RADIO BAHANA FM>>> RADIO KELUARGA ANDA PASS DI DENGAR PASS DI HATI>>> www.pramesnet.com o RADIO BAHANA FM>>> RADIO KELUARGA ANDA PASS DI DENGAR PASS DI HATI>>> www.pramesnet.com

2011/04/09

SABTU 9 APRIL 2011

mobil anggota legeslatif tabrak konvoi touring 1 korban alami luka parah dan oknum wartawan di cokok petugas karena bikin onar. 
Sb
Lia hari  ini kami  awali dari  kejadian laka lantas yang terjadi  di desa pacing Padas  Ngawi  mobil  anggota DPRD Madiun tabrak konvoi kendaraan Touring  1 orang dilaporkan alami  luka parah.  Kejadian yang terjadi  pagi tadi  terjadi  di  jalur Ngawi Caruban  km 12-13 ini  bermula dari  korban dengan identitas  Tria Putra warga asal  Desa Mangunharjo  Ngawi  melintas dari  arah barat  ke  timur dengan mengendarai  sepeda motor x ion nopol  AE 6644 JE bersama-sama rekannya  bakal  ke Sidoarjo  untuk  pertemuan  klubnya.  Sesampai di TKP tiba-tiba dari  arah berlawanan muncul kijang inova nopol AE 449 EP yang di kemudikan oleh Riyanto  warga asal Mangunharjo Madiun hendak mendahului  kendaraan truk  x yang berada di  depannya tak  ayal lagi  karena kijang inova yang sudah melebihi marka  jalan dan tak dapat menghindari  kendaraan korban dan  benturan antara kedua kendaraan tak dapat terelakkan.  Kendaraan dinas anggota legeslatif madiun tersebut  mengakibatkan  Tria alami  patah tulang kaki  sebelah kanan yang saat sekarang mendapatkan perawatan itensif di RSUD dr Soeroto Ngawi. 
SB’
Kasubag Humas polres Ngawi AKP  I Wayan Murtika saat dikonfirmasi  Bahana membenarkan kejadian pihaknya tidak akan pandang bulu kepada siapa  saja kendati  itu pejabat pemerintah bila melakukan kesalahan akan tetap  mendapatkan sanksi  atas pelanggaran yang dilakukan di jalan  raya yakni  karena kelalaiannya mengakibatkan pengguna jalan  lainnya alami  luka ringan hingga berat  sesuai dengan pasal 359 Kitab perundangan hukum pidana. 

SB
Sementara itu  aksi tiga oknum wartawan dari  salah satu  media yang satu  ini  tak patut.  Mereka tidak melakukan peliputan seperti profesi yang di gelutinya melainkan membuat onar di SMPN 2 karangjati.  Karena bertengkar dengan satpam sekolah mereka harus berurusan dengan pihak petugas guna mempertanggungjawabkan tindakannya. Mereka adalah AL 58 th warga asal  kartoharjo  Ngawi, LH 30 th dan NJ 38 yang keduanya warga asal  Plangkidul  Kedunggalar.  Sampai saat ini, petugas masih melakukan pemeriksaan terhadap  mereka yang telah melakukan perbuatan meresahkan dan mengganggu  kenyaamanan, seperti  diungkapkan oleh AKP Lilik Sulastri selaku Kapolsek Karangjati Ngawi.  Kapolsek Karangjati mengungkapkan kejadiannya sendiri bermula dari  ketiga oknum wartawan tersebut  mendatangi sekolah dengan menggunakan mobil Daihatsu Xenia sekitar pukul 08.00 wib. Mereka berencana ingin menemui kepala sekolah. Oleh Surya Bintara petugas satpam, ketiganya disuruh mengisi buku tamu dan keperluan kedatangannya. Bukannya menuruti prosedur sekolah itu, ketiganya malah menolak dan memaki-maki satpam sekolah itu. Bahkan,  juru tinta itu mengacam ingin memberitakan petugas satpam itu dengan dalih membatasi kebebasan pers. Ketiga oknum merasa kedatangannya tidak mendapat tempat dan terkesan di halang-halangi  pertengkaran mulutpun tak terhindarkan,  makian dengan suara lantang konstan saja menarik perhatian penghuni  sekolah yang terdapat di daerah pencil  Karangjati ini.  Bak melihat  sinetron mereka ramai-ramai berhamburan dan mengepung wartawan yang masih bersitegang dengan petugas satpam. Karena dianggap menggangu keamanan sekolah, ketiga dilaporkan ke kantor kepolisian terdekat.
SB’
Kapolsek  Karangjati menambahkan
Karena ulah oknum wartawan yang tak jelas identitas dan medianya sangat meresahkan. Tak sekadar menganggu privasi, wartawan nakal itu terkadang juga mencari kesalahan-kesalahan untuk dijadikan senjata pemerasan. Di harapkan warga tidak perlu takut bila melaporkan tindak pemerasan  yang dilakukan oleh oknum wartawan.  Kami juga akan memprosesnya secara hukum berlaku dan Tidak tebang pilih.

