desapun ikut menjadi sasaran perubuhan patugas rantib. 
SB
Seperti diungkapkan oleh kasi penegakan hukum dan kedisiplinan satpol PP Pemkab Ngawi Peggy Yudo kepada media menjelaskan pihaknya melakukan penggusuran ini  menindaklanjuti dari perintah atasan sehingga mereka para pemilik warung yang sudah mengantongi ijinpun tetap di berikan ketegasan yakni  penggusuran guna mengantisipasi kejadian-kejadian yang tidak diinginkan yakni konflik horisontal.
SB
smenetara itu  dari kantor badan pusat statistik pemkab Ngawi dapat kami  informasikan  Ibnu Cahyono selaku kepala BPS mengaku sampai sejauh ini  kevalidtan data masih kurang dan terkesan salah.  Siang tadi saat di temui  usai giat pisah kenal antara  kepala BPS lama yakni Drs. Widarto digantikan oleh Ibnu Cahyono Sh kepada bahana menjelaskan untuk memperbaiki kevalidtan data tersebut pihaknya akan bekerja sama dengan pemeritah daerah dan juga mengoptimalkan petugas-petugasnya yang terdapat ditingkat kecamatan dan didesa guna memperbarui data BPS Ngawi yang dapat dipergunakan acuan dalam melaksanakan progam pemerintah.

2011/06/01

SELASA 31 MEI 2011

PTT DAN GTT TIDAK MENGANTONGI SK BUPATI  TIDAK AKAN MENDAPATKAN GAJI  KEMBALI  SERTA 45 PEDANGANG KAKI LIMA DI GELONTOR TENDA OLEH PEMERINTAH DAERAH.

Lia hari  ini  kami  awali  dari pendopo widya graha pemkab Ngawi,  siang tadi  di sela-sela  memberikan sosialisasi tentang  pertanian Ir Budi Sulistyono  Bupati Ngawi  memberitahukan bahwa bagi  para PTT dan GTT yang tidak mengantongi  SK Bupati tidak akan  mendapatkan  honor atau gaji  atas pengabdiannya kepada pemerintah daerah pasalnya beberapa pos-pos anggaran yang menjadi setiap dinas untuk  menggaji mereka dipangkas dari 30 hingga 60 %. Sudah  Bukan menjadi  rahasia umum bahwa PTT dan GTT adanya honor yang diterima selama sebulannya tersebut dari pemanfaatkan penggunaan dana atau anggaran yang di kelola  oleh setiap  dinas yang berasal dari  sisa penggunaan progam yang diterima oleh dinas tersebut.  Akibatnya surat kebijakan anggaran yang dikeluarkan oleh Bupati perihal penghematan penggunaan anggaran capai  60%,  hal ini  secara tidak langsung  sangat mempengaruhi keberadaraan PTT dan GTT.  Tegas Bupati Ngawi,  penghematan yang  di berlakukan kepada setiap satker – sakjanis   di bawah sekda  ini  dikandung maksud  untuk membiasakan anggaran pemkab Ngawi untuk tidak tergantung  pada pihak ketiga atau  hutang,  ditambahkannya penghematan yang di berlakukan anggaran  pemkab   Ngawi  saat sekarang   ini guna bakal dapat di hitung dalam perubahan anggaran mendatang pada bulan juli dan defesit capai 70  milyar  yang selama ini  menjadi  perbincangan hangat  akan dapat di tutup  dengan menggunakan  SILPA. 
SB
Kanang demikian panggilan akrabnya menegaskan bagi PTT dan GTT yang masih kuat dan bertahan  tidak di gaji oleh pemda pihaknya mempersilahkan saja namun  dengan kebijkan seperti halnya sekarang ini  di harapkan tidak menjadi mimpi indah bagi  mereka, bila  PTT dan GTT sudah mengabdi lama akan di anggkat menjadi PNS  hal itu  di harapkan tidak menjadi angan-angan mereka. 
SB
Sementara  itu Maryoto  SP menanggapi penghematan atau kebijakan anggaran yang di keluarkan oleh Bupati Ngawi ini  di harapkan memberikan kemaslatan yang baik bagi  warga Ngawi bukannya memberikan efek malas pada pelayanan masyrakat  karena alasan tidak ada dana  mereka para PNS tidak memberikan pelayanan secara  maksimal kepada masyarakat Ngawi. 
SB
Sementara  itu  dari  dinas pendapatan dan pengelolaan pasar pemkab Ngawi  dapat kami informasikan  sediktnya 45  pedagang kaki lima  yang tersebar di wilayah kabupaten Ngawi siang tadi  mendapatkan bantuan berupa tenda  lengkap beserta meja dan kursinya.   Seperti dingkapkan oleh  Bambang L Widodo kepada  bahana siang tadi  saat dikonfirmasi di ruang kerjanya menjelaskan  bantuan  tenda meja  dan kursi ini sebagai hasil kerjasama antar pemkab Ngawi   dengan pemprof jatim  teraggarkan  425 juta.  Ditegaskannya   anggaran ratusan juta tersebut  tidak hanya untuk  pembelian tenda saja yang termasuk kasi penertiban yang di pergunkan untuk  peningkatan mutu, dan juga kebersihan ini pegadang kaki lima, dan juga perdagangan dan pendapatan pasar. 
SB
Tegas Bambang Les demikian panggilan akrabnya  bantuan seperti halnya saat sekarang ini  sudah kali kedua di terima oleh pemkab Ngawi namun untuk tahun ini  dari  menteri perdagangan pemkab Ngawi di sertakan pula meja dan kursinya yang tahun sebelumnya tdak ada.