2011/04/07

KAMIS 7 APRIL 2011

sehari  2 motor raib di gondol maling dan  silpa APBD 2010  dipertanyakan dewan . 
Sb
Lia hari ini kami  awali  dari aksi  kriminalitas, nampaknya aksi  curanmor di wilayah hokum polres Ngawi  menunjukkan peningkatan hal  ini terbukti kasus sebelumnya masih belum terungkap  siapa  pelakunya kemarin petugas di kejutkan dengan 2 laporan curanmor di 2 TKP dengan kejadian pencurian tidak  jauh hnya selang  1 jam.  Kejadian pertama terjadi di jalan bangau desa Beran Ngawi  menimpa Heru Wahyudi  25th  warga asal jalan Kenari  Beran.  Kejadian yang  terjadi  sekitar pukul 18 wib bermula dari  korban singgah ke tempat rekannya sedangkan motor Beat warna putih nopol  AE 6039 KA yang di parker di depan pekarangan rumah  berbincang-bincang dengan rekannya dan  hanya berselang  setengah jam kendaraaannya sudah tidak ada pada tempatnya.  Melihat kejadian tersebut  korban langsung melaprkan peristiwa kepada polsek  terdekat. 
SB
Kejadian kedua terjadi  di minimarket alafamart paron Ngawi, peristiwa nahas yang menimpa Novita 19th warga asal desa Gelung Paron Ngawi terjadi sekitar pukul  19 wib selang satu  jam dari  kejadian di  Beran ini  bermula dari  korban hendak berbelanja kebutuhan rumah tangga  dengan memakirkan kendaraaan vario nopol  AE 4250 JW  dihalaman mini market,  sialnya baru di tinggal  sekitar  10 menit motor sudah tidak ada di  parkir. 
SB
Kasubag Humas polres Ngawi  AKP I Wayan Murtika saat dikonfirmasi Bahana membenarkan kejadian tersebut  nampaknya kenekatan pelaku  tetap menjadi  atensi  oleh petugas kendati sudah di kunci namun pelaku masih bias merampas kendaraan, upaya petugas sendiri  saat sekarang  menggelar razia di jalan raya guna mengungkap keberadaaan motor tanpa surat sahnya kepemilikan dan mengharapkan kepada warga Ngawi untuk lebih waspda dengan memberikan pengaman tersendiri pada kendaraan anda apabila tidak menginginkan hal yang serupa dengan para korban curanmor.
SB
Sementara itu  dari  DPRD Ngawi dapat kami  informasikan  usai evaluasi pelaporan pertanggungjawaban atau LPP Bupati  APBD 2010 kepada anggota legaslatif dewan menengarai terdapat Silpa atau  sisa penggunaan anggraan tidak sesuai dengan target  yakni    24 M dari 51 M perhitungan atau  asumsi  penggunaan APBD tahun 2011 dan dewan harapkan esekutif lebih konsentrasi keberadaaan  dana tersebut. Seperti diungkapkan  oleh drs Supeno  selaku  ketua komisi 3 DPRD Ngawi  kepada bahana membantah silpa yang tidak sesuai dengan asumsi  tersebut  menguap  di harapkan esekutif lebih konsentrasi  dengan target  pencapaian yang sebelumnya sudah menjadi  tolak ukur sehingga SILPA  yang  mencapai  51 Milyar tersebut dapat dipergunakan untuk tambahan anggaran pada APBD 2011. 

2011/04/06

RABU 6 APRIL 2011

 UAN satpol PP gelar razia pelajar  di warnet dan dewan sayangkan hasil  try  out pelajar  Ngawi yang jeblok. 
Sb
Lia hari ini  kami  awali  dari  pemkab Ngawi dengan gelar razia yang di gelar satuan polisi  pamong praja jelang  ujian nasional para pelajar  yang keluar di jam sekolah mereka asyik nongkrong  di  warung internet dan warung kopi.  Nampaknya tidak hanya mereka para pegawai negeri sipil  daerah Ngawi saja yang dikenakan penertiban kedisiplian jam Ngantor pelajar Ngawipun  tidak ketinggalan dengan pemberlakuan penertiban diluar jam sekolah atau  bolos.  Seperti  diungkapkan oleh  Peggy Yudo  selaku  kasi penegakan dan kedisiplinansatpol  PP pemkab Ngawi kepada media menjelaskan razia ini  dilaksanakan guna memberikan terapi  kepada mereka para pelajar  di kabupaten Ngawi yang di konsentrasikan di tempat-tempat hiburan warnet dan warkop petugas rantibpun tidak pulang dengan hampa petugas merazia sejumlah  pelajar yang tertangkap basah  bermain di warnet.  Kepada petugas para pelajar yang terjaring  beralasan karena kelas  12  serta para guru sedang sibuk  dengan persiapan UAN notabene  hasil  try out yang di selenggarakan diknas kemarin Ngawi memperoleh hasil  yang tidak memuaskan,  pelajar kelas 10 dan 11 terkesan di kesampingkan sehingga mereka memilih tdak mengikuti pelajaran yang sering kosong  di tinggal  para guru  pembimbing mereka.  Alasan senada juga diungkapkan oleh doni  salah satu pelajar  di Ngawi  ia nekat bolos karena di sekolah tidak ada pelajaran. 
SB
Ditegaskan oleh Peggy demikian panggilan akrabnya kepada media menambahkan kepada mereka para pelajar yang terjaring  hanya di data serta di berikan himbauan untuk tidak melakukan kegiatan bolos kembali terlebih lagi  mereka yang nekat keluar  dari  sekolah yang masih lengkap dengan memakai seragamnya.   
SB
Sementara itu dari  DPRD Ngawi dapat kami  informasikan  jebloknya nilai try out untuk pelajar  di Kab Ngawi cukup  membuat anggota dewan menyayangkan kejadian tersebut.  Seperti yang pernah kami  beritakan sebelumnya  pelajar Ngawi  alami nilai rata-rata untuk 2 pelajaran yang masih menjadi  momok bagi mereka yakni  matematika dan bahasa inggris di bawah angka 5, diungkapkan oleh Slamet Riyadi  Ssos selaku  ketua komisi  2 DPRD Ngawi kepada Bahana menjelaskan pihaknya cukup menyayangkan kajadian ini  dialami oleh pelajar Ngawi. Menurutnya kendati ini  hanya sekedar pelatihan saja namun di harapkan siswa dan siswi  Ngawi dapat menjadi  tolak ukur dalam mengerjakan soal Ujian Akhir  Nasional yang bakal di laksanakan dalam waktu dekat ini. 
SB
Slamet demikian panggilan akrabnya menegaskan di harapkan tidak hanya mereka para pelajar saja,  para guru  juga di harapkan memberikan dukungan aktif guna menunjang  peningkatan nilai –nilai  di 2 mata pelajaran yang cukup di anggap  mereka menjatuhkan nilai-nilai yang lain.     

2011/04/05

SELASA 5 MARET 2011

Hasil try  out pelajar  Ngawi  jeblok  matematika dan bahasa inggris serta rental  PS kemalingan jutaan rupiah melayang. 
Sb
Lia hari  ini  kami  awali  dari informasi hasil  try out pelajar  setingkat SMA yang hasilnya cukup  tidak memuaskan.  Seperti  diungkapkan oleh Kepala bidang pendidikan menengah dinas pendidikan dan kebudayaan pemkab Ngawi Gunadi Ash Sidig siang tadi  saaat dikonfirmasi di ruang kerjanya menjelaskan hasil try out yang dilaksanakan minggu kemarin kepada para peserta UAN se kab Ngawi dengan jumlah kurang lebih 19.860  siswa ini  mendapatkan hasil  yang tidak menggembirakan jauh dari rata-rata yang di harapkan,   dari hasil  try  out tersebut  pelajar  jatuh pada 2 pelajaran yang masih menjadi momok mereka selama ini  yakni matematika dan bahasa inggris.  Diungkapkannya  dari  hasil try out yang baru di ketahuinya siang tadi, di buka didepan media terdata untuk  SMA jurusan IPA nilai rata –rata untuk Matematika 5,20  sedangkan Bahasa Inggris 6,70 jurusan IPS nilai  rata-rata Matematika 4,26 dan Bhs Inggris 4,40 dan cukup  mengejutkan untuk  SMK nilai rata – rata 2 pelajaran  yang masih menjadi  pelajaran yang sulit bagi  pelajar Ngawi ini  mendapatkan hasil  yang cukup tidak memuaskan yakni  Matematika 3,28 sedangkan Bahasa Inggris 4,8.
SB
Kabid penmen diknas Ngawi menegaskan di harapkan kepada semua kepala sekolah yang hari  ini  tengah di kumpulkan di aula siang tadi untuk dapat memanfaatkan waktu  yang tinggal  beberapa hari ini untuk menggembleng anak didiknya yang di harapkan hasil UAN mendatang mendapatkan hasil yang cukup  memuaskan untuk pelajar di Kabupaten Ngawi.
SB
Sementara itu  dari  polsek Ngawi kota dapat kami  informasikan dengan laporan kriminalnya.  Dini hari  tadi  sekitar  pukul  1 wib,  rental  PS di desa Grudo diobok maling perangkat permainan dunia maya ini  raib dan jutaan rupiah melayang.  Seperti diungkapkan oleh Kapolsek Ngawi AKP Slamet Suyanto kepada media menjelaskan pelaku  yang di duga masuk dengan cara mencongkel  daun pintu rental  PS Cipu  milik Hardi Rizal 34 th  warga Grudo ini  di saat korban sedang lengah dan tidak menyadari  kedatangan maling yang sudah menunggu kesempatan  korbannya.  Akibat peristiwa tersebut korban alami  kerugian yang tidak sedikit yang diantaranya 4 unit PS 4 monitor LCD,  8 stik permainan dan 2 meja panjang. Kepada petugas korban menduga  aksi ini  di picu  karena pelaku  iri dengan usahanya yang maju  sehingga ingin meniru dengan cara yang salah atas kejadian tersebut Hardi mengalami  kerugian mencapai  16 juta rupiah.
SB
Kapolsek Ngawi kota  menegaskan  kasus ini  masih akan pihaknya lakukan penyidikan lebih lanjut sampai sejauh ini  pihaknya masih mengumpulkan keterangan saksi-saksi  guna mengungkap  kasus pencurian barang elektronik di wilyah  hukumnya.   
    

2011/04/04

SENIN 4 APRIL 2011

Dinsos bakal terjunkan timnya guna tangani  keluarga gila wakah Ngrambe  *****  Pondok putri gontor 1 geger dengan penemuan mayat  bersimbah darah. 


Lia hari ini kami  awali  dari  dinas sosial tenaga kerja dan transmigrasi  pemkab Ngawi dapat kami  informasikan.  Dalam waktu dekat ini pihak pemkab Ngawi melalui dinsos bakal  kunjungi  keluarga gila yang beralamat di desa Wakah Ngrambe Ngawi  dialami oleh Sulastri seorang janda yang harus menghidupi kedua anaknya yakni Purwaningsih dan Eko  Prasetyo  yang keduanya alami  keterbelakangan mental sejak 5 tahun terkahir ini  yang tidak kunjung sembuh. Akunya kepada media karena keterbatasan dana untuk mengobatkan keduanya,  mereka di biarkan begitu saja di sekitar pekarangan rumah pur untuk anak keduanya di pasung dengan di rantai di salah satu  tiang penyangga rumah agar  tidak menganggu  para tetangga sedangkan sulung di biarkan begitu saja karena sudah sedikit mendingan bisa di perintah oleh orang tuanya yang hanya bekerja sebagai tukang pijat keliling terkadang sulit mencukupi kebutuhan sehari-hari mereka. Sulastri sedikit terbata mengharap untuk kiranya dapat membantu permasalahannya agar  sedikit beban hidupnya berkurang. 
SB
Nampaknya keluhan yang dialami  oleh Sulastri mendapatkan respon positif dari  pemerintah daerah melalui  kepanjangan tangan dinsosnakertrans pemkab Ngawi bakal memberikan bantuan kepada keluarga Sulastri untuk berobat di rumah sakit Jiwa. Seperti diungkapkan oleh Edi Waluyo selaku  kabid rehabilitasi  dinsosnakertrans kepada media menjelaskan pihaknya bersama kru  bakal  singgahi rumah korban sekaligus menawarkan kerjasama bantuan pertolongan yang berupa penanggungan  biaya rujukan ke rumah sakit jiwa,  biaya pengobatan dan hingga biaya keberangkatan menuju ke rumah sakit jiwa.  Tegas Edi pemerintah daerah tidak memberikan bantuan berupa dana hanya penanggungan biaya pengobatan tidak termasuk dana untuk keluarga yang menunggu pasien.  Ungkap Edi demikian panggilan akrabnya pihaknya akan terus berkoordinasi  bila nantinya keluarga Sulastri setuju  akan kerjasama tersebut.     
SB
sementara itu  minggu siang kesunyian komplek  pondok pesantren gontor 1 Putri yang terdapat di desa  Mantingan kecamatan Mantingan Ngawi digegerkan dengan penemuan mayat laki-laki  di kamar mandi  tamu penuh dengan darah berceceran di tembok maupun di lantai.  Kejadian yang dikatakan jarang sekali terjadi ini  konstan saja membuat  warga pondok Gontor dan warga setempat berduyun-duyun untuk sekedar melihat apa yang terjadi  hingga petugas polsek  setempat  memasang police line agar  warga tidak memasuki area tkp yang masih menjadi penyidikan petugas.  Dari  hasil keterangan Nurul Hidayati 48 th warga asal Semarang ini  mengaku  bersama dengan korban dengan identitas Sariyono 45th  di minta tolong sebagai sopir kendaraan Ferosa nopol H8054 ZY untuk menjenguk putrinya yang terdapat di Gontor setelah ia bersama putranya yakni  Wahyu Aditya 20th  korban berpamitan hendak ke kamar mandi namun selang beberapa waktu  yang ditunggu  untuk mengantar kembali  pulang tidak kunjung menampakkan batang hidungnya anak lelakinya mencari  di kamar mandi  dan menemui  salah satu  pintunya tertutup rapat di gedok dan dipanggil  tidak menyahut  pada akhirnya di dobrak  dan mendapati  korban sudah meninggal dengan darah berceceran di lantai dan di tembok kamar mandi. 
SB
Kasat reskrim Polres Ngawi AKP Sukono  saat di temui  di TKP kepada bahana menjelaskan dari  hasil  pemeriksaan dan hasil  visum tenaga kesehatan Puskesmas Mantingan tidak di temukan tanda-tanda penganiyaan pada tubuh korban dan di duga korban meninggal di karenakan sakir yang tidak di rasakan oleh korban hingga meninggalnya.

2011/04/02

SABTU 2 APRIL 2011


Gila dan sering mengamuk  2 anaknya di rantai dan Serangan keong mas cukup  membuat resah petani  Ngawi. 


Lia hari ini  kami  awali  dari  kisah janda warga asal  Desa Wakah Ngrambe Ngawi terpaksa merantai kaki  anak gadisnya di sebuah tiang rumahnya dikarenakan menderita kelaianan jiwa sedangkan kakaknya  yang juga mengalami hal serupa di biarkan berkeliaran disebabkan keterbatasan dana. Sulastri seorang Janda miskin ini  harus menghidupi dua anaknya yang menderita kelainan jiwa dan karena alas an tidak ada biaya lagi  untuk berobat sang anak gadis di rantai di tiang rumah karena sering mengamuk dan mengganggu tetangga sedangkan sang kakak berkeliaran di mana-mana.  Jumadi paman korban kepada media menjelaskan Purwaningsih menderita stress berat selama 7 tahun terakhir ini,  kendati sudah 3 tahun ini di pasung atau  di rantai  ditiang rumah namun tidak membuat  sembuh mantan penyanyi kondang  yang telah memiliki 1 orang anak ini. Pihak keluarga yang terpaksa memasung ningsih demikian panggilan akrab korban  karena sering mengamuk tanpa alas an dan bila sudah mengamuk korban sudah tidak ada yang berani  menghentikan kecuali pamannya nasib kakak korban juga tidak jauh beda purwaningsih  Eko Prasetyo alami  stress berat lantaran tidak tahan dengan  memikirkan penyakit yang diderita oleh adiknya. Sulastri mengaku setiap harinya hanya bekerja sebagai tukang pijat keliling hasilnya terkadang tidak cukup  untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari  kedua putranya pasalnya eko sendiri selalu  minta rokok  perhari yang sudah capai 3 hingga 5 bungkus. 
Sb  
Akunya Jumadi ningsih dulunya seorang penyanyi  di solo dan tiba-tiba pulang sering mengamuk dan karena sering merusakkan perabotan rumah pernah di obatkan sembuh di nikahkan tapi kumat kembali dan karena tidak ada biaya lagi  ningsih di biarkan begitu saja yakni  di rantai.  
Sb
Sementara itu  nampaknya nasib  para petani  Ngawi masih belum juga bernasib baik,  usai di serang hama wereng batang coklat di jelang masa panen kemarin yang mengakibatkan kerugian yang tidak sedikit ban bahkan nasib para petani yang dialaami  hamper seluruh kab Ngawi ini   mendulang kerugian di masa panennya yang tidak sesuai dengan keinginan  di susul  tanaman padi yang baru berumur 2 bulan di serang hama tikus menagkibatkan batang tanaman padi patah tidak tumbuh dengan baik  di wilayah Ngawi timur di susul nasib apes petani  asal desa Kebon Paron Ngawi tanaman padinya yang capai  puluhan hektar di serang hama keong mas.  Seperti diungkapkan oleh Darno  salah satu petani  asal  desa Kebon kepada media menjelaskan serangan keong mas di rasakan mereka selama 2 pekan terakhir  ini dan sedikit mengakibatkan para petani  kwalahan pasalnya menggunakan obat pemberantas hama tidak mempan untuk keong mas.
SB
Tegas Darno  untuk tidak mengakibatkan kerugian  yang tidak terlalu banyak para petani Ngawi harus berburu secara manual yakni  menyisir area sawah mereka dengan  mencari  sarang-sarang keongmas yang biasanya di pematang sawah alhasil ratusan keongmas berhasil  mereka basmi.       

2011/04/01

JUMAT 1 APRIL 2011

Jalur tengkorak minta korban,  Mangkir dari panggilan dewan 3 lembaga esekutif buat kecewa dan Rebutan PIL 2 wanita adu jotos. 


Lia hari ini  kami  awali dari  polres Ngawi dengan kejadian laka lantas di jalur tengkorak yang meminta korban pengguna jalan.  Kejadian yang  terjadi  kemarin ini tepatnya di  jalur Ngawi –Mantingan km 11- 12  masuk desa Sukosari Kedunggalar ini  bermula dari  korban dengan identitas Ervina Susanti 41th warga asal  Jalan Supriadi  desa Karangasri  Ngawi  melintas dari  arah Barat ke Timur dengan mengendarai  sepeda motor susuki shogun  nopol  AE 3088 L  sesampai  di TKP  tiba-tiba kendaraan sedan tanpa identitas  yang berada di depannya mengerem mendadak  mengakibatkan korban terjatuh dari  kendaraannya karena tabrak  belakang dan nahasnya korban yang belum sempat berdiri  dari  kendaraanya muncul  kendaraan truk box nopol  W 8870 G yang dikemudikan oleh Fitno Arif warga asal  Desa Watu Wetan Lamongan tak bisa menghindari tubuh korban hingga tertumbur terlindas  ban belakang  sebelah kanan.  Akibatnya karena mengalami  luka yang cukup parah korban meninggal di tempat kejadian perkara. 
SB
Kasubag Humas polres Ngawi AKP I Wayan Murtika saat dikonfirmasi  Bahana membenarkan kejadian tersebut dan saat ini anggotanya masih melakukan pemeriksaan terhadap  para saksi-saksi  kejadian dan    menetapkan sopir truk  box sebagai  tersangka dalam kasus kecelakaan yang mengakibatkan korban tewas di jalan raya.  Dan pihaknya mengharapkan kepada pengguna jalan untuk waspada dan berhati –hati  dalam mengendarai kendaraan apabila tidak menginginkan hal yang serupa dengan apa yang dialami  oleh korban. 
SB
Sementara itu  memang kejadian yang tidak patut untuk di tiru terjadi di wilayah hokum Kedunggalar Ngawi rebutan PIL 2 wanita paruh baya warga kedunggalar harus berurusan dengan pihak berwajib.  Kejadian yang terjadi  belum lama  terjadi di warung milik  Sumowismo warga dusun Ngubalan Desa Bangunrejo kidul Kedunggalar ini bermula dari korban dengan identitas Sriyatun 40 th selaku  korban warga asal desa setempat didatangi  oleh Suparmi  40 th warga asal  Dusun Sidowayah Desa Jenggrik Kedunggalar  entah belum sempat mengutarakan maksud kedatangannya tiba-tiba korban di pukul dengan tangan kosong pada bagian kepalanya tidak hanya itu saja pelaku  juga mencakar  mukanya.  Tidak terima dengan apa yang dialaminya korban melaporkan kejadian ini  kepada pihak berwajib. 
SB
Seperti  diungkapkan oleh Kapolsek Kedunggalar AKP Suratman saat dikonfirmasi  membenarkan kejadian tersebut dari  hasil keterangan pelaku kepada petugas aksi  penganiyaan ini  dipicu karena korban merebut  Ruseno  yang diakui sebagai PILnya dan kepada pelaku  diancam pidana pasal  351 KUHP tentang penganiyaan dengan ancaman pidana penjara selama 5 tahun.
SB
Sementara itu  dari  DPRD Ngawi dapat kami  informasikan 3 dinas esekutif mangkir dari panggilan dewan komisi 1 kecewa.  Seperti diungkapkan oleh Siswanto salah satu anggota komisi  1 DPRD Ngawi kepada bahana menjelaskan pemanggilan terhadap  kepala BKD,  Inspektorat dan kepala dinas Pendidikan dan kebudayaan yang bakal di minta klarifikasi perihal PTT siluman dan dana BOS tidak di gubris oleh ketiga pejabat  esekutif tersebut.  Hal ini  di nilainya cukup  mencoreng nama anggota legeslatif Ngawi pasalnya pemanggilan yang telah di setujui  oleh ketua DPRD dan guna memperjelas kasus yang saat sekarang menjadi  bidikan anggota legeslatif    tersebut namun hingga pemanggilan kedua yang jatuh pada hari ini  mereka tidak kunjung memenuhi. 
SB
Sis demikian panggilan akrabnya menegaskan hal ini  menunjukkan ketidak sinkronnya pemerintahan daerah dengan angota legeslatif  perihal memperbaiki  kerancuan yang terjadi di lapangan saat sekarang yakni  PTT yang tidak jelas marak bermunculan di beberapa dinas berlahan basah serta BOS untuk pendidikan di tingkat swasta yang belum juga cair